Jumat, 20 Februari 2009

Emilia Contessa Penuhi Panggilan Panwas untuk Klarifikasi

ASURUAN, JATIM – Calon legislator Nomor 5 DPR RI daerah pemilihan II Jatim, Hj Emilia Contessa, mendatangi Kantor Panwas Kota Pasuruan di Jalan Urip Sumoharjo Kebonagung, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (19/2).

Kedatangan Caleg yang diusung Partai Persatuan Pembangunan itu guna memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu terkait dugaan kampanye yang digelarnya pada Rabu (18/2) di Lapangan Bugul Lor, Kota Pasuruan.

Saat ditemui, Emilia mengatakan terjadi kesalahpahaman mengenai dugaan kampanye tersebut. Penyanyi Kondang itu menjelaskan, saat itu ia sedang melakukan kunjungan ke salah satu konstituen PPP bersama rombongan, termasuk suaminya, Usamah Al Hadar, yang juga caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim.

Popularitas namanya mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berdatangan melihat secara langsung. Pada saat itu, Emilia bersama suaminya menggunakan kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi tata cara pemilihan sekaligus mengenalkan diri sebagai caleg pada warga Pasuruan.


ASURUAN, JATIM – Calon legislator Nomor 5 DPR RI daerah pemilihan II Jatim, Hj Emilia Contessa, mendatangi Kantor Panwas Kota Pasuruan di Jalan Urip Sumoharjo Kebonagung, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (19/2).

Kedatangan Caleg yang diusung Partai Persatuan Pembangunan itu guna memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu terkait dugaan kampanye yang digelarnya pada Rabu (18/2) di Lapangan Bugul Lor, Kota Pasuruan.

Saat ditemui, Emilia mengatakan terjadi kesalahpahaman mengenai dugaan kampanye tersebut. Penyanyi Kondang itu menjelaskan, saat itu ia sedang melakukan kunjungan ke salah satu konstituen PPP bersama rombongan, termasuk suaminya, Usamah Al Hadar, yang juga caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim.

Popularitas namanya mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berdatangan melihat secara langsung. Pada saat itu, Emilia bersama suaminya menggunakan kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi tata cara pemilihan sekaligus mengenalkan diri sebagai caleg pada warga Pasuruan.

Lebih Dekat Caleg Ir. Ali Faozin






Profil Caleg DPRD Propinsi Banten

Ir. Ali Faozin
Nomor Urut 1 Dapil Kota Cilegon


Ali Faozin lahir di Tegal 42 tahun yang lalu dari keluarga sederhana yang taat pada agama, saat ini tinggal di Komplek Cilegon Indah (PCI) dan telah menikah dengan Dessy Dewiyanti dengan 2 orang anak, perjalanan hidup di Cilegon dimulai sejak orang tua nya hijrah ke Cilegon untuk menimba ilmu agama Islam di Banten dimulai pada era tahun 1940-an, orang tuanya mengeyam pendidikan pesantren di daerah Cibeber dilanjutkan ke Tanara (Pontang) dan berakhir di Al-Khairiayah Citangkil.

Ali Faozin menyelesaikan sekolah dasarnya di SDN Sumurpanggang I Tegal Jawa Tengah, kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsnawiyah di MTs Al-Khairiyah Citangkil, lalu melanjutkan ke SMA YPW-Krakatau Steel. kemudian melanjutkan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) jurusan Teknik Metallurgi (angkatan 1986), dan saat ini sedang menyelesaikan Magister Manajemen di Universitas Mercubuana Jakarta. Selain mengenyam pendidikan formal yang bersangkutan juga giat mengikuti kursus yang berhubungan dengan kehlian khusus baik tekik maupun manajemen.

Pengalaman kerja di industri dimulai dari anak perusahaan PT. Krakatau Steel yaitu di PT. Purna Baja Heckett Cilegon, kemudian pernah menjadi marketing representative untuk produk-produk teknik di PT. Dasa Puri Perdana. dan pernah bekerja di PT. Krakatau Steel di Direktorat Riset dan Teknologi. Selain bekerja di instansi formal yang bersangkutan juga aktif di GAPENSI Kota Cilegon (2000 – 2004), yang bersangkutan juga mengelola bebrapa perusahaan jasa (Konstruksi dan Jasa Pengadaan).

