KPU Sumbar mencatat, partai yang paling banyak mencalonkan perempuan adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Partai berlambangkan Kabah itu, mengajukan 24 perempuan yang akan bertarung di tingkat provinsi.
"PPP mengajukan 24 orang perempuan dari 62 Bacaleg yang telah diberikan. Namun, partai ini belum memenuhi ketentuan di antara tiga Bacaleg terdapat satu orang perempuan," ungkap Koordinator Divisi Pengembangan, Pendidikan dan Informasi (Bangdidin) Husni Kamil Manik SP kepada Padang-Today.
Partai lainnya yang mengajukan perempuan dalam jumlah cukup banyak yakni PAN (22 orang dari 65), Partai Golkar (22 orang dari 65). Selanjutnya, PBB (22 orang dari 48) dan PKS (21 orang dri 65).
"Sekarang, KPU masih menghitung apakah partai ini juga telah memenuhi Pasal 53 UU 10/2008. Pasal ini mengatur, tentang agregat Bacaleg perempuan secara keseluruhan yang harus juga berjumlah 30 persen," terang Husni. (*)
Jumat, 12 September 2008
Rabu, 10 September 2008
Ramadhan: Wanita Persatuan Lampung Gelar Pasar Murah
Ramadan: Wanita Persatuan Gelar Pasar Murah
BANDAR LAMPUNG (Lampost): Dalam rangka bulan Ramadan, Wanita Persatuan Wilayah Lampung akan menggelar pasar murah di Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lampung.
"Wanita Persatuan setiap tahun menggelar pasar murah ini. Dan tahun ini pasar tersebut kembali digelar di kantor DPW PPP," kata Ketua Wanita Perusatuan Wilayah Lampung, Hj. Zeldayatie Aristama, kemarin (5-9).
Wakil Ketua DPW PPP ini mengatakan barang yang dijual di pasar murah tersebut di antaranya sembako (sembilan bahan pokok) dan pakaian. Dan pasar itu akan digelar sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri 1429 Hijriah.
"Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu," kata calon anggota legislatif (caleg) sementara urutan pertama daerah pemilihan (DP) Lampung Selatan dan Pesawaran ini.
Selain pasar murah, kata wanita yang pernah menjadi caleg PPP di Tulangbawang tahun 2004 ini, Wanita Persatuan juga mengumpulkan zakat.
"Siapa saja bisa menyalurkan zakatnya melalui Wanita Persatuan. Nantinya zakat itu disalurkan ke beberapa panti asuhan di Bandar Lampung," kata Zeldayatie menjelang acara buka bersama di Bandar Lampung, kemarin (5-9).
Dalam buka bersama tersebut, Zeldayatie mengundang sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Lampung Selatan dan Pesawaran.
"Kami mengundang para tokoh tersebut, selain dalam rangka sosialisasi caleg juga mencari masukan pondok pesantren (ponpes) mana di kedua wilayah itu yang perlu dibantu," ujarnya.
Zeldayatie mengatakan dia dan keluarganya mengaku sangat mensyukuri dengan segala rezeki yang diterima selama ini. Untuk itu dia dan keluarga bertekad dengan tulus menyalurkan sebagian rezeki yang dimiliki ke sejumlah ponpes.
"Saya ingin mencari masukan ke para tokoh. Dan bantuan yang akan kami saluran tidak dalam bentuk barang, melainkan dana. Alasannya, para pengelola ponpes itulah yang lebih tahu kebutuhannya," ujarnya.
Dia meminta bantuan tersebut tidak dilihat dari nilai nominalnya. Namun, dia berharap batuan dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, terutama bagi ponpes.
BANDAR LAMPUNG (Lampost): Dalam rangka bulan Ramadan, Wanita Persatuan Wilayah Lampung akan menggelar pasar murah di Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lampung.
"Wanita Persatuan setiap tahun menggelar pasar murah ini. Dan tahun ini pasar tersebut kembali digelar di kantor DPW PPP," kata Ketua Wanita Perusatuan Wilayah Lampung, Hj. Zeldayatie Aristama, kemarin (5-9).
Wakil Ketua DPW PPP ini mengatakan barang yang dijual di pasar murah tersebut di antaranya sembako (sembilan bahan pokok) dan pakaian. Dan pasar itu akan digelar sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri 1429 Hijriah.
"Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu," kata calon anggota legislatif (caleg) sementara urutan pertama daerah pemilihan (DP) Lampung Selatan dan Pesawaran ini.
Selain pasar murah, kata wanita yang pernah menjadi caleg PPP di Tulangbawang tahun 2004 ini, Wanita Persatuan juga mengumpulkan zakat.
"Siapa saja bisa menyalurkan zakatnya melalui Wanita Persatuan. Nantinya zakat itu disalurkan ke beberapa panti asuhan di Bandar Lampung," kata Zeldayatie menjelang acara buka bersama di Bandar Lampung, kemarin (5-9).
