Minggu, 07 September 2008

Ramadhan Ala Ulama, Kiai dan Selebritis PPP (1)


KH Zainuddin MZ tetep akan menjadi "bintang" dan ikon Ramadhan di Ibukota Jakarta, selain dai dai muda yang gaya ceramahnya mirip KH Zainuddin MZ dari mulai Ustadz Jefry Al Buchory, Ustadz Hariri, Ustadz Payage sampai Ustadz Ahmad AlHabsyi.
JADWAL KH ZAINUDDIN MZ DI IBUKOTA SANGAT PADAT
Masjid Kubah Emas memang pantas dijadikan tujuan ibadah. Khusus pada bulan Ramadhan, jamaah akan mendapat ta’jil yang disediakan untuk berbuka puasa. Menurut salah satu pengurus masjid Ir H Yudi Camaro, aktivitas Ramadhan di Masjid Kubah Emas tahun ini lebih mengedepankan konsep kenikmatan beribadah. Salat tarawih pun dengan bacaan satu jus tiap malamnya hingga mencapai 30 jus pada akhir Ramadhan. Aktivitas lainnya adalah rangkaian peringatan Nuzulul Quran yang diisi dengan simakan Alquran 30 jus selama dua hari, serta puncak acaranya akan diisi tausyiah oleh KH Zainuddin MZ dan Ustadz H. Ahmad Alhabsyi. Juga ada final Lomba Tabuh Bedug Nasional pada 21 September mendatang.

Jadwal Kegiatan Masjid Pondok Indah

Selama bulan Ramadhan, Masjid Pondok Indah akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang dibagi kedalam beberapa kategori. Bagi Anda yang ingin mengikuti program kegiatan yang diadakan, berikut informasi selengkapnya :
No Jenis Kegiatan Waktu Pelaksanaan Keterangan
1 Peringatan Nuzulul Qur'an Hari ke 21, Ramadhan
Ba'da Shalat Tarawih 11 Rakaat DR. KH. Zainuddin, MZ.

RHOMA IRAMA SAFARI RAMADHAN

Selain dikenal sebagai musisi legendaris, Raja Dangdut Rhoma Irama juga seorang juru dakwah yang rajin mensyiarkan agama Islam. Kiprahnya menyuarakan agama Islam sudah dilakukan selama ini. Bahkan sejak berdirinya Soneta pada awal tahun 1970-an, Rhoma sudah mencanangkan sebagai Sound of Moslem yang dengan konsisten dibuktikan lewat karya.

Nama besar dan kekhasannya dalam berdakwah hingga sekarang masih menjadi magnet penarik massa meramaikan acara siar Islam. "Alhamdulillah, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi umat," kata Rhoma. Kesempatan melakukan tablig, katanya, selalu diupayakan setiap ada kesempatan.

Pada Ramadhan 2008, Rhoma Irama kembali diminta pihak Pos Kota untuk bersama-sama melakukan Safari Ramadhan. Ini mengulang kegiatan yang sama pada Ramadhan tahun lalu, di mana saat itu Bang Haji meramaikan acara di tiga Masjid di Jakarta. Kali ini, Bang Haji berencana mengisi di 4 Mesjid di Jakarta, Bekasi dan Depok.

Pada pertengahan bulan September 2008, Rhoma Irama akan mengadakan Tarawih keliling Kalimantan Selatan.

Sabtu, 06 September 2008

Ketika Kepala Desa Kepincut dan Nyaleg Lewat PPP

Keberadaan Kepala Desa sebagai Pengampu kekuasaan di tingkat grass root/akar rumput yang justru langsung bersentuhan dengan rakyat membuat PPP memberi kesempatan kepada para Kepala Desa atau perwakilan dari para Kepala Desa untuk menjadi Caleg dari PPP.

