14 Partai Gurem Dukung Arah
Monday, 13 October 2008
SLAWI(SINDO) – Langkah pasangan calon bupati incumbent Agus Riyanto-Hery Soelistyawan (Arah) semakin mantap setelah mendapat suntikan dukungan dari 14 partai gurem yang tergabung dalam Forum Komunikasi Partai Politik (FKPP).
Dukungan tersebut diberikan karena visi dan misi pasangan Arah dinilai cocok dengan visi FKPP. Anggota FKPP Fatah Yasin mengatakan, dukungan 14 partai politik itu murni dilakukan karena merasa satu visi dengan pasangan Arah. ”Kami merasa cocok dengan visi dan misi yang disampaikan pasangan Arah saat penyampaian visi dan misi di DPRD beberapa waktu lalu.Karena itu,kami sepakat untuk mendukung pasangan tersebut,”kata dia kemarin.
Dia mengungkapkan,ke-14 partai politik yang resmi mendukung pasangan Arah di antaranya PBB, PNI, PPNUI, PSI, PBS, PNBK, PGK, PPDI, PNI Marhaen, PBSD, dan Partai Merdeka. Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Tegal Mudakir mengatakan,pihaknya menyambut baik langkah yang ditempuh 14 partai tersebut. Sementara itu, pasangan Arah melakukan kampanye terbuka di lapangan Desa Kemantran, Kecamatan Kramat.
Kampanye ini dihadiri ribuan massa dari partai pendukung calon bupati incumbent,yakni PDIP dan PPP. Dalam orasinya, Agus Riyanto meminta seluruh pendukungnya mematuhi segala peraturan pemilu dan tidak berbuat anarki, khususnya saat menghadapi isu-isu terhadap dirinya. Pasangan Hamam Miftah- Dimyati (Hati) juga melakukan kampanye terbuka di Lapangan Ekoproyo, Desa Pesayangan, Kecamatan Talang.
Agus-Heri Disambut Ribuan Pendukungnya
Senin, 13 Oktober 2008
HARI keempat putaran kampanye Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Tegal, ribuan massa menyambut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati H Agus Riyanto SSos MM-HM Hery Soelistyawan SH MHum (Arah) di Lapangan Kemantran, Kecamatan Kramat, Senin (13/10) sore. Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPP ini melaksanakan jadwal kampanye terbuka di Daerah Pemilihan (DP) VI dan kampanye tertutup di DP II.
Massa yang sebelumnya telah berkumpul di lokasi sejak sekitar pukul 14.00 WIB tersebut, terlebih dahulu dihibur dengan pagelaran musik band. Agus-Heri sendiri baru tiba dilokasi sekitar pukul 16.20 WIB setelah sebelumnya melaksanakan kampanye tertutup di GOR Karangjati, Kecamatan Tarub. Ribuan massa pun langsung menyerbu Calon Bupati Agus Riyanto yang datang terlebih dahulu bersama istrinya. Mereka berebut untuk sekedar bersalaman dengan calon nomor urut 1 tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Agus Riyanto semua pendukungnya untuk menjadikan proses Pilkada sebagai pesta demokrasi yang sesungguhnya. Karenanya, calon incumbent ini pun meminta semua pendukungnya untuk berbesar hati dan tak perlu menghiraukan segala bentuk hujatan dan tudingan yang dialamatkan untuk dirinya. "Ini pengalaman politik baru bagi kita semua warga Kabupaten Tegal, maka menjadi wajar ketika semuanya serba nik nak nuk nuk. Maka tak perlu marah atau dugal seandainya banyak yang memfitnah saya dengan berbagai tudingan. Ini pesta demokrasi, maka tak boleh ada pendukung Arah yang harus bersedih hati," serunya.
"Kalau saya dituduh korupsi, tukang mabuk dan lainnya, maka tak perlu terprovokasi. Karena saya hanyalah anak mantan sopir bus, ibu saya berjualan mie ayam hingga sekarang. Istri saya juga dulu penjual telor. Artinya saya ini bukan siapa-siapa dan bukanlah apa-apa," tambahnya.
