Mensos Bantu Pembangunan Masjid
Jumat, 01 Agustus 2008
Batusangkar, Padek-- Bantuan yang dijanjikan Menteri Sosial RI Bachtiar Chamsyah untuk Mesjid Raya Lima Kaum dan Wirid Yasinan masing-masing sebesar Rp50 juta dan Rp25 juta, kemarin telah diserahkan Ketua PPP Tanahdatar Isnayulis.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad yang dilaksanakan keluarga besar PPP Tanahdatar di Mesjid Raya Lima Kaum dan juga dihadiri Wakil Ketua DPW PPP Sumbar H Amora lubis. Dalam hal ini, Isnayulis mengharapkan kepada pengurus untuk memamfaatkan sebaiknya bantuan yang diberikan Mensos.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PPP Sumbar H Amora Lubis meminta kepada keluarga besar PPP untuk bisa memahami makna Isra’ Mi’raj dalam kehidupanya dan juga hendaknya membulatkan suatu tekad bagaimana kiprah PPP ini nanti mampu meraih suara terbanyak dalam Pemilu mendatang. (mal)
Jumat, 01 Agustus 2008
Caleg DPR DPP PPP Sejumlah 672, Termasuk Artis
Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) memiliki 672 calon anggota legislatif (caleg) DPR untuk Pemilu 2009 termasuk sejumlah nama artis dan tokoh.
Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Jumat, menyebutkan sejumlah nama artis yang menjadi caleg DPR dari PPP adalah Marissa Haque, Evie Tamala, Lyra Virna, Ferry Irawan, Okky Asokawati, Ratih Sanggarwati.
Selain itu terdapat sejumlah nama artis yang merupakan kader PPP dicalonkan kembali menjadi caleg yakni Emilia Contessa dan anaknya Denada, Mieke Wijaya, Rahman Yacob, dan Soultan Saladin.
Deretan nama artis yang menjadi caleg PPP bukan merupakan latah mengikuti caleg partai lain dari kalangan artis, katanya.
"Sejak era Orde Baru, artis yang menjadi caleg PPP sudah ada seperti Rhoma Irama meski dia dilarang tampil di televisi atau dibatasi pertunjukannya ketika itu," katanya.
Sementara penyanyi dangdut Kristina sedang dirayu untuk bersedia menjadi caleg sedangkan sejumlah nama tokoh yang menjadi caleg PPP adalah mantan Ketua Umum PBR Zainuddin MZ, ulama KH Nur Iskandar SQ, dan mantan pebulutangkis Icuk Sugiarto.
Secara terpisah, Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, partainya juga mengusung sejumlah tokoh muda. Beberapa nama yang sudah positif menjadi caleg PPP, antara lain, Denada (artis) dan Fadil Hasan (ekonom Indef).
Selain itu, beber Irgan, ada beberapa nama politisi yang ''eksodus'' ke PPP. Misalnya, Djoko Edi (eks legislator PAN), Zaenal Maarif (eks legislator PBR), dan Marissa Haque (eks legislator PDIP). ''Dari 850 bakal caleg DPR RI yang kami seleksi, kini tinggal 672 orang. Cuma persoalannya belum memenuhi kuota perempuan 30 persen,'' ujarnya.
Sementara Wakil Bendahara DPP PPP Mahmud Yunus mengatakan, Kristina masuk PPP bukan karena sosok Amin, tapi kedekatan batin silaturahmi. PPP mengajak artis bergabung bukan karena latah-latahan seperti partai lain, selain itu PPP juga tidak mau menjadikan artis seperti piala bergilir.
Yunus menjelaskan, hubungan komunikasi Kristina maupun artis lainnya dengan PPP sudah dijalin lebih dari 1 tahun. Terutama hubungan silaturahmi yang dijalin Ketua Umum maupun ulamanya semisal KH Nur Iskandar. Menurutnya, hubungan baik itu tidak lain karena banyak visi dan misi PPP yang sejalan dengan mereka.
"Kristina pernah bilang dia dan Al Amin itu bukan karena PPP-nya. Jadi sewaktu saya tawari dia atau yang lainnya langsung setuju karena memang hubungan kita sudah baik dari lama. Sedangkan Kristina sudah lama aktif di kegiatan PPP. Kalo artis lawak banyak dari jamaah Kiai Noor," kata Yunus.
Yunus mengatakan, PPP dalam merekrut artis sangat selektif dan tidak asal tunjuk saja, tetapi lebih mengedepankan bagaimana artis tersebut mengimplementasikan visi dan misi partai dengan baik. "Kami untuk merekrut artis sangat selektif sekali jadi bukan latah-latahan seperti kebanyakan partai saat ini. Jadi bukan karena Amin dia masuk, kayak piala bergilir saja," ujarnya.
