Solok, Singgalang
Pergantian nomor urut menjadi 24 pada Pemilu 2009, bagi PPP Solok tidak memusingkan, karena Dewan Pengurus Cabang (DPC) mengaku menerapkan konsep jaring laba-laba dalam menarik simpati massa.
Didampingi Yondri Samin dan Asril Utiah selaku Ketua dan Wakil Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu (LPPL) PPP Kab.Solok, Yulfadri Nurdin yang juga Wakil Ketua DPRD setempat membentangkan pengertian konsep Jaring Laba-laba yang disosialisasikan sebagai metoda penarik simpati massa adalah melalui pemberdayaan Kelompok Pemenangan Partai (KPP) di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Setiap KPP dipercayakan kepada 2 orang kader partai. KPP inilah sebenarnya yang merupakan mesin pemenangan Pemilu dan terus melakukan koordinasi serta komunikasi dengan Lajnah Pemenangan Pemilu,” kata Yulfadri.
Sekurangnya, saat ini PPP Solok memiliki 1.500 KPP yang tersebar di 403 jorong dan 74 nagari di Kabupaten Solok. Diluar struktur kepengurusan partai, KPP partai berlambang Ka’bah itu diyakini sangat solid dengan militansi yang teruji.
Menjawab Singgalang soal rekrutmen calon anggota Legislatif yang bakal ‘dijual’ pada pasar yang bernama Pemilu 2009 nanti, Yulfadri Nurdin memastikan pihaknya membuka diri kepada tokoh-tokoh berpengaruh diluar struktur kepengurusan partai. Kebijakan memberi peluang yang sama kepada tokoh dan figur yang memiliki simpatisan dari organisasi sosial, organisasi profesi tentulah dengan tujuan untuk memenangkan Pemilu 2009.
Kehadiran tokoh-tokoh diluar kepengurusan partai dipastikan ketua DPC PPP Kab. Solok bukan sekadar mendongkrak suara untuk Caleg yang menempati nomor urut pertama, karena semua yang terdaftar sebagai caleg nantinya memiliki peluang dan kesempatan yang sama besarnya.
“PPP Kabupaten Solok menerapkan sistim sara terbanyak, karena itu semua calon mempunyai kans yang sama. Terpilih atau tidak tergantung ketokohan dan caranya mendekatkan diri dengan masyarakat,” tegas Yulfadri.
PDC PPP Kabupaten Solok akan konsisten menerapkan sistim suara terbanyak. Sekalipun PPP secara nasional tidak menerapkan peraturan demikian, tetapi khusus di Kabuapten Solok lebih mengedepankan peraturan demikian. Itu artinya, ketika seorang calon mendapatkan kelebihan satu suarapun, nanti akan diperjuangkan untuk dilantik.
“Tidak ada yang akan lari dari komitmen ini, karena masing-masing calon itu akan diikat dengan surat perjanjian yang ditanda angani di hadapan notaris,” tutur Yulfadri.
Dengan sistim tersebut serta merta nomor urut tidak begitu berpengaruh langsung terhadap jadi atau tidaknya seseorang menjadi anggota Legislatif dari PPP. Kalaupun masih ada yang berkilah nantinya, yang bersangkutan langsung dipecat dari PPP.
“Peraturan demikian juga berlaku kepada pengurus partai. Dan kita konsisten terhadap komitmen tersebut,” terang Yulfadri seraya menambahkan pihaknya tidak akan lari dari perjajian kalau hal itu terjadi pada dirinya sendiri.
Rangkaian kegiatan DPC PPP Kab. Solok saat ini telah memasuki fase penyaringan calon anggota sementara. Dari 59 orang tokoh PPP yang diajukan, bakal disaring menjadi 42 orang dengan pertimbangan kapabelitas, moralitas dan komitmennya terhadap partai.
