Minggu, 22 Februari 2009

Baluki Ahmad Pimpin Kembali Amphuri

KUNINGAN - Mubes Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) di Grage Hotel Spa Sangkanhurip, berlangsung penuh kekeluargaan. Pada mubes perdana itu, Baluki Ahmad kembali dipercaya memimpin lembaga itu untuk periode berikutnya.
Caleg DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 2 terpilih menjadi formatur tunggal Amphuri dengan perolehan suara mencapai 123 suara dari 170 pemilih. Proses mubes diadakan 18-20 Februari 2009 itu berlangsung seru. Hujan interupsi pada setiap pembahasan terus mengalir. Dari soal laporan pertanggungjawaban, evaluasi, hingga usulan program peningkatan pelayanan haji dan umrah.
Saat memasuki tahap pembahasan kriteria kandidat ketua Amphuri, suasana semakin seru. Namun, berkat ketegasan pimpinan sidang, mubes pun berlangsung lancar.
“Saya merasa haru bercampur lain-lain. Terpilihnya saya semakin berat karena amanah yang diberikan tidaklah mudah. Karena itu, bantuan anggota sangat diperlukan agar roda organisasi terus berjalan,” ungkap Baluki di sela sambutannya.
Baluki mengajak seluruh anggotanya agar terus memupuk kebersamaan. Amphuri bukan milik pengurus, tapi semua komponen. Untuk itu, segala masukan atau kritik selalu ditunggunya, baik dari internal maupun eksternal. Kritik sangat diperlukan agar kepengurusan Amphuri yang dipimpinnya tidak tergelincir lebih jauh.
Baluki juga mengajak anggotanya untuk lebih memberikan pengorbanan lebih bagi kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi. “Mari perjuangkan apa yang sudah digariskan dalam Mubes. Terlebih tantangan ke depan lebih besar. Mari berjuang bersama untuk sukses. Tentu sukses bersama dalam penyelenggaraan haji dan umrah,” pungkasnya

Habil Marati: Caleg PPP Harus Berjuang Keras

Ribuan Massa Hadiri HUT PPP ke-36

BAUBAU-Ribuan massa PPP hadiri peringatan hari lahirnya partai berlambang kakba ke-36, Minggu (7/2) di Aula MAN Baubau. Tokoh PPP asal Muna, Habil Marati juga hadir pada acara itu, sekaligus memberikan bantuan uang sebesar Rp 15 juta, kepada pengurus Majelis Taklim se-Kota Baubau. Pengurus DPC, PAC, Ranting, kader dan simpatisan hadir. Dalam orasi politiknya Habil mengatakan, sebagai salah satu partai terbesar PPP terus mengawal pembangunan baik dalam skala nasional maupun daerah, sebagai contoh peran serta PPP di Kota Baubau, telah memberikan sumbangsi yang besar dalam pembangunan.
Ditambahkan, untuk mengawal kelangsungan pembangunan Kota Baubau, tidak lepas dari peran serta lembaga DPRD, karena itu dia berharap kepada para Caleg PPP, tetap berjuang dan menarik sempati masyarakat, agar mempunyai suara mayoritas di dewan, sehingga program pembangunan yang sudah di canangkan Walikota dapat terwujut.
Kata dia, jika Caleg PPP tidak mampuh mendulang suara mayoritas di DPRD, maka program pembangunan yang telah disusun Amirul, bakal terhambat.
Habil menengok sejarah bangsa ini, katanya, dalam kurun waktu 10 tahun setelah Suharto lengser, bangsa Indonesia mempunyai empat orang Presiden yakni, Habibie, Gusdur, Megawati, dan SBY. Ini menunjukan bangsa kita sedang sakit, karena dipengaruhi mental yang haus kekuasaan. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya Porpol yang ada.
Dijelaskan, Pemilu merupakan jembatan emas untuk menujuh kesejahteraan masyarakat, bukan menambah penderitaan rakyat.
Dia berharap kepada para Caleg PPP, jangan bersaing secara internal, tetapi mempunyai tujuan yang tulus yakni mengawal Amirul, dalam membangun Baubau. Dia menilai, keberhasilannya, membangun Baubau merupakan keberhasilan semua kader PPP. Namun demikian, dia sangat menyayangkan karena tidak seorangpun anggota DPRD fraksi PPP yakni, Ali Janna, Ali Imran, dan Zamhuri, menghadiri pelaksanaan temu kader dan simpatisan dalam rangka HUT PPP ke 36 Baubau.
Kata Habil, semua Caleg PPP harus semangat, dan jika terpilih menjadi anggota DPRD pada Pemilu, mempunyai fisi misi yang jelas dalam memperjuangkan nasib rakyat, bukan membodohi rakyat.