Setiap caleg dari PPP diberikan 3 pilihan daerah pemilihan, dari 3 daerah itu setiap caleg diminta menunjuk daerah mana yang sangat berpotensi mendulang suara. Selain itu, PPP juga akan membantu setiap calonnya dalam masa kampanye.
"Jelas kami akan back up mereka untuk mendapatkan dukungan di daerah potential vote getter-nya, karena sudah merupakan satu keluarga dengan PPP. Jadi salah satu alasan kami ya itu tadi, kan artis banyak dikenal masyarakat, jadi peluangnya untuk mendapatkan suara juga besar," tuturnya.
Yunus juga menjelaskan sejumlah artis yang telah bergabung dengan PPP selain Kristina antara lain Ratih Sanggarwati, Okki Asokawati, Ozzy Syahputra dan Otong. "Si Otong itu yang orangnya kecil-kecil lucu itu lho," pungkasnya.
Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Jumat, menyebutkan sejumlah nama artis yang menjadi caleg DPR dari PPP adalah Marissa Haque, Evie Tamala, Lyra Virna, Ferry Irawan, Okky Asokawati, Ratih Sanggarwati.
Selain itu terdapat sejumlah nama artis yang merupakan kader PPP dicalonkan kembali menjadi caleg yakni Emilia Contessa dan anaknya Denada, Mieke Wijaya, Rahman Yacob, dan Soultan Saladin.
Deretan nama artis yang menjadi caleg PPP bukan merupakan latah mengikuti caleg partai lain dari kalangan artis, katanya.
"Sejak era Orde Baru, artis yang menjadi caleg PPP sudah ada seperti Rhoma Irama meski dia dilarang tampil di televisi atau dibatasi pertunjukannya ketika itu," katanya.
Sementara penyanyi dangdut Kristina sedang dirayu untuk bersedia menjadi caleg sedangkan sejumlah nama tokoh yang menjadi caleg PPP adalah mantan Ketua Umum PBR Zainuddin MZ, ulama KH Nur Iskandar SQ, dan mantan pebulutangkis Icuk Sugiarto.
Secara terpisah, Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, partainya juga mengusung sejumlah tokoh muda. Beberapa nama yang sudah positif menjadi caleg PPP, antara lain, Denada (artis) dan Fadil Hasan (ekonom Indef).
Selain itu, beber Irgan, ada beberapa nama politisi yang ''eksodus'' ke PPP. Misalnya, Djoko Edi (eks legislator PAN), Zaenal Maarif (eks legislator PBR), dan Marissa Haque (eks legislator PDIP). ''Dari 850 bakal caleg DPR RI yang kami seleksi, kini tinggal 672 orang. Cuma persoalannya belum memenuhi kuota perempuan 30 persen,'' ujarnya.
Sementara Wakil Bendahara DPP PPP Mahmud Yunus mengatakan, Kristina masuk PPP bukan karena sosok Amin, tapi kedekatan batin silaturahmi. PPP mengajak artis bergabung bukan karena latah-latahan seperti partai lain, selain itu PPP juga tidak mau menjadikan artis seperti piala bergilir.
Yunus menjelaskan, hubungan komunikasi Kristina maupun artis lainnya dengan PPP sudah dijalin lebih dari 1 tahun. Terutama hubungan silaturahmi yang dijalin Ketua Umum maupun ulamanya semisal KH Nur Iskandar. Menurutnya, hubungan baik itu tidak lain karena banyak visi dan misi PPP yang sejalan dengan mereka.
"Kristina pernah bilang dia dan Al Amin itu bukan karena PPP-nya. Jadi sewaktu saya tawari dia atau yang lainnya langsung setuju karena memang hubungan kita sudah baik dari lama. Sedangkan Kristina sudah lama aktif di kegiatan PPP. Kalo artis lawak banyak dari jamaah Kiai Noor," kata Yunus.
Yunus mengatakan, PPP dalam merekrut artis sangat selektif dan tidak asal tunjuk saja, tetapi lebih mengedepankan bagaimana artis tersebut mengimplementasikan visi dan misi partai dengan baik. "Kami untuk merekrut artis sangat selektif sekali jadi bukan latah-latahan seperti kebanyakan partai saat ini. Jadi bukan karena Amin dia masuk, kayak piala bergilir saja," ujarnya.
Setiap caleg dari PPP diberikan 3 pilihan daerah pemilihan, dari 3 daerah itu setiap caleg diminta menunjuk daerah mana yang sangat berpotensi mendulang suara. Selain itu, PPP juga akan membantu setiap calonnya dalam masa kampanye.
"Jelas kami akan back up mereka untuk mendapatkan dukungan di daerah potential vote getter-nya, karena sudah merupakan satu keluarga dengan PPP. Jadi salah satu alasan kami ya itu tadi, kan artis banyak dikenal masyarakat, jadi peluangnya untuk mendapatkan suara juga besar," tuturnya.