Kades di HSU Maju Caleg lewat PPP

Bupati HSU, HM Aunul Hadi -Putra Alm KH Idham Chalid (kader PPP)mengatakan, kades harus bersikap netral dalam pemilihan umum. Bagi yang ingin menjadi pengurus partai politik atau mendaftarkan diri menjadi caleg pada Pemilu 2009, harus mengundurkan diri.
Di Kecamatan Amuntai Utara, berdasarkan informasi yang didapat, sejumlah kades ikut menjadi caleg kendati aturannya jelas bahwa kades dilarang ikut berpolitik. Salah satunya Fathurrahim, Kades Pamintangan yang menjadi caleg dari PPP.

PPP KONAWE SELATAN IKUTKAN KADES DALAM DAFTAR CALEG
PPP Konsel Sulawesi Tenggara sedang dirundung masalah menyangkut dualisme kepemimpinan walaupun DPP PPP sudah secara tegas telah menunjuk Plt ketua DPC Konsel.
Di Konsel, sejumlah kepala desa yang bergabung dengan partai lalu mendaftar sebagai calon legislatif sudah harus melaporkan diri di BPMD, untuk kemudian diproses pemberhentian jabatan sebagai kepala desa. "Sampai hari ini baru dua Kepala Desa yang telah melaporkan keikutsertaan di pencalonan yakni Kades Amasara, Hasbin Tadjuddin, sebagai Caleg Golkar dan Kades Lainea, Sheprin dari PPP," ujarnya di ruang kerjanya, kemarin.

Sudiyono, perwakilan Kades dalam caleg PPP Banjarnegara

Dari hasil sementara verifikasi berkas yang dilakukan oleh KPUD Banjarnegara diketahui, Kades Kebondalem Sudiyono masuk di antaranya bakal calon legislatif PPP. Sekretaris DPC PPP, Edi Yusmianto, membenarkan tentang hal itu.
Menurut Edi, majunya Sudiyono adalah karena didorong oleh para kades di Banjarnegara karena ingin ada kades duduk di Dewan, sebagai wadah penyampaian aspirasi. Jika ternyata aturan memang tak memungkinkan, PPP akan legawa jika nama Sudiyono dicoret oleh KPUD.

SATU KADES DI MAROS SULSEL NYALEG DI PPP

Pendaftaran caleg beberapa waktu lalu terdapat empat kades yang mendaftarkan dirinya sebagai caleg. Menurut Ketua KPU Maros Nur Imran, keempat kades tersebut yakni M Idris kades Abulo Sibattang terdaftar sebagai caleg partai Bintang Reformasi (PBR), Abdullah kades Borikamase terdaftar sebagai caleg partai Hanura, H Lahuddin Kades Minasa Baji caleg Partai Golkar dan ilyas kadees Bontomarannu caleg PPP.

TIGA KADES MEMPERKUAT CALEG PPP WONOGIRI
Pemilu 2004 PPP Wonogiri tidak memperoleh satu kursi DPRDpun.
Pemilu 2009 ajang pembuktian akan menggeliatnya PPP Wonogiri dan di Solo Raya.
Keputusan boleh tidaknya seorang kepala desa maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) menjadi kewenangan bupati. Sementara itu, sejumlah kepala desa yang akan mencalonkan diri dipastikan diberhentikan sementara waktu.
Ketua Pokja Pencalonan Anggota DPRD KPU Wonogiri, M Juliyanto, menyebut jumlah kepala desa yang maju pencalegan sebanyak 15 orang. Rinciannya tiga orang dari PAN, tiga orang dari PPP, dan sejumlah calon dari partai lainnya.
”Verifikasi masih berlangsung hingga 7 September nanti,” kata dia.

DUA KADES KADESs DAFTAR CALEG KABUPATEN BANGKA BABEL

SUNGAILIAT, BANGKA POS -- Empat orang kepala desa (Kades) di Kabupaten Bangka, tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) pada Pemilu 2009. Mereka masing-masing, menggunakan bendera PPP dan bendera Golkar. Kepastian itu diketahui melalui hasil verifikasi sementara KPU Kabupaten Bangka.