Sisi lain Ali Faozin juga senang pada dunia jurnalistik, yang bersangkutaan saat di PT. Krakatau Steel juga pernah menjadi Sekretaris Redaksi Majalah Ilmiah KS-Review, kecintaan akan dunia jurnalistik dilanjutkan dengan mendirikan Yayasan Pers Cilegon yang pada tahun 2000 dengan menerbitkan majalah Selat Sunda (sebagai pemred) yang merupakan majalah bulanan berisi tentang dunia industri dan pariwisata di Cilegon pada khusunya dan Banten pada umumnya, pada tahun yang sama juga turut serta membidani terbitnya Tabloid Cilegon Mandiri yang bersangkutan menduduki posisi dewan redaksi, ini merupakan sebagian dari strategi pembentukan kelahiran Kota Cilegon.

Pengabdian pada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pada dunia pendidikan di Cilegon dimuali sejak masih menjadi mahasiswa di UNTIRTA yaitu dengan menjadi guru luar biasa (part time) di Madrash Al-Khairiyah di Rawaarum Pulo Merak yaitu sebagai guru ilmu-ilmu pasti (Fisika, Kimia, dan Biologi) untuk tingkat Tsanawiayah dan Aliyah, pada tahun yang sama juga turut membidani lahirnya MTs Al-Khairiyah (Gunung watu) Grogol juga dengan menjadi guru luar bisa untuk mata pelajaran eksakta, itu semua sebagai bakti terhadap almamater Al-Khairiyah.

Kepedulian akan dunia pendidikan tidak berhenti sampai disitu, saat masih menjadi karyawan PT. Karakatau Steel juga turut serta menjadi team perumus pendirian SDIT dan SMPIT Raudhatul Jannah di Komplek Pondok Cilegon Indah, bahkan saat ini yang bersangkutan masih menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Ilmu Komputer (STTIKOM) Insan Unggul Cilegon dan merupakan salah seorang yang mendorong terus terbentuknya dunia pendidikan yang bermutu di Koata Cilegon. Melaui APTISI Rayon Cilegon bahu membahu untuk menyiapkan SDM Cilegon yang handal untuk dapat bersaing di pasar global.

Mengawali aktifitas organisasinya sebagai Ketua OSIS di SMA YPW-Krakatau kemudian disusul oleh kepercayaan lainnya seperti Ketua Remaja Kota Baru (di Kompleks Perumahan Damkar PT. KS). Memulai aktifitas di organisasi sosial kemasyarakatan dengan mendirikan Yayasan Masyarakat Sejahtera (YAMARA) Cilegon yang berfungsi/bertugas memberikan pelatihan ketrampilan bagi masyarakat bekerjasma dengan beberpa industri di Cilegon, Saat ini masih diberikan amanah sebagai Wakil Khotib Nahdlatul Ulama Kota Cilegon.

Karir Politik di Partai Persatuan Pembangunan, mengawali perjuangan dengan menjadi anggota biro ketenagakerjaan di DPW PPP Propinsi Banten, kemudian dipercaya sebagai Wakil Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon. Dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PPP Propinsi Banten.