Dengan mengukur banyak kriteria untuk menetapkan seseorang figur menjadi Calon Sementara, Yulfadri Nurdin berharap kelak PPP Kab. Solok dapat mengantongi dukungan dari konstituens sekitar 35 persen. Artinya dengan perolehan suara itu, pihak DPC PPP Solok menargetkan mengambil 10 kursi dari 35 kursi legislatif di DPD Kab. Solok. o402
Minggu, 17 Agustus 2008
DPC PPP Purbalingga Optimis 2009
silakan kunjungi : pppbangkit.blogspot.com
kader militan PPP Bang Aji : http://ajisetiawan1.blogspot.com/
DPC PPP Purbalingga Jateng adakan berbagai kegiatan sbg persiapan pemilu 2009
1.Silaturahim ke Ketua DPC Banjarnegara Gus Hamzah Berbagi pengalaman karena PPP Banjarnegara brhasil memenangkan pemilihan bupati.
2.Pendaftaran Caleg PPP 2009.
3.Silaturahim dan pembekalan Caleg 2009.
dan berbagai kegiatan lainnya
Keterangan Foto : Silaturrahim DPC PPP Purbalingga Ke Ketua DPC PPP Banjarnegara Gus Hamzah dan Silaturrahim sekaligus pembekalan Caleg PPP Purbalingga Jawa Tengah.

kader militan PPP Bang Aji : http://ajisetiawan1.blogspot.com/
DPC PPP Purbalingga Jateng adakan berbagai kegiatan sbg persiapan pemilu 2009
1.Silaturahim ke Ketua DPC Banjarnegara Gus Hamzah Berbagi pengalaman karena PPP Banjarnegara brhasil memenangkan pemilihan bupati.
2.Pendaftaran Caleg PPP 2009.
3.Silaturahim dan pembekalan Caleg 2009.
dan berbagai kegiatan lainnya
Keterangan Foto : Silaturrahim DPC PPP Purbalingga Ke Ketua DPC PPP Banjarnegara Gus Hamzah dan Silaturrahim sekaligus pembekalan Caleg PPP Purbalingga Jawa Tengah.
Sabtu, 16 Agustus 2008
Kedekatan PPP dengan Artis
PPP tidak semata mata "ngemis" kepada artis.Tidak melulu PPP yang "Melamar" Artis.Sejak Marissa Haque dan Mat Solar meneguhkan pendirian bergabung dengan PPP, satu persatu artis mulai melirik dan tertarik dengan PPP.Memang ada beberapa artis yang meruapakan santri/murid dari "Guru Ngaji"-Kiai/Ulama yang berafiliasi ke PPP, tetapi tidak semua.Sekarang PPP sudah berjibun artis, tetapi yang tertarik masuk PPP masih banyak dan insya Allah akan terus berlanjut.
1.Kenapa tidak memlilih partai Lain?? Bukankah PPP Partai Miskin??
2.Kenapa tidak tertarik dengan partai lain ?? Bukankah PPP partai "JADUL"??
3.Kenapa tidak ikut partai lain yang progesif?? Bukankah PPP terkenal partai yang lambat reaksi dan isinya orang tua tua..
Entahlah....Pribadi-Pribadi Mereka Sendirilah yang Bisa Menjawab.
Semoga Mereke benar benar ikhlas dan siap berjuang abis abisan untuk dakwah, PPP , Bangsa dan rakyat Indonesia.
** KETIKA PANGGUNG HIBURAN TAK LAGI CUKUP MENAMPUNG EKSPRESI DAN KREATIVITAS DIRI
''Iiih... Itukan Ferry Irawan. Ganteng ya dia. Kurusan sekarang,'' ucap seorang ibu sembari berbisik ke rekannya di sampingnya. Keduanya lantas tertawa pelan. Ferry Irawan, artis sinetron yang wajah tampannya malang melintang di televisi baru saja lewat di depan mereka. Mengenakan batik krem dan celana hitam, Ferry yang berambut cepak tampak canggung berbaur dengan rekan sesama artis.
Tak lama kemudian datang artis Marissa Haque, mengenakan baju - jilbab serba hijau. Istri penyanyi rock yang populer di era 1980-an, Ikang Fauwzi, ini lantas menyalami seluruh tamu yang hadir. Dari mulai elit partai politik (parpol) hingga wartawan.
''Ramah ya dia, semua orang aja disalamin,'' kata seorang bapak.
''Iya..Sopan. Kayanya bakal (calon) jadi nih,'' timpal seorang bapak lainnya, masih sembari bisik-bisik. Kedua pria separuh baya itu lantas tersenyum lebar. Selasa (29/7) malam lalu, lantai tiga Gedung Lajna Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L) milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) riuh rendah. Ruangan seluas lapangan bulu tangkis itu penuh dengan artis dan simpatisan PPP. Pendingan udara tak sanggup lagi menyejukkan karena ruangan penuh sesak oleh orang.
Berturut-turut datang artis PPP yang selama ini sudah dikenal dekat. Emilia Contessa datang mengumbar senyum lebarnya yang ramah. Ada pula Rahman Yakob yang dikenal dalam perannya di film Badut-Badut Kota. Model Ratih Sang hingga Okky Asokawati datang terlambat. Begitu pula 'Lady Rocker' Lucky Resha dan mantan vokalis Element, Lucky.Ketua LP2L PPP, Ahmad Muqowam, mengatakan, acara itu digelar untuk memperkenalkan jajaran artis PPP ke publik. Sekaligus membedah apa sebenarnya keinginan mereka masuk ke parpol yang berlambang kabah itu.
''Ini jadi pertanyaan menarik. Sekarang kan banyak parpol menarik artis-artis. Kita harus tanya mereka, kenapa pilih PPP, apa kontribusi mereka ke PPP nantinya,'' cetus Muqowam yang juga ketua Komisi Transportasi (V) DPR ini. Apa jawab artis-artis itu? Rahman Yakob menjawab, ia sejak 1980-an jadi simpatisan PPP. Bersama Bang Haji Rhoma Irama. Mengapa memilih PPP? ''Saya sekeluarga pilih PPP. Lagipula orang Islam kan harus pilih parpol Islam,'' katanya. Ferry Irawan maju kemudian. Ia mengaku sebelumnya masuk ke parpol lain. Tapi kemudian pindah ke PPP. Ferry tak menjawab alasan mengapa ia memilih PPP. ''Mudah-mudahan dengan PPP saya bisa berkontribusi lebih ke masyarakat. Insya Allah saya tidak akan umbar janji,'' katanya.
Marissa Haque menjawab dengan analogi. ''Saya pilih PPP karena logonya bergambar Kabah. Itukan adem. Warnanya hijau itu berarti kehidupan,'' katanya disambut tepuk tangan. Rata-rata artis yang hadir mengaku tertarik PPP karena kesamaan ideologis atau parpol Islam. Jarang yang menyebutkan tertarik karena visi dan misi maupun program partai.
Okky Asokawati termasuk yang terakhir ini.
''Saya perlu perahu untuk menyuarakan kepentingan kaum perempuan,'' katanya seraya mengatakan dirinya sudah membuat program pemberdayaan perempuan di Madiun. Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menyebut fenomena artis di PPP sebagai sesuatu yang bertolak belakang. Di satu sisi banyak survei yang mengatakan perolehan suara PPP bakal kecil tahun depan, antara tiga hingga satu persen. Namun saat ini banyak artis-artis yang tertarik ke PPP. Mengapa artis? Suryadharma tidak menampik potensi artis untuk menarik massa lebih besar. Memanfaatkan artis menjadi senjata PPP untuk meraup suara 15 persen di Pemilu Legislatif 2009. ''Ada konsekuensi ketika kita mematok target 15 persen. Kita harus membuka pintu lebar-lebar,'' katanya
1.Kenapa tidak memlilih partai Lain?? Bukankah PPP Partai Miskin??