Dalam buka bersama tersebut, Zeldayatie mengundang sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Lampung Selatan dan Pesawaran.
"Kami mengundang para tokoh tersebut, selain dalam rangka sosialisasi caleg juga mencari masukan pondok pesantren (ponpes) mana di kedua wilayah itu yang perlu dibantu," ujarnya.
Zeldayatie mengatakan dia dan keluarganya mengaku sangat mensyukuri dengan segala rezeki yang diterima selama ini. Untuk itu dia dan keluarga bertekad dengan tulus menyalurkan sebagian rezeki yang dimiliki ke sejumlah ponpes.
"Saya ingin mencari masukan ke para tokoh. Dan bantuan yang akan kami saluran tidak dalam bentuk barang, melainkan dana. Alasannya, para pengelola ponpes itulah yang lebih tahu kebutuhannya," ujarnya.
Dia meminta bantuan tersebut tidak dilihat dari nilai nominalnya. Namun, dia berharap batuan dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, terutama bagi ponpes.
Senin, 08 September 2008
Mantan Cawabup Barito Utara Hj Nurul Ainy Caleg PPP
Hj Nurul Ainy Mantan cawabup yang gagal dalam pertarungan di pilkada Barito Utara maju Nyaleg Lewat PPP.Hj Nurul Ainy yang waktu itu sempat "mencuri perhatian" masyarakat barito Utara, disamping sebagai perempuan yang "njago pilkada" juga sebagai calon yang terkaya dengan jumlah diatas 25,5 Milyard.
No Nama Calon Nilai Harta Kekayaan
_____________________________________________________________________
1 Yusia Sunsum Tingan Bupati Rp3.200.823.872,79
2 Drg Dwi Agus Setijowati Wakil Bupati Rp449.907.000
3 Achmad Yuliansyah Bupati Rp1.171.500.000
4 Oemar Zaki H Wakil Bupati Rp621.288.000
5 Sjahrani Sjahrin Bupati Rp5.718.312.210
6 Nurul Ainy Wakil Bupati Rp25.502.538.984
Pasangan Achmad Yuliansyah - Oemar Zaki Hebanoeddin
memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, periode 2008-1013.
Dari pemungutan suara yang berlangsung 10 Juli 2008 lalu, pasangan itu memperoleh 23.482 suara atau 43,12% dari suara yang telah masuk ke KPU setempat. Sedangkan pasangan lain, Yusia S Tingan-Dwi Agus Setijowati meraih 13.224 suara (24,28%), Sjahrani Sjahrin-Nurul Ainy mengantongi 12.898 suara (23,68%), dan Safrudin A Gani-Daryono merebut 4.849 suara (9%).
Muara Teweh - Sejumlah mantan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang kalah dalam pilkada 10 Juni 2008 lalu, kini masuk dalam daftar bakal calon legislatif (caleg). “Ada tiga nama yang terdaftar sebagai Caleg sejumlah Parpol. Sebelumnya mereka mantan calon bupati dan wakil bupati pada pilkada lalu,” kata Syahmiludin, Kasubag Teknis Penyelenggara KPU Barut Kalimentan Tengah, Minggu (7/9).
Tiga nama ini, yaitu Yusia S Tingan, caleg dari PDIP untuk daerah pemilihan (Dapil) III wilayah Kecamatan Gunung Timang dan Montallat dengan nomor urut 1.
Yusia S Tingan yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Barut pada Pilkada 2008 maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Drg Dwi Agus Setijowati, calon wakil bupati.
Kemudian Hj Nurul Ainy SPd, caleg nomor urut 1 dari PPP untuk Dapil III. Dalam pilkada lalu, dia menjadi calon wakil bupati berpasangan dengan Ir Sjahrani Sjahrin sebagai cabup.
Lalu, Drs Daryono, caleg nomor urut 1 dari Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB) untuk Dapil I wilayah Kecamatan Teweh Tengah. Daryono sebelumnya cawabup berpasangan dengan Safrudin A Gani.
“Tiga nama bakal caleg ini lebih diuntungkan karena mereka sebelumnya sudah dikenal masyarakat,” kata Syahmiludin. ant
No Nama Calon Nilai Harta Kekayaan
_____________________________________________________________________
1 Yusia Sunsum Tingan Bupati Rp3.200.823.872,79
2 Drg Dwi Agus Setijowati Wakil Bupati Rp449.907.000
3 Achmad Yuliansyah Bupati Rp1.171.500.000
4 Oemar Zaki H Wakil Bupati Rp621.288.000
5 Sjahrani Sjahrin Bupati Rp5.718.312.210
6 Nurul Ainy Wakil Bupati Rp25.502.538.984
Pasangan Achmad Yuliansyah - Oemar Zaki Hebanoeddin
memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, periode 2008-1013.
Dari pemungutan suara yang berlangsung 10 Juli 2008 lalu, pasangan itu memperoleh 23.482 suara atau 43,12% dari suara yang telah masuk ke KPU setempat. Sedangkan pasangan lain, Yusia S Tingan-Dwi Agus Setijowati meraih 13.224 suara (24,28%), Sjahrani Sjahrin-Nurul Ainy mengantongi 12.898 suara (23,68%), dan Safrudin A Gani-Daryono merebut 4.849 suara (9%).
Muara Teweh - Sejumlah mantan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang kalah dalam pilkada 10 Juni 2008 lalu, kini masuk dalam daftar bakal calon legislatif (caleg). “Ada tiga nama yang terdaftar sebagai Caleg sejumlah Parpol. Sebelumnya mereka mantan calon bupati dan wakil bupati pada pilkada lalu,” kata Syahmiludin, Kasubag Teknis Penyelenggara KPU Barut Kalimentan Tengah, Minggu (7/9).
Tiga nama ini, yaitu Yusia S Tingan, caleg dari PDIP untuk daerah pemilihan (Dapil) III wilayah Kecamatan Gunung Timang dan Montallat dengan nomor urut 1.
Yusia S Tingan yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Barut pada Pilkada 2008 maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Drg Dwi Agus Setijowati, calon wakil bupati.
Kemudian Hj Nurul Ainy SPd, caleg nomor urut 1 dari PPP untuk Dapil III. Dalam pilkada lalu, dia menjadi calon wakil bupati berpasangan dengan Ir Sjahrani Sjahrin sebagai cabup.
Lalu, Drs Daryono, caleg nomor urut 1 dari Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB) untuk Dapil I wilayah Kecamatan Teweh Tengah. Daryono sebelumnya cawabup berpasangan dengan Safrudin A Gani.
“Tiga nama bakal caleg ini lebih diuntungkan karena mereka sebelumnya sudah dikenal masyarakat,” kata Syahmiludin. ant
Ramadhan Ust Mustafa M Bong, Ngurus Sidang dan Ngurus Ryan (3)
Ustadz Mustafa Muhammad Bong -Wakil Ketua Departemen Dakwah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selama Ramadhan sepertinya akan di sibukkan dengan sidang sidang KH Habib Rizieq Shihab dan Munarman.
Selain itu ada hal unik lagi yang di lakukan Ust keturunan Thionghoa yang satu ini yakni mengawal dan membimbing Ryan sang Penjagal untuk bertobat, tentunya dengan bantuan juga Ust Matsuni, Panglima Laskar FPI Pusat.
JAKARTA (Suara Karya): Tersangka kasus pembunuhan berantai Very Idam Henyansyah alias Ryan (34) minta agar artis-artis yang berperilaku seks menyimpang (gay) untuk segera bertobat. Pria pecinta sesama jenis yang konon telah bertobat itu bahkan mengajak para artis untuk shalat tarawih bersama di dalam sel.
Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan Front Pembela Islam (FPI) sekaligus guru spiritual Ryan, Ustad Mustafa M Bong, di Jakarta, Kamis (28/8), mengemukakan, Ryan minta teman-teman artis yang berperilaku gay dihadirkan di dalam sel. "Mereka diajak shalat tarawih bersama di bulan Ramadhan ini," ujarnya.
LEBIH DEKAT DENGAN UST MUSTAFA M BONG
Muballigh dan tokoh Muslim Tionghoa asal Bangka Belitung itu merupakan salah
satu di antara sedikit dai keturunan di Indonesia. Mustafa Bong mulai berdakwah
sejak tahun 1990. ''Saya fokus dakwah selama ini dari akar rumput, yaitu
ceramah-ceramah dan khutbah Jumat sejak 1990. Tapi saya lebih intens khutbah
Jumat,'' tutur pria yang selalu semangat kalau bicara soal dakwah Islam.
Dalam waktu hampir 20 tahun, Mustafa Bong telah keliling hampir seluruh
Indonesia. Fokus dakwahnya terutama pada masalah tauhid. Mengapa? ''Sebab
akidah adalah benteng sekaligus pembeda antara seorang Muslim dan kafir,''
papar Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam Nusanntara itu.
Pendiri Pembangunan Pesantren Tionghoa-Melayu Provinsi Bangka-Belitung itu
terdorong untuk berdakwah, sebab menurutnya, dakwah merupakan kewajiban setiap
Muslim. Tujuannya untuk memberikan arahan dan pencerahan kepada umat manusia
agar mereka kembali kepada ajaran yang ditetapkan oleh Allah SWT, yakni
digariskan dalam Alquran dan sunah Rasul.
UST MUSTAFA M BONG KETURUAN RADEN RAHMAT(SUNAN AMPEL)
Salah seorang ketua DPP FPI adalah Bpk. Bong Fui Hung.
Bong Fui Hung yang WNI Keturunan ternyata mempunyai garis keturunan dari Bong Sui Ho
Siapa Bong Sui Ho ini ?
