Jumat, 12 Desember 2008

PPP Konae Utara Sultra Gencar TURBA

Ketua DPC PPP Konawe Utara, Yusri Hambali mengungkapkan, PPP akan memulai turun ke lapangan dengan pemasangan atribut kampanye pada Desember mendatang. “Pemasangan atribut ini akan dibarengi sosialisasi langsung dengan para konstituen di lapangan,” kata Yusri.

PPP menurunkan sebanyak 15 orang caleg untuk bersaing memperebutkan 25 kursi DPRD Konawe Utara. Total caleg di daerah ini sebanyk 456 orang yang terbagi menjadi tiga daerah pemilihan (dapil).

Di Dapil I, PPP Konawe Utara mengusung enam orang, Dapil II sebanyak lima orang, dan Dapil III sebanyak empat orang. Saat ini, DPRD Konawe Utara belum diisi satu pun kader dari PPP karena kabupaten ini terbentuk setelah Pemilu 2004.

Anggota DPRD Konawe Utara masih merupakan cerminan dari Pemilu 2004 di Kabupaten Konawe, dimana suara PPP di daerah ini tidak begitu signifikan sehingga tidak mampu mendudukkan satu pun wakil dari PPP.

Mengenai target 15 persen itu, Mubarok yakin partainya dapat meraihnya melihat antusiasme kualitas kader yang dimiliki di daerah tersebut. “Kader PPP merupakan kader-kader terbaik Konawe Utara yang nilai jualnya sudah tidak diragukan lagi,” katanya.

PPP Kembali Tetapkan Rudy Ariffin Cagub Kalsel 2010

Banjarmasin (ANTARA News) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menetapkan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin sebagai calon tunggal Gubernur Kalsel 2010 mendatang.

Penetapan Rudy Ariffin sebagai calon tunggal Cagub Kalsel 2010 sebagaimana hasil rapat pimpinan wilayah PPP Kalsel yang diselenggarakan, Rabu, malam yang juga dihadiri Ketua OKK bidang Pilkada PPP pusat, Imron Pangkati, demikian dilaporkan ANTARA, Kamis.

Sementara untuk calon wakil gubernur yang akan berpasangan dengan Rudy ditetapkan kemudian, atau menunggu hasil perolehan suara pada Pemilu 2009 nanti.

Menurut Rudy, dihubungi via telepon, untuk bisa mengusung Cagup dan Cawagub harus mengantongi minimal 15 persen suara, sehingga mau tidak mau partai harus melakukan koalisi.

Tentang kemungkinan akan kembali berkoalisi dengan wagub yang menjabat saat ini, Rosehan NB, atau disebut 2R, Rudy belum bisa memastikan, mengingat perubahan peta politik sangat cepat.

"Kemungkinan kembali berkoalisi dengan 2R masih ada, tapi mungkin juga tidak, belum bisa dipastikan, akan dilihat nanti setelah Pemilu," tambahnya.

Rudy yakin, penetapan dirinya sebagai cagub tunggal PPP tidak akan menjadi masalah, karena rapat yang dihadiri oleh seluruh pimpinan wilayah PPP Kalsel juga dihadiri oleh PPP pusat.

"Hasil rapat, akan segera disampaikan kepada pimpinan PPP pusat untuk mendapatkan persetujuan dan diproses sebagaimana mestinya," katanya.

Sebelumnya, pada Pemilu 2009 PPP Kalsel menargetkan mendapatkan suara hingga 28 persen atau naik hingga 100 persen dibanding Pemilu sebelumnya yang hanya 14 persen.

"Kita optimis target perolehan suara di Kalsel hingga 28 persen suara bisa terpenuhi, dengan kerja keras dan kerjasama yang solid dengan seluruh kader di seluruh daerah," kata Rudy Ariffin yang juga ketua DPW PPP Kalsel.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga akan melakukan langkah perbaikan internal partai dan mempersiapkan caleg yang handal dan melakukan orientasi caleg hingga di daerah-daerah bahkan pada setiap daerah pemilihan (Dapil).

Dengan orientasi tersebut, diharapkan akan mampu memompa semangat para kader untuk bisa memenangkan Pemilu 2009 mendatang, dengan perolehan suara yang cukup bagus hingga tingkat daerah. (*)

Jago PPP Menang di Pilkada Kerinci

Jambi (ANTARA News) - Hingga Jumat, pasangan Murasman-Rachman untuk sementara unggul pada putaran dua Pilkada Bupati Kerinci, Provinsi Jambi, 410 Km dari Kota Jambi, dengan memperoleh 97.039 suara mengalahkan saingannya pasangan Ami Taher-Dianda yang mengantong 80.821 suara.