Dihadapan ribuan massa pendukungnya, Agus Riyanto pun menyampaikan kontrak politiknya. Berbeda dengan kontrak politik lazimnya, Agus justru menyampaikan kontrak tersebut sebagai semacam bai’at dirinya di hadapan Allah SWT. "Di hadapan Anda semua, kami ingin menyampaikan sebuah kontrak politik, bahwa iktikad Agus-Heri untuk maju dalam pencalonan adalah atas niat ibadah, untuk bias memberi manfaat kepada semua warga Kabupaten Tegal. Maka kalau Allah menghendaki kami jadi dan bermanfaat bagi masyarakat, pahala itu menjadi milik kami dan Anda semua. Tetapi kalau nanti kami tak bermanfaat, biarlah dosa itu kami tangung sendiri. Kedua, karena saya ini lemah, maka tidak ada kata lain untuk membangun Kabupaten Tegal, selain bergotong royong dan kerja keras kita semua," tandasnya.
Senin, 13 Oktober 2008
5.000 Umat Hadiri pengajian di Petarukan Pemalang
PETARUKAN - Pengajian di Desa Bulu Kecamatan Petarukan dihadiri sekitar 5.000 umat Islam Lebih. Mereka berasal dari daerah Pemalang dan sekitarnya. Ribuan umat ini mulai memadati makam tersebut sejak pukul 08.00 WIB Rabu kemarin. Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat serta pejabat Pemkab Pemalang turut menghadiri acara tahunan itu. Diantaranya tampil sebagai juru dakwah Imam Rojak dari Semarang.
Selain itu Muntoha SH MHum Ketua DPC PPP,Masruhan Syamsuri LP2L DPC PPP, Habib Muchdlor ulama Pemalang, Ahmad Mawardi ulama dari Pekalongan,Tubagus Fahmi dari Tegal, KH Fatchuri Ketua MPC PPP Pemalang, PLT Sekda Istianto SH MSi dan Drs Slamet Rakiman Kepala BKD.
Ketua panitia Syamsuri didampingi koordinatornya Fahmi Hakim mengatakan, meski lokasi acara berjubel massa namun secara umum berjalan dengan tertib. "Selain mengikuti pengajian untuk menimba ilmu agama, masayarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk bersilaturahmi," kata dia.(cw3)
Selain itu Muntoha SH MHum Ketua DPC PPP,Masruhan Syamsuri LP2L DPC PPP, Habib Muchdlor ulama Pemalang, Ahmad Mawardi ulama dari Pekalongan,Tubagus Fahmi dari Tegal, KH Fatchuri Ketua MPC PPP Pemalang, PLT Sekda Istianto SH MSi dan Drs Slamet Rakiman Kepala BKD.
Ketua panitia Syamsuri didampingi koordinatornya Fahmi Hakim mengatakan, meski lokasi acara berjubel massa namun secara umum berjalan dengan tertib. "Selain mengikuti pengajian untuk menimba ilmu agama, masayarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk bersilaturahmi," kata dia.(cw3)
Minggu, 12 Oktober 2008
PPP Rumah Besar Ummat Islam Kian Mantap Jelang 2009
PADA awal pembentukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan sebuah partai politik (Parpol) yang pada saat pendeklarasiannya pada 5 Januari 1973, merupakan hasil gabungan empat partai keagamaan, yakni Partai Nadlatul Ulama (PNU), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), dan Perti. Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilu pertama masa Orde Baru tahun 1977.
Pada saat itu PPP merupakan satu-satunya partai Islam. PPP dan dalam kiprahnya representatif umat Islam serta sebab didalamnya terdiri dari NU, SI, Parmusi, dan Perti. Parmusi sendiri didirikan berbagai ormas Islam seperti, PUI, Mathlaul Anwar, Nahdlatul Wathan, bahkan MI sendiri ada di dalamnya dan mengerucut menjadi PPP. Tidak salah apabila dikatakan bahwa PPP adalah rumahnya umat Islam karena tidak terlepas dari historis keberadaan PPP.
Setelah terkena aturan masa Orde Baru bahwa semua lembaga termasuk Parpol harus berasaskan tunggal yakni Pancasila, maka memasuki era reformasi PPP kembali kepada asas Islam. Ini ditandai dengan digunakannya kembali kabah sebagai tanda gambar partai.
PPP, Ikut Pemilu 2009 dengan Slogan Bangkit Bersama Untuk Perubahan
BANYAK memang yang harus kita lakukan agar bangsa ini cepat bangkit dari keterpurukan. Karena itu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggunakan slogan Bangkit Bersama Untuk Perubahan. Sebab kita sadar, tanpa adanya kebersamaan, tanpa adanya persatuan dan kesatuan, sulit rasanya untuk kita dapat bangkit dengan segera.
Dengan dukungan umat, dan pengalaman yang cukup lama, serta kepengurusan partai yang cukup teruji dalam segala situasi dan kondisi, partai pimpinan Drs H Suryadharma Ali, MSi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dan Drs H Irgan Chairul Muhfiz sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), yakin akan mampu melewati Pemilu 2009 dengan mulus.
Selain itu, dengan adanya situasi yang tidak kondusif di partai tertentu yang memiliki basis masa hampir sama, para pengurus PPP yakin partai yang didirikan diantaranya oleh KH Idham Khalid, tahun 1973 akan mampu meraih kemenangan pada Pemilu mendatang. Bahkan bukan mustahil partai tersebut akan masuk tiga besar partai pemenang Pemilu.
Target dan prediksi tersebut bukan tanpa sebab, dengan kepemimpinan Suryadharma Ali yang dinilai cukup kondusif dan mampu meredam permasalahan yang terjadi di internal partai. Menjadikan PPP sebuah partai pilihan umat yang patut diperhitungkan lawan-lawannya.
Hal lain yang menarik, sikap dan kebijakan pimpinan PPP yang mampu menjaga jarak dengan pemerintah tanpa harus menimbulkan konfrontasi, menjadikan partai tersebut semakin istimewa di mata kostituen. Dan dengan meningkatnya kekritisan masa pemilih, partai yang berasaskan Islam ini yakin akan mampu bersaing dengan partai mapan lainnya.
Juga meskipun berasaskan Islam, partai pimpinan Suryadharma Ali tersebut bukan termasuk partai yang fanatik. Sehingga memungkinkan pemilih dari golongan non Islam akan menjadikan PPP sebagai pilihan alternatif. Apalagi, partai ini akan memperjuangkan keadilan bagi semua umat. (atn/litbang pelita)
Partai Persatuan Pembangunan
Ketua Umum : Drs H Suryadharma Ali, Msi
Sekretaris Jenderal: Drs H Irgan Chairul Muhfiz
No urut : 23
Jumlah cabang : 475 cabang
Visi: Terwujudnya masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT, dan Negara Indonesia yang adil dan makmur, sejahtera, bermoral, tegaknya supremasi hukum, yang berlandaskan nilai-nilai ke-Islaman.
Misi: Memperjuangkan tegaknya hukum dan keadilan, serta meingkatkan kesejahteraan umat, sehingga tercapai masyarakat madani, dan tercipta manusia yang sehat lahir batin, aman santosa.
Platform: Partai Persatuan Pembangunan adalah partai berasaskan Islam yang terbuka untuk semua golongan dengan tetap memperjuangkan tegaknya nilai-nilai ke-Islaman. n
Pada saat itu PPP merupakan satu-satunya partai Islam. PPP dan dalam kiprahnya representatif umat Islam serta sebab didalamnya terdiri dari NU, SI, Parmusi, dan Perti. Parmusi sendiri didirikan berbagai ormas Islam seperti, PUI, Mathlaul Anwar, Nahdlatul Wathan, bahkan MI sendiri ada di dalamnya dan mengerucut menjadi PPP. Tidak salah apabila dikatakan bahwa PPP adalah rumahnya umat Islam karena tidak terlepas dari historis keberadaan PPP.