Bong Sui Ho atau yang dikenal juga sebagai Raden Rahmat adalah seseorang yang mempunyai nama legendaris diwilayah Nusantara, utamanya di P. Jawa karena beliau adalah salah seorang Wali yang ikut menyebarkan agama Islam di pulau Jawa selain dari 8 Wali lainnya.
Dahulu jumlah orang Tionghoa di Nusantara yang beragama Islam lebih banyak dari yang beragama Budha atau Khong Hu chu apalagi Kristen, agama yang kemudian masuk karena dibawa oleh penjajah.
Salah seorang Petinggi/Panglima Angkatan Laut dari kekaisaran Tiongkok yang bernama Cheng Ho (dikenal sebagai Sam Poo Kong) yang dipercayai sebagai orang yang mendarat di benua Amerika jauh sebelum Columbus datang adalah seorang perwira tinggi didalam Angkatan Laut Tiongkok yang beragama Islam dan beliau pernah pula singgah beberapa kali ke Nusantara dan bahkan bersama anak buahnya sempat mendirikan sebuah Masjid.
Sehingga sejarah dapat pula diketahui bahwa hampir sebahagian besar WNI keturunan yang berdomisili di Indonesia ini dulunya adalah orang-orang Tiong Hoa yang beragama Islam karena dari sekian kali kunjungan Jendral Sam Poo Kong dari Cina ini ke Nusantara banyak anak buahnya yang akhirnya menetap dan berketurunan di wilayah Nusantara tersebut, utamanya di pulau Jawa.
Maka tidak heran bahwa ada beberapa orang WNI Keturunan yang ikut pula duduk dikepengurusan FPI tersebut seperti bapak Bong Hui Hung ini dan bahkan selain itu kini banyak orang-orang Tiong Hoa di Indonesia yang kembali kepangkuan agamanya dulu, Islam.
Melly Fong
bulketmon@yahoo.co.jp
Selain itu ada hal unik lagi yang di lakukan Ust keturunan Thionghoa yang satu ini yakni mengawal dan membimbing Ryan sang Penjagal untuk bertobat, tentunya dengan bantuan juga Ust Matsuni, Panglima Laskar FPI Pusat.
JAKARTA (Suara Karya): Tersangka kasus pembunuhan berantai Very Idam Henyansyah alias Ryan (34) minta agar artis-artis yang berperilaku seks menyimpang (gay) untuk segera bertobat. Pria pecinta sesama jenis yang konon telah bertobat itu bahkan mengajak para artis untuk shalat tarawih bersama di dalam sel.
Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan Front Pembela Islam (FPI) sekaligus guru spiritual Ryan, Ustad Mustafa M Bong, di Jakarta, Kamis (28/8), mengemukakan, Ryan minta teman-teman artis yang berperilaku gay dihadirkan di dalam sel. "Mereka diajak shalat tarawih bersama di bulan Ramadhan ini," ujarnya.
LEBIH DEKAT DENGAN UST MUSTAFA M BONG
Muballigh dan tokoh Muslim Tionghoa asal Bangka Belitung itu merupakan salah
satu di antara sedikit dai keturunan di Indonesia. Mustafa Bong mulai berdakwah
sejak tahun 1990. ''Saya fokus dakwah selama ini dari akar rumput, yaitu
ceramah-ceramah dan khutbah Jumat sejak 1990. Tapi saya lebih intens khutbah
Jumat,'' tutur pria yang selalu semangat kalau bicara soal dakwah Islam.
Dalam waktu hampir 20 tahun, Mustafa Bong telah keliling hampir seluruh
Indonesia. Fokus dakwahnya terutama pada masalah tauhid. Mengapa? ''Sebab
akidah adalah benteng sekaligus pembeda antara seorang Muslim dan kafir,''
papar Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam Nusanntara itu.
Pendiri Pembangunan Pesantren Tionghoa-Melayu Provinsi Bangka-Belitung itu
terdorong untuk berdakwah, sebab menurutnya, dakwah merupakan kewajiban setiap
Muslim. Tujuannya untuk memberikan arahan dan pencerahan kepada umat manusia
agar mereka kembali kepada ajaran yang ditetapkan oleh Allah SWT, yakni
digariskan dalam Alquran dan sunah Rasul.
UST MUSTAFA M BONG KETURUAN RADEN RAHMAT(SUNAN AMPEL)
Salah seorang ketua DPP FPI adalah Bpk. Bong Fui Hung.
Bong Fui Hung yang WNI Keturunan ternyata mempunyai garis keturunan dari Bong Sui Ho
Siapa Bong Sui Ho ini ?
Bong Sui Ho atau yang dikenal juga sebagai Raden Rahmat adalah seseorang yang mempunyai nama legendaris diwilayah Nusantara, utamanya di P. Jawa karena beliau adalah salah seorang Wali yang ikut menyebarkan agama Islam di pulau Jawa selain dari 8 Wali lainnya.