Jumat, 20 Februari 2009

ARTIS BERTARUNG HABIS HABISAN DI JABAR PADA PEMILU 2009

Emilia Contessa Penuhi Panggilan Panwas untuk Klarifikasi

ASURUAN, JATIM – Calon legislator Nomor 5 DPR RI daerah pemilihan II Jatim, Hj Emilia Contessa, mendatangi Kantor Panwas Kota Pasuruan di Jalan Urip Sumoharjo Kebonagung, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (19/2).

Kedatangan Caleg yang diusung Partai Persatuan Pembangunan itu guna memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu terkait dugaan kampanye yang digelarnya pada Rabu (18/2) di Lapangan Bugul Lor, Kota Pasuruan.

Saat ditemui, Emilia mengatakan terjadi kesalahpahaman mengenai dugaan kampanye tersebut. Penyanyi Kondang itu menjelaskan, saat itu ia sedang melakukan kunjungan ke salah satu konstituen PPP bersama rombongan, termasuk suaminya, Usamah Al Hadar, yang juga caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim.

Popularitas namanya mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berdatangan melihat secara langsung. Pada saat itu, Emilia bersama suaminya menggunakan kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi tata cara pemilihan sekaligus mengenalkan diri sebagai caleg pada warga Pasuruan.


ASURUAN, JATIM – Calon legislator Nomor 5 DPR RI daerah pemilihan II Jatim, Hj Emilia Contessa, mendatangi Kantor Panwas Kota Pasuruan di Jalan Urip Sumoharjo Kebonagung, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (19/2).

Kedatangan Caleg yang diusung Partai Persatuan Pembangunan itu guna memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu terkait dugaan kampanye yang digelarnya pada Rabu (18/2) di Lapangan Bugul Lor, Kota Pasuruan.

Saat ditemui, Emilia mengatakan terjadi kesalahpahaman mengenai dugaan kampanye tersebut. Penyanyi Kondang itu menjelaskan, saat itu ia sedang melakukan kunjungan ke salah satu konstituen PPP bersama rombongan, termasuk suaminya, Usamah Al Hadar, yang juga caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim.

Popularitas namanya mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berdatangan melihat secara langsung. Pada saat itu, Emilia bersama suaminya menggunakan kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi tata cara pemilihan sekaligus mengenalkan diri sebagai caleg pada warga Pasuruan.

Lebih Dekat Caleg Ir. Ali Faozin






Profil Caleg DPRD Propinsi Banten

Ir. Ali Faozin
Nomor Urut 1 Dapil Kota Cilegon


Ali Faozin lahir di Tegal 42 tahun yang lalu dari keluarga sederhana yang taat pada agama, saat ini tinggal di Komplek Cilegon Indah (PCI) dan telah menikah dengan Dessy Dewiyanti dengan 2 orang anak, perjalanan hidup di Cilegon dimulai sejak orang tua nya hijrah ke Cilegon untuk menimba ilmu agama Islam di Banten dimulai pada era tahun 1940-an, orang tuanya mengeyam pendidikan pesantren di daerah Cibeber dilanjutkan ke Tanara (Pontang) dan berakhir di Al-Khairiayah Citangkil.