“Hasil pemeriksaan berkas sementara ini ada empat caleg yang saat ini masih menjabat sebagai kades, yakni dari PPP untuk Dapil Bangka 4 (Merawang-Puding Besar) H Mustofa Romli, Kades Jada Bahrin dan Dapil Bangka 5 Mendobarat, Mat Amin, Kades Mendo Barat. Sedangkan Partai Golkar untuk Dapil Bangka 2 Belinyu-Riausilip, Helmi Yuda Kades Pangkalniur dan Dapil 5 Mendobarat Kades Payak Benua, Soleh” kata Marbawi Nanang, anggota KPU Kabupaten Bangka ketika ditemui Bangka Pos Group di ruang kerjanya.


Jadi Caleg, Kades Berhenti Sementara


JAKARTA - Kepala desa (kades) yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) harus mengundurkan diri dengan pemberhentian sementara. Adapun perangkat desa yang akan menjadi caleg akan langsung diberhentikan secara permanen karena baginya tidak terkait dengan masa jabatan.

Demikian isi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 140/2661/SJ tentang Pedoman bagi Kepala Desa (Kades) dan/atau Perangkat Desa yang Akan Menjadi Calon Anggota Legislatif, yang dikeluarkan 2 September lalu.

”Semangatnya adalah agar proses yang mereka jalani berlangsung secara fair play. Tidak ada pemanfaatan jabatan sebagai kepala desa dan perangkatnya. Juga agar kades yang bersangkutan bisa fokus menjalani proses (pencalegan-red), namun di sisi lain jalannya pemerintahan desa, juga pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu,” kata Mendagri Mardiyanto dalam jumpa pers di Depdagri, pekan lalu.

Menurut Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Depdagri Ayip Muflich, kades yang menjadi caleg wajib mengajukan surat pengunduran diri sementara secara tertulis kepada bupati atau wali kota. Hal yang sama juga dilakukan perangkat desa, namun mereka harus mundur secara permanen.

”Bila kades tidak terpilih, maka keputusan pemberhentian sementara dari bupati atau wali kota dicabut, dan kades yang bersangkutan menjabat kembali sampai dengan habis masa jabatannya,” jelasnya.(F4-49)

Jumat, 05 September 2008

Sengit, Persaingan BS dan ZARA di Lampung Utara

PPP menjadi Partai Besar yang Mendukung BS dimana kemudian Golkar Lampura mengalihkan dukungan kepada pasangan BS setelah salah satu pasangan yang diusung Golkar meninggal duania bebehari jelang pemungutan suara.

BS Raih 35,51%, ZARA Raih 93.321
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Utara (Laura) Bachtiar-Slamet (BS) meminta kepada sejumlah pihak agar pelaksanaan penghitungan suara berlangsung dengan objektif dan transparan.
“Saya berharap proses demokrasi yang tengah kita gelar ini dapat berlangsung objektif dan transparan, jangan sampai ada pihak-pihak yang merasa dirugikan,” ujar Cabup Bachtiar Basri saat menggelar jumpa Pers di Sekretariat BS Center, kemarin (4/9).