Yunus juga menjelaskan sejumlah artis yang telah bergabung dengan PPP selain Kristina antara lain Ratih Sanggarwati, Okki Asokawati, Ozzy Syahputra dan Otong. "Si Otong itu yang orangnya kecil-kecil lucu itu lho," pungkasnya.
Kamis, 31 Juli 2008
Para Pesohor Mulai Lirik PPP
Eric Scada/Lyra Virna, Dewi Gita/Armand Maulana Siap Perkuat PPP
JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendekati beberapa organisasi berbasis perempuan dalam penyusunan daftar calon anggota legislatif (caleg).
Saat ini, lanjut dia, PPP mempunyai dua wadah organisasi perempuan, yakni Wanita Persatuan Pembangunan dan Ikatan Istri (Ikastri) DPP, DPW, dan DPC PPP. Namun, PPP harus membuka diri untuk mengakomodasi figur perempuan berkualitas yang belum mempunyai kendaraan politik untuk berkiprah. Organisasi perempuan yang diincar PPP sebagian besar berbasis agama seperti PP Muslimat NU dan Fatayat NU.
”Sekaligus hal itu menjaga hubungan baik antara PPP dengan NU sebagai salah satu organisasi pendiri,” tambahnya. Menteri Negara Koperasi dan UKM ini menambahkan, PPP juga mendekati para artis perempuan untuk mendongkrak perolehan suara. Beberapa artis yang telah bergabung dengan PPP, di antaranya, Marissa Haque, Ratih Sanggarwati, Okki Asokawati, Evi Tamala, dan Dewi Gita. Sebelum itu, PPP juga telah merekrut artis senior Emilia Contesa.
Berita Utama
Politisi seleb, kenapa tidak?
02-Ags-2008 08:27:59
DETOS, MONDE: Artis menjadi potilisi, kenapa tidak? Emilia Contesa mendukung adanya sejumlah politisi yang berkecimpung ke dunia politik selama individu yang bersangkutan memiliki kemampuan.
“Artis merupakan profesi dia juga merupakan warga negara yang berhak dipilih dan memilih. Kalau memang seseorang [artis] itu memiliki pendidikan yang baik dan kemampuan yang baik keberadaanya merupakan aset bagi parpol yang bersangkutan,” demikian dituturkan oleh Emilia kepada Monde dalam lomba qasidah yang digelar di Mal Depok, akhir pekan lalu.
Sejumlah artis pun tak sedikit yang bergabung kedunia politik dengan menggunakan kendaraan partai politik PPP.
Mereka diantaranya Marisa Haq, Deni Malik, Lucky Reza, Ratih Sanggarwati, Luki Widayanto merupakan sejumlah artis yang menurut Emilia Contesa termasuk sosok potensial penarik suara.
Perempuan yang bergabung dengan PPP sejak 10 tahun lalu itu, menyambut baik adanya kuota 30 % perempuan dalam komposisi anggota legislatif.
Hal itu, kata ibunda artis Denada itu, setidaknya makin membuka kesempatan lebar bagi perempuan dalam mengaktualisasikan diri dalam ranah publik guna berekspresi dan berbuat hal positif bagi masyarakat banyak.
Dalam kondisi banyaknya partai politik saat ini, 34 Parpol yang menyemarakkan Pemilu 2009 mendatang, maka label Islam menjadi daya tarik ditawarkan oleh PPP.
JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendekati beberapa organisasi berbasis perempuan dalam penyusunan daftar calon anggota legislatif (caleg).
Saat ini, lanjut dia, PPP mempunyai dua wadah organisasi perempuan, yakni Wanita Persatuan Pembangunan dan Ikatan Istri (Ikastri) DPP, DPW, dan DPC PPP. Namun, PPP harus membuka diri untuk mengakomodasi figur perempuan berkualitas yang belum mempunyai kendaraan politik untuk berkiprah. Organisasi perempuan yang diincar PPP sebagian besar berbasis agama seperti PP Muslimat NU dan Fatayat NU.
”Sekaligus hal itu menjaga hubungan baik antara PPP dengan NU sebagai salah satu organisasi pendiri,” tambahnya. Menteri Negara Koperasi dan UKM ini menambahkan, PPP juga mendekati para artis perempuan untuk mendongkrak perolehan suara. Beberapa artis yang telah bergabung dengan PPP, di antaranya, Marissa Haque, Ratih Sanggarwati, Okki Asokawati, Evi Tamala, dan Dewi Gita. Sebelum itu, PPP juga telah merekrut artis senior Emilia Contesa.
Berita Utama
Politisi seleb, kenapa tidak?