Selasa, 17 Februari 2009

DPC PPP Kota Blitar Targetkan 6 Kursi Dewan

BLITAR, JATIM - DPC PPP Kota Blitar dalam pileg mendatang menargetkan 6 kursi legislatif. Hal ini diungkapkan ketua DPC PPP Kota Blitar H. Imam Sodiki di kantornya, Rabu (18/02). “Dalam pemilu ini DPC PPP Kota Blitar menargetkan perolehan suara 6 kursi dewan,” terangnya.
Untuk itu lanjut Imam dengan pengalaman pemilu 2004, diharapkan massa atau kader PPP di Kota Blitar tetap solid dan menyamakan garis perjuangan partai dalam pemilu nanti. DPC PPP Kota Blitar mengklaim memiliki 10.000 kader yang terbagi dalam tiga Dapil di Kota Blitar.
“PPP mendapat peluang memenangkan pemilu setelah di tubuh PKB terjadi perseteruan. Banyak tokoh-tokoh PKB yang hengkang dari partainya dan bergabung dengan kita di PPP,” terangnya.Dalam pemilu legislatif nanti, sesuai dengan garis pemenangan pileg, PPP telah melakukan koordinasi dengan masyarakat pemilih di Kota Blitar . ”Bentuknya bisa berupa konsolidasi dan koordinasi kader partai massa partai, terkait persiapan menghadapi pileg nanti,” terangnya. PPP Kota Blitar sendiri membidik kaum muda dalam pendulangan suara dalam pileg nanti, karena melihat potensi pemuda sangatlah besar dalam pemenangan pemilu.
“PPP Kota Blitar membidik kaum muda sebagai pendulangan suara pileg nanti. Di samping dengan pemberian pendidikan politik dan juga diikuti dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi pemuda di Kota Blitar, seperti penyediaan lapangan kerja,” terangnya.Secara politik PPP mendukung keputusan system suara terbanyak dalam pileg dan menurut Imam, hal itu tidak akan membawa pengaruh yang signifikan dalam garis kerja partai dan pemenangan pemilu baik pileg dan pilpres.
“Sebagai partai yang sudah berpengalaman PPP Kota Blitar mendukung sekali sistem suara terbanyak, karena bukan merupakan keputusan mutlak dari KPU dan semuanya dikembalikan kepada kebijakan partai. Dan sekaligus kuota perempuan 30 persen PPP Kota Blitar sudah menyesuaikannya,” terangnya.

PPP Jatim Kian Mantab Bersiap Pemilu 2009

PPP Jawa Timur optimistis mampu menampung dan menjadi saluran alternatif yang tepat bagi warga nahdliyin. Plt Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafak Noer melihat peluang PPP sangat besar. ”Jelas ada peluang ke sana, apalagi secara historis PPP tidak bisa dilepaskan dari peran elite-elite politik dan kiai-kiai NU yang dulu ikut mendirikan PPP,” ungkapnya.
Musyafak mengaku DPW sudah memerintahkan DPCDPC agar melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan kiai NU. ”Setidaknya parakiaiitukembalike ’rumah lama’ (PPP).Sebab berdasarkan laporan dari daerah, banyak tokoh masyarakat dan kiai yang bingung dalam menyalurkan aspirasi politik mereka ketika PKB pecah,”katanya diplomatis. Dia bahkan membeberkan, dalam bulan ini DPW PPP akan mengadakan kegiatan ”Ngaji Bersama Gus Dur”. ”Gus Dur sudah bersedia,tinggal mencari waktu pelaksanaannya,” katanya.
Musyafak menyatakan, saat ini seluruh struktur PPP di Jawa Timur mulai tingkat DPW, DPC, sampai ranting terus berkoordinasi dan memantapkan persiapan menghadapi pemilu. ”Salah satunya kami sudah mulai merekrut saksi saat pencoblosan nanti,” katanya.
Menurut dia, PPP di Jawa Timur menargetkan perekrutan saksi sampai sekitar 80.000 orang. ”Sudah 50% yang direkrut,”ujarnya.