Pada kesempatan tersebut turut hadir, ketua Koalisi Lampung Utara Bersatu (KLUB) Syamsul Erfan Zein, SH, sekretaris KLUB Eka Chandra, ketua BSC Hi. Sukri.
Menurut Erfan, terhitung sejak kemarin, BSC melakukan pengitungan cepat, dengan sumber informasi dari kader BSC yang ada di setiap TPS.
Bahkan, penghitungan data sampai dengan pukul 2.30 WIB dini hari, tanggal 4 September terdata bahwa Bachtiar-Slamet unggul dengan jumlah suara 96.109 suara atau 35,51%, sedangkan Zainal-Rohimat 93.321 suara atau 34,48%.
"Hingga pukul 14.30 WIB (4/9) kemarin sudah terdata 4 Daerah pemilihan (DP), dengan total suara 270.686 suara,” tutur Erfan. Sebab, hasil di DP1 3 kecamatan, DP2 8 kecamatan, DP3 5 kecamatan dan DP4 7 kecamatan.
Sedangkan yang belum terdata ada 47 kecamatan, dengan rincian 1 TPS di Kotabumi kota, 2 TPS di Kotabumi Selatan. 16 TPS di kecamatan Sungkai Selatan, 1 TPS di kecamatan Hulu Sungkai, 1TPS di kecamatan Blambangan Pagar, 2 TPS di kecamatan Abung Timur.
Selanjutnya, 5 TPS di kecamatan Abung Tengah, 7 TPS di kecamatan Abung Barat, 6 TPS di kecamatan Abung Pekurun, 1 TPS di kecamatan Abung Tinggi, 1 TPS di kecamatan tanjung raja, dan 4 TPS di kecamatan Bukit Kemuning.
“Jumlah TPS yang belum terdata mencapai 47, namun dipastikan secepatnya sudah dapat diketahui,” paparnya sambil menyebutkan, adanya penambahan data tersebut jelas BS lebih unggul dan KLUB yakin BS akan menang dalam pilkada di Laura.

PPP Aceh Utara Bantu Korban Kebakaran

ANTONLABU, Aceh Utara - Dua dari empat keluarga korban kebakaran 5 unit rumah kontrakan di Desa Rawang Iteik, Pantonlabu, Kec. Tanah Jambo Aye, kemarin sore, terpaksa menginap di gedung SDN 7 Tanah Jambo Aye yang kebetulan berada dekat dengan lokasi musibah.

"Dua keluarga korban masing-masing keluarga M. Asli Lubis dan keluarga Muhammad Nasir masih mengungsi ke SDN7 Tanah Jambo Aye. Dua keluarga lainnya, keluarga Hj.Aminah, dan H.Jalil Salim atau Kak Belawan pulang ke rumah anaknya yang juga berada di Desa Rawang Iteik," urai geusyik (kepala desa) terpilih Rawang Iteik, Razali kepada Waspada, Kamis (4/8) sore.

Disinggung soal bantuan, Razali mengaku hingga kini keempat keluarga korban baru menerima bantuan ala kadar dari sumbangan warga sekitar termasuk Rp200 ribu dari Camat Tanah Jambo Aye, dengan jumlah total Rp1 juta. Selain itu, bantuan tanggap darurat juga datang dari pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berupa kain sarung, sejumlah uang dan beras.

Pertarungan Caleg PPP Aceh Menuju Senayan

"Sepertinya PPP Aceh akan -bermain sendirian- dalam memperebutkan suara kaum Nahdliyin di wilayah NAD, kemudian PPP akan mayoritas mendapat dukungan dari ulama-ulama dan warga PERTI.Kaum Islam Modernis-Eks Masyumi Muhammadiyahpun tidak sedikit yang akan berjuangan bersama PPP NAD"


JAKARTA - Pertarungan calon anggota legislatif (caleg) asal Aceh memperebutkan kursi DPR RI diperkirakan bakal seru. Partai politik peserta Pemilu 2009 telah mengambil sikap ancang-ancang dengan menempatkan kader terbaiknya, terdiri dari wajah-wajah lama dan baru. Mereka saling berebut pengaruh untuk mendulang suara rakyat Aceh yang terbagi kepada daerah pemilihan (Dapil) I dan Dapil II. Pemilu 2009, jatah kursi Aceh 13 buah, sama seperti Pemilu 2004.

