Minggu, 08 Februari 2009

PPP Targetkan Delapan Kursi DPRD Batubara Sumut

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Batubara menargetkan delapan kursi dewan pada Pemilu 9 April 2009, meningkat dua kursi dari enam yang diraih hasil Pemilu sebelumnya. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Batubara Asmadinata Dalimunthe menjelaskan target yang ditetapkan bukan target muluk dan diyakini optimis untuk diraih.
Rasa optimis tersebut timbul dari sistim rekrutmen anggota DPRD saat ini, yakni, suara terbanyak. Dengan sistem suara terbanyak, maka calon-calon legislatif (caleg) termotivasi bekerja meyakinkan para pendukungnya untuk memberikan suara kepadanya.Menurut Asmadinata, delapan kursi dewan yang diincar, masing-masing dua dari Daerah Pemilihan (Dapem) 1 Kecamatan Sei Suka dan Medang Deras yang memperebutkan sembilan kursi. Dapem 2 Kecamatan Limapuluh yang juga memperebutkan sembilan kursi dewan dan Dapem 4 Kecamatan Talawi dan Tanjung Tiram memperebutkan sepuluh kursi dewan. Dua kursi lagi masing-masing satu dari Dapem 2 Kecamatan Air Putih yang memperebutkan empat kursi dan Dapem 5 Kecamatan Sei Balai yang memperebutkan tiga kursi dewan.Asmadinata dan para pengurus DPC PPP Batubara lainnya sejak beberapa bulan sebelumnya secara kiontinu juga melakukan konsolidasi dan sosialisasi ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting di desa-desa pada tujuh kecamatan daerah itu. Daerah dan kawasan pemilih yang merupakan basis berada di kawasan pinggir laut yang terdapat pada enam dari tujuh kecamatan di daerah yang baru dimekarkan dari Asahan tersebut.
Target yang ditetapkan delapan kursi dewan sekaligus upaya untuk meraih sukses lebih besar lagi pada Pemilu mendatang, yakni, jabatan ketua dewan. Priode sekarang, PPP Batubara menduduki jabatan wakil ketua DPRD, ujar Asmadinata Dalimunthe.

PPP Fogging Sarang Nyamuk Gratis dan Peduli Masjid Seluruh Desa di Sunggal

MEDAN-Partai Persatuan Pembangunan melakukan pogging (penyemprotan) terhadap sarang jentik-jentik nyamuk aides agepti menimbulkan demam berdarah secara gratis, dan peduli masjid dengan membersihkan lingkungan masjid-majid seluruh desa di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, dalam rangka kegiatan harlah (hari ulang tahun) ke-36 Partai berlambang Kabah tersebut.Demikian diungkapkan Sekretaris DPW PPP Sumut H Ali Jabbar Napitupulu ketika melepas para mujahidin PPP melakukan pogging sarang nyamuk DBD (Demam Berdarah Dengue) di Jalan Kompos Kecamatan Sunggal-Deliserdang.

Dikatakan Ali Jabbar, kegiatan pogging merupakan pekan peduli kesehatan PPP terhadap rakyat di Kecamatan Sunggal dengan melakukan penyemprotan dan pengasapan selama 5 hari sejak 12 Januari 2008 terhadap bintik-bintik nyamuk berpotensi menimbulkan penyakit demam berdarah yang sangat ditakuti masyarakat.

Disebutkan juga, kegiatan pekan peduli kesehatan PPP diawali dengan pelantikan pengurus PAC PPP se-Sunggal oleh ketua DPC PPP Sunggal mengajak kader-kader PPP di Sunggal mendukung dan memenangkan Ali Jabbar Napitupulu Caleg No 1 dapem Deliserdang untuk DPRD Sumut dan Hasrul Azwar Caleg DPR-RI Sumut I, karena Ali Jabbar Napitupulu sosol peduli kepada aspirasi masyarakat.Ali Jabbar dalam bimbingannya mengingatkan, kader PPP harus mampu mengambil hati nurani dan dekat dengan rakyat, serta berperilaku sesuai dengan azas PPP yang berpedoman pada azas Islam.