2.Kenapa tidak tertarik dengan partai lain ?? Bukankah PPP partai "JADUL"??
3.Kenapa tidak ikut partai lain yang progesif?? Bukankah PPP terkenal partai yang lambat reaksi dan isinya orang tua tua..
Entahlah....Pribadi-Pribadi Mereka Sendirilah yang Bisa Menjawab.
Semoga Mereke benar benar ikhlas dan siap berjuang abis abisan untuk dakwah, PPP , Bangsa dan rakyat Indonesia.
** KETIKA PANGGUNG HIBURAN TAK LAGI CUKUP MENAMPUNG EKSPRESI DAN KREATIVITAS DIRI
''Iiih... Itukan Ferry Irawan. Ganteng ya dia. Kurusan sekarang,'' ucap seorang ibu sembari berbisik ke rekannya di sampingnya. Keduanya lantas tertawa pelan. Ferry Irawan, artis sinetron yang wajah tampannya malang melintang di televisi baru saja lewat di depan mereka. Mengenakan batik krem dan celana hitam, Ferry yang berambut cepak tampak canggung berbaur dengan rekan sesama artis.
Tak lama kemudian datang artis Marissa Haque, mengenakan baju - jilbab serba hijau. Istri penyanyi rock yang populer di era 1980-an, Ikang Fauwzi, ini lantas menyalami seluruh tamu yang hadir. Dari mulai elit partai politik (parpol) hingga wartawan.
''Ramah ya dia, semua orang aja disalamin,'' kata seorang bapak.
''Iya..Sopan. Kayanya bakal (calon) jadi nih,'' timpal seorang bapak lainnya, masih sembari bisik-bisik. Kedua pria separuh baya itu lantas tersenyum lebar. Selasa (29/7) malam lalu, lantai tiga Gedung Lajna Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L) milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) riuh rendah. Ruangan seluas lapangan bulu tangkis itu penuh dengan artis dan simpatisan PPP. Pendingan udara tak sanggup lagi menyejukkan karena ruangan penuh sesak oleh orang.
Berturut-turut datang artis PPP yang selama ini sudah dikenal dekat. Emilia Contessa datang mengumbar senyum lebarnya yang ramah. Ada pula Rahman Yakob yang dikenal dalam perannya di film Badut-Badut Kota. Model Ratih Sang hingga Okky Asokawati datang terlambat. Begitu pula 'Lady Rocker' Lucky Resha dan mantan vokalis Element, Lucky.Ketua LP2L PPP, Ahmad Muqowam, mengatakan, acara itu digelar untuk memperkenalkan jajaran artis PPP ke publik. Sekaligus membedah apa sebenarnya keinginan mereka masuk ke parpol yang berlambang kabah itu.
''Ini jadi pertanyaan menarik. Sekarang kan banyak parpol menarik artis-artis. Kita harus tanya mereka, kenapa pilih PPP, apa kontribusi mereka ke PPP nantinya,'' cetus Muqowam yang juga ketua Komisi Transportasi (V) DPR ini. Apa jawab artis-artis itu? Rahman Yakob menjawab, ia sejak 1980-an jadi simpatisan PPP. Bersama Bang Haji Rhoma Irama. Mengapa memilih PPP? ''Saya sekeluarga pilih PPP. Lagipula orang Islam kan harus pilih parpol Islam,'' katanya. Ferry Irawan maju kemudian. Ia mengaku sebelumnya masuk ke parpol lain. Tapi kemudian pindah ke PPP. Ferry tak menjawab alasan mengapa ia memilih PPP. ''Mudah-mudahan dengan PPP saya bisa berkontribusi lebih ke masyarakat. Insya Allah saya tidak akan umbar janji,'' katanya.
Marissa Haque menjawab dengan analogi. ''Saya pilih PPP karena logonya bergambar Kabah. Itukan adem. Warnanya hijau itu berarti kehidupan,'' katanya disambut tepuk tangan. Rata-rata artis yang hadir mengaku tertarik PPP karena kesamaan ideologis atau parpol Islam. Jarang yang menyebutkan tertarik karena visi dan misi maupun program partai.
