Kamis, 23 Februari 2012

LENSA KEGIATAN PPP


JALAN SANTAI HARLAH PPP KE 39 BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

Ratusan Ribu Kader PPP 'Hijaukan' Lirboyo

KEDIRI  - Pondok Pesantren Ar-Risalah Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, dipenuhi warna hijau. Pasalnya hari ini, hingga dua hari ke depan akan digelar Musyawarah Kerja Nasioanal (Mukernas I) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di tempat ini.
 
 Ribuan kader PPP yang berasal dari seluruh Indonesia berkumpul di tempat ini. Mereka menghijaukan Lirboyo dengan atribut kemeja, almamater, kopiah hingga batik. Tak tanggung-tanggung, kotak nasi yang dibagikan untuk kepentingan konsumsi mereka juga "dihijaukan" dan ditambahkan dengan lambang Partai.
 
 Tak hanya kader yang berdandan, kota Kediri pun ikut berdandan. Sepanjang jalan di kota Kediri dipasangi spanduk PPP. Seluruh pihak terkait juga ikut meramaikan Mukernas kali ini. Dari pihak kepolisian, TNI, hingga rumah sakit tampil di pesantren Lirboyo. Pasalnya, Mukernas dengan tema Sukseskan 12.000.000 Kader Pemberdayaan Desa (Kaperdes) ini juga dihadiri Wakil Presiden RI Boediono.
 
 Pesantren Lirboyo yang menjadi tuan rumah ikut bersolek. Pesantren yang di gerbangnya dipasangi lambang Nahdatul Ulama, mempercantik diri dengan memasangi tenda di sana-sini dengan sound system di mana-mana. Hiburan dari nyanyian hingga pawai drumband menghibur peserta Mukernas yang tiba dari penjuru Indonesia.
 
 Hari ini acara Mukernas akan dibuka di Aula Pesantren Lirboyo dengan sambutan dari beberapa pihak, di antaranya Penasehat Pesantren Lirboyo; Idris Marzuki; Gubernur Jawa Timur, Soekarwo; Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan Wakil Presiden RI, Boediono.
 
 Sebelumnya digadang-gadang Mukernas ini dilakukan untuk membahas program partai dan membahas strategi pemenangan pada Pemilu 2014 nanti. Kabar beredar juga Mukernas ini membicarakan pencalonan Presiden dalam Pemilu 2014 nanti.

OKEZONE
http://news.okezone.com/read/2012/02/21/339/579647/ratusan-ribu-kader-ppp-hijaukan-lirboyo

Minggu, 29 Januari 2012

Jago PPP Pasangan MABRUR Unggul di Jepara



JEPARA– Pasangan nomor urut 1, Ahmad Marzuqi-Subroto (Mabrur) yang diusung PPP,PAN, PKPI dan gabungan parpol nonparlemen  unggul sementara dalam perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara yang digelar kemarin. Ahmad Marzuqi adalah ketua DPC PPP sekaligus Wakil Bupati sementara Subroto adalah kader PPP yang asli Jepara.

Hitung cepat itu dilakukan oleh Semesta Institute MSCI-SSI yang sudah merilis penghitungan 100 persen TPS, dengan menetapkan Mabrur beroleh 221.185 suara atau 42,37 persen, sedangkan Nuranis mendapatkan 188.308 suara (36,07 persen).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara masih menunggu proses rekapitulasi suara manual tingkat kabupaten yang digelar 4 Februari mendatang untuk memastikan pasangan calon (paslon) yang berhak menjadi pemimpin Kota Ukir periode 2012- 2017 mendatang. Selain soal figur,kemenangan ini membuktikan Jepara masih menjadi basis kuat Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

PEROLEHAN SUARA SEMENTARA : (Sampai Pukul : 22.15 WIB )

PASANGAN NO. 1 MARZUQI - SUBROTO :171.219(41,45%)
PASANGAN NO. 2 KHOERON - JA'FAR :12.558(3,04%)
PASANGAN NO. 3 NURYAHMAN - ARIS :152.784(36,99%)
PASANGAN NO. 4 YULI. N - NURUDIN :76.500(18,52%)
JUMLAH TPS MASUK :1300 (75%) 

Perolehan suara yang diusung oleh koalisi Partai Golkar dan Gerindra ini di luar dugaan. Sebab banyak kalangan yang memprediiksi, paslon Mabrur akan bersaing ketat dengan paslon Yuli Nugroho- Nuruddin Amin.Namun ternyata perolehan suara Nuranis justru yang menempel ketat Mabrur. Prediksi yang muncul ini wajar. Sebab kalkulasi di atas kertas, Nuranis yang diusung koalisi Golkar dan Gerindra hanya mempunyai 12 kursi DPRD Jepara (24%).