Ali Faozin menyelesaikan sekolah dasarnya di SDN Sumurpanggang I Tegal Jawa Tengah, kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsnawiyah di MTs Al-Khairiyah Citangkil, lalu melanjutkan ke SMA YPW-Krakatau Steel. kemudian melanjutkan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) jurusan Teknik Metallurgi (angkatan 1986), dan saat ini sedang menyelesaikan Magister Manajemen di Universitas Mercubuana Jakarta. Selain mengenyam pendidikan formal yang bersangkutan juga giat mengikuti kursus yang berhubungan dengan kehlian khusus baik tekik maupun manajemen.

Pengalaman kerja di industri dimulai dari anak perusahaan PT. Krakatau Steel yaitu di PT. Purna Baja Heckett Cilegon, kemudian pernah menjadi marketing representative untuk produk-produk teknik di PT. Dasa Puri Perdana. dan pernah bekerja di PT. Krakatau Steel di Direktorat Riset dan Teknologi. Selain bekerja di instansi formal yang bersangkutan juga aktif di GAPENSI Kota Cilegon (2000 – 2004), yang bersangkutan juga mengelola bebrapa perusahaan jasa (Konstruksi dan Jasa Pengadaan).

Sisi lain Ali Faozin juga senang pada dunia jurnalistik, yang bersangkutaan saat di PT. Krakatau Steel juga pernah menjadi Sekretaris Redaksi Majalah Ilmiah KS-Review, kecintaan akan dunia jurnalistik dilanjutkan dengan mendirikan Yayasan Pers Cilegon yang pada tahun 2000 dengan menerbitkan majalah Selat Sunda (sebagai pemred) yang merupakan majalah bulanan berisi tentang dunia industri dan pariwisata di Cilegon pada khusunya dan Banten pada umumnya, pada tahun yang sama juga turut serta membidani terbitnya Tabloid Cilegon Mandiri yang bersangkutan menduduki posisi dewan redaksi, ini merupakan sebagian dari strategi pembentukan kelahiran Kota Cilegon.

Pengabdian pada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pada dunia pendidikan di Cilegon dimuali sejak masih menjadi mahasiswa di UNTIRTA yaitu dengan menjadi guru luar biasa (part time) di Madrash Al-Khairiyah di Rawaarum Pulo Merak yaitu sebagai guru ilmu-ilmu pasti (Fisika, Kimia, dan Biologi) untuk tingkat Tsanawiayah dan Aliyah, pada tahun yang sama juga turut membidani lahirnya MTs Al-Khairiyah (Gunung watu) Grogol juga dengan menjadi guru luar bisa untuk mata pelajaran eksakta, itu semua sebagai bakti terhadap almamater Al-Khairiyah.

Kepedulian akan dunia pendidikan tidak berhenti sampai disitu, saat masih menjadi karyawan PT. Karakatau Steel juga turut serta menjadi team perumus pendirian SDIT dan SMPIT Raudhatul Jannah di Komplek Pondok Cilegon Indah, bahkan saat ini yang bersangkutan masih menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Ilmu Komputer (STTIKOM) Insan Unggul Cilegon dan merupakan salah seorang yang mendorong terus terbentuknya dunia pendidikan yang bermutu di Koata Cilegon. Melaui APTISI Rayon Cilegon bahu membahu untuk menyiapkan SDM Cilegon yang handal untuk dapat bersaing di pasar global.

Mengawali aktifitas organisasinya sebagai Ketua OSIS di SMA YPW-Krakatau kemudian disusul oleh kepercayaan lainnya seperti Ketua Remaja Kota Baru (di Kompleks Perumahan Damkar PT. KS). Memulai aktifitas di organisasi sosial kemasyarakatan dengan mendirikan Yayasan Masyarakat Sejahtera (YAMARA) Cilegon yang berfungsi/bertugas memberikan pelatihan ketrampilan bagi masyarakat bekerjasma dengan beberpa industri di Cilegon, Saat ini masih diberikan amanah sebagai Wakil Khotib Nahdlatul Ulama Kota Cilegon.

Karir Politik di Partai Persatuan Pembangunan, mengawali perjuangan dengan menjadi anggota biro ketenagakerjaan di DPW PPP Propinsi Banten, kemudian dipercaya sebagai Wakil Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon. Dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PPP Propinsi Banten.

