Minggu, 26 Oktober 2008

Calon PDIP-PPP-PKS Ikmal-Jadi Pimpin Kota Tegal

TEGAL - Pasangan calon walikota-wakil walikota Tegal nomor urut 5 yang diusung PDI Perjuangan PPP dan PKS H Ikmal Jaya SE AK-H Habib Ali Zaenal Abidin SE (Ikmal-Jadi) dapat dipastikan memimpin Kota Tegal. Pasalnya, dari hasil penghitungan cepat yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, pasangan tersebut berhasil mengantongi 88.662 suara atau 70,99 persen. Kemenangan Ikmal-Jadi hampir terjadi di semua TPS, yang berjumlah 359.

Sesuai penghitungan cepat KPU dari 359 TPS, pasangan calon independen (perseorangan, red) Mukti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE hanya mengantongi 848 suara atau 0,8 persen, pasangan calon yang diusung PKB M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya mengantongi 3.794 suara atau 3,04 persen, pasangan calon dari Partai PIB-PAN Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 3.158 suara atau 2,53 persen, dan pasangan calon yang diusung Partai Golkar H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE berhasil mengantongi 28.434 suara atau 22,77 persen.

Khusus di TPS XX Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat tempat calon Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE AK mencoblos, perolehan suara Ikmal-Jadi mencapai 254 suara atau sekitar 80 persen lebih. Sedangkan suara Muti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE 1 suara, M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya 5 suara, Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 3 suara, H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE 89 suara.

Di TPS III Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur tempat calon Wakil Walikota Tegal H Habib Ali Zaenal Abidin SE mencoblos, pasangan Ikmal-Jadi juga menang dengan memperoleh suara 270 suara, Muti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE 1 suara, M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya 13 suara, Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 5 suara, H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE 129 suara.

Penghitungan cepat yang KPU Kota Tegal, yang dimulai sejak pukul 14.30 WIB disaksikan langsung Walikota Tegal Adi Winarso SSos, dan Wakil Walikota Tegal Dr Maufur MPd, Kapolresta Tegal AKBP Drs MM Rachman, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tegal, Dandim Tegal, Ketua DPRD Kota Tegal Drs H Anshori Faqih, sejumlah tamu undangan, serta masyarakat Kota Tegal yang ingin menyaksikan langsung penghitungan langsung yang dilaksanakan KPU Kota Tegal.

Jago PDIP-PPP Agus-Herry Unggul di Kab Tegal

PILKADA KABUPATEN TEGAL JAWA TENGAH, JAGO PDIP-PPP RAUP 40 % LEBIH
SLAWI - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tegal nomor urut 1, H Agus Riyanto -HM Hery Soelistyawan (Arah) unggul dalam perolehan hasil suara sementara Pemilu Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tegal yang digelar, Minggu (26/10). Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara sejumlah lembaga, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal, pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPP serta sejumlah parpol non kursi ini memimpin dengan kisaran 43% suara.

Rekap sementara yang dikumpulkan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pukul 19.00 WIB, Arah berhasil meraih 260.171 suara atau sekitar 42,193%. Peringkat kedua diduduki paslon nomor urut 2, Andhika Regalitas-Abdul Basir (Kaba) dengan perolehan 190.080 suara atau 30,826%. Berikutnya paslon nomor urut 4, Hammam Miftah-Dimyati (Hati) pada posisi ketiga dengan 105.493 suara atau (17,10%). Dan pada posisi terakhir adalah paslon nomor 3, HA Ghautsun-A Fikri Faqih (Jigo-Apik) dengan 60.866 suara (9,87%).

Data ini hampir sama dengan data yang berhasil direkapitulasi Tim Arah dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Tegal, yang juga menempatkan pasangan nomor urut 1 ini pada posisi teratas dengan 260.815 suara atau sekitar 42,44%. Berikutnya adalah Kaba dengan 190.397 sura atau 30,98%. Posisi ketiga juga tetap diduduki Hati dengan 103.200 suara atau 16,79%. Dan pada posisi bawah ditempati Jigo-Apik dengan 60.110 sura atau 9,78%.

Dari data ini pula, Arah tercatat berhasil meraih kemenangan di 13 kecamatan, yakni Suradadi, Dukuh Turi, Slawi, Lebaksiu, Balapulang, Pagerbarang, Margasari, Pangkah, Tarub, Jatinegara, Kedung Banteng, Bojong dan Bumijawa. Sementara Kaba unggul di 3 kecamatan, yakni Warurejo, Kramat dan Dukuhwaru. Sisanya dua kecamatan, yakni Talang dan Adiwerna berhasil dimenangkan Hati.

Perolehan Suara KH Aceng Wahdan Bakri Naik Turun

Persaingan sengit terjadi di Pilkada Garut, Jawa Barat.
KH Aceng Wahdan Bakri yang merupakan kader PPP Garut (Anggota DPRD Jabar) berpasangan dengan Dr H Helmi Budiman(Ketua DPD PKS) di prediksi akan maju ke putaran ke dua setelah tidak ada satupun kandidat yang mampu meraup 30 % perolehan suara.Pasangan ini diusung PPP dan PKS.

Pilkada Garut Dipastikan Dua Putaran
Kompas.com
GANTIAN DICKY CHANDRA MENYALIP ACENG WAHDAN
GARUT, TRIBUN - Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Garut 2008, dipastikan berlangsung dua putaran, menyusul perolehan suara sementara dari ketujuh pasangan hingga menjelang Senin dini hari, masing-masing di bawah 25 persen.


Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Mlenik Maumeriadi, tadi pagi menyatakan, total perolehan suara sementara mencapai 995.465 suara atau 62,9 persen dari jumlah pemilih sah sebanyak 1.581.504 orang pemilih.


Adapun perincian perolehan suara sementara ketujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati Garut itu, terdiri dari Wahdan Bakri-Helmi Budiman sebanyak 193.341 (19,4 persen), Rudy Gunawan-Oim Abdurohim 227.916 suara (22,9 persen) dan Ceng Fikri-Dicky Candra memperoleh 202.143 suara (20,3 persen).


Disusul Abdul Halim-Nandang Suhendra sebanyak 162.343 suara (16,3 persen), Harliman-Ali Rohman 66.094 suara (6,6 persen), Sali Iskandar-Asep Hamdani 47.591 suara (4,8 persen serta pasangan calon Syamsu Djayusman-Hudan Mushafudin 96.037 suara (9,6 persen).


ACENG WAHDAN SALIP DICKY CHANDRA


Di Kabupaten Garut,hingga pukul 20.30 WIB,pasangan calon nomor urut dua Rudi Gunawan-Oim Abdurohim (Partai Golkar-PDIP) sementara unggul dengan perolehan 197.200 suara (22,6%).
Disusul pasangan nomor 1 Aceng Wahdan Bakri-Helmi Budiman (PPP dan PKS) yang memperoleh 179.390 suara (20,6%), pasangan nomor urut tiga Aceng HM Fikri-R Diki Candranagara (independen) menguntit dengan 174.689 suara (20,1%), pasangan nomor urut empat Abdul Halim-Nandang Suhendra (independen) dengan 135.881 suara (15,6%), pasangan nomor urut tujuh Sjamsu Sugeng-Hudan Musaffudin (PAN, PBB, PNBK, Patriot, PDK) dengan 87.183 suara, pasangan nomor urut lima Harliman-Ali Rohman (PKB, Demokrat, Pelopor, PBR) mengumpulkan 59.622 suara (6,8%), serta pasangan nomor urut enam Sali Iskandar- Asep Kurnia Hamdani (independen) memperoleh 36.989 (4,2%).

PROFIL ACENG WAHDAN DAN HELMI
Aceng Wahdan, seorang negarawan sejati. 10 tahun menjadi anggota DPRD di Kab. Garut dan provinsi JABAR, semakin memperkokoh beliau menjadi seorang yang begitu besar cinta dan perhatiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara ini.

walaupun menjadi Anggota Dewan untuk 2 periode, ternyata tidak sedikitpun dari ucapan, sikap dan sifatnya yang lepas dari prinsip yang menjadi pegangan para ulama. selama aktif di dunia politik dan legislatif, dunia yang sering dicap kotor dan penuh dengan jurang kemaksiatan, ternyata tak mampu menggoyahkan prinsipnya dalam memegang kebenaran. hingga hari ini, tidak pernah terdengar dan tercatat, beliau melakukan tindakan kotor yang umumnya dilakukan oleh rekan - rekan se profesinya. dan karena sosoknya tersebut, beliau mendapat beberapa penghargaan sebagai berikut :

- The regents of northern California Global University as a honorary Doctor in management with all the right and privileges theretopertaining, tahun 2003

- Certificate Asean Professional Golden Award, tahun 2003

- Certificate Man Of The Year, tahun 2004.
HELMI BUDIMAN
Dr. H. Helmi Budiman, seorang dokter profesional. keseriusannya dalam bidangnya membuat dokter yang masih sangat muda ini, mampu membuat karya dan pengabdian yang luar biasa. dalam usia 36 tahun, beliau mampu mendirikan klinik Cisanca dengan fsilitas yang relatif lengkap. KLINIK CISANCA. sungguh, suatu karya yang sulit diukir oleh dokter semuda itu. dan untuk menyempurnakan profesinya, saat ini beliau mengambil pendidikan S-2 di Universitas Padjajaran, bandung, dengan mengambil konsentrasi manajemen. saat ini Dr. Helmi Budiman, adalah ketua DPD PKS Kab. garut.

Calon PDIP Masih Unggul di Subang

SUBANG - Kemenangan calon kepala daerah dari PDIP tidak hanya terjadi di Magelang,� Karanganyar, dan Majalengka. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Subang.

Pasangan, Eep Hidayat-Ojang Sohandi untuk sementara masih menempati klasemen puncak. Pasangan yang diusung PDIP itu nyaris unggul di semua kecamatan di Kabupaten Subang.

Dari hasil perolehan suara hingga pukul 19.15 WIB di kantor KPUD Subang, pasangan Eep-Ojang meraih dukungan sebanyak 55,513 suara. Koleksi suara tersebut meninggalkan jauh suara lima pasangan calon lainnya.

Dengan hasil perolehan jumlah suara calon bupati incumbent ini, Sekretaris DPC PDIP Subang, Atin Supriyatin optimistis Eep akan kembali memimpin Kabupaten Subang, tanpa melalui pemilihan putaran kedua.

"Melihat hasil sementara kami yakin Pak Eep kembali memimpin Kabupaten Subang tanpa harus melalui putaran kedua," kata Atin di KPUD Subang, Jawa Barat, Minggu (26/10/2008).

Sementara itu, Pasangan Imas Aryumningsih-Primus Yustisio menempati posisi runner up dengan perolehan suara 45.295. Disusul pasangan Kusbini-Sri ERnanto Kukuh dengan 3.099 suara dan pasangan Bambang Heryanto-Alma Lucyati dengan 32.051suara.

Adapun pasangan calon bupati-wakil bupati dari jalur independen, yakni Ahamad Djuanda-Nandang Sudrajat memperoleh 9.463. Sedangkan pasangan Diding Kurniawan-Hasyim memperoleh 5.148 suara. Total jumlah suara yang sudah masuk ke KPUD sebanyak 152.174 suara.

Calon PPP Cirebon Kalah Terhormat dari Incumbent

“Desa” Unggul di 35 Kecamatan
Minggu, 26 Oktober 2008 , 20:32:00

SUMBER, (PRLM).- Pasangan Cabup-cawabup Cirebon, "Desa" (H. Dedi Supardi-H. Ason Sukasa) unggul sementara dalam perolehan suara pemilihan bupati (pilbup), Minggu (26/10). Berdasar penghitungan cepat (quick-count) PGRI maupun penghitungan sementara KPUD setempat menunjukan keunggulan pasangan incumbent tersebut.

Dari quick-count PGRI yang ditutup pada Minggu pukul 17.30 WIB, pasangan "Desa" yang diusung PDIP, Golkar, PAN, PBB dan PD, memperoleh 477.956 suara atau 50,28 persen. Di urutan kedua, pasangan "Damar" (H. Djakaria Mahmud-Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat), diusung PKB, PPP, PKS, PBR dan PNBKI, sebanyak 368.090 suara (38,72 persen), dan "SAH" (H. Sunjaya Purwadi-H. Abdul Hayii), dari jalur independen, sebanyak 104.611 suara (11,00 persen).