02-Ags-2008 08:27:59
DETOS, MONDE: Artis menjadi potilisi, kenapa tidak? Emilia Contesa mendukung adanya sejumlah politisi yang berkecimpung ke dunia politik selama individu yang bersangkutan memiliki kemampuan.
“Artis merupakan profesi dia juga merupakan warga negara yang berhak dipilih dan memilih. Kalau memang seseorang [artis] itu memiliki pendidikan yang baik dan kemampuan yang baik keberadaanya merupakan aset bagi parpol yang bersangkutan,” demikian dituturkan oleh Emilia kepada Monde dalam lomba qasidah yang digelar di Mal Depok, akhir pekan lalu.
Sejumlah artis pun tak sedikit yang bergabung kedunia politik dengan menggunakan kendaraan partai politik PPP.
Mereka diantaranya Marisa Haq, Deni Malik, Lucky Reza, Ratih Sanggarwati, Luki Widayanto merupakan sejumlah artis yang menurut Emilia Contesa termasuk sosok potensial penarik suara.
Perempuan yang bergabung dengan PPP sejak 10 tahun lalu itu, menyambut baik adanya kuota 30 % perempuan dalam komposisi anggota legislatif.
Hal itu, kata ibunda artis Denada itu, setidaknya makin membuka kesempatan lebar bagi perempuan dalam mengaktualisasikan diri dalam ranah publik guna berekspresi dan berbuat hal positif bagi masyarakat banyak.
Dalam kondisi banyaknya partai politik saat ini, 34 Parpol yang menyemarakkan Pemilu 2009 mendatang, maka label Islam menjadi daya tarik ditawarkan oleh PPP.
Rabu, 30 Juli 2008
PPP Sumenep Salah Satu Andalan PPP Jatim
SUMENEP-Banyaknya kader Partai Persatuan Pembangungan (PPP) yang pernah keluar atau eksodus dari PPP, sekarang come back atau kembali lagi ke PPP, utamanya para ulama dan kiyai sebanyak 30 orang, membuat PPP optimis bisa naik 100 pro sen di pemilihan umum (pemilu) 2009 mendatang.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mujahid Anshori, ketika menghadiri pelatihan strategi pemenangan pemilihan umum (pemilu) 2009 lembaga pemenangan pemilu DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep,
Mujahid menuturkan, dengan kemba linya kader PPP yang pernah eksodus ke partai lain, menunjukkan bahwa PPP su dah dianggap lebih mampu meraih kursi sebanyak-banyaknya dalam Pemilu 2009 nanti.
Mujahid menandaskan, pada Pemilu 2009 pihaknya yakin bisa meraih 15 kursi, karena target itu merupakan target DPP PPP. Bahkan kedepan PPP sudah berusaha merubah image, yakni jika selama ini PPP dikenal sebagai partainya orang tua, ma ka mulai saat ini PPP merubah image, bah wa PPP bukan hanya partainya orang tua, tapi juga partainya kawula muda. Se hingga, pihaknya akan menginstruksikan kepada DPC PPP Sumenep untuk segera membentuk Ikatan Santri Ka’bah (ISKA) dan Ikatan Mahasiswa Ka’bah (IMKA), disamping sayap PPP lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pela tihan, Farouk Abdillah memaparkan, 30 orang yang disematkan PIN sebagai tokoh yang pernah hengkang dari PPP dan kem bali lagi, secara simbolis dilakukan Ketua DPC PPP, KH. Warits Ilyas, diantaranya KH. Moh. Rofi’ie dari Ganding, KH. Khoiril Umam Subairi Gapura dan KH. Fathor rahim Baragung Kecamatan Guluk-guluk. 30 orang yang come back ke PPP itu terjadi secara suka rela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
SUMENEP : Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM membuka pelatihan strategis pemenangan pemilu 2009 yang digelar DPC PPP .
Pelatihan tersebut melibatkan kader partai di daerah, baik dara tan dan kepulauan dan mengha dirkan petingi partai, seperti De wan Pakar DPP PPP Soleh Amin dan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mujahid Ansori.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mujahid Anshori, ketika menghadiri pelatihan strategi pemenangan pemilihan umum (pemilu) 2009 lembaga pemenangan pemilu DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep,
Mujahid menuturkan, dengan kemba linya kader PPP yang pernah eksodus ke partai lain, menunjukkan bahwa PPP su dah dianggap lebih mampu meraih kursi sebanyak-banyaknya dalam Pemilu 2009 nanti.