Selasa, 17 Februari 2009

DPC PPP Kota Blitar Targetkan 6 Kursi Dewan

BLITAR, JATIM - DPC PPP Kota Blitar dalam pileg mendatang menargetkan 6 kursi legislatif. Hal ini diungkapkan ketua DPC PPP Kota Blitar H. Imam Sodiki di kantornya, Rabu (18/02). “Dalam pemilu ini DPC PPP Kota Blitar menargetkan perolehan suara 6 kursi dewan,” terangnya.
Untuk itu lanjut Imam dengan pengalaman pemilu 2004, diharapkan massa atau kader PPP di Kota Blitar tetap solid dan menyamakan garis perjuangan partai dalam pemilu nanti. DPC PPP Kota Blitar mengklaim memiliki 10.000 kader yang terbagi dalam tiga Dapil di Kota Blitar.
“PPP mendapat peluang memenangkan pemilu setelah di tubuh PKB terjadi perseteruan. Banyak tokoh-tokoh PKB yang hengkang dari partainya dan bergabung dengan kita di PPP,” terangnya.Dalam pemilu legislatif nanti, sesuai dengan garis pemenangan pileg, PPP telah melakukan koordinasi dengan masyarakat pemilih di Kota Blitar . ”Bentuknya bisa berupa konsolidasi dan koordinasi kader partai massa partai, terkait persiapan menghadapi pileg nanti,” terangnya. PPP Kota Blitar sendiri membidik kaum muda dalam pendulangan suara dalam pileg nanti, karena melihat potensi pemuda sangatlah besar dalam pemenangan pemilu.
“PPP Kota Blitar membidik kaum muda sebagai pendulangan suara pileg nanti. Di samping dengan pemberian pendidikan politik dan juga diikuti dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi pemuda di Kota Blitar, seperti penyediaan lapangan kerja,” terangnya.Secara politik PPP mendukung keputusan system suara terbanyak dalam pileg dan menurut Imam, hal itu tidak akan membawa pengaruh yang signifikan dalam garis kerja partai dan pemenangan pemilu baik pileg dan pilpres.
“Sebagai partai yang sudah berpengalaman PPP Kota Blitar mendukung sekali sistem suara terbanyak, karena bukan merupakan keputusan mutlak dari KPU dan semuanya dikembalikan kepada kebijakan partai. Dan sekaligus kuota perempuan 30 persen PPP Kota Blitar sudah menyesuaikannya,” terangnya.

PPP Jatim Kian Mantab Bersiap Pemilu 2009

PPP Jawa Timur optimistis mampu menampung dan menjadi saluran alternatif yang tepat bagi warga nahdliyin. Plt Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafak Noer melihat peluang PPP sangat besar. ”Jelas ada peluang ke sana, apalagi secara historis PPP tidak bisa dilepaskan dari peran elite-elite politik dan kiai-kiai NU yang dulu ikut mendirikan PPP,” ungkapnya.
Musyafak mengaku DPW sudah memerintahkan DPCDPC agar melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan kiai NU. ”Setidaknya parakiaiitukembalike ’rumah lama’ (PPP).Sebab berdasarkan laporan dari daerah, banyak tokoh masyarakat dan kiai yang bingung dalam menyalurkan aspirasi politik mereka ketika PKB pecah,”katanya diplomatis. Dia bahkan membeberkan, dalam bulan ini DPW PPP akan mengadakan kegiatan ”Ngaji Bersama Gus Dur”. ”Gus Dur sudah bersedia,tinggal mencari waktu pelaksanaannya,” katanya.
Musyafak menyatakan, saat ini seluruh struktur PPP di Jawa Timur mulai tingkat DPW, DPC, sampai ranting terus berkoordinasi dan memantapkan persiapan menghadapi pemilu. ”Salah satunya kami sudah mulai merekrut saksi saat pencoblosan nanti,” katanya.
Menurut dia, PPP di Jawa Timur menargetkan perekrutan saksi sampai sekitar 80.000 orang. ”Sudah 50% yang direkrut,”ujarnya.