Dapil I terdiri dari Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya (Abdya), Singkil, Kota Subulussalam, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Simeulue. Dapil II meliputi Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Lhokseumawe, Aceh Utara, Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Partai Golkar umpamanya, mengusulkan 15 orang caleg. Di antara tokoh yang diusulkan tertera nama Sayed Fuad Zakaria (Ketua DPRA) dan Marzuki Daud, masing-masing menempati urutan satu dari Dapil I dan Dapil II. Daftar selengkapnya adalah, Sayed Fuad Zakaria, Dina Risjad, H Jauharuddin Harmay, Lukman CM, Drs H Azhari Basyar, Dra Hj Amna Yusra, Ridwan Nyak Ben, Andi Sinulingga dari Dapil I. Selanjutnya Dapil NAD II menempatkan Drs H Marzuki Daud, Mahreje Wahab, Ir Sharmila, M.Si, HM John Sanova, T Pribadi, Dra Hj Fariawati, dan Drs Kaharuddin Syah.

Dari PAN, Dapil I Azwar Abubakar, Yusrizal, M Madya Akbar, Said Mustafa, TAF Haikal, T Bustami Puteh, HK. Zainal Arifin, dan Firia S.Ag. Dapil II Tarmidinsyah Abubakar, Waisul Qarani Aly, Ferry Soraya, Said Jamalud, H Asrul Abbas SE, Mustafa Kamal, dan Khairul Najmi.

Usulan Partai Demokrat (PD) seperti disebutkan Korwil Aceh Mirwan Amir, Dapil I T Riefky Harsya, Nova Iriansyah, TM Qadafi, Padlullah, Ali Yacob. Dapil II Mirwan Amir, Azhari, Desiyanti Amal, Teuku Irwan, Muslim, Siska, T.Candra.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), seperti dikatakan tokohnya, M Nasir Djamil, dari Dapil I terdiri dari M Nasir Djamil, HM Ihsan BA, Hayati SSi, HM Rizal SE, Shalihin, Ahmad SE, Andi Qadariah, M Ferous, Munandar S.Ag. Dapil II: H Raihan Iskandar LC, Andi Salahuddin SE, Sri Suryani S.Si, M Azhar ST, Yiyi Hisyiah S.Ag, Sutrinawati SE,

Informasi yang dihimpun dari Wakil Sekjen DPP PPP, T Taufiqulhadi menyebutkan, Dapil I diusulkan Faisal Amin, Fachruddin, Rukiah Ibrahim Naim, Sofyan Sawang, T Zulfikar Thaib, Hilman Ismail, Tgk Yusri, Asfifuddin, SH, MH. Dapil II T Taufiqulhadi, Nurdahri Ibrahim Naim, Tgk Zainal Abidin, DR Muchtar Aziz, Trinovakandi, Ismail Berdan SH, Mustafa A Glanggang.

Ketua DPD PDI Perjuangan NAD, Karimun Usman menyatakan dirinya akan maju kembali ke Senayan dari Dapil II bersama-sama Zulkifli Budiman, Meyni Karolina, Erwin Mega, Ir Clara, Ir M Nasir.Sedangkan Dapil I dimajukan Zaini Djalil, Imran, Cut Nana/Cut Rahmiati, Dapil II Karimun Usman,

Partai Bintang Reformasi (PBR) akan tetap memasang “wajah lama” Zainal Abidin Hussein di Dapil II bersama caleg lain Irma dan Toni Lesmana. Dapil I Ibrahim Saleh, Drs Tgk Yacob, dan Dra Hj Syarifah Syahrial.(fik)

1.Faisak Amin : Ketua DPW PPP NAD, Ketua PERTI
2.Tgk Taufiqulhadi : Wasekjen DPP PPP, petinngi Media Indonesia.
3.Rukaiyah Ibrahim Naim : Keua PW Muslimat NU NAD
4.Hilman Ismail : Putra Alm Buya Ismail Metareum

Kamis, 04 September 2008

Wajah Lama Caleg DPRD Bengkulu

Caleg Didominasi Wajah Lama

BENGKULU – Peta politik di Bengkulu yang akan menduduki kursi di DPR/DPRD untuk lima tahun ke depan tidak banyak mengalami perubahan. Pasalnya, wajah-wajah lama di masing-masing partai masih mendominasi pada daftar caleg yang diserahkan ke KPU tadi malam. Baik untuk provinsi maupun kabupaten/kota.
Di tubuh PDIP misalnya, Ketua DPD PDIP, Dirwan Mahmud yang kini dicalonkan sebagai Cagub BS menempati posisi nomor satu di Seluma.