Setelah terkena aturan masa Orde Baru bahwa semua lembaga termasuk Parpol harus berasaskan tunggal yakni Pancasila, maka memasuki era reformasi PPP kembali kepada asas Islam. Ini ditandai dengan digunakannya kembali kabah sebagai tanda gambar partai.
PPP, Ikut Pemilu 2009 dengan Slogan Bangkit Bersama Untuk Perubahan
BANYAK memang yang harus kita lakukan agar bangsa ini cepat bangkit dari keterpurukan. Karena itu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggunakan slogan Bangkit Bersama Untuk Perubahan. Sebab kita sadar, tanpa adanya kebersamaan, tanpa adanya persatuan dan kesatuan, sulit rasanya untuk kita dapat bangkit dengan segera.
Dengan dukungan umat, dan pengalaman yang cukup lama, serta kepengurusan partai yang cukup teruji dalam segala situasi dan kondisi, partai pimpinan Drs H Suryadharma Ali, MSi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dan Drs H Irgan Chairul Muhfiz sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), yakin akan mampu melewati Pemilu 2009 dengan mulus.
Selain itu, dengan adanya situasi yang tidak kondusif di partai tertentu yang memiliki basis masa hampir sama, para pengurus PPP yakin partai yang didirikan diantaranya oleh KH Idham Khalid, tahun 1973 akan mampu meraih kemenangan pada Pemilu mendatang. Bahkan bukan mustahil partai tersebut akan masuk tiga besar partai pemenang Pemilu.
Target dan prediksi tersebut bukan tanpa sebab, dengan kepemimpinan Suryadharma Ali yang dinilai cukup kondusif dan mampu meredam permasalahan yang terjadi di internal partai. Menjadikan PPP sebuah partai pilihan umat yang patut diperhitungkan lawan-lawannya.
Hal lain yang menarik, sikap dan kebijakan pimpinan PPP yang mampu menjaga jarak dengan pemerintah tanpa harus menimbulkan konfrontasi, menjadikan partai tersebut semakin istimewa di mata kostituen. Dan dengan meningkatnya kekritisan masa pemilih, partai yang berasaskan Islam ini yakin akan mampu bersaing dengan partai mapan lainnya.
Juga meskipun berasaskan Islam, partai pimpinan Suryadharma Ali tersebut bukan termasuk partai yang fanatik. Sehingga memungkinkan pemilih dari golongan non Islam akan menjadikan PPP sebagai pilihan alternatif. Apalagi, partai ini akan memperjuangkan keadilan bagi semua umat. (atn/litbang pelita)
Partai Persatuan Pembangunan
Ketua Umum : Drs H Suryadharma Ali, Msi
Sekretaris Jenderal: Drs H Irgan Chairul Muhfiz
No urut : 23
Jumlah cabang : 475 cabang
Visi: Terwujudnya masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT, dan Negara Indonesia yang adil dan makmur, sejahtera, bermoral, tegaknya supremasi hukum, yang berlandaskan nilai-nilai ke-Islaman.
Misi: Memperjuangkan tegaknya hukum dan keadilan, serta meingkatkan kesejahteraan umat, sehingga tercapai masyarakat madani, dan tercipta manusia yang sehat lahir batin, aman santosa.
Platform: Partai Persatuan Pembangunan adalah partai berasaskan Islam yang terbuka untuk semua golongan dengan tetap memperjuangkan tegaknya nilai-nilai ke-Islaman. n
Pilkada Kuningan Jabar : Calon PPP Menang Mutlak
*Arochman didukung PDIP, Partai Golkar,PPP, dan PAN
*1 SUGANDA -CALON DUKUNGAN PPP SUKSES PILKADA, ERIK IRAWAN SUGANDA SEMOGA BISA MENYUSUL
Aang Hamid Suganda Menang di 32 Kecamatan
Monday, 13 October 2008
KUNINGAN(SINDO)– Pasangan Aang Hamid Suganda-Momon Rochmana (Arochman) unggul sementara di 32 kecamatan atas dua pasangan calon lain pada perhitungan cepat (quick count) KPUD Kabupaten Kuningan, kemarin.
