Selasa, 27 Januari 2009

Caleg PPP Uus Beri Santunan Yatim dan Jompo

AWIRARANGAN - Calon Legislatif (caleg) DPRD Kuningan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapil I, Uus Yusuf SE terus menebar kepedulian. Sasarannya masih kepada warga berekonomi kurang mampu. Tercatat sekitar 50 anak yatim dan jompo mendapat santunan dari caleg nomor urut 7 itu, kemarin.
Penyerahan santunan berupa uang tunai diberikan langsung di kediamannya, Jalan Juanda, Kota Kuningan. Proses pemberian santunan berlangsung penuh rasa kekeluargaan. Puluhan anak yatim dan jompo diantar sanak saudaranya untuk menerima santunan.
Tokoh masyarakat Awirarangan, H Uu Umarudin menyambut baik kepedulian dari tokoh pemudanya itu. Terlebih kepedulian itu dilakukan Uus Yusuf secara rutin jauh sebelum dia menjadi caleg DPRD Kuningan.
“Saya tahu beliau selalu membantu warga kami yang tidak mampu karena Allah, bukan karena mempunyai kepentingan menjadi caleg. Dalam setiap rezeki yang ada, terdapat hak fakir miskin. Begitulah yang dilakukan Pak Uus Yusuf selama ini,” kata H Uu kepada Radar, kemarin.
Kendati begitu, H Uu mengajak semua warga penerima santunan agar bisa mendoakan agar kepedulian Uus Yusuf itu bisa membawa kerukunan, kesehatan, panjang umur, dan selalu berada dalam kesuksesan. Dia juga berharap apa yang dilakukan Uus Yusuf menjadi contoh bagi yang lainnya, terutama bagi orang-orang mampu agar bisa menyisihkan rezekinya untuk membantu warga berekonomi kurang mampu.
Uus Yusuf sendiri tidak mau berkomentar banyak soal santunannya. Caleg DPRD Kuningan itu hanya mengungkapkan kebahagiaannya bahwa hingga saat ini masih bisa berbagi dengan para anak yatim dan orang tua jompo.
“Betul kata Pak Haji (H Uu Umarudin, red), anak yatim dan orang tua jompo mempunyai hak dari rezeki yang kita dapatkan. Kalau kita mampu, kenapa tidak? Sebagai manusia kita harus saling membantu,” ungkap Uus.
Uus menampik jika pemberian santunan itu didasarkan karena dirinya mempunyai kepentingan sebagai caleg. Ditegaskan, pemberian santunan kepada fakir miskin, anak yatim, maupun jompo, telah dilakukannya sejak dulu atau sebelum menjadi caleg.
PPP Kabupaten Bekasi Adakan Pemantapan Bagi Kadernya
Sukatani, Bekasinews.com.- Istri Menteri Usaha Kecil Menegah (UKM), Dra Hj. Wardatul Asriah, yang mencalonkan diri menjadi Caleg DPR RI, nomer urut satu daerah pemilihan VII Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Puwakarta, bersama Caleg DPRD Kabupaten Bekasi daerah Pemilihan V nomer urut satu Kabupaten Bekasi, H.Hasan Bisri Menyelenggarakan Pemantapan Kader PPP Dapil V digedung serba guna PGRI, Sukatani 20/I/09. Pemantapan bertemakan “Memperluas dan merebut simpati masyarakat agar menentukan pilihan kepada PPP “ dihadiri ratusan kader dan simpatisan PPP berasal dari daerah pemilihan V, yaitu Kecamatan Sukatani, Kecamatan Muara Gembong ,Kecamatan Cabang Bungin, Kecamatan Sukakarya , Kecamatan Kedung waringin dan Kecamatan Pebayuran.

Dalam kata sambutannya Dra. Hj.Wardatul Asriah mengatakan, “saya Asli Putri Bekasi yang lahir di cibitung Kp Meriuk sehingga saya tidak ragu lagi untuk mencalonkan diri di PPP sebagai Caleg DPRRI, karena saya yakin masyarakat Bekasi akan memilih calon Wakil Rakyat dari Putri Bekasi, dan saya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yaitu pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan perempuan Bekasi di DPR RI jika saya terpilih nanti.

Ketika ditemui Bekasinews.com, H. Hasan Bisri, mengatakan dengan system pemilu yang memakai suara terbanyak, akan mewakili menjadi wakil rakyat, saya tidak risau karena saya telah mempunyai program yang telah dipersiapkan untuk mendulang suara di pemilu mendatang, kepada para caleg nomer urut bawahpun saya selalu menghimbau agar berjuang meraih suara agar PPP dapat meraih suara yang signifikan di dapil V sesuai target dua kursi,ungkapnya.

Selain itu juga saya telah bersosialisasi kepada masyarakat pemilih dengan Visi Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat yang diridhoi Allah Subhana Wa Ta’ala “, dan Misi 1.membuat dan melaksanakan program yg mumpuni mengakomodir kelompok masyarakat. 2. memperjuangkan sector pendidikan dengan biaya pendidikan semurah mungkin bila perlu gratis, sehingga guru dan siswa dapat mengajar dan belajar dengan nyaman. 3. memperjuangkan sector kesehatan, disetiap Puskesmas terdapat fasilitas rawat inap dan biaya murah. 4. memperjuangkan sector Ekonomi, Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ), milik Pemerintah dapat menyalurkan kredit bantuan modal bagi pengusaha kecil dengan proses mudah tanpa agunan, serta melalui koperasi adanya bantuan bergulir bagi pedagang kecil (Asongan,jajanan dan sayuran ). 5. memperjuangkan infrastruktur , pengecoran disetiap jalan utama dan pengaspalan/conblox untuk setiap jalan lingkungan sampai pedesaan. 

Dan yang terakhir adalah memperjuangkan sector pertanian, pengadaan traktor bagi petani dan subsidi pupuk/obat,obatan emalui kelompok tani, serta adanya penyuluhan secara rutin kepada petani sehingga dapat meningkatkan hasil panen. Dengan program dan visi misi tersebut, saya yakin masyuarakat di daerah pemilihan V, akan lebih baik dan sejahtera.paparnya.


Digugat, PPP Optimis Raih Target

BANJARMASIN, KAMIS - Kendati diterpa isu perpecahan di tubuh kepengurusan partainyanya, DPC PPP Kota Banjarbaru tetap optimis target pencapaian suara partainya tetap terjaga.

DPC PPP setempat mengklaim kepengurusan partai saat ini tetap kondusif sehingga mesin partai berlambang ka'bah ini di Banjarbaru juga tetap berjalan maksimal. Gugatan yang dilakukan terhadap PPP, bukan kolektivitas kader partai tetapi hanya satu orang yang sakit hati.

Mahfud SH Ketua DPC PPP Kota Banjarbaru yang datang ke redaksi Metro Banjar mengatakan, gugatan atas kepengurusan partainya tidak membuat suara PPP di Banjarbaru turun.

Sebab, kondisi di dalam kepengurusan partainya tidak terjadi sedikitpun perpecahan. Kondisi partai, saat ini semuanya tetap kondusif sehingga kerja seluruh kader partai juga tetap berjalan seperti biasa.

"Saya rasa, dengan adanya gugatan ini tidak ada masalah bagi kepengurusan PPP di Banjarbaru. Seluruh kader tetap bekerja untuk meningkatkan suara PPP di Banjarbaru. Mereka tidak terpengaruh,"tegas Mahfud, Kamis (22/1).

Gugatan yang disampaikan, menurutnya, bukan mewakili seluruh atau kebanyakan kader di tubuh PPP. Tetapi hanya satu orang partai yang kecewa karena saat penempatan urut tidak berada di nomor urut jadi bahkan kemudian keluar dari pencalegan.

Sehingga, gugatan semacam ini dirasakan tidak akan mempengaruhi pencapaian target PPP di Banjarbaru. Semua kader partai, tidak terpengaruh dengan adanya gugatan semacam ini.

Dijelaskan Mahfud, pihaknya untuk Kota Banjarbaru mentargetkan pada pemilu mendatang mencapai perolehan suara partai sebesar 6 kursi di DPRD Banjarbaru atau mendekati 25 persen suara.

Bahkan, sehubungan dengan adanya restu Gusdur terhadap tiga partai termasuk satu diantaranya PPP, pihaknya semakin optimis suara PPP akan terdongkrak melebihi target tersebut.

PPP Ingin Mematahkan Lembaga Survei

Ketua DPP PPP Emron Pangkapi
PPP Ingin Mematahkan Lembaga Survei

PPP Ingin Mematahkan Lembaga Survei, oleh lembaga survei, sering diramalkan bakal terpuruk. Tapi para fungsionarisnya tidak begitu saja percaya hasil survei, dan mengajukan argumentasi kebangkitan partai Ka\'bah tersebut, berikut wawancara dengan Ketua DPP PPP Emron Pangkapi, yang membidangi Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, di Jakarta, kemarin.

Kiat apa yang disiapkan PPP untuk menghadapi Pemilu 2009?
Begini, bagi PPP Pemilu 2009 ini adalah keikutsertaan kami yang ke-8. Setiap Pemilu, mulai 1977, kami memetik berbagai pengalaman. Kami telah pernah melewati musim Pemilu yang amat sulit, keras dan kotor pada waktu lalu dan kami pun sudah berpengalaman memasuki Pemilu multi-partai di tengah eforia reformasi 1999, kami berhasil melaluinya dengan perolehan yang cukup signifikan. Tentu, kami sudah menyiapkan kiat sukses pemilu 2009. Bahkan dalam Mukernas I, kami telah menetapkan target perolehan suara 15 persen.
Boleh kami tahu apa andalan PPP untuk mencapai target tersebut?
Sebagai partai yang relatif tua telah memasuki usia 36 tahun, PPP memiliki infrastruktur dan jaringan yang relatif kuat. Kami memiliki struktur kepengurusan DPW, DPC, PAC sampai dengan Pengurus Ranting di tingkat desa. Tidak banyak partai yang memiliki struktur dan kepengurusan yang lengkap sebagaimana jaringan yang dimiliki PPP. Kami hadir di 33 provinsi, 467 DPC, 6600 PAC (kecamatan) dan di lebih 90.000 desa. Bahkan di beberapa daerah ada struktur anak ranting sampai tingkat RW. Karena itu, kami memiliki modal dasar sukses pemilu karena memiliki jaringan ke bawah.
Bagaimana cara PPP menggerakkan mesin politik?
Infrastruktur yang kuat itu adalah modal dasar PPP memasuki Pemilu 2009. Tinggal bagaimana kita dapat menggerakkan seluruh instrumen partai secara effektif. Kami memiliki kader-kader terlatih dan pendukung yang konsisten, istiqomah, yang sering orang menyebutnya sebagai pemiliih tradisional. Tapi itulah modal kita, kekuatan kita, mereka sudah terbukti sebagai kader yang tangguh, mesin politik yang efektif.
Dalam Pilkada di berbagai daerah, PPP membuktikan memiliki mesin politik yang effektif. Kami berhasil mengantar empat orang gubernur dan 47 bupati/walikota. Memang jumlah itu sedikit dibandingkan dengan jumlah Pilkada langsung sejak 2006, tapi ingat di tempat-tempat kami kalahpun, prinsifnya adalah uji coba mesin politik. Sebagai Ketua Desk Pilkada, saya memantau secara seksama tiap pergerakan mesin politik itu.
PPP sering disebut-sebut sebagai partai orang tua. Bagaimana sebenarnya regenerasi di PPP?
Kami heran juga kenapa media massa memberi stempel PPP sebagai partai orang tua, padahal faktanya di kepengurusan dan aktivis partai terjadi regenerasi yang begitu bagus. Anda lihatlah kepengurusan DPP PPP sekarang. Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) dan 90 persen pengurus adalah dari generasi baru. SDA itu baru 51 tahun. Ketua Fraksi Lukman Saefudin Zuhri, Sekjen Irgan baru 40-an tahun, wakil-wakil Sekjen kami, Romy, Arwani, Ngudi dan lainnya di bawah 35 tahun.
Anda lihat waktu Muktamar 2007 lalu, 70 persen peserta adalah anak-anak muda kisaran di bawah 40 tahun. Mereka yang tampil sebagai kandidat ketua umum juga anak-anak muda, Endin Sofihara, Arief Mudasir, Dimiyati, sekedar contoh. Kami mempunyai ketua-ketua DPC yang belum bisa dicalonkan jadi bupati karena di bawah 30 tahun.
Jadi, regenerasi berjalan dengan baik, kaderisasi dilakukan secara teratur, sehingga generasi baru itu siap mengambil-alih kepemimpinan di masa depan. Rekrutmen baru yang dilakukan dengan menggaet sejumlah public figure seperti Marissa Haque, Okky Asokawaty, Ratih, Mat Solar, Icuk Sugiarto dan lainnya, itu untuk memberikan warna bahwa tidak benar PPP melulu partainya orangtua. Coba lihat juga Denada dan pengikutnya sekarang sudah jadi aktivis PPP. Jadi, sebenarnya PPP ini adalah partainya anak muda. Namun kita memegang teguh jatidiri sebagai partai berahlaqul qariemah.
Bagaimana pola kaderisasi di PPP?
PPP itu partai kader berbasis massa. Sebagai partai Islam, kami memiliki banyak sumber, terutama kader-kader yang sudah terbentuk dari ormas-ormas Islam dan organisasi kemahasiswaan Islam. Kami secara teratur melakukan kaderisasi di setiap jenjang dalam rangka menyiapkan kader pemimpin dalam jumlah cukup untuk memenuhi kualifikasi partai.
Dalam masa periode kepemimpinan SDA, DPP telah menyelenggarakan beberapa sorti pendidikan dan pelatihan kader di tingkat nasional. Dalam dua tahun ini lebiih dari 1000 orang telah di sertifikasi sebagai trainer. Dan mereka-mereka ini memenuhi kualifikasi sebagai kader nasional dan memberi pelatihan-pelatihan di tingkat wilayah (provinsi) dan tingkat cabang (kabupaten/kota).
Di tingkat wilayah dan cabang, berdasarkan data, diklat pengkaderan telah melahirkan lebih dari 60.000 kader. Dengan demikian mayoritas pengurus partai di tingkat kecamatan sudah pernah mengenyam pendidikan pengkaderan. Hasilnya mereka militan dan tidak mudah goyah, apalagi pindah partai. Justru, karena kaderisasi berjalan bagus, maka kami optimis mendapatkan perolehan suara yang signifikan dalam Pemilu 2009. Insya Allah.

Minggu, 25 Januari 2009

Dua Ribu Pendekar Siap Donorkan Darah Dukung Caleg PPP

BOJONEGORO - sebanyak dua ribu pendekar dari Ikatan kera Sakti (IKS) Bojonegoro siap mendonorkan darah mereka. Hal ini selain sebagai kepedulian unutk ikut menyelamatkan nyawa sesama juga sebagai bentuk dukungan kepada sesama anggota IKS H Moh Ikhsan Effendi yang akan maju sebagai calon Anggota legislative DPR RI dari dapil IX wilayah Bojonegoro Tuban dari Partai Persatuan Pembangunan(PPP).

Acara donoro darah itu sendiri kemarin secara resmi dumulai dari Desa Mlinjeng kecamatan Sumberrejo. Selanjutnya kegiatan akan dilakukan sampai dengan 22 pebruari nanti di lebih dari lima tempat di Bojonegoro diantaranya temayanag pada 1 perbuari mendatang. Bahkan kegiatan akan dilanjutkan sampai dengan bulan maret di wiklayah kabupaten Tuban.

''Ini sebagai bentu kepedulian kami terhadap sesame,'' kata Putut salah satu tetua IKS yang ikut hadir dalam acara di desa Mljineg Sumberrejom kemarin. Dia menjelaskan siap membeirkan dukungan penuh kepada anggota IKS yang akan maju dalam pencalegan mendatang.

Sementara itu H Moh Ikhsan Effendi kepada radar Bojonegoro menjelaskan darah adalah sesuatu yang sangat penting. Dari darah itulah nyawa bbsia diselematkan dan memberikan hiydp kepada manusia yang lain. ''Karena itu saya mengajak semua warega masyarakat unutk peduli dan ikut mendonorkan darahnya,'' tegasnya

Dia kemudian menjelaskan sebagai caleg dia tidak ingin membeirkan banyak janji. Namun dia menuturkan dnegan donor darah ini sebagai bukti bahwa kemanusiaan diatas segalanya untuk memberikan manfaat kepada sesame. ''dan ini baru awal saja,'' timbuhnya.

Sabtu, 24 Januari 2009

Presiden SBY Ucapkan Selamat Harlah ke-36 PPP

Jakarta (ANTARA News) - Ucapan selamat ulang tahun dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disampaikan lewat rekaman video dan balik kandangnya sekitar 200 ulama terkemuka ke pangkuan partai berlambang Kabah merupakan kado istimewa Hari Lahir (Harlah) ke-36 PPP di Jakarta, Sabtu.

"Saya mohon maaf kepada seluruh warga PPP tidak bisa hadir dikarenakan kesibukan saya. Saya ucapkan selamat ulang tahun dan dirgahayu ke-36 kepada Partai Persatuan Pembangunan," kata Presiden yang mengenakan batik warna hitam dan kopiah hitam dalam rekaman video berdurasi sekitar 10-15 menit itu.

Rekaman itu diputar dan disaksikan lewat layar besar oleh sekitar 12.000 kader dan simpatisan PPP. Tampak hadir antara lain Ketua MPR Hidayat Nurwahid, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashidiqie.

Kepada kader PPP, terutama yang ada di pemerintahan di Pusat dan Daerah, Presiden berpesan agar tetap bersama-sama bekerja membangun bangsa dan negara karena sudah 36 tahun PPP ikut bersama membangun bangsa ini.

Kepala Negara juga menyambut baik tema Harlah yaitu PPP sebagai jalan baru Indonesia sejahtera. Begitu juga motto "berbeda tapi tetap bersama".

Dalam pidato politiknya, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mengatakan bahwa PPP telah bangkit kembali dengan bergabungnya 200 ulama terkemuka di berbagai daerah ke dalam pangkuan partai berlambang Kabah itu. Para ulama itu sebelumnya keluar dari PPP bergabung dan mendirikan partai lain.

Lalu Suryadharma memanggil ke atas panggung KH Syukron Makmun, salah satu pendiri Partai Kebangkitan Nahdlatul Umah (PKNU) dan Habib Al Idrus yang memiliki banyak massa dari pondok pesantrennya.

Sebelumnya KH Zainudin MZ, dai sejuta umat yang juga mantan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) juga pulang kandang ke PPP bersama-sama dengan pedangdut legendaris Rhoma Irama.

Bergabungnya KH Syukron Makmun, Habil Al Idrus, Rhoma Irama, dan KH Zainuddin MZ diharapkan dapat mendongkrak perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari sekitar 8 persen pada Pemilu 2004 menjadi 15 persen pada Pemilu 2009.

"Kembalinya para ulama ke PPP sangat luar biasa, apalagi Kyai Sukron Makmum adalah ulama yang besar. Jadi tak hanya menambah suara, tapi sangat penting bagi dinamika partai Islam seperti kami," katanya.

Bergabungnya Kyai Syukron dan kawan-kawan akan mendongkrak perolehan suara setelah pemilu nanti. "Kyai Syukron saja memiliki santri 2.000 lebih," katanya.

PPP, katanya, akan besar jika dekat dengan ulama dan PPP akan hancur jika ditinggalkan ulama. Dengan kembalinya para ulama tersebut, PPP optimis menghadapi Pemilu 2009 dengan memperoleh 15 persen suara, demikian Suryadharma Ali.
200 Ulama Ternama Kembali ke PPP