Okky Asokawati termasuk yang terakhir ini.
''Saya perlu perahu untuk menyuarakan kepentingan kaum perempuan,'' katanya seraya mengatakan dirinya sudah membuat program pemberdayaan perempuan di Madiun. Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menyebut fenomena artis di PPP sebagai sesuatu yang bertolak belakang. Di satu sisi banyak survei yang mengatakan perolehan suara PPP bakal kecil tahun depan, antara tiga hingga satu persen. Namun saat ini banyak artis-artis yang tertarik ke PPP. Mengapa artis? Suryadharma tidak menampik potensi artis untuk menarik massa lebih besar. Memanfaatkan artis menjadi senjata PPP untuk meraup suara 15 persen di Pemilu Legislatif 2009. ''Ada konsekuensi ketika kita mematok target 15 persen. Kita harus membuka pintu lebar-lebar,'' katanya
Jumat, 15 Agustus 2008
PPP Dukung 2 Suganda di Pilkada Jabar
1.Aang Hamid Suganda
H Aang Hamid Suganda dan H Aan Suharso calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2003-2008
PPP dalam barisan pendukung bersama PDIP Golkar.
2.Erik Irawan Suganda
Erik Irawan calon wakil walikota Bogor berpasangan dengan calon walikota Doddy rosadi diusung PPP PAN.
Erik Irawan Suganda adalah bendahara PPP Kota Bogor.
Erik Irawan Suganda putra Aang Hamid Suganda.
H Aang Hamid Suganda dan H Aan Suharso calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2003-2008
PPP dalam barisan pendukung bersama PDIP Golkar.
2.Erik Irawan Suganda
Erik Irawan calon wakil walikota Bogor berpasangan dengan calon walikota Doddy rosadi diusung PPP PAN.
Erik Irawan Suganda adalah bendahara PPP Kota Bogor.
Erik Irawan Suganda putra Aang Hamid Suganda.
Putra Bupati Cianjur Jabar Maju Lewat PPP
Cianjur, Pelita
Sekitar 1.400 Caleg (Calon Legislatif) dari 28 partai politik peserta Pemilu Legislatif 2009 yang telah lolos verifikasi di Kabupaten Cianjur, Jabar, akan bersaing ketat memperebutkan 50 kursi di DPRD Kabupaten Cianjur.
Dalam menjelang perhelatan akbar ini, Selasa (12/8), puluhan Caleg dari Partai Golkar, PDIP dan PPP, menjalani psikotes di Gedung Akper, setelah sebelumnya menjalani beberapa jenis tes kesehatan di salah satu ruangan RSUD berdasarkan jadual yang telah ditentukan oleh pihak RSUD Cianjur.
Ketika berlangsung psikotes, tampak juga Irvan Rivano Muchtar putra Bupati Cianjur, yang menjadi Caleg di DP (Daerah Pemilihan) 2 dari PPP bersama para Caleg lainnya seperti H Dadang Akhmad Zaenudin, SH (PPP), Irvan (PPP), Abdullah (PPP), Drs H Ade Surachman MSi (PG), Muhammad Isnaeni, SH (PG), Ny Hj Dede Saryamah (PDIP) dan lainnya.
Pemantauan Pelita dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2009 ini, Caleg dari 28 partai politik sangat beragam, selain ada putra bupati yang menjadi Caleg, ada juga ibu kandung penyanyi dangdut (Stardut) Decha, yang direkrut menjadi Caleg oleh Partai Demokrat. (man)
Sekitar 1.400 Caleg (Calon Legislatif) dari 28 partai politik peserta Pemilu Legislatif 2009 yang telah lolos verifikasi di Kabupaten Cianjur, Jabar, akan bersaing ketat memperebutkan 50 kursi di DPRD Kabupaten Cianjur.