"Pukul 16.30 WIB petang, seluruh suara dari TPS sudah dihimpun dan resmi ditutup dengan hasil pasangan Desa unggul," tutur Drs. Dadang M. Dawud, M.M, M.Pd, Ketua PGRI setempat.

Keunggulan sementara "Desa" diperkuat penghitungan sementara di KPUD. Data KPUD menunjukkan, pasangan "SAH" meraih 99.088 suara (10,99 persen), "Desa" 456.962 suara (50,61 persen) dan "Damar" 346.848 suara (38,91 persen).

"Partisipasi pemilih baru mencapai 59,77 persen atau 902.898 orang dari jumlah total daftar pemilih tetap mencapai 1.510.669 orang," tutur Didi Sukardi, S.H, salah satu anggota KPUD.

Di dua lembaga itu (PGRI dan KPUD), "Desa" unggul di 35 kecamatan, dengan dua kecamatan memperoleh raihan suara di atas 70 persen, yakni Beber (70,02 persen) dan tertinggi Sedong (72,55 persen). Sedang di 33 kecamatan lainnya, perolehan suara pada kisaran 40 sampai 55 persen dengan perolehan paling sedikit di Kec. Astanajapura (31,12 persen).

Sedangkan PASANGAN "Damar" unggul dI 5 kecamatan, yakni Karangwareng, Astanajapura, Waled, Lemahabang dan Weru. Pasangan "SAH", hanya unggul di 1 kecamatan, yakni Palimanan.

DI Banjar PPP Ikut Mengantar Kemenangan Incumbent

Herman Sutrisno kader Golkar.
Akhmad Dimyati ketua DPC PDIP Banjar.
BANJAR,  JABAR MINGGU - Perolehan suara pasangan kandidat wali kota-wakil wali kota Banjar incumbent Herman Sutrisno-Akhmad Dimyati unggul jauh atas pesaingnya pasangan Husin Munawar-Holis Rahman Sutiadi. Perolehan suara incumbent menjadi yang tertinggi di Jawa Barat bahkan barangkali nasional.

Berdasarkan penghitungan cepat KPU Kota Banjar, Minggu (26/10) pada pukul 20.00, pasangan Herman-Dimyati yang merupakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar terdahulu meraih 36.623 suara (93,5 persen) . Sedangkan Husin-Holis hanya mendapat 1.862 suara (4,75 persen). Adapun surat suara tidak sah mencapai 670 (1,7 persen). Dari total pemilih 124.834 orang baru 39.155 suara (31 persen) yang masuk.

Pasangan Husin Munawar-Holis Rahman Sutiadi (Ar Rahman) sebagai pasangan nomor urut satu didukung oleh dua partai politik saja yaitu P artai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keangkitan Bangsa (PKB). Sementara pasangan Herman Sutrisno-Akhmad Dimyati (Hati Sabar) sebagai pasangan nomor urut dua didukung oleh delapan partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Patriot, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) , Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Demokrat, dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Bulan Bintang (PBB).

PPP Kalah Di Ciamis

“Hebring” Unggul 50.000 Suara
Minggu, 26 Oktober 2008 , 20:39:00

CIAMIS, (PRLM).- Pasangan Engkon Komara-Iing Syam Arifin (Hebring) yang diusung Partai Golkar, PAN, PKB, dan PBB semakin jauh meninggalkan pasangan lainnya dalam perolehan suara Pilkada Ciamis, Minggu (26/10). Selisih angkanya mencapai 50.000 dibanding pasangan Jeje Wiradinata-Husin M. Al Banjari (Jembar) yang berada di urutan kedua.

Hingga pukul 20.00 WIB raihan suara sementara pilkada Ciamis sesuai nomor urut, Hatte 69.348 (6,0%), Addin 48.443 (4,20%), Hebring 255.676 (22,18%), Yoi 57.012 (4,95%) dan Jembar 205.888 (17,86%).