Mujahid menandaskan, pada Pemilu 2009 pihaknya yakin bisa meraih 15 kursi, karena target itu merupakan target DPP PPP. Bahkan kedepan PPP sudah berusaha merubah image, yakni jika selama ini PPP dikenal sebagai partainya orang tua, ma ka mulai saat ini PPP merubah image, bah wa PPP bukan hanya partainya orang tua, tapi juga partainya kawula muda. Se hingga, pihaknya akan menginstruksikan kepada DPC PPP Sumenep untuk segera membentuk Ikatan Santri Ka’bah (ISKA) dan Ikatan Mahasiswa Ka’bah (IMKA), disamping sayap PPP lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pela tihan, Farouk Abdillah memaparkan, 30 orang yang disematkan PIN sebagai tokoh yang pernah hengkang dari PPP dan kem bali lagi, secara simbolis dilakukan Ketua DPC PPP, KH. Warits Ilyas, diantaranya KH. Moh. Rofi’ie dari Ganding, KH. Khoiril Umam Subairi Gapura dan KH. Fathor rahim Baragung Kecamatan Guluk-guluk. 30 orang yang come back ke PPP itu terjadi secara suka rela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
SUMENEP : Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM membuka pelatihan strategis pemenangan pemilu 2009 yang digelar DPC PPP .
Pelatihan tersebut melibatkan kader partai di daerah, baik dara tan dan kepulauan dan mengha dirkan petingi partai, seperti De wan Pakar DPP PPP Soleh Amin dan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mujahid Ansori.
PPP "Bersemi dan Mekar" di Irjabar dan Papua
Perkembangan PPP di Irian jaya Barat cukup menjanjikan.
Setelah menang sendirian di Pilkada Kabupaten Fak-Fak-pemilu 2004 PPP pemenang di Kabupaten Fak Fak.
PPP memenangkan Pilkada di Kaimana, Irjabar.
PPP juga menempatkan kadernya menjadi ketua DPRD di Kaimana.
Tahun 2008 PPP berhasil memenangkan pasangan KTM di Mimika.
Klemen Sementara Unggul di Mimika Baru
Pleno PPD Berlangsung Alot
TIMIKA-Pasangan Klemen Tinal SE MM - Ir.Abdul Muis disingkat (KTM) yang diusung Koalisi Mimika Untuk Semua, untuk sementara berhasil memimpin perolehan suara di Distrik Mimika Baru (Miru) pada Pilkada Kabupaten Mimika.
Keunggulan pasangan KTM itu seperti terungkap dalam hasil Pleno Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Mimika Baru yang berlangsung a lot di Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (22/5) sore hinga larut malam.
Berdasarkan hasil pleno terakhir yang diperoleh Radar Timika dari ketua PPD Distrik Mimika Baru, Yonas Leworissa tadi malam, perolehan suara lengkap dari 121 TPS termasuk Nayaro di Distrik Mimika Baru, menghasilkan rekapitulasi pasangan No.1 (Yan Anton Yonteni-Pdt Paulus Pakage) memperoleh 4.477 suara atau 8,58 persen.
Sementara pasangan No. 2.(Hans Magal-Sutoyo) merebut 9.709 suara atau 18,58 persen, pasangan No.3 Klemen Tinal-Abdul Muis (KTM) merebut suara tertinggi yakni 21.597 suara atau 41,38 persen dan pasangan No.4 (Yopi Kilangin- Yohanis Felix Helyanan) merebut 16.413 suara atau 31,44 persen.
Yan Anthon Yoteni-Paulus Pakage (Partai Damai Sejahtera Merdeka dan Partai Merdeka dan Hans Magal-H Sutoyo (Partai Keadilan Sejahtera, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Penegak Demokrasi Indonesia , Partai Demokrat, Partai PNI Marhaenisme, dan Partai PNBK).
Dua calon berikutnya yaitu incumbent Klemen Tinal-H Abdul Muis (Partai Golkar, PAN, Perhimpunan Indonesia Baru, PPP, Demokrasi Kebangsaan, Bintang Reformasi dan Pelopor) dan Yoseph Yopi Kilangin-Yohanes Felix Helyanan (PDI-P, Sosial Demokrat, Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sarikat Indonesia
Setelah menang sendirian di Pilkada Kabupaten Fak-Fak-pemilu 2004 PPP pemenang di Kabupaten Fak Fak.
PPP memenangkan Pilkada di Kaimana, Irjabar.
PPP juga menempatkan kadernya menjadi ketua DPRD di Kaimana.
Tahun 2008 PPP berhasil memenangkan pasangan KTM di Mimika.
Klemen Sementara Unggul di Mimika Baru
Pleno PPD Berlangsung Alot
TIMIKA-Pasangan Klemen Tinal SE MM - Ir.Abdul Muis disingkat (KTM) yang diusung Koalisi Mimika Untuk Semua, untuk sementara berhasil memimpin perolehan suara di Distrik Mimika Baru (Miru) pada Pilkada Kabupaten Mimika.
Keunggulan pasangan KTM itu seperti terungkap dalam hasil Pleno Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Mimika Baru yang berlangsung a lot di Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (22/5) sore hinga larut malam.
Berdasarkan hasil pleno terakhir yang diperoleh Radar Timika dari ketua PPD Distrik Mimika Baru, Yonas Leworissa tadi malam, perolehan suara lengkap dari 121 TPS termasuk Nayaro di Distrik Mimika Baru, menghasilkan rekapitulasi pasangan No.1 (Yan Anton Yonteni-Pdt Paulus Pakage) memperoleh 4.477 suara atau 8,58 persen.
Sementara pasangan No. 2.(Hans Magal-Sutoyo) merebut 9.709 suara atau 18,58 persen, pasangan No.3 Klemen Tinal-Abdul Muis (KTM) merebut suara tertinggi yakni 21.597 suara atau 41,38 persen dan pasangan No.4 (Yopi Kilangin- Yohanis Felix Helyanan) merebut 16.413 suara atau 31,44 persen.
Yan Anthon Yoteni-Paulus Pakage (Partai Damai Sejahtera Merdeka dan Partai Merdeka dan Hans Magal-H Sutoyo (Partai Keadilan Sejahtera, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Penegak Demokrasi Indonesia , Partai Demokrat, Partai PNI Marhaenisme, dan Partai PNBK).
Dua calon berikutnya yaitu incumbent Klemen Tinal-H Abdul Muis (Partai Golkar, PAN, Perhimpunan Indonesia Baru, PPP, Demokrasi Kebangsaan, Bintang Reformasi dan Pelopor) dan Yoseph Yopi Kilangin-Yohanes Felix Helyanan (PDI-P, Sosial Demokrat, Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sarikat Indonesia
PPP Kab Cirebon usung Djakaria-Arief
Pasangan Djakaria - Arif Dideklarasikan
Koalisi Penyelamatan Kabupaten Cirebon yang terdiri dari PKB, PKS, PPP serta 13 partai kecil non parlemen akhirnya mendeklarasikan pasangan Djakaria Machmud - PRA Arief Natadiningrat sebagai bakal calon bupati-wakil bupati Kabupaten Cirebon, di Hotel Zamrud Kota Cirebon, Rabu, sekitar pukul 14.00 WIB.
"Saya telah menemukan wakilnya dan berharap Koalisi Penyelamatan Kabupaten Cirebon bisa didukung masyarakat untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik," kata Djakaria yang duduk berdampingan dengan PRA Arief Natadiningrat diapit Ketua DPC PKB H Takbir dan Ketua DPC PPP H Nursayik.
Sementara Bambang Arif, juru bicara 13 lintas partai, mengatakan, pasangan tersebut merupakan pasangan ideal yang diharapkan bisa membuktikan komitmen untuk menyayangi rakyat, memberdayakan rakyat agar tidak terus miskin, dan bisa membangun Cirebon dengan semangat Islami.
Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir PRA Arief Natadiningrat yang juga putra Mahkota Keraton Kasepuhan selalu menyatakan tidak bersedia menempati posisi wakil bupati karena tetap mengincar jabatan bupati Cirebon, bahkan dirinya menyatakan lebih baik mundur dalam pencalonan.
Ibaratnya Pangeran terpaksa mau menelan ludah sendiri karena rekomendasi dari PKB, PKS dan PPP memposisikan Djakaria Machmud sebagai Bupati Cirebon, sehingga habislah kendaraan politik untuk mengusung kandidat Pilkada 2008 dan akhirnya menerima pinangan Djakaria untuk menjadi wakil bupati.
Pada bagian lain, Djakaria menjelaskan, deklarasi secara terbuka akan dilakukan tanggal 3 Agustus 2008 dengan cara Islami dan menghindari hura-hura. Dimulai dari sholat subuh bersama di Ciledug, dilanjutkan dengan sarapan khas rakyat yaitu bubur ayam, lontong sayur dan ketroprak.
Menjelang siang dilanjutkan dengan sholat dhuha di sebuah mesjid di Sindanglaut, lalu bergerak ke Mesjid Nurul di Weru untuk sholat dhuhur berjamaah. Usai sholat pasangan Djakaria-Arief di diarak dengan iring-iringan kesenian Cirebon menuju lapangan Terminal Weru.
Dengan munculnya pasangan yang kemungkinan menggunakan nama "Djampang" maka dipastikan hanya ada dua kandidat dari partai politik yang akan bertarung dalam Pilkada tanggal 26 Oktober 2008, karena kendaraan parpol sudah digunakan semua.
Sementara dua pasang calon independen masih dalam proses verifikasi di KPUD Cirebon yaitu pasangan Sunjaya Purwadi-H Abdul Hayyi dengan dukungan 91.000 lebih KTP dan pasangan Ading Rupadi-Siti Farihatul Aini dengan dukungan sekitar 80.000 KTP.
Sementara, PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PBB dan Demokrat, Sabtu (26/7) mendeklarasikan pasangan Calon Bupati/wakil Bupati Kabupaten Cirebon, Dedi Supardi (incumben)-Ason Sukasa (Ketua DPD Golkar Cirebon) atau "Desa" di Lapangan Ranggajati, Sumber, Sabtu, yang dihadiri sedikitnya tujuh puluh ribu pendukung.
Koalisi Penyelamatan Kabupaten Cirebon yang terdiri dari PKB, PKS, PPP serta 13 partai kecil non parlemen akhirnya mendeklarasikan pasangan Djakaria Machmud - PRA Arief Natadiningrat sebagai bakal calon bupati-wakil bupati Kabupaten Cirebon, di Hotel Zamrud Kota Cirebon, Rabu, sekitar pukul 14.00 WIB.
"Saya telah menemukan wakilnya dan berharap Koalisi Penyelamatan Kabupaten Cirebon bisa didukung masyarakat untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik," kata Djakaria yang duduk berdampingan dengan PRA Arief Natadiningrat diapit Ketua DPC PKB H Takbir dan Ketua DPC PPP H Nursayik.
Sementara Bambang Arif, juru bicara 13 lintas partai, mengatakan, pasangan tersebut merupakan pasangan ideal yang diharapkan bisa membuktikan komitmen untuk menyayangi rakyat, memberdayakan rakyat agar tidak terus miskin, dan bisa membangun Cirebon dengan semangat Islami.
Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir PRA Arief Natadiningrat yang juga putra Mahkota Keraton Kasepuhan selalu menyatakan tidak bersedia menempati posisi wakil bupati karena tetap mengincar jabatan bupati Cirebon, bahkan dirinya menyatakan lebih baik mundur dalam pencalonan.
Ibaratnya Pangeran terpaksa mau menelan ludah sendiri karena rekomendasi dari PKB, PKS dan PPP memposisikan Djakaria Machmud sebagai Bupati Cirebon, sehingga habislah kendaraan politik untuk mengusung kandidat Pilkada 2008 dan akhirnya menerima pinangan Djakaria untuk menjadi wakil bupati.
Pada bagian lain, Djakaria menjelaskan, deklarasi secara terbuka akan dilakukan tanggal 3 Agustus 2008 dengan cara Islami dan menghindari hura-hura. Dimulai dari sholat subuh bersama di Ciledug, dilanjutkan dengan sarapan khas rakyat yaitu bubur ayam, lontong sayur dan ketroprak.
Menjelang siang dilanjutkan dengan sholat dhuha di sebuah mesjid di Sindanglaut, lalu bergerak ke Mesjid Nurul di Weru untuk sholat dhuhur berjamaah. Usai sholat pasangan Djakaria-Arief di diarak dengan iring-iringan kesenian Cirebon menuju lapangan Terminal Weru.
Dengan munculnya pasangan yang kemungkinan menggunakan nama "Djampang" maka dipastikan hanya ada dua kandidat dari partai politik yang akan bertarung dalam Pilkada tanggal 26 Oktober 2008, karena kendaraan parpol sudah digunakan semua.
Sementara dua pasang calon independen masih dalam proses verifikasi di KPUD Cirebon yaitu pasangan Sunjaya Purwadi-H Abdul Hayyi dengan dukungan 91.000 lebih KTP dan pasangan Ading Rupadi-Siti Farihatul Aini dengan dukungan sekitar 80.000 KTP.
Sementara, PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PBB dan Demokrat, Sabtu (26/7) mendeklarasikan pasangan Calon Bupati/wakil Bupati Kabupaten Cirebon, Dedi Supardi (incumben)-Ason Sukasa (Ketua DPD Golkar Cirebon) atau "Desa" di Lapangan Ranggajati, Sumber, Sabtu, yang dihadiri sedikitnya tujuh puluh ribu pendukung.
Selasa, 29 Juli 2008
PPP Kab Probolinggo Optimis 2009
Sudah 67 Pendaftar Caleg PPP
PROBOLINGGO -Hingga hari ke-16, pembukaan pendaftaran calon legislatif (caleg) PPP Kabupaten Probolinggo, sudah 67 orang yang resmi mengambil formulir. Jumlah itu bisa bertambah hingga penutupan pendaftaran Minggu (20/7) nanti.
Ketua DPC PPP, Mahdi Al Hamid, mengaku senang atas banyaknya pendaftar caleg lewat partainya. "Itu artinya PPP dipercaya sebagai wadah yang bisa menjadi corong menyuarakan aspirasi rakyat," katanya.
Sejak Rabu (2/7) lalu DPC PPP memang membukan pendaftaran caleg. Tak terbatas hanya para kader, PPP siap menerima calon legislatif yang juga berasal dari luar parpol mereka. Syaratnya, saat mendaftar harus bersiap untuk masuk mengabdi pada partai.