Dahulu jumlah orang Tionghoa di Nusantara yang beragama Islam lebih banyak dari yang beragama Budha atau Khong Hu chu apalagi Kristen, agama yang kemudian masuk karena dibawa oleh penjajah.
Salah seorang Petinggi/Panglima Angkatan Laut dari kekaisaran Tiongkok yang bernama Cheng Ho (dikenal sebagai Sam Poo Kong) yang dipercayai sebagai orang yang mendarat di benua Amerika jauh sebelum Columbus datang adalah seorang perwira tinggi didalam Angkatan Laut Tiongkok yang beragama Islam dan beliau pernah pula singgah beberapa kali ke Nusantara dan bahkan bersama anak buahnya sempat mendirikan sebuah Masjid.
Sehingga sejarah dapat pula diketahui bahwa hampir sebahagian besar WNI keturunan yang berdomisili di Indonesia ini dulunya adalah orang-orang Tiong Hoa yang beragama Islam karena dari sekian kali kunjungan Jendral Sam Poo Kong dari Cina ini ke Nusantara banyak anak buahnya yang akhirnya menetap dan berketurunan di wilayah Nusantara tersebut, utamanya di pulau Jawa.
Maka tidak heran bahwa ada beberapa orang WNI Keturunan yang ikut pula duduk dikepengurusan FPI tersebut seperti bapak Bong Hui Hung ini dan bahkan selain itu kini banyak orang-orang Tiong Hoa di Indonesia yang kembali kepangkuan agamanya dulu, Islam.
Melly Fong
bulketmon@yahoo.co.jp
Selebritis PPP : Hikmah Ramadhan Bagi Akri Patrio (2)

Salah satu personel grup lawak Patrio, Akri mendapat banyak tawaran pekerjaan di bulan Ramadhan ini merasa tak bermasalah dan tidak terganggu karena bertepatan dengan bulan Ramadhan ini. Menurutnya, pekerjaan di bulan Ramadhan bukan halangan bagi dirinya justru disambut sebagai ibadah.
“Ramadhan bukan menjadi halangan untuk bekerja. Dan Ramadhan itu kalau bisa untuk memperbanyak, karena segala pekerjaan ada nilai ibadahnya,” jelas Akri saat syuting film “Mak Irit”(31/8/2008).
Saking banyaknya tawaran pekerjaan yang menghampiri Akri, dia tak bisa melayani seperti jadi MC di kantoran maupun di sekolahan, Akri lebih memprioritaskan seperti syuting karena jadwalnya lebih pasti akhirnya bisa diatur penjadwalannya.
“Kita atur aja, nggak setiap hari kita ambil orderan apa. Semua pekerjaan jadi prioritas. Justru yang ini (syuting) harus jadi prioritas. Karena semua pekerjaan itu ibadah. Bukan berarti bulan Ramadhan pekerjaan dakwah diutamakan, yang penting ikhlas lah,” jelas Akri.
Alhamdulillah artis seperti Akri justru banyak rejeki di bulan Ramadhan dan bekerja secara profesional dianggap sebagai ibadah
Minggu, 07 September 2008
Ramadhan Ala Ulama, Kiai dan Selebritis PPP (1)

KH Zainuddin MZ tetep akan menjadi "bintang" dan ikon Ramadhan di Ibukota Jakarta, selain dai dai muda yang gaya ceramahnya mirip KH Zainuddin MZ dari mulai Ustadz Jefry Al Buchory, Ustadz Hariri, Ustadz Payage sampai Ustadz Ahmad AlHabsyi.
JADWAL KH ZAINUDDIN MZ DI IBUKOTA SANGAT PADAT
Masjid Kubah Emas memang pantas dijadikan tujuan ibadah. Khusus pada bulan Ramadhan, jamaah akan mendapat ta’jil yang disediakan untuk berbuka puasa. Menurut salah satu pengurus masjid Ir H Yudi Camaro, aktivitas Ramadhan di Masjid Kubah Emas tahun ini lebih mengedepankan konsep kenikmatan beribadah. Salat tarawih pun dengan bacaan satu jus tiap malamnya hingga mencapai 30 jus pada akhir Ramadhan. Aktivitas lainnya adalah rangkaian peringatan Nuzulul Quran yang diisi dengan simakan Alquran 30 jus selama dua hari, serta puncak acaranya akan diisi tausyiah oleh KH Zainuddin MZ dan Ustadz H. Ahmad Alhabsyi. Juga ada final Lomba Tabuh Bedug Nasional pada 21 September mendatang.
Jadwal Kegiatan Masjid Pondok Indah
Selama bulan Ramadhan, Masjid Pondok Indah akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang dibagi kedalam beberapa kategori. Bagi Anda yang ingin mengikuti program kegiatan yang diadakan, berikut informasi selengkapnya :
No Jenis Kegiatan Waktu Pelaksanaan Keterangan
1 Peringatan Nuzulul Qur'an Hari ke 21, Ramadhan
Ba'da Shalat Tarawih 11 Rakaat DR. KH. Zainuddin, MZ.