Sepuluh PR PPP Sunggal Dukung Hasrul Azwar-Aswan Jaya

MEDAN-Berkisar sepuluh Pimpinan Ranting (PR) Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Kecamatan Sunggal Deli Serdang menyatakan kebulatan tekad memenangkan paket Caleg DPR-RI Nomor Urut 1 Dapil Sumut I Drs H Hasrul Azwar, MM dan Caleg DPRD Sumut Nomor Urut 2 Dapil Deli Serdang Aswan Jaya pada Pemilu Legislatif 9 April 2009.“Pilihan ini kami jatuhkan sebab kedua kader PPP ini merupakan cerminan antara senior dan junior di mana Hasrul Azwar merupakan kader senior di PPP Sumut sedangkan Aswan Jaya merupakan kader junior yang energik," ujar juru bicara 10 Ranting PPP Se Kecamatan Medan Sunggal Wagino yang di dampingi PAC PPP Sunggal Rusli kepada wartawan usai menyatakan kebulatan tekad di kediaman Aswan Jaya Jalan Medan Binjai KM 12,5 Deli Serdang, kemarin malam.Dikatakan Wagino yang juga Ketua Ranting Medan Kerio, Drs H Hasrul Azwar merupakan tokoh PPP Sumut yang memiliki prestasi yang cukup baik dari karir politik yakni sebagai Ketua DPW PPP Sumut dua priode dan anggota DPRD Sumut kemudian meningkat menjadi anggota DPR-RI, bahkan sekarang duduk sebagai salah satu pengurus di DPP."Sedangkan Aswan Jaya saat ini kami nilai merupakan kader muda dan energik di PPP Sumut, selain itu Aswan Jaya merupakan satu-satunya anak Sunggal yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Sumut dari PPP," jelasnya. "Kalau ditanya seluruh pengurus anak cabang dan ranting PPP se Sunggal ini pasti mengenal Aswan Jaya," tukas Rusli.Hadir dalam acara Silaturahmi tersebut Ranting Sumber Melati Syamsidar (Ketua), Ranting Telaga Sari Musbiran (Ketua) N Muammarsono (Sekretaris), Ranting Purwodadi Mad Dolah (Ketua) Erwin S (Sekretaris), Ranting Serbajadi Suhendro (Ketua) Sugeng (anggota), Ranting Sunggal Kanan Muslim Adinata (Ketua) Wagino (sekretaris) Lembang (anggota). Ranting Sei Semayang Hendri (Ketua),Ermadani (sekretaris), Ranting Mulia Rejo Rahmadsyah (anggota), Ranting Tanjung Gusta M Siddik (Ketua) Sayuti (Sekretaris), Ranting Medan Kerio Wagino (ketua) Semiwati (Sekretaris), Ranting Helvetia Sriwdyastuti (Ketua).

Jumat, 06 Februari 2009

30 Persen Caleg PPP Pandeglang Mantan Kades

Pandeglang - Momen Pesta Demokrasi 2009 ini dimanfaatkan oleh parpol PPP, salah satu parpol yang lumayan besar. Bahkan para Caleg yang gabung dengan PPP ini mantan dan lurah yang masih aktif. Hal ini yang dilakukan oleh TB.Yasin Abkhori, S.Pd yang berani mencalonkan sebagai Caleg di daerah Pemilihan zona 2.

Mantan lurah, aktifis, dan wartawan ini bertekad akan membangun masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera, karena selama ini masyarakat hanya dijadiken objek oleh penguasa sehingga masyarakat pandeglang hususnya masyarakat termarjinalkan dibandingkan masyarakat yang ada di daerah yang lain.

TB.Yasin Abkhori mengungkapkan bahwa dalam pencalegan dirinya semata-mata hanya ingin membantu masyarakat serta pengabdian kepada masyarakat. Yang telah dilakukan untuk pemenangan pemilu 2009 yaitu telah melakukan sosialisasi dengan perbuatan yang dilakukan karena menurunya dengan perbuatan yang dilakukan maka masyarakat akan mengetahui sepak terjang kita.

Selain itu juga Yasin mengungkapkan bahwa berpolitik bukan untuk kepentingan pribadi tapi untuk kepentingan bersama, bersama disini adalah bersama-sama untuk masyarakat khususnya untuk masyarakat yang selalu di rugikan secara materil maupun non materil.

Salah satu program yang akan diusung oleh yasin tidak muluk-muluk yakni mengajak petani untuk mandiri, meningkatkan kedaulatan pangan agar petani tidak tergantung kepada pemerintah. Dalam hal ini mensosialisasikan dan melaksanakan Reforma agraria sesuai dengan Undang-undang tahun 60.

PPP Kota Mataram Optimis Tambah Kursi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) optimis bisa menambah jumlah perolehan kursi di DPRD setempat dari tiga kursi menjadi enam kursi.