Berdasarkan data hingga pukul 19.00 WIB tadi malam,pasangan nomor urut satu ini mengumpulkan 394.828 suara atau 73%. Disusul pasangan Aan Suharso- Iwan Sonjaya (Asri) dengan perolehan 119.744 suara atau 22%, dan terakhir pasangan Nana Sujana-Eman Sulaemen (Sae) dengan 22.675 suara atau 4%. Ketua KPUD Kabupaten Kuningan Dedi Mutiadi mengatakan, hasil perhitungan cepat ini hanya bersifat sementara dan belum keputusan final.
Di TPS 7 yang menjadi lokasi pencoblosan Aang Hamid Suganda di Kelurahan Winduhaji, Kecamatan/ Kabupaten Kuningan, Arochman memperoleh suara sebanyak 444 suara, Asri memperoleh 14 suara, dan Sae memperoleh 13 suara.
TPS 18 yang menjadi lokasi pencoblosan Aan Suharso di Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kuningan,pasangan Arochman memperoleh 282 suara,Asri memperoleh 119 suara, dan Sae memperoleh 16 suara.Sementara, di TPS 6 yang menjadi lokasi pencoblosan Nana Sujana di Dusun Pasapen,Kelurahan/Kecamatan/ Kabupaten Kuningan, pasangan Arochman mengumpulkan 223 suara, Asri memperoleh 58 suara, dan Sae memperoleh 77 suara.
Seperti diketahui, Aang Hamid Suganda-Momon Rochmana didukung PDIP, Partai Golkar,PPP, dan PAN, sementara Aan Suharso-Iwan Sonjaya (Asri) didukung PKS dan Partai Demokrat,dan Nana Sujana-Eman Sulaeman mencalonkan melalui jalur perseorangan. (taofik hidayat)
*1 SUGANDA -CALON DUKUNGAN PPP SUKSES PILKADA, ERIK IRAWAN SUGANDA SEMOGA BISA MENYUSUL
Aang Hamid Suganda Menang di 32 Kecamatan
Monday, 13 October 2008
KUNINGAN(SINDO)– Pasangan Aang Hamid Suganda-Momon Rochmana (Arochman) unggul sementara di 32 kecamatan atas dua pasangan calon lain pada perhitungan cepat (quick count) KPUD Kabupaten Kuningan, kemarin.
Berdasarkan data hingga pukul 19.00 WIB tadi malam,pasangan nomor urut satu ini mengumpulkan 394.828 suara atau 73%. Disusul pasangan Aan Suharso- Iwan Sonjaya (Asri) dengan perolehan 119.744 suara atau 22%, dan terakhir pasangan Nana Sujana-Eman Sulaemen (Sae) dengan 22.675 suara atau 4%. Ketua KPUD Kabupaten Kuningan Dedi Mutiadi mengatakan, hasil perhitungan cepat ini hanya bersifat sementara dan belum keputusan final.
Di TPS 7 yang menjadi lokasi pencoblosan Aang Hamid Suganda di Kelurahan Winduhaji, Kecamatan/ Kabupaten Kuningan, Arochman memperoleh suara sebanyak 444 suara, Asri memperoleh 14 suara, dan Sae memperoleh 13 suara.
TPS 18 yang menjadi lokasi pencoblosan Aan Suharso di Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kuningan,pasangan Arochman memperoleh 282 suara,Asri memperoleh 119 suara, dan Sae memperoleh 16 suara.Sementara, di TPS 6 yang menjadi lokasi pencoblosan Nana Sujana di Dusun Pasapen,Kelurahan/Kecamatan/ Kabupaten Kuningan, pasangan Arochman mengumpulkan 223 suara, Asri memperoleh 58 suara, dan Sae memperoleh 77 suara.