RHOMA IRAMA SAFARI RAMADHAN
Selain dikenal sebagai musisi legendaris, Raja Dangdut Rhoma Irama juga seorang juru dakwah yang rajin mensyiarkan agama Islam. Kiprahnya menyuarakan agama Islam sudah dilakukan selama ini. Bahkan sejak berdirinya Soneta pada awal tahun 1970-an, Rhoma sudah mencanangkan sebagai Sound of Moslem yang dengan konsisten dibuktikan lewat karya.
Nama besar dan kekhasannya dalam berdakwah hingga sekarang masih menjadi magnet penarik massa meramaikan acara siar Islam. "Alhamdulillah, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi umat," kata Rhoma. Kesempatan melakukan tablig, katanya, selalu diupayakan setiap ada kesempatan.
Pada Ramadhan 2008, Rhoma Irama kembali diminta pihak Pos Kota untuk bersama-sama melakukan Safari Ramadhan. Ini mengulang kegiatan yang sama pada Ramadhan tahun lalu, di mana saat itu Bang Haji meramaikan acara di tiga Masjid di Jakarta. Kali ini, Bang Haji berencana mengisi di 4 Mesjid di Jakarta, Bekasi dan Depok.
Pada pertengahan bulan September 2008, Rhoma Irama akan mengadakan Tarawih keliling Kalimantan Selatan.
Sabtu, 06 September 2008
Ketika Kepala Desa Kepincut dan Nyaleg Lewat PPP
Keberadaan Kepala Desa sebagai Pengampu kekuasaan di tingkat grass root/akar rumput yang justru langsung bersentuhan dengan rakyat membuat PPP memberi kesempatan kepada para Kepala Desa atau perwakilan dari para Kepala Desa untuk menjadi Caleg dari PPP.
Kades di HSU Maju Caleg lewat PPP
Bupati HSU, HM Aunul Hadi -Putra Alm KH Idham Chalid (kader PPP)mengatakan, kades harus bersikap netral dalam pemilihan umum. Bagi yang ingin menjadi pengurus partai politik atau mendaftarkan diri menjadi caleg pada Pemilu 2009, harus mengundurkan diri.
Di Kecamatan Amuntai Utara, berdasarkan informasi yang didapat, sejumlah kades ikut menjadi caleg kendati aturannya jelas bahwa kades dilarang ikut berpolitik. Salah satunya Fathurrahim, Kades Pamintangan yang menjadi caleg dari PPP.
PPP KONAWE SELATAN IKUTKAN KADES DALAM DAFTAR CALEG
PPP Konsel Sulawesi Tenggara sedang dirundung masalah menyangkut dualisme kepemimpinan walaupun DPP PPP sudah secara tegas telah menunjuk Plt ketua DPC Konsel.
Di Konsel, sejumlah kepala desa yang bergabung dengan partai lalu mendaftar sebagai calon legislatif sudah harus melaporkan diri di BPMD, untuk kemudian diproses pemberhentian jabatan sebagai kepala desa. "Sampai hari ini baru dua Kepala Desa yang telah melaporkan keikutsertaan di pencalonan yakni Kades Amasara, Hasbin Tadjuddin, sebagai Caleg Golkar dan Kades Lainea, Sheprin dari PPP," ujarnya di ruang kerjanya, kemarin.
Sudiyono, perwakilan Kades dalam caleg PPP Banjarnegara
Dari hasil sementara verifikasi berkas yang dilakukan oleh KPUD Banjarnegara diketahui, Kades Kebondalem Sudiyono masuk di antaranya bakal calon legislatif PPP. Sekretaris DPC PPP, Edi Yusmianto, membenarkan tentang hal itu.
Menurut Edi, majunya Sudiyono adalah karena didorong oleh para kades di Banjarnegara karena ingin ada kades duduk di Dewan, sebagai wadah penyampaian aspirasi. Jika ternyata aturan memang tak memungkinkan, PPP akan legawa jika nama Sudiyono dicoret oleh KPUD.
SATU KADES DI MAROS SULSEL NYALEG DI PPP
Pendaftaran caleg beberapa waktu lalu terdapat empat kades yang mendaftarkan dirinya sebagai caleg. Menurut Ketua KPU Maros Nur Imran, keempat kades tersebut yakni M Idris kades Abulo Sibattang terdaftar sebagai caleg partai Bintang Reformasi (PBR), Abdullah kades Borikamase terdaftar sebagai caleg partai Hanura, H Lahuddin Kades Minasa Baji caleg Partai Golkar dan ilyas kadees Bontomarannu caleg PPP.
