Sabtu, 29 November 2008

PPP Sesalkan Aksi Premanisme

PPP Sesalkan Aksi Premanisme
Friday, 28 November 2008
KARAWANG (SINDO) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Suryadarma Ali akan mendalami kasus pemukulan yang dilakukan oleh anggota LSM Kompak,yang menimpa Ketua DPC PPP, Kab Karawang, Husni Thamrin Zein.

Hal tersebut, dikatakan saat Suryadarma Ali mengunjungi kediaman Husni Thamrin Zein, di Klari, Karawang, Jum’at (28/11).Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh anggota LSM Kompak, merupakan tindakan premanisme dan harus ditindak secara hukum.

”Sekarang zaman sudah berubah, masa mau kembali lagi ke masa orde baru,”katanya. Bagaimana pun, tindakan yang dilakukan oleh mereka tidak dibenarkan. Apalagi, saat peristiwa terjadi Husni sedang melakukan tugasnya sebagai Wakil Ketua DPRD dan dipukul saat berada di dalam gedung anggota dewan. Untuk itu,Suryadarma Ali meminta pihak kepolisian untuk terus mengusut tuntas kasus pemukulan tersebut. ”Mau jadi apa jika negara kalah oleh LSM atau apalah, itu aneh,”ujarnya.

Bahkan, jika kasus ini tidak selesai ditingkat Polres pihaknya akan meneruskan kasus ini ke aparat yang lebih tinggi posisinya. ”Kapolri kan sudah berjanji untuk memberantas premanisme. Jadi kita pantau saja sejauh mana, Polres bekerja dalam menangani kasus ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menerima keluhan dari warga Pasirjengkol, Kel Tanjungpura, Kec Karawang Barat, Karawang, yang ketakutan pulang ke rumah pasca peristiwa itu terjadi. Salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya, menceritakan warga saat ini ketakutan dengan teror yang akan menimpa dirinya, karena tempat tinggalnya berdekatan dengan anggota Kompak.”Makanya kami belum mau pulang sebelum aman,”katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Suryadarma meminta kepada kadernya untuk tetap tenang dan selalu siaga, sebagai langkah antisipasi jika terjadi sesuatu. ”Kalau memang takut harus meminta perlindungan ke aparat kepolisian. Saya harap jangan sampai kekerasan dilawan oleh kekerasan lagi,”imbaunya.

Jika kekerasan tersebut tetap dibiarkan artinya hukum tidak ditegakan.Eksesnya dari itu, lanjut Suryadarma, akan memancing masyarakat untuk melakukan sesuatu dengan tindakan kekerasan.”Aparat harus terus bekerja,sehingga keamanan masyarakat terjamin,”tandasnya.

Peristiwa pemukulan terjadi pada Senin (24/11), saat akan dilakukan hearing antara dewan yang diwakili Husni dengan warga Pasirjengkol yangkeberatanatasdibangunnya SPBE dekat tinggal mereka. Pemicu pemukulan disebabkan, saat ketua LSM Kompak Sukur Mulyono tetap memaksa untuk ikut dalam acara tersebut dan tidak diizinkan oleh Husni.

Ketegangan pun tidak dapat dihindarkan dan pemukulan pun terjadi. Menurut Kapolres Karawang AKBP Rudi Antariksawan, kini pihaknya sudah menangkap tiga pelaku pemukulan, di antaranya Wahyu, Sutisna, dan Kabo. Namun, ketua LSM Kompak Sukur Mulyono baru dimintai keterangan sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Rabu, 26 November 2008

PPP Palopo Rangkul Nelayan

(27 Nov 2008,

PALOPO--Untuk mendapatkan suara yang signifikan pada Pemilu Legislatif 2009 mendatang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Palopo kini merangkul nelayan yang ada di Kecamatan Wara Timur. Demi mendapat simpati nelayan, PPP memberikan bantuan usaha.Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif 2009 DPC PPP Palopo, Andi Kaso Morang, mengatakan PPP berupaya dekat dengan masyarakat lewat pemberdayaan. ''Salah satu kegiatan kami yakni membantu masyarakat nelayan Kota Palopo untuk meningkatkan usaha mereka,'' kata Kaso.