Dalam menjelang perhelatan akbar ini, Selasa (12/8), puluhan Caleg dari Partai Golkar, PDIP dan PPP, menjalani psikotes di Gedung Akper, setelah sebelumnya menjalani beberapa jenis tes kesehatan di salah satu ruangan RSUD berdasarkan jadual yang telah ditentukan oleh pihak RSUD Cianjur.
Ketika berlangsung psikotes, tampak juga Irvan Rivano Muchtar putra Bupati Cianjur, yang menjadi Caleg di DP (Daerah Pemilihan) 2 dari PPP bersama para Caleg lainnya seperti H Dadang Akhmad Zaenudin, SH (PPP), Irvan (PPP), Abdullah (PPP), Drs H Ade Surachman MSi (PG), Muhammad Isnaeni, SH (PG), Ny Hj Dede Saryamah (PDIP) dan lainnya.
Pemantauan Pelita dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2009 ini, Caleg dari 28 partai politik sangat beragam, selain ada putra bupati yang menjadi Caleg, ada juga ibu kandung penyanyi dangdut (Stardut) Decha, yang direkrut menjadi Caleg oleh Partai Demokrat. (man)
Kamis, 14 Agustus 2008
[ARSIP]Jelang 2009, PPP Jateng kumpulkan 350 kiai
SEMARANG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jateng terus konsolidasi menyambut Pemilu 2009. Dalam waktu dekat parpol berlambang Kakbah itu akan mengumpulkan 350 kiai dan ulama karismatik dalam Halaqoh UlamaPPP di Ponpes Darussalikin, Kretek, Wonosobo, Sabtu (4/8) mendatang.
Ketua panitia, Masruhan Syamsurie, kemarin, mengungkapkan, kondisi parpol di Indonesia saat ini banyak yang tidak kondusif. Melalui kegiatan bertema PPP rumah kita, sejuk dal- am beribadah, tentram dalam bersiasah itu akan diputuskan mengenai brand image baru dari PPP sebagai partai yang mengembangkan tasamuh, tawasud dan tawazun.
"PPP akan berubah menjadi partai yang guyub dan amanah. Ideologi PPP akan dirumuskan kembali ke arah partai yang moderat, toleran dan adil, sesuai paham ahlusunnah wal jamaah," katanya.
Sejumlah kiai yang dipastikan hadir di antaranya KH Maemoen Zubaer, KH Zaenuddin (Wonosobo), KH Haris Shodaqoh (Semarang), KH Abdul Wahid Karim (Grobogan), dan KH Soleh Basalamah (Brebes) dan KH Syarofudin Husein (Semarang). Direncanakan hadir pula, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Bachtiar Chamzah.
Sekretaris panitia, Tafrikhan Marzuki, menambahkan, akhirakhir ini citra partai menurun di mata rakyat. Hal itu tak lepas dari gonjang-ganjing konflik yang melanda sejumlah partai. Karena itu, sebagai partai Islam, PPP berkeinginan menumbuhkan kembali sikap tasamuh dalam berpolitik, mengembangkan sikap saling menghargai, sehat dalam dialog, dan senantiasa berorientasi pada kepentingan umat.
Dia mengakui, sejak dulu partai Islam sangat rentan terhadap munculnya konflik. Karena itu, saat ini partainya akan menunjukkan diri sebagai partai yang kondusif dan tidak selalu diwarnai konflik.
"Kami akan kembangkan jargon baru sebagai partai yang guyub dan amanah serta menjadi partai yang kondusif. Dengan pengalaman yang kami miliki, kami berupaya untuk meminimalisasi terjadinya konflik internal, " katanya.
Menurutnya, langkah menjadi partai kondusif sudah lama dipraktikkan. Dia mencontohkan, saat pertarungan pemilihan ketua DPP pada muktamar lalu, terkesan ada pertarungan sengit antar para calon.