Mahdi menyatakan proses pendafataran caleg PPP tidak rumit. Tidak ada syarat yang ribet. "Pendaftar hanya diharuskan mengisi form yang telah disediakan partai," ujarnya.
Dalam form yang dibuat PPP itu tertera kesediaan pendaftar untuk membina konstituen. Dan, mengaspirasikan suara rakyat Kabupaten Probolinggo. "Sebagai partai, PPP ingin terus menjadi partai yang progresif dan inovatif. Para caleg PPP juga harus orang-orang yang memenuhi kualifikasi itu," terang Mahdi.
Setelah mendaftarkan diri, tanggal 25-26 Juli ini para calon caleg itu akan menjalani masa orientasi. "Mereka yang mendaftar akan turun langsung ke masyarakat selama 15 hari. Saat turun ke lapangan itu akan terlihat kualitas mereka. Partai akan terus memantau seberapa berhasil mereka ngemong rakyat. Jangan coba-coba mendaftar jadi wakil rakyat kalau tidak bisa dekat dan diterima rakyat," jelas ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo ini.
Masa orientasi dan keharusan turun langsung menyapa rakyat itu memang harus dilakukan. Apalagi dari 67 pendaftar yang sudah mengambil formulir, sebagian besar adalah nama-nama baru. Bahkan dari 8 anggota Fraksi Partai Persatuan Pembanguan di DPRD saat ini, baru 4 angota yang sudah mendaftar.
Padahal, dari 8 orang itu semuanya masih berhak maju kembali sebagai anggota DPRD. "Belum ada yang dua kali menjabat sebagai anggota DPRD. Aturan itu mulai diberlakukan mulai periode 2004-2009," terangnya.
Selain empat anggota FPPP yang belum mendaftar, Mahdi sendiri juga tidak mengambil formulir pendaftaran itu. "Saya memang tidak mendaftar menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Tapi saya sudah mendaftar menjadi calon caleg DPRD Jatim," katanya
PROBOLINGGO -Hingga hari ke-16, pembukaan pendaftaran calon legislatif (caleg) PPP Kabupaten Probolinggo, sudah 67 orang yang resmi mengambil formulir. Jumlah itu bisa bertambah hingga penutupan pendaftaran Minggu (20/7) nanti.
Ketua DPC PPP, Mahdi Al Hamid, mengaku senang atas banyaknya pendaftar caleg lewat partainya. "Itu artinya PPP dipercaya sebagai wadah yang bisa menjadi corong menyuarakan aspirasi rakyat," katanya.
Sejak Rabu (2/7) lalu DPC PPP memang membukan pendaftaran caleg. Tak terbatas hanya para kader, PPP siap menerima calon legislatif yang juga berasal dari luar parpol mereka. Syaratnya, saat mendaftar harus bersiap untuk masuk mengabdi pada partai.
Mahdi menyatakan proses pendafataran caleg PPP tidak rumit. Tidak ada syarat yang ribet. "Pendaftar hanya diharuskan mengisi form yang telah disediakan partai," ujarnya.
Dalam form yang dibuat PPP itu tertera kesediaan pendaftar untuk membina konstituen. Dan, mengaspirasikan suara rakyat Kabupaten Probolinggo. "Sebagai partai, PPP ingin terus menjadi partai yang progresif dan inovatif. Para caleg PPP juga harus orang-orang yang memenuhi kualifikasi itu," terang Mahdi.
Setelah mendaftarkan diri, tanggal 25-26 Juli ini para calon caleg itu akan menjalani masa orientasi. "Mereka yang mendaftar akan turun langsung ke masyarakat selama 15 hari. Saat turun ke lapangan itu akan terlihat kualitas mereka. Partai akan terus memantau seberapa berhasil mereka ngemong rakyat. Jangan coba-coba mendaftar jadi wakil rakyat kalau tidak bisa dekat dan diterima rakyat," jelas ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo ini.
Masa orientasi dan keharusan turun langsung menyapa rakyat itu memang harus dilakukan. Apalagi dari 67 pendaftar yang sudah mengambil formulir, sebagian besar adalah nama-nama baru. Bahkan dari 8 anggota Fraksi Partai Persatuan Pembanguan di DPRD saat ini, baru 4 angota yang sudah mendaftar.
Padahal, dari 8 orang itu semuanya masih berhak maju kembali sebagai anggota DPRD. "Belum ada yang dua kali menjabat sebagai anggota DPRD. Aturan itu mulai diberlakukan mulai periode 2004-2009," terangnya.
Selain empat anggota FPPP yang belum mendaftar, Mahdi sendiri juga tidak mengambil formulir pendaftaran itu. "Saya memang tidak mendaftar menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Tapi saya sudah mendaftar menjadi calon caleg DPRD Jatim," katanya
Langganan:
Postingan (Atom)