Angka di atas kertas ini kalah jauh dengan ”modal” kursi di DPRD Jepara atau perolehan suara dari parpol pengusung paslon lain saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu. Sementara di posisi ketiga, paslon Yuli Nugroho-Nuruddin Amin memperoleh 73.311 suara atau (19,27%).Perolehan suara paslon yang diusung oleh gabungan parpol yang dimotori PDIP ini cukup mencengangkan. 
Sebab PDIP merupakan parpol pemenang Pileg 2009 lalu. Karena waktu itu memperoleh suara terbanyak,maka PDIP pun berhak atas kursi Ketua DPRD Jepara. Dalam Pilkada kali ini,Yuli Nugroho yang merupakan Ketua DPC PDI P Jepara dan sekaligus Ketua DPRD Kota Ukir berpasangan dengan Nuruddin Amin yang merupakan Ketua PCNU Jepara.NU sendiri merupakan ormas terbesar di Jepara yang diperkirakan jumlah ”pengikutnya” sekitar 85-90 % dari total keseluruhan penduduk Jepara.

Selain itu, paslon Yuli- Nuruddin Amin juga disokong oleh sejumlah parpol yang mempunyai basis massa beragama Islam.Beberapa parpol tersebut seperti PKB, PKNU, dan PKS. Sedang di posisi terakhir paslon Khaeron Syariefudin- Ahmad Ja’far dengan 11.811 suara atau (3,10%).Perolehan suara paslon yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Hanura ini jeblok dan menempati posisi juru kunci.

Menteri Agama Minta Umat Junjung Toleransi Agama

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

Melalui sikap toleran itulah, ujarnya, konflik-konflik seperti yang selama ini terjadi di masyarakat bisa dihindari. Menag menilai, Indonesia yang memiliki beragam agama, suku, maupun budaya sejatinya bisa menjadi kekuatan besar dalam rangka menciptakan persatuan bangsa.Namun,jika konflik ataupun cekcok terus saja muncul, maka pembangunan dan kemajuan bangsa akan terganggu.

“Karena itu, perbedaan yang ada harus didasari sikap toleran dan saling menghargai. Kerukunan itu indah karena mewujudkan ketenteraman,” tegas Suryadharma saat membuka Lomba Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bakti ke-66 Kementerian Agama di Jakarta kemarin. Gerak jalan diikuti sekitar 20.000 peserta lintas agama. Hadir dalam kesempatan itu para tokoh lintas agama.Menurut Menag, gerak jalan ini sengaja mengambil tema kerukunan karena didasari terus munculnya masalah dalam perwujudan kerukunan antarumat beragama

Kampanye NKRI,Pasangan PPP dan Golkar di Pilgub Gorontalo

Kursi Banggar Tak Diganti, PPP Akan Bawa Kursi Sendiri

      Sindiran terhadap kursi mewah di ruang Banggar DPR yang baru seharga Rp 20,3 miliar terus berlanjut. Kini, PPP mengancam, akan membawa kursi sendiri bila kursi impor di ruang Banggar DPR tak jadi diganti.

     "Saya sendiri sulit untuk menduduki kursi yang begitu mahal dan teman-teman fraksi saya juga siap untuk membeli kursi sendiri. Kita akan beli produk dalam negeri saja," kata Sekertaris PPP DPR, Arwani Thomafi.

Sabtu, 28 Januari 2012

Perayaan Harlah PPP Ke 39, Lumpuhkan Kota Sampang

SAMPANG -  Ribuan kader dan simpatisan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sabtu (28/1/12), menghadiri harlah yang ke 39 tahun dan haul akbar pendiri ulama PPP kabupaten Sampang, Madura,  yang di pusatkan di lapangan Wijaya Kusuma kota Sampang.
Dalam  acara tersebut selain di hari ratusan para ulama ,pengasuh Pondok Pesantren, tokoh masyarkat juga di tengah tengah acara tampak hadir bupati Sampang Noer Cahya juga di hadiri langsung oleh Sekjen DPP PPP.

     Sebanyak 11.000 simpatisan PPP membanjiri kawasan Lapangan Wijaya Kusuma.Sebelum acara inti di mulai para simpatisan dan kader dari berbagai penjuru kabupaten Sampang, mengelar pawai, konvoi mengelilingi ruas jalan protokol kota Sampang, sehingga menyebabkan jalan di kota Sampang sempat terjadi antri dan macet.(SERUU)

      Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, menerjunkan 336 petugas kepolisian guna mengamankan acara Harlah PPP di Sampang ini. Sementara, jalan protokol di Kota Sampang ditutup total untuk menghindari kemacetan.Kabag Ops. Polres Sampang, Kompol Danuri mengatakan, 336 personel kepolisian tersebut masing-masing terdiri dari 330 personel dari Polres Sampang, 75 personel Brimob, 68 personel Sabhara Pamekasan dan 63 Sabhara Polda Jatim.Polisi disebar di 3 titik keramaian, dan juga menerapkan tiga ring pengamanan.

PANGGUNG PENDUKUNG SEMPAT ROBOH
        Acara harlah PPP ini sempat diwarnai insiden robohnya panggung di sebelah sisi kiri pangung utama.Panggung  roboh lantaran tak mampu menahan beban undangan yang menghadiri partai berlambangkan Kakbah berwarna hijau tersebut. "Ya masih untung mas tidak ada korban jiwa, kemungkinan, papan kayu alas pangung tidak mampu menahan beban"terang Syamsul (45), salah satu warga yang melihat robohnya pangung acara hari ulang tahun PPP tersebut.
Meski demikian insiden robohnya panggung, tak menghambat acara hari ulang tahun PPP dan haul Kyai pendiri partai tersebut.