"Saat muktamar selesai, ternyata pertarungan selesai dan tidak ada lagi perpecahan atau ketidakpuasan. Semua pihak bisa menerima hasilnya dengan legawa, " tukasnya. rth/zal
Ketua panitia, Masruhan Syamsurie, kemarin, mengungkapkan, kondisi parpol di Indonesia saat ini banyak yang tidak kondusif. Melalui kegiatan bertema PPP rumah kita, sejuk dal- am beribadah, tentram dalam bersiasah itu akan diputuskan mengenai brand image baru dari PPP sebagai partai yang mengembangkan tasamuh, tawasud dan tawazun.
"PPP akan berubah menjadi partai yang guyub dan amanah. Ideologi PPP akan dirumuskan kembali ke arah partai yang moderat, toleran dan adil, sesuai paham ahlusunnah wal jamaah," katanya.
Sejumlah kiai yang dipastikan hadir di antaranya KH Maemoen Zubaer, KH Zaenuddin (Wonosobo), KH Haris Shodaqoh (Semarang), KH Abdul Wahid Karim (Grobogan), dan KH Soleh Basalamah (Brebes) dan KH Syarofudin Husein (Semarang). Direncanakan hadir pula, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Bachtiar Chamzah.
Sekretaris panitia, Tafrikhan Marzuki, menambahkan, akhirakhir ini citra partai menurun di mata rakyat. Hal itu tak lepas dari gonjang-ganjing konflik yang melanda sejumlah partai. Karena itu, sebagai partai Islam, PPP berkeinginan menumbuhkan kembali sikap tasamuh dalam berpolitik, mengembangkan sikap saling menghargai, sehat dalam dialog, dan senantiasa berorientasi pada kepentingan umat.
Dia mengakui, sejak dulu partai Islam sangat rentan terhadap munculnya konflik. Karena itu, saat ini partainya akan menunjukkan diri sebagai partai yang kondusif dan tidak selalu diwarnai konflik.
"Kami akan kembangkan jargon baru sebagai partai yang guyub dan amanah serta menjadi partai yang kondusif. Dengan pengalaman yang kami miliki, kami berupaya untuk meminimalisasi terjadinya konflik internal, " katanya.
Menurutnya, langkah menjadi partai kondusif sudah lama dipraktikkan. Dia mencontohkan, saat pertarungan pemilihan ketua DPP pada muktamar lalu, terkesan ada pertarungan sengit antar para calon.
"Saat muktamar selesai, ternyata pertarungan selesai dan tidak ada lagi perpecahan atau ketidakpuasan. Semua pihak bisa menerima hasilnya dengan legawa, " tukasnya. rth/zal
Suryadharma Ali dan Mat Solar"Nasrulah"BAJURI Caleg PPP DKI
Suryadharma Ali Tantang Agung Laksono
Dipasang PPP Jadi Caleg Di Jakarta Timur
Persaingan merebut kursi DPR di daerah pemilihan satu DKI Jakarta akan belangsung ketat. Di sana, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali akan menantang Ketua DPR Agung Laksono berebut simpati rakyat.
Dengan semangat ingin kembali merebut kemenangan di DKI Jakarta, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasang langsung ketua umumnya, Suryadharma Ali sebagai calon anggota legislatif (caleg) di daerah pemilihan (Dapil) I DKI Jakarta.
Pencalegan Suryadharma (SDA) disampaikan Kepala Sekretariat Laznah Pemenangan Pemilu (LP2) PPP Abdi Munif kepada Rakyat Merdeka di kantor LP2, Jalan Tebet Dalam, Jakarta Selatan, kemarin.
Menurut Munif, strategi memasang SDA di Jakarta agar bisa mendulang suara pada Pemilu 2009, bahkan bisa merebut kembali wilayah ini yang dulu sempat menjadi basis partai berlambang Kabah tersebut. "Kita akan menampilkan Pak Suryadharma di Dapil I DKI, yaitu di Jakarta Timur," ungkap Munif.