Ketua DPC PPP Kota Mataram, Husni Tamrin di Mataram, Selasa mengatakan, dengan adanya sistem perolehan kursi untuk calek suara terbanyak sangat menuntungkan bagi PPP.

Sebab yang bergerak atau turun ke lapangan bukan hanya caleg nomor satu, tetapi semua caleg berlomba-lomba turun untuk mencari dukungan masing-masing, namun tetap atas nama PPP.

Di kota Mataram tercatat 41 caleg, yakni untuk dapil Ampenan sebanyak 15 orang, Cakranegara 13 orang dan dapil Mataram tercatat 13 caleg.

Dikatakan, pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap basis-basis PPP di daerah ini terutama di Dasan Agung, Ampena, Sekarnbela dan Bebidas.

Zaenul Targetkan 10 Ribu Suara

BOGOR-Dengan memilih daerah Pemilihan (Dapil) IV Bogor Barat, Zaenul Mutaqien Yasin Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 5 ini terus gencar melakukan gerilya politiknya di berbagai wilayah yang tersebar di Kecamatan Bogor Barat.
Menurut Zaenul yang juga adik kandung dari Bupati Bogor, Rachmat Yasin ini, ia menerapkan pola 5R yang artinya di setiap Rukun Tetangga (RT) menyimpan 5 orang simpul masyarakat. "Ya, target saya dengan menerapkan pola 5R itu, di tiap kelurahan (dari 16 kelurahan, red) bisa meraih 700 suara, atau total suara sebesar 10 ribu," ujar dia, usai melakukan sosialisasi dengan puluhan simpul masyarakat RW III, Kelurahan Sindang Barang, kemarin.
Zaenul juga dalam kesempatan tersebut, mengkritisi kondisi kertas suara yang tulisan dan angkanya sangat kecil. Karena hal tersebut, bisa mengakibatkan kesalahan dalam melakukan pemilihan pencontrengan. Karena itu, ia dan beberapa tim suksesnya dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi tata cara pencontrengan dalam melakukan pemilihan nantinya. "Nanti akan disediakan kertas suaranya juga. Yang jelas, bisa dikatakan pembelajaran politik juga bagi masyarakat luas," ungkapnya.
Politisi PPP juga ini, berjanji akan kembali menghidupkan organisasi kepemudaan yang saat ini di Bogor Barat sudah mulai tidak terdengar gaungnya. tidak hanya itu, beberapa program wira usaha dan mendirikan Badan Latihan Kerja (BLK) untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah ini. "Terpilih atau tidaknya saya di Pileg ini, tujuan-tujuan tersebut akan saya wujudkan," kata Zaenul.=ROY

Marissa Haque Rekrut 5.000 Tukang Sate

JAKARTA, KAMIS — Mantan politisi PDI-P yang kini hijrah ke PPP, Marissa Haque, menyadari, figur publik memang bukan jaminan bisa melenggang jadi calon wakil rakyat dan berkantor di Senayan. Marissa, atau politisi yang kerap disapa "Mbak Ica" ini mengaku, punya trik khusus untuk mendapatkan dukungan. Terlebih, daerah pemilihannya (dapil) I Jawa Barat, diisi oleh para politisi andal.

"Saya tak begitu risau dengan putusan MK itu. Yang terpenting sekarang ini sudah harus rajin turun ke bawah, menjalin hubungan dengan konsituen. Berusaha membaur dengan mereka," kata Marissa Haque kepada Persda Network, Kamis (5/2).

Istri mantan penyanyi rock ini mengaku, kini sudah berhasil merektut sekitar 5.000 tukang sate di Kota Bandung yang akan memberikan dukungan kepadanya. Dukungan para tukang sate yang mayoritas asli Madura, Jawa Timur, ini diakuinya adalah modal menghadapi para caleg lainnya di pemilu legislatif yang sedianya akan digelar pada bulan April nanti.

"Alhamdulillah, saya sudah mengumpulkan sekitar 5.000 tukang sate di Bandung. Saya pakai metode air, mengalir begitu saja. Tanpa ada iming-iming janji yang muluk-muluk. Sebagai perempuan, dengan adanya dukungan itu tak membuat saya khawatir, apalagi siapapun yang terpilih nanti tentunya sudah kehendak dari rakyat yang memilihnya," katanya.

"Putusan MK bagi saya adalah keputusan yang manusiawi kok. Siapa pun caleg, dari partai mana pun, tentunya beranggapan sama seperti saya. Tak perlu ada yang harus dirisaukan," kata Marissa.