Senin, 16 Februari 2009

PPP Unjuk Visi dan Misi Ekonomi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemarin (16/2) unjuk visi dan misi ekonomi. Mereka menegaskan keberpihakannya pada industri penyerap tenaga kerja untuk mengatasi pengangguran. Menurut mereka, semakin banyak tenaga kerja yang diserap, akan lebih banyak persoalan ekonomi yang diselesaikan.
Tim ekonomi partai berlambang Kakbah itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Suryadharma Ali. Dia didampingi Anwar Sanusi, Suharso, dan Romahurmuziy. Para panelis, antara lain, Gunadi Sindhuwinata dari Kadin dan Hans Josef Schill dari Euro Chamber. Romi, sapaan Romahurmuziy, menuturkan, ada empat pilihan industri bagi pemerintah dalam menyikapi krisis finansial saat ini. Yakni, industri yang mampu menghasilkan devisa tinggi, industri yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, industri yang menyerap banyak tenaga kerja, dan industri mekanik yang menggabungkan antarsektor industri.
PPP, kata Romi, dengan tegas menetapkan pilihan ketiga apabila partainya berkuasa. Yakni, industri yang lebih banyak menyerap tenaga kerja. Itu lebih tepat untuk menghentikan terus bertambahnya angka pengangguran. ''Masalah pengangguran telah terekskalasi hingga menambah persoalan baru. Apabila masalah pengangguran bisa diselesaikan, persoalan lain akan ikut terselesaikan. Kalau masyarakat memiliki pekerjaan, roda ekonomi akan berjalan karena daya beli mulai tumbuh,'' jelasnya.
Menanggapi itu, Ketua Komisi Industri Logam, Mesin, Elektronik, dan Alat Angkut Gunadi Sindhuwinata menilai, pilihan industri tersebut relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Sebab, dengan banyaknya tenaga kerja yang terserap, pertumbuhan ekonomi bakal berjalan karena daya beli masyarakat meningkat.''Itu seperti bola salju yang bergulir. Apabila sudah berjalan, roda ekonomi akan terus berputar, semakin lama semakin besar,'' jelasnya.
Namun, kata Gunadi, PPP mestinya tak hanya berkutat pada industri itu. Industri lain tak kalah penting. ''Menyerap tenaga kerja memang penting, tapi jangan sampai karena terlalu fokus pada industri itu, kita jadi ketinggalan dengan negara lain pada bidang industri lain.''

PPP Sapa Kader di Pemalang Jateng

Massa PPP Padati Lapangan Banjardawa

PEMALANG - Puluhan ribu kader simpatisan dan massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memadati lapangan Desa Banjardawa Kecamatan Taman Minggu (15/2) lalau. Ketua Umum partai tersebut yang juga Menteri Koperasi dan UKM, Suryadharma Ali hadir membakar semangat kadernya.
Ketua DPC PPP Pemalang Muntoha SH MHum dalam siaran persnya mengemukakan, Suryadharma Ali merasa senang dan tertegun karena menyaksikan dengan mata kepala sendiri begitu besarnya massa PPP Pemalang. "Dia sampai kaget ternyata masih banyak masyarakat yang percaya dan bergabung dengan PPP," kata dia Senin (16/2).
Suryadharma datang ke Pemalang dalam rangka menemui kader-kadernya. Sebelumnya dia sempat bertemu dengan Bupati HM Machroes SH dan sejumlah pejabat Pemkab lainnya dalam acara makan siang. Dalam kesempatan itu, menteri memaparkan sejumlah program pembangunan yang memberdayakan masyarakat.
Usai bertemu Bupati, Suryadharma dalam kapasitas sebagai kader NU mengunjungi Gedung NU di Jalan Pemuda Pemalang. Dia ditemui Ketua PC NU H Aunurrofiq SH dan pengurus lainnya serta nahdliyin lainnya.
Dia kemudian menemui lebih dari 10.000 kader PPP untuk membakar semangat dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2009 ini. Puluhan Ribu massa PPP itu berdatangan dari berbagai pelosok Kabupaten Pemalang dengan mengendari kendaran bak terbuka mobil pribadi, serta mereka yang tinggal di lingkungan lapangan memilih jalan kaki. (ali)

Sabtu, 14 Februari 2009

Caleg DPR RI PPP Mustofa M Bong , Andalkan Marga

JAKARTA - Sebagai satu-satunya caleg DPR RI keturunan Cina, di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ustadz Mustafa Muhammad Bong, SH merasa yakin mendapat dukungan dari kalangan orang-orang Mandarin.
Mustafa mengakui marga Bong yang melekat pada dirinya merupakan salah satu modal besar dalam upaya menjaring pemilih dari kalangan pemilih Tionghoa.
"Marga Bong itu kalau dalam masyarakat Cina merupakan marga tertinggi. Raja diraja, king of the king, sehingga Cina dari marga lain akan memberikan dukungan kepada orang yang memiliki marga Bong," ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah tokoh dari kalangan masyarakat Mandarin sudah menyatakan akan memberikan dukungan. Tokoh dimaksud berasal dari kalangan pengusaha, mahasiswa, dan para aktivis sosial lainnya. "Saya tidak punya strategi khusus untuk menjaring suara mereka, tapi saya yakin mereka hanya memilih orang-orang yang berasal dari marga yang jelas," katanya.