Kepala Kesbang Linmas dan Politik Kabupaten Karinci Evi Risyanto ketika dihubungi, Jumat mengatakan, dari hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan Pemkab Kerinci untuk sementara pasangan Murasman-Rachman unggul dari pasangan Ami Taher-Dianda.

Hingga Jumat pagi (12/12) dari 248.483 mata pilih sudah 71,61 persen atau 177.860 suara yang masuk, dan dari jumlah tersebut pasangan Murasman-Rachman memperoleh 97.039 suara (54,56 persen) dan pasangan Ami Taher-Dianda memperoleh 809.821 suara (45,44 peren).

Data yang dihimpun dari lapangan, dari 17 kecamatan pasangan Murasman-Rachman unggul di 12 kecamatan dan pasangan Ami Taher-Dianda unggul di lima kecamatan.

Penghitungan cepat yang dilakukan Kesbang Linmas dan Politik Kabupaten Kerinci menyamai perolehan suara yang dilakukan Polres, Kodim dan kedua tim sukses dari pasangan tersebut.

Kendati penghitungan secara manual belum dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kerinci sebagai lembaga resmi yang ditetapkan pemerintah untuk menentukan kemenangan kandidat yang bersaing, namun perolehan angka sementara tersebut sudah mendekati keunggulan mutlak.

Dua pasang calon bupati dan wakil bupati Kerinci bersaing pada putaran dua masing Murasman-Rahman dan Ami Taher-Dianda setelah memperoleh suara terbanyak pada Pilkada putaran pertama yang digelar 16 Oktober 2008.

Pilkada Kerinci pada putaran pertama diikuti enam pasang calon, satu pasang di antaranya dari calon perseorangan atau independen, dan lima lainnya diusung partai yang ada.

Dari hasil penghitungan pasangan Murasman-Rahman yang diusung PPP menduduki posisi teratas diikuti pasangan calon independen Ami Taher-Dianda Putra.

Kamis, 11 Desember 2008

PPP Sulsel Gencar Road Show

DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menghadapi pemilu 2009. Road show PPP Sulsel mulai berjalan beberapa hari terakhir ini, khususnya di daerah pemilihan (dapil) II tingkat pusat. Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara mengungkapkan, seluruh caleg pusat yang bertarung di Sulsel akan dikerahkan dalam road show partainya. “Road showPPP sudah berjalan, khususnya untuk caleg pusat.Sementara DPW itu sebagian sudah jalan dan akan ditingkatkan terus ke semua DPC di Sulsel. 

Itu bertujuan memberikan strategi pemenangan, sekaligus konsolidasi kader,” papar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa. Langkah serupa juga ditempuh Partai Kedaulatan Sulsel di bawah kendali Ketua barunya,Asrullah.Hanya, road show partai pendatang baru ini dilakukan untuk melihat kesiapan struktur dan infrastruktur di seluruh daerah, sebelum memasang target suara yang akan diraihnya. Sebab, mengusung target harus berdasarkan kemampuan setiap cabang.

KH Zainuddin MZ Lompat Ke Gerindra???

Jakarta, RM. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Irgan Chairul Mahfiz mengikhlaskan langkah politik KH Zainuddin MZ jika ingin lompat ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Irgan yang ditemui di Kantor DPP PPP, membenarkan adanya kabar bahwa kiai sejuta umat itu akan membelot ke partai yang dinahkodai Prabowo Subianto.

Namun, hingga kini pengurus pusat, dijelaskan Irgan, belum pernah menerima surat pengunduran diri KH Zainuddin MZ. "Tapi, kalau memang benar mau keluar silakan saja. Kami tidak akan memberatkan Zainuddin, walaupun keberadaannya di PPP mempunyai pengaruh bagi partai," ujarnya.

Menurut Irgan, Zainuddin MZ punya hak politik untuk masuk atau keluar dari partai manapun. Sehingga, tidak ada alasan bagi PPP untuk melarang atau tidak mengabulkan keputusan itu.

Namun jika alasan kepindahan Zainuddin, hanya lantaran diiming-imingi jabatan saja, Irgan sangat menyayangkan. Sebab menurutnya, sikap pragmatis seperti itu, bukan perilaku politisi Islam.

Seperti yang pernah diberitakan, pemicu Zainuddin MZ ingin hengkang dari PPP dikabarkan lantaran kecewa tidak di tempatkan sebagai caleg nomor urut satu di daerah pemilihan DKI Jakarta. Selain itu, keberadaan Zainuddin dikabarkan sudah tak dianggap lagi oleh DPP PPP, makanya dia memutuskan 'bercerai' dengan PPP.

Kerenggan hubungan antara Zaenuddin MZ dengan pengurus PPP ini, dimanfaatkan petinggi Gerindra untuk masuk. Ketika dai sejuta umat itu menggelar syukuran berhaji di kediamannya Prabowo Subianto datang menghadiri.

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani yang pernah bersama-sama KH Zainuddin MZ membidani kelahiran PBR, dinilai sebagai aktor yang menjembatani hubungan antara Prabowo dan Zainuddin MZ. Putra Zaenuddin MZ, Fikri Haikal juga membenarkan adanya komunikasi yang intens antara Prabowo dengan ayahnya belakangan ini.

"Soal kemungkinan untuk pindah ke Gerindra itu sangat mungkin terjadi. Apalagi, jika dipanggil untuk kebaikan. Apalagi di Gerindra itu banyak mantan petinggi PBR yang sudah sangat dikenal Kiai," katanya.

PPP Subang Bidik Pesantren

SUBANG  – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Subang membidik massa dari kalangan pondok pesantren dalam Pemilu 2009 mendatang. 

Ketua DPC PPP Subang Hasanudin Missilu mengatakan,pada Pemilu 2009,PPP akan kembali pada basis kultural yang diterapkan kepemimpinan partai di masa Orde Baru. Basis kultural tersebut adalah pondok pesantren sebagai kekuatan untuk mendongkrak suara.

Pada masa Orba,ponpes dan masyarakat di sekitarnya menjadi lumbung suara PPP. Hasan yakin strategi ini akan membawa PPP melesat dan meraih suara signifikan pada pemilu tahun depan. Selain mendekati massa pesantren,PPP juga akan mendekati para tokoh sentral pesantren dan kyai-kyai. 

Hasan menyatakan,kyai dan ulama menjadi panutan masyarakat termasuk dalam hal menentukan pilihan politik mereka. Dia menegaskan,pendekatan kepada kalangan pesantren tidak membuat partai berasas Islam ini menjadi eksklusif dan tertutup bagi komunitas lain. 

”PPP adalah partai terbuka. Semua golongan bisa masuk di dalamnya. Kami pun saat ini sedang mendekati kalangan petani dan komunitas pendidikan,”pungkasnya. Sekadar diketahui, PPP Subang menargetkan 1 calegnya di setiap daerah pemilihan (dapil) melaju ke DPRD setempat.PPP memasang 36 caleg yang tersebar di tujuh dapil.

Rabu, 10 Desember 2008

Khofifah Gaet PKB Sampang


Selain didukung sejumlah ulama di Pulau Garam, termasuk KH Alawy Muhammad, Cagub Khofifah juga mendapat dukungan dari tokoh Madura lainnya yakni Ketua Dewan Syura DPC PKB Sampang, KH Kholid El Busyiri.
Pernyataan dukungan diungkapkan KH Kholid dalam pertemuan dengan Khofifah-Mudjiono di Ponpes Roudlatul Ulum Ar-Rohmaniyah, Peramaian Taman, Sreseh, Sampang, Rabu (10/12). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Tim Pemenangan Ka-Ji, KH Masykur Hasyim.
Dalam pertemuan tersebut, Kiai Kholid tak sendirian. Dia didampingi puluhan ulama dan kiai Sampang, terutama dari unsur PKB. �Kami siap membantu dan memenangkan Bu Khofifah,� kata tokoh berpengaruh tersebut.
Khofifah mengaku senang dengan dukungan para ulama dan kiai PKB Sampang. Dukungan itu, katanya, menjadi modal berharga untuk menyongsong coblosan ulang di Sampang dan Bangkalan.� Ternyata beliau semuanya tak terpengaruh dengan PKB Jatim yang mendukung KarSa,� katanya.
Dengan bergabungnya PKB Sampang, kini Ka-Ji berhasil menghimpun kekuatan dua partai terbesar di Sampang, yaitu PPP dan PKB. �Insya Allah akan banyak lagi pihak-pihak yang gabung ke Ka-Ji,� ungkap Khofifah.