Sementara Bengkulu Selatan dan Kaur masih tetap dipegang Elza S. Zarkandi. Sementara Inda Fajarwati yang semula akan dicalonkan menjadi nomor satu di Bengkulu Utara pun akhirnya justru dapat posisi nomor dua di Seluma. Karena posisi nomor satu di BU tetap dipercayakan pada Syafrianto Daud yang posisinya kini menjabat Ketua DPRD Bengkulu Utara.

Bagaimana dengan nasib Drs Suardi Bahrun, SH mantan Ketua DPD PDIP yang dipecat Megawati? Mantan calon walikota Bengkulu ini terdepak. Suardi tak lagi mendapat posisi baik di DPR RI maupun di DPRD Provinsi. Karena Caleg No. 1 DPR RI dari PDIP adalah Abdul Hakim dari Garuda Nusantara. Sementara anggota DPR RI saat ini, Dra. Elva Hartati malah turun gunung dengan menjadi Caleg No. 1 dari Kota Bengkulu.

Menurut Sekretaris DPD PDIP, Ismail Saleh, S.Pt turunnya Elva ini memang mendapat tugas khusus dari DPP dengan alasan untuk memperbaiki kondisi partai di masyarakat. Sementara orang dekat Suardi, HM. Sidonaris malah menjadi Caleg No. 2 di DP Rejang Lebong dan Lebong, sementara posisi nomor satu justru dipegang Fatrolazi.

“SK pencalegan ini diteken oleh DPP. Apa pun keputusan DPP kita terima dan jalankan sesuai dengan mekanisme partai. Untuk Caleg DPR RI kita baru terima informasi, belum terima SK resminya. Untuk sementara ini pak Suardi tidak nyalon. Kita dari DPD tidak bisa mengubah nomor urut atau nama Caleg, karena kopi SK ditembuskan ke KPU Pusat dan KPU Provinsi.

sehingga KPU berhak untuk mencoret Caleg yang tidak sesuai dengan SK yang sudah dibuat oleh DPP,” ungkap Ismail. PDIP tidak menganut suara terbanyak dan tidak 30 persen BPP. Tetapi menganut 15 persen BPP. Artinya, walaupun Cuma mencapai 15 persen BPP langsung ditetapkan jadi caleg terpilih. “Ini kebijakan partai untuk menghargai pengurus dan tokoh partai yang telah berjuang membesarkan partai,” ujar Ismail.

Sementara perubahan konsetalasi di tubuh Partai Golkar tidak begitu terlihat. Karena wajah-wajah lama masih menghiasi 7 DP tingkat provinsi. Misalnya Drs. H. Anuar Razali masih tetap mencalon dari Mukomuko, Hj. Chaizzurani Anwar juga tetap mengambil DP Kota Bengkulu. Sedang di DP Seluma, masih dipegang oleh Salehan.

H. Azkan Effendi Salam di Bengkulu Utara. Berbeda dengan Budi Darnawansyah, SE yang sebelumnya mengambil DP Rejang Lebong dan Lebong kini justru pindah ke Kepahiang. Sebab Kurnia Utama, B.Sc tetap berada di DP Rejang Lebong dan Lebong. Satu-satunya wajah baru adalah di DP Bengkulu Selatan. Nomor urut 1 dipercaya kepada Ketua AMPG Provinsi, Anferiliza.

Nah, menariknya di tubuh Partai Demokrat, partai yang digawangi Agusrin M. Najamudin ini justru mencalonkan Drs. H. Bahrullah Abbas, MA untuk Caleg No. 1 DP Bengkulu Selatan-Kaur. Sedangkan DP Rejang Lebong dan Lebong diserahkan ke Ir. Reza Nisbah. Harry A. Aksa yang sebelumnya masuk dari DP Kota tahun ini tidak mencalon lagi.