Seperti diketahui, Aang Hamid Suganda-Momon Rochmana didukung PDIP, Partai Golkar,PPP, dan PAN, sementara Aan Suharso-Iwan Sonjaya (Asri) didukung PKS dan Partai Demokrat,dan Nana Sujana-Eman Sulaeman mencalonkan melalui jalur perseorangan. (taofik hidayat)
Jumat, 10 Oktober 2008
PPP SIAP BERKIBAR DI SOLOK SUMBAR
Bendera Parpol Marak
Sabtu, 11 Oktober 2008
Solok, Padek-- Pemilu Legislatif hanya tinggal beberapa bulan lagi. Masing-masing partai telah menentukan calon-calon yang akan maju untuk menjadi caleg di Kota Solok untuk periode 2009 mendatang. Suasana Pemilu sudah mulai terasa di kota ini, hampir di setiap penjuru Kota Solok telah dipenuhi berbagai macam atribut partai, seperti bendera partai hingga baliho.
Dari sekian banyak bendera partai yang berkibar, bendera Partai Golkar, PPP dan PAN lah yang mendominasi. Salah seorang warga, Sarman (36) ketika ditanya mengenai caleg dari partai mana yang akan ia pilih, ia malah mengatakan bahwa ia tidak melihat caleg tersebut dari partai yang mengusungnya. “Yang penting, bisa memegang amanah rakyat,” ujar Sarman. (mg1
Sabtu, 11 Oktober 2008
Solok, Padek-- Pemilu Legislatif hanya tinggal beberapa bulan lagi. Masing-masing partai telah menentukan calon-calon yang akan maju untuk menjadi caleg di Kota Solok untuk periode 2009 mendatang. Suasana Pemilu sudah mulai terasa di kota ini, hampir di setiap penjuru Kota Solok telah dipenuhi berbagai macam atribut partai, seperti bendera partai hingga baliho.
Dari sekian banyak bendera partai yang berkibar, bendera Partai Golkar, PPP dan PAN lah yang mendominasi. Salah seorang warga, Sarman (36) ketika ditanya mengenai caleg dari partai mana yang akan ia pilih, ia malah mengatakan bahwa ia tidak melihat caleg tersebut dari partai yang mengusungnya. “Yang penting, bisa memegang amanah rakyat,” ujar Sarman. (mg1
Kamis, 09 Oktober 2008
Kampanye Perdana BM-AS Kolaka Dihadiri Ribuan Pendukungnya
KOLAKA, KEPRES----Kampanye perdana pasangan Buhari Matta-Amir Sahaka (BM-AS) di lapangan sepak bola Wundulako, Selasa (7/10), dihadiri ribuan pendukungnya.
Calon bupati dan wakil bupati (cabup/cawabup) Kabupaten Kolaka bernomor urut 2 yang didukung PPP dan 14 partai lainnya ini terbukti masih didukung mayoritas masyarakat Kolaka.
Meski sinar matahari cukup menyengat dan disalingi gerimis, namun simpatisan dan pendukung BM-AS di kecamatan Wundulako terus berdatangan. Rombongan BM-AS yang datang sekitar pukul 15.00 disambut meriah para pendukungnya. �Hidup Buhari Matta. Hidup BM-AS,� soraknya,
Buhari Matta dalam orasi politiknya di depan ribuan pendukungnya tidak mengobral janji, tapi menwarkan keberlanjutan program Demo Gerbang Mastra yang selama ini telah berhasil mengangkat masyarakat dari kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan.
Calon bupati dan wakil bupati (cabup/cawabup) Kabupaten Kolaka bernomor urut 2 yang didukung PPP dan 14 partai lainnya ini terbukti masih didukung mayoritas masyarakat Kolaka.
Meski sinar matahari cukup menyengat dan disalingi gerimis, namun simpatisan dan pendukung BM-AS di kecamatan Wundulako terus berdatangan. Rombongan BM-AS yang datang sekitar pukul 15.00 disambut meriah para pendukungnya. �Hidup Buhari Matta. Hidup BM-AS,� soraknya,
Buhari Matta dalam orasi politiknya di depan ribuan pendukungnya tidak mengobral janji, tapi menwarkan keberlanjutan program Demo Gerbang Mastra yang selama ini telah berhasil mengangkat masyarakat dari kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan.
Langganan:
Postingan (Atom)