Salah satu wujud nyata parpol berlambang Kakbah dalam mendorong usaha para nelayan yakni dengan memberi bantuan berupa dua unit jaring pagar pantai yang panjangnya mencapai satu kilometer, ditambah alat penyelam ikan ekspor Taripang dengan total bantuan mencapai Rp 70 juta.

Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada Ketua PAC PPP Kecamatan Wara Timur, Burhan AS untuk diteruskan kepada kelompok nelayan Kelurahan Penggoli dan Kelurahan Pontap.

Menurut Kaso Morang, bantuan usaha bagi para kelompok nelayan juga berasal dari Ketua DPW PPP Sulsel, HM Amir Uskara. Rencananya kegiatan itu akan ditindaklanjuti dengan mencarikan bapak angkat bagi kelompok nelayan untuk menghindari adanya nelayan yang menjadi korban rentenir.

''Saatnya kita harus memperhatikan nelayan dan kesejahteraan mereka, karena tak dapat dipungkiri nelayan turut memberi kontribusi terhadap pembangunan yang ada di Kota Palopo, khususnya pada sektor ekonomi riil,'' kata Kaso.

Caleg PPP DPR RI Suaib Didu Serahkan Benih Padi

PINRANG--Calon anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suaib Didu memberi perhatian pada sektor pertanian. Buktinya, Minggu, 23 November kemarin, Suaib melakukan sosialisasi di hadapan petani di Hotel Fathir, Pinrang.Suaib juga menyerahkan bantuan benih padi kepada petani di daerah itu.

Suaib mengatakan sektor pertanian perlu menjadi perhatian pemerintah di Sulsel. Alasannya, bidang pembangunan ini paling banyak digeluti masyarakat Sulsel. Bahkan perekonomian provinsi ini banyak ditopang dari sektor pertanian.

"Dari dulu kami memikirkan masalah para petani. Apalagi basis pertanian di Indonesia adalah Sulsel yang juga dapil pemilihan saya," kata Suaib. Ia menegaskan perhatiannya pada sektor pertanian bukan saja saat maju sebagai caleg tahun ini. Suaib menegaskan dari awal pihaknya sudah mencanangkan akan melakukan perbaikan pertanian secara nasional. Bukan saja untuk skala Sulsel.

"Baru-baru ini kami melakukan hal yang sama di daerah jawa tepatnya di Cikampek. Kami hanya mau melihat bahwa Sulsel pun mampu untuk meningkatkan swasembada pangan. Kami juga nantinya akan memberikan benih padi kepada masyarakat untuk dicoba," tegas Suaib.

Manager Pemenangan H Suaib Didu, M Rudi mengatakan pihaknya menyiapkan tiga fokus perhatian menyambut pemilu legislatif mendatang. Ketiga sektor itu adalah basis ekonomi lewat pertanian, membangun jaringan pemberdayaan masyarakat, dan menyiapkan jaringan politik.

Di PPP, Suaib bertarung di dapil Sulsel III yang meliputi Pinrang, Enrekang, Tator, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Suaib optimis bisa meraih satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan ini.

Minggu, 23 November 2008

PPP Cianjur Jabar Andalkan Generasi Muda

CIANJUR Tempat Ketua Umum PPP SDA Maju Caleg DPR RI.
Target Minimal PPP Cianjur Delapan Kursi

Cianjur, Pelita
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Cianjur, Jabar, pada Pemilu 2009 mentargetkan minimal memperoleh delapan kursi di DPRD Kabupaten Cianjur atau sama seperti pada Pemilu 2004.
Keinginan memang lebih dari itu, misalnya bisa memperoleh sepuluh atau tiga belas kursi, tapi paling tidak bertahan sama seperti pada Pemilu 2004, tegas Jimmi Perkasa Wakil Sekretaris DPC PPP yang juga ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Cianjur kepada Pelita kemarin.
Kursi DPRD Kabupaten Cianjur yang akan diperebutkan pada Pemilu 2009 sebanyak 50 kursi. PPP pun memasang sebanyak 44 calon legislatif, yang sebagian besar dari kalangan generasi muda dan kalangan perempuan sesuai dengan tuntutan UU Pemilu.
Untuk daerah pemilihan (Dapil) I, PPP pada nomor urut satu dan dua memasang nama Jimmi Perkasa Has, H Dadang Ahmad Zaenudin, Dapil II, H Irvan Rivano Muchtar, Sip, Ny Rina Mardiah, SH, MH, Dapil III, KH. Chumaedi Dimyati, SH, H Cecep Saefudin, Dapil IV, H Sehabudin, H Sirodj, Dapil V, Abdullah, dan Hj Teti Heryati, S Sos.