Majunya SDA di dapil tersebut tampaknya akan 'menantang' Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono yang juga dipasang di dapil yang sama. Agung sendiri sudah mulai rajin turun ke bawah berkampanye.
Munif mengaku, penempatan SDA bukan didasarkan karena ia pemimpin partai, tetapi penempatan itu sesuai aspirasi yang berkembang dari kader PPP di Jakarta Timur. "Figur beliau juga cukup menjual," tambahnya.
Lebih jauh Munif menjelaskan, sebelum dikuasai PKS, PPP telah dua kali memenangkan pemilu legislatif di Ibukota, yakni pada 1977 dan 1997. Dan yang terakhir, PPP menang saat Indonesia dilanda krisis ekonomi.
"Setelah itu kita belum mendapatkan kejayaan lagi. Pemilu tahun depan adalah waktu yang tepat untuk merebut kembali kemenangan itu. Kami yakin DKI bisa dikuasai lagi oleh PPP," tandasnya.
Masih kata Munif, selain menempatkan SDA, pemeran Bajuri dalam sinetron Bajaj Bajuri, yakni Mat Solar juga akan dipasang PPP di dapil DKI. "Dia itu bisa dibilang ikon Jakarta, jadi kita pasang juga di DKI," ujarnya.
Sementara itu, di dapil yang sama, SDA dan Agung Laksono juga akan 'berhadapan' dengan Rama Pratama yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dipasang PPP Jadi Caleg Di Jakarta Timur
Persaingan merebut kursi DPR di daerah pemilihan satu DKI Jakarta akan belangsung ketat. Di sana, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali akan menantang Ketua DPR Agung Laksono berebut simpati rakyat.
Dengan semangat ingin kembali merebut kemenangan di DKI Jakarta, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasang langsung ketua umumnya, Suryadharma Ali sebagai calon anggota legislatif (caleg) di daerah pemilihan (Dapil) I DKI Jakarta.
Pencalegan Suryadharma (SDA) disampaikan Kepala Sekretariat Laznah Pemenangan Pemilu (LP2) PPP Abdi Munif kepada Rakyat Merdeka di kantor LP2, Jalan Tebet Dalam, Jakarta Selatan, kemarin.
Menurut Munif, strategi memasang SDA di Jakarta agar bisa mendulang suara pada Pemilu 2009, bahkan bisa merebut kembali wilayah ini yang dulu sempat menjadi basis partai berlambang Kabah tersebut. "Kita akan menampilkan Pak Suryadharma di Dapil I DKI, yaitu di Jakarta Timur," ungkap Munif.
Majunya SDA di dapil tersebut tampaknya akan 'menantang' Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono yang juga dipasang di dapil yang sama. Agung sendiri sudah mulai rajin turun ke bawah berkampanye.
Munif mengaku, penempatan SDA bukan didasarkan karena ia pemimpin partai, tetapi penempatan itu sesuai aspirasi yang berkembang dari kader PPP di Jakarta Timur. "Figur beliau juga cukup menjual," tambahnya.
Lebih jauh Munif menjelaskan, sebelum dikuasai PKS, PPP telah dua kali memenangkan pemilu legislatif di Ibukota, yakni pada 1977 dan 1997. Dan yang terakhir, PPP menang saat Indonesia dilanda krisis ekonomi.
"Setelah itu kita belum mendapatkan kejayaan lagi. Pemilu tahun depan adalah waktu yang tepat untuk merebut kembali kemenangan itu. Kami yakin DKI bisa dikuasai lagi oleh PPP," tandasnya.
Masih kata Munif, selain menempatkan SDA, pemeran Bajuri dalam sinetron Bajaj Bajuri, yakni Mat Solar juga akan dipasang PPP di dapil DKI. "Dia itu bisa dibilang ikon Jakarta, jadi kita pasang juga di DKI," ujarnya.
Sementara itu, di dapil yang sama, SDA dan Agung Laksono juga akan 'berhadapan' dengan Rama Pratama yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Langganan:
Postingan (Atom)