Di DP Bengkulu Utara, Caleg No 1 dipegang Sukmar Nery. Sedangkan Kepahiang, ada Firdaus Jailani. Sementara, di DP Seluma tercatat nana Elmi Supiati dan DP Mukomuko dipercayai kepada Ketua DPC Partai Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin.

Tak kalah menarik, di daftar Caleg PPP, Wabup Bengkulu Selatan, Jani Hairin ditempatkan di DP Seluma. Sedangkan Sekretaris DPW PPP Bengkulu, H. Ihsan Nahromi, Lc, MA maju dari Bengkulu Utara. Dari DP Kota, tercatat nama Marhan, SE. DP Rejang Lebong-Lebong Alfandi. Di DP Kepahiang, diserahkan kepada Dra. Nuryana. DP Mukomuko Ir. Anton Hidayat dan DP Bengkulu Selatan – Kaur, Teddy Murizal.

Untuk PKS, daftar Caleg DPRD Provinsi menurunkan kombinasi wajah baru dengan lama. Seperti di Kota, ada nama Dedi Haryono dan Basuki Ali Subagyo. DP Bengkulu Utara ada Elvis Bakri dan Ahmad Zarkasi, SP. Rejang Lebong-Lebong masih dipegang Lukman. Seluma Siswandi, Mukomuko Yudi Abdul Majid, Kepahiang Heri Harjoni.

Partai Barisan Nasional (Barnas), Ibrahim Ratin Bengkulu Utara. Untuk Kota Soeharto, Ketua PMJB Kota. Juga ada nama politisi Golkar, Anna Zurainah S.Sos untuk DP Bengkulu Selatan-Kaur. Ir. Suwandi Masri DP Seluma. Ir. H. Sudirman Soleh tokoh Mukomuko. Kepahiang, Hadi Ahdani SP dan Rejang Lebong Joni Indra.

Mantan Cagub, H Muslihan DS juga maju pada Pemilu Legislatif mendatang. Mantan Bupati RL ini mengambil DP Rejang Lebong untuk mencalon menjadi anggota DPRD Provinsi. Di Partai Hanura pimpinan Muslihan ini juga ada Mirin Saklimah turun di DP Kepahiang, dan Julian Hero Napti untuk DP Kota Bengkulu.

Rabu, 03 September 2008

Tiga Kader PAN Balikpapan Pindah Partai ,1 ke PPP

Tiga Anggota DPRD PAN Loncat ke Parpol Lain

BALIKPAPAN – Tiga kader PAN di DPRD Balikpapan yakni Joko Suseno, Jumrani dan Suprihatin memutuskan loncat ke Parpol lain. Ketiganya diketahui mendaftar jadi calon anggota legislatif (Caleg) Partai Matahari Bangsa, PPP dan PDIP. Hal itu diakui Panitia Pendaftararan Caleg KPUD Balikpapan Marola kepada Koran Kaltim siang kemarin.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Badan Kehormatan (BK) DPRD Balikpapan Muhammad mengatakan pihaknya belum menindaklanjuti masalah tersebut karena masih menunggu laporan resmi baik Parpol bersangkutan maupun masyarakat. Sebab persoalan ini menurutnya menyangkut etika partai. “Kalau ada laporan dari masyarakat kami akan tindaklanjuti,” kata Muhammad dua hari lalu.
Dari 40 anggota DPRD Balikpapan terbagi dalam 4 fraksi yakni PPP, PKS, Partai Golkar dan Suara Rakyat. Ketiga kader PAN tersebut bergabung di Fraksi Suara Rakyat. Namun sejauh ini Ketua DPC PAN Balikpapan Jamal Al Rasyid belum bisa dikonfirmasi karena telepon selulernya tak ak