Jakarta, CyberNews. Sekitar 200 ulama terkenal yang pernah ke luar dan mendirikan partai lain, kembali ke Partai Persatuan Pembangunan dan akan membuat partai berlambang Kakbah ini menjadi partai Islam terbesar di Indonesia. Kembalinya 200 ulama itu dirayakan berbarengan dengan peringatan hari lahir ke-36 tahun PPP di Jakarta Expo Kemayoran, Sabtu (24/1).
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengumumkan kembalinya ke-200 ulama tersebut di depan 12 ribu simpatisan PPP yang hadir. Ulama yang kembali ke PPP diantaranya KH Syukron Mamun yang merupakan salah satu pendiri dari Partai Kesatuan Nahdatul Ummah (PKNU) KH Nur Iskandar SQ salah satu pendiri PKB, Zainuddin MZ, pendiri Partai Bintang Reformasi, Habib Idrus, sertai sejumlah ulama lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
"PPP akan besar jika dekat dengan ulama dan PPP akan hancur jika ditinggalkan ulama. Dengan kembalinya para ulama tersebut, PPP optimis menghadapi Pemilu 2009 dengan memperoleh 15 persen suara," kata Suryadharma.

Jumat, 23 Januari 2009

PPP Jaring Pemilih lewat Beasiswa

JEMBER (SINDO) – Banyak cara mendekati calon pemilih untuk mendulang suara dalam pencalonan legislatif. Salah satunya dilakukan M Qoyum AJ,caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan IV Jatim Jember-Lumajang nomor urut 2 dari PPP. 


Pendekatan pada konstituen itu dilakukan dengan cara menjalin silaturahmi dan pemberian bantuan pendidikan bagi siswa dan anak yatim di Pondok Pesantren Al Maufi yang diasuh oleh KH Abdul Kudus di Dusun Jatirejo, Desa Sidodadi,Kecamatan Tempurejo.Itu dilakukan dengan menggelar pertemuan dengan puluhan warga serta kiai dan pimpinan pondok pesantren. Pengurus anak cabang maupun Ketua DPC PPP Jember KH Ali Wafa dan salah seorang fungsionaris DPW PPP Jatim KH Lutfi Achmad juga turut memberikan tausiah dalam pertemuan itu.

”Kami ingin mengasah kepedulian dan solidaritas sesama umat sekaligus sebagai tindakan afirmative action bagi anakanak bangsa yang secara sosial ekonomi belum merasakannya,” kata M Qoyum yang sempat membantu korban banjir Jember dengan membagikan sembako ini kemarin. Sebagai wujud kepedulian itu, dia memberikan bantuan pendidikan pada sekitar 850 anak yatim yang masih duduk di sekolah negeri maupun pondok pesantren.

Menurut dia, pendidikan formal maupun nonformal harus dimaknai sebagai sumber energi bagi umat dan bangsa. Sementara itu, KH Ali Wafa dalam tausiahnya berharap agar suara basis PPP tetap utuh, tidak terpecah untuk memberikan dukungan pada kadernya yang akan maju caleg di DPRD maupun DPR RI. 

Caleg PPP Perang di Basis Lawan

SUKABUMI (SINDO) – Upaya merebut simpati masyarakat oleh para calon legislator (caleg) dari berbagai partai politik (parpol) di Sukabumi mulai memanas. Seperti yang dilakukan caleg DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Reni Marlinawati. 


Wanita yang kini menjabat sebagai Wakil Bendahara DPP PPP tersebut kerap berkampanye di sejumlah kantong suara lawan politiknya.Sebut saja Kecamatan Cikakak yang notabene daerah potensial suara bagi Partai Golkar dan PDI Perjuangan. ”Saya lebih menyukai berkampanye di daerah lawan. Strategi yang saya terapkantentusajamelalui persaudaraan dan pertemanan. 

Bermain di daerah lawan memiliki tantangan cukup besar,yakni mengalihkan simpati masyarakat di daerah tersebut dari partai satu ke partai politik yang menjadi perahunya,” papar Reni. Dia mengakui selama musim kampanye ini telah menapakkan kaki di 73 daerah yang tersebar di Kota/Kabupaten Sukabumi.Sebagian besar titik kampanye yang telah didatangi Reni adalah merupakan kantong suara lawan politiknya.

”Berdasarkan hitunganpolitis, suarayangtelahsaya kantongi mencapai 80.000.Ini tersebar di Kota dan Kabupaten Sukabumi,”tambah dia.