TIGA KADES MEMPERKUAT CALEG PPP WONOGIRI
Pemilu 2004 PPP Wonogiri tidak memperoleh satu kursi DPRDpun.
Pemilu 2009 ajang pembuktian akan menggeliatnya PPP Wonogiri dan di Solo Raya.
Keputusan boleh tidaknya seorang kepala desa maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) menjadi kewenangan bupati. Sementara itu, sejumlah kepala desa yang akan mencalonkan diri dipastikan diberhentikan sementara waktu.
Ketua Pokja Pencalonan Anggota DPRD KPU Wonogiri, M Juliyanto, menyebut jumlah kepala desa yang maju pencalegan sebanyak 15 orang. Rinciannya tiga orang dari PAN, tiga orang dari PPP, dan sejumlah calon dari partai lainnya.
”Verifikasi masih berlangsung hingga 7 September nanti,” kata dia.
DUA KADES KADESs DAFTAR CALEG KABUPATEN BANGKA BABEL
SUNGAILIAT, BANGKA POS -- Empat orang kepala desa (Kades) di Kabupaten Bangka, tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) pada Pemilu 2009. Mereka masing-masing, menggunakan bendera PPP dan bendera Golkar. Kepastian itu diketahui melalui hasil verifikasi sementara KPU Kabupaten Bangka.
“Hasil pemeriksaan berkas sementara ini ada empat caleg yang saat ini masih menjabat sebagai kades, yakni dari PPP untuk Dapil Bangka 4 (Merawang-Puding Besar) H Mustofa Romli, Kades Jada Bahrin dan Dapil Bangka 5 Mendobarat, Mat Amin, Kades Mendo Barat. Sedangkan Partai Golkar untuk Dapil Bangka 2 Belinyu-Riausilip, Helmi Yuda Kades Pangkalniur dan Dapil 5 Mendobarat Kades Payak Benua, Soleh” kata Marbawi Nanang, anggota KPU Kabupaten Bangka ketika ditemui Bangka Pos Group di ruang kerjanya.
Jadi Caleg, Kades Berhenti Sementara
JAKARTA - Kepala desa (kades) yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) harus mengundurkan diri dengan pemberhentian sementara. Adapun perangkat desa yang akan menjadi caleg akan langsung diberhentikan secara permanen karena baginya tidak terkait dengan masa jabatan.
Demikian isi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 140/2661/SJ tentang Pedoman bagi Kepala Desa (Kades) dan/atau Perangkat Desa yang Akan Menjadi Calon Anggota Legislatif, yang dikeluarkan 2 September lalu.
”Semangatnya adalah agar proses yang mereka jalani berlangsung secara fair play. Tidak ada pemanfaatan jabatan sebagai kepala desa dan perangkatnya. Juga agar kades yang bersangkutan bisa fokus menjalani proses (pencalegan-red), namun di sisi lain jalannya pemerintahan desa, juga pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu,” kata Mendagri Mardiyanto dalam jumpa pers di Depdagri, pekan lalu.
Menurut Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Depdagri Ayip Muflich, kades yang menjadi caleg wajib mengajukan surat pengunduran diri sementara secara tertulis kepada bupati atau wali kota. Hal yang sama juga dilakukan perangkat desa, namun mereka harus mundur secara permanen.
”Bila kades tidak terpilih, maka keputusan pemberhentian sementara dari bupati atau wali kota dicabut, dan kades yang bersangkutan menjabat kembali sampai dengan habis masa jabatannya,” jelasnya.(F4-49)
Kades di HSU Maju Caleg lewat PPP
Bupati HSU, HM Aunul Hadi -Putra Alm KH Idham Chalid (kader PPP)mengatakan, kades harus bersikap netral dalam pemilihan umum. Bagi yang ingin menjadi pengurus partai politik atau mendaftarkan diri menjadi caleg pada Pemilu 2009, harus mengundurkan diri.
Di Kecamatan Amuntai Utara, berdasarkan informasi yang didapat, sejumlah kades ikut menjadi caleg kendati aturannya jelas bahwa kades dilarang ikut berpolitik. Salah satunya Fathurrahim, Kades Pamintangan yang menjadi caleg dari PPP.
PPP KONAWE SELATAN IKUTKAN KADES DALAM DAFTAR CALEG
PPP Konsel Sulawesi Tenggara sedang dirundung masalah menyangkut dualisme kepemimpinan walaupun DPP PPP sudah secara tegas telah menunjuk Plt ketua DPC Konsel.
Di Konsel, sejumlah kepala desa yang bergabung dengan partai lalu mendaftar sebagai calon legislatif sudah harus melaporkan diri di BPMD, untuk kemudian diproses pemberhentian jabatan sebagai kepala desa. "Sampai hari ini baru dua Kepala Desa yang telah melaporkan keikutsertaan di pencalonan yakni Kades Amasara, Hasbin Tadjuddin, sebagai Caleg Golkar dan Kades Lainea, Sheprin dari PPP," ujarnya di ruang kerjanya, kemarin.
Sudiyono, perwakilan Kades dalam caleg PPP Banjarnegara
Dari hasil sementara verifikasi berkas yang dilakukan oleh KPUD Banjarnegara diketahui, Kades Kebondalem Sudiyono masuk di antaranya bakal calon legislatif PPP. Sekretaris DPC PPP, Edi Yusmianto, membenarkan tentang hal itu.
Menurut Edi, majunya Sudiyono adalah karena didorong oleh para kades di Banjarnegara karena ingin ada kades duduk di Dewan, sebagai wadah penyampaian aspirasi. Jika ternyata aturan memang tak memungkinkan, PPP akan legawa jika nama Sudiyono dicoret oleh KPUD.
SATU KADES DI MAROS SULSEL NYALEG DI PPP
Pendaftaran caleg beberapa waktu lalu terdapat empat kades yang mendaftarkan dirinya sebagai caleg. Menurut Ketua KPU Maros Nur Imran, keempat kades tersebut yakni M Idris kades Abulo Sibattang terdaftar sebagai caleg partai Bintang Reformasi (PBR), Abdullah kades Borikamase terdaftar sebagai caleg partai Hanura, H Lahuddin Kades Minasa Baji caleg Partai Golkar dan ilyas kadees Bontomarannu caleg PPP.
TIGA KADES MEMPERKUAT CALEG PPP WONOGIRI
Pemilu 2004 PPP Wonogiri tidak memperoleh satu kursi DPRDpun.
Pemilu 2009 ajang pembuktian akan menggeliatnya PPP Wonogiri dan di Solo Raya.
Keputusan boleh tidaknya seorang kepala desa maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) menjadi kewenangan bupati. Sementara itu, sejumlah kepala desa yang akan mencalonkan diri dipastikan diberhentikan sementara waktu.
Ketua Pokja Pencalonan Anggota DPRD KPU Wonogiri, M Juliyanto, menyebut jumlah kepala desa yang maju pencalegan sebanyak 15 orang. Rinciannya tiga orang dari PAN, tiga orang dari PPP, dan sejumlah calon dari partai lainnya.
”Verifikasi masih berlangsung hingga 7 September nanti,” kata dia.
DUA KADES KADESs DAFTAR CALEG KABUPATEN BANGKA BABEL
SUNGAILIAT, BANGKA POS -- Empat orang kepala desa (Kades) di Kabupaten Bangka, tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) pada Pemilu 2009. Mereka masing-masing, menggunakan bendera PPP dan bendera Golkar. Kepastian itu diketahui melalui hasil verifikasi sementara KPU Kabupaten Bangka.
“Hasil pemeriksaan berkas sementara ini ada empat caleg yang saat ini masih menjabat sebagai kades, yakni dari PPP untuk Dapil Bangka 4 (Merawang-Puding Besar) H Mustofa Romli, Kades Jada Bahrin dan Dapil Bangka 5 Mendobarat, Mat Amin, Kades Mendo Barat. Sedangkan Partai Golkar untuk Dapil Bangka 2 Belinyu-Riausilip, Helmi Yuda Kades Pangkalniur dan Dapil 5 Mendobarat Kades Payak Benua, Soleh” kata Marbawi Nanang, anggota KPU Kabupaten Bangka ketika ditemui Bangka Pos Group di ruang kerjanya.
Jadi Caleg, Kades Berhenti Sementara
JAKARTA - Kepala desa (kades) yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) harus mengundurkan diri dengan pemberhentian sementara. Adapun perangkat desa yang akan menjadi caleg akan langsung diberhentikan secara permanen karena baginya tidak terkait dengan masa jabatan.
Demikian isi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 140/2661/SJ tentang Pedoman bagi Kepala Desa (Kades) dan/atau Perangkat Desa yang Akan Menjadi Calon Anggota Legislatif, yang dikeluarkan 2 September lalu.
”Semangatnya adalah agar proses yang mereka jalani berlangsung secara fair play. Tidak ada pemanfaatan jabatan sebagai kepala desa dan perangkatnya. Juga agar kades yang bersangkutan bisa fokus menjalani proses (pencalegan-red), namun di sisi lain jalannya pemerintahan desa, juga pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu,” kata Mendagri Mardiyanto dalam jumpa pers di Depdagri, pekan lalu.
Menurut Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Depdagri Ayip Muflich, kades yang menjadi caleg wajib mengajukan surat pengunduran diri sementara secara tertulis kepada bupati atau wali kota. Hal yang sama juga dilakukan perangkat desa, namun mereka harus mundur secara permanen.
”Bila kades tidak terpilih, maka keputusan pemberhentian sementara dari bupati atau wali kota dicabut, dan kades yang bersangkutan menjabat kembali sampai dengan habis masa jabatannya,” jelasnya.(F4-49)
Langganan:
Postingan (Atom)