ARSIP-PPP Riau Peduli Madrasah Diniyah

PPP Riau Santuni Kepala MDA

Dihadiri Gubernur Riau

PEKANBARU-Sebagai bentuk perhatian terhadap para guru madrasah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau menyerahkan paket lebaran dan santunan kepada 270 orang khusus untuk kepala Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) se-Kota Pekanbaru, kalangan dhuafa dan anak yatim. Paket berupa pakaian, kain sarung dan tunjangan hari raya itu diserahkan dalam acara berbuka puasa bersama digelar DPW PPP Riau bersempena dengan refleksi dua tahun kepengurusan DPW PPP Periode 2007-2014 mendatang, akhir pekan lalu. Dalam kegiatan dihadiri sekitar seribuan kader dan pengurus DPW PPP Riau di Balai Dang Merdu turut hadir Gubernur Riau H Wan Abu Bakar, Ketua DPW PPP Riau H Rusli Effendi, Sekretaris Syarif Hidayat, Wakil Ketua DPRD Riau H Sofyan Hamzah, Calon Gubernur Riau drh H Chaidir MM dan para pengurus lainnya.

Rusli Effendi mengatakan diberikannya santunan itu kepada kepala MDA, karena kurangnya perhatian terhadap pendidikan di sekolah agama tersebut. Dengan bantuan itu diharapkan bisa memberikan semangat bahwa tidak ada perbedaan antara kepala MDA dengan sekolah umum lainnya. Selain itu tugas para guru itu tergolong mulia dalam membina akidah dan akhlak generasi muda di Riau. “Tahun lalu kita berikan kepada ribuan guru MDA, sekarang kepada para kepala sekolahnya. Dan kita ingin tidak adanya perbedaan terhadap para guru ini, kata Rusli Effendi. Terkait dengan refleksi dua tahun kepengurusannya, Rusli mengatakan ingin mendapatkan masukan dan evaluasi dari kalangan tokoh-tokoh PPP termasuk kader untuk kebaikan partai berlambang Kabah itu ke depannya.

Lima Anggota DPRD Brebes Lama Masuk Nomer Jadi

Dari enam anggota DPRD asal PPP yang masih menjabat, lima diantaranya kembali masuk nomor jadi, yakni nomor urut 1. Untuk DP 1, Fatchan hanya menempati nomor urut 2, sementara di DP 2 Imam Maturidi nomor satu, DP 3 Muh Azka, DP 4 Masrip Aksan, DP 5 Khumaedi dan DP 6 Imam Sairi. Di PKS, Syafaat juga menduuki nomor urut 1 di DP 1, kemudian Saefullah juga duduk di nomor 1 untuk DP 4 dan Warsudi juga nomor urut 1 di DP 3.

Dari 406 Daftar Caleg Tetap (DCT) yang telah diumumkan KPU Kabupaten Brebes, ternyata 70 persen caleg yang berada di nomor urut jadi adalah wajah lama. Mereka yang saat ini masih menduduki jabatan di DPRD Kabupaten Brebes ini diusung kembali oleh partainya masing-masing.

Hanya sebagian kecil saja dari mereka yang tidak mengikuti ajang demokrasi rakyat terbesar yang akan berlangsung pada April 2009 mendatang. Diantaranya yang tidak ikut mendaftar adalah Hajjah Farah evi Sri Winarti BSc dari PKB, Zeyd Abdillah SH dari PAN, Abdul Fatah dari PDIP.

Berdasarkan DCT yang dikeluarkan KPU, sejumlah caleg dengan nomor urut jadi yang diusung partainya masing masing antara lain Endang Selirsih dan Bambang Edi Prabowo dari PDIP di DP 1, kemudian di DP 2 ada Sukirso dan Illia Amin, DP 3 Sumadi, DP 5 Agus Khairil Anwar dan DP 6 Imam Santoso. Dari PKB yang masuk nomor urut jadi antara lain Noor Rosin di Dp 1, DP 3 Nasirul Umam, DP 4 Munifah dan DP 6 Zamroni. Golkar untuk DP 1 Budi Prabowo, DP 2 Uri Wibowo, DP 6 Agus Sutrisno.