Selasa, 24 Februari 2009

HM Syukri Fadloli Resmikan Jaringan Lingkar Mentari

23/02/2009 08:43:32 BANTUL (KR) - Lingkar Mentari dan Garda Lintang Songo yang merupakan tim pemenangan pemilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Piyungan, Dlingo, Imogiri dan Pleret) diresmikan Ketua PPP DIY, HM Syukri Fadholi SH, Sabtu (21/2).

Dengan diresmikannya kedua wadah pemuda ini, maka sekarang ini ada 3 wadah, karena sebelumnya telah diresmikan GPK Jubah Jibril, sehingga sekarang ini terbentuk 3 in 1 center untuk pemenangan PPP di Dapil IV. Ke-3-nya merupakan komunitas generasi muda yang bertekad untuk membesarkan PPP. Mereka berkiprah dalam gerakan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam tausyiahnya, Syukri Fadholi, menyambut baik dan berpesan agar kedua komunitas tersebut mengedepankan akhlakul karimah sebagai landasan perjuangannya, serta kehadirannya bisa bermanfaat bagi masyarakat umum.

Susunan Pengurus Lingkar Mentari, Ketua: H Arif Aryono SP, Sekretaris: M Faisal Ma'ruf, Bendahara: Septy Eka Rini dan dilengkapi 5 bidang kerja.

Susunan Pengurus Garda Lintang Songo: Komandan: Muqorrobin, Wakil: Mujahidin, Sekretaris: Anwarudin, Bendahara: Agus Roboth dan dilengkapi 7 bidang kerja.

Kiprah Icuk Sugiarto di Panggung Politik Mimpikan Sportivitas di Senayan

Nama Icuk Sugiarto sekian lama menghilang dari telinga publik Solo, tapi jelang pesta demokrasi 2009. Putra asli Solo ini kembali hadir ditengah masyarakat. Semua itu tak lepas dari posisinya sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusungnya.Menurut Icuk, tak ada kebanggaan yang ia dapat, kecuali ia mampu melenggang ke Gedung DPR di Senayan nanti. Mengapa, karena mantan juara dunia bulutangkis tahun 1983 dan 1986 itu mengusung misi ganda, dimana selain ingin mengubah warna demokrasi yang lebih sportif. Ia juga menginginkan agar olahraga di Indonesia dapat lebih maju dan diperhatikan. Ia sadar, tantangan kedepan cukup berat, apalagi di Dapil V (Solo-Klaten-Sukoharjo-Boyolali) ada nama-nama politikus andal seperti Puan Maharani, Hidayat Nur Wahid maupun Zaenal Ma’arif.”Saya siap bersaing, meski saya awalnya dari atlet,” terang dia.Baginya pengalaman berorganisasi pasca ia pensiun dari atlet seperti KNPI di tahun 1990an terasa membantunya. Selama itu pula, kata Icuk, ia mengenal panggung politik. Ia mengaku, ada satu faktor yang membuat politik dengan olahraga memiliki kesamaan karakter. “Baik olahraga maupun politik memiliki persamaan, di mana keduanya selalu ada yang menang dan yang kalah,” terang Icuk. Hanya, kadangkala ada reaksi berbeda dalam menyikapi sebuah kekalahan. “Seringkali, masih ada yang tidak bisa menerima kekalahan, meski mau tidak mau, ini selalu terjadi dalam persaingan. Akan tetapi, bagi kami, olahragawan, ini sudah biasa, karena dalam sebuah pertandingan, setiap atlet harus berlaku sportif,” tutur mantan atlet PB Taruna dan PB Abadi Solo itu.Karena kondisi itu, Icuk pun memiliki misi untuk menerapkan prinsip sportivitas ini dalam dunia politik.“Makanya selama kampanye, saya lebih suka mengelar turnamen, entah bulutangkis, sepakbola maupun tenis meja. Harapannya banyak bibit daerah yang berprestasi,” tandas dia.Menyinggung terpuruknya prestasi bulutangkis Indonesia, ia menilai hal itu wajar. “Memang sedikit menurun tapi bukan mundur, dan hal itu juga dialami China,” tegas Icuk yang berharap agar pengurus PBSI bisa kembali mengembalikan prestasi Merah Putih di level dunia.


Nama : Icuk Sugiarto
TTL : Solo, 4 Oktober 1962
Istri : Nina Yaroh
Anak : Nattasia Octaviani Sugiarto
Tommy Sugiarto
Jauzza Fadhilla Sugiarto
Prestasi :Emas PON 1981, 1985Emas SEA Games 1985,1987,1989Juara Dunia 1983 dan 1986Tim Thomas 1984,1986,1988 dan 1990Juara sejumlah turnamen IBF seperti China Terbuka, Malaysia Terbuka, Hongkong Terbuka

Enam Tim Tarung di Piala Icuk Sugiarto

SOLO (Joglosemar): Sebanyak enam klub sepakbola se-eks karesidenan Surakarta mulai Minggu (22/2) kemarin bertarung dalam turnamen sepakbola Piala Icuk Sugiarto di Lapangan Sriwaru, Sondakan. “Sengaja kami menggelar ajang ini lebih pada unsur pembinaan terutama pemain dibawah usia 20 tahun,” terang Agus Hardono, Ketua Panpel kepada Joglosemar, disela acara pembukaan. Tercatat enam klub yang ikut yakni LDII, Adidas Solo, Al Wathoni, PSM Masaran, PSL Kalioso dan tuan rumah Person Sondakan. “Lewat kegiatan positif ini, harapannya tentu prestasi, bukan kekerasan atau perkelahian,” tambah, Suharto, Caleg PPP yang menjadi promotor turnamen.

Minggu, 22 Februari 2009

Achmad Suaidy dan SMS Penjaring Aspirasi

Jakarta - Iklan caleg bertebaran di mana-mana. Agar dilirik publik, iklan mesti berbeda.Seperti yang dilakukan oleh Achmad Suaidy, calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini.
Tak hanya memasang foto diri plus nama, di iklannya dia juga memajang nomor pesan singkat penjaring aspirasi.Begitulah yang tampak dalam iklan caleg yang dipasang kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini di media cetak.Iklan itu mencantumkan 'SMS Aspirasi Anda. Aspirasi Anda adalah aspirasi kami, kirim ke : 0812-8024-0003'. Cara mengirim aspirasinya pun laiknya mengirim kuis melalui SMS, 'Aspirasi#Nama#Lokasi#03Suaidy#Aspirasi Anda'.
"Anak saya yang keenam yang punya ide. Anak saya juga masuk tim (tim sukses). Dia itu pengusaha warnet, makanya kreatif," ujar Suaidy pada detikcom, Senin (23/2/2009).Dia juga menyatakan tidak tahu persis berapa SMS aspirasi yang masuk dalam sehari, karena yang mengurus adalah timnya.
Namun, SMS itu cukup efektif menjaring aspirasi."Insya Allah (efektif). Kebanyakan masalah tanah, kaki lima, banjir, kebakaran dan penggusuran," ujar Ketua Komisi A (pemerintahan) DPR Daerah DKI Jakarta ini.Bila terpilih, caleg dari daerah pemilihan (dapil) 3 DKI Jakarta ini akan memperjuangkan masalah klasik yang mendera warga DKI, tanah. "Agar rakyat Jakarta memiliki kepastian hukum tentang tanah. Tanah yang belum bersertifikat harus disertifikatkan. Tanah Pemda sendiri baru 60 persen yang punya sertifikat," ujar Suaidy.Karena banyak yang tidak bersertifikat, maka banyak timbul konflik tanah. Pembangunan di DKI seperti jalan tol dan banjir kanal timur (BKT) pun menjadi terhambat.
Pria kelahiran 7 Agustus 1945 ini juga punya ide untuk memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta. Seperti Washington DC dan New York di Amerika Serikat (AS) dan Kuala Lumpur dan Putra Jaya di Malaysia."Kalau memindahkan pusat perdagangan tidak mungkin. Karena pelabuhannya ada di sini, bandaranya juga ada di sini. Kita tidak bisa menutup orang datang ke Jakarta, dengan 12 juta penduduk, Jakarta semakin sumpek," imbuh bapak dari delapan anak ini.

Rayakan Harlah, PPP Makassar Siapkan 20.000 Saksi Pemilu

Makassar, Tribun - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulsel memberikan target kepada DPC PPP Makassar untuk meraih suara signifikan pada pemilu 9 April mendatang. Bahkan, PPP Makassar ditargetkan sebagai pemenang kedua di Kota Anging Mammiri ini.
Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara menegaskan itu kepada wartawan di tengah peringatan Hari Lahir Ke-36 PPP yang digelar DPC PPP Makassar di Jl Syarief Al Qadri, Minggu (22/2). Internal PPP sudah siap berkompetisi pada pemilu mendatang, semua perangkat, mulai tim relawan, saksi di TPS, dan perangkat lain sudah disiapkan."Kita targetkan PPP Makassar menjadi pemenang kedua di Kota Makassar sehingga ketuanya bisa menduduki kursi Ketua DPRD Makassar," kata Amir sembari menunjuk Ketua DPC PPP Makassar Mardju Chair sebagai figur yang pantas. Bak gayung bersambut, Mardju yang diberi amanah menyatakan kesiapannya memenuhi target tersebut.
Persiapan PPP sebagai partai yang sarat pengalaman sudah matang. Pihaknya optimistis memenangkan pertarungan pada pesta demokrasi tersebut. Satu kiat yang diimplementasikan di lapangan yakni mengajak masyarakat yang memilih partai Islam agar kembali ke Kakbah. "Maksudnya, masyarakat yang telah memilih partai lain di era sistem multi partai diajak kembali bergabung dan memilih PPP yang berlambang Kakbah," kata Mardju. Optimisme calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Panakkukang-Manggala ini dilatari dengan data yang ada.
Sesuai catatan, kader PPP yang telah mengantongi kartu anggota sudah mencapai 150 ribu. "Itu baru kader, belum lagi simpatisan dan pemilih pemula yang baru bergabung. Olehnya, kita optimistis menjadi pemenang kedua," kata anggota Komisi D DPRD Makassar ini. Harlah Ke-36 PPP ini dihelat secara sederhana.
Acara seremonial hanya digelar di bawah naungan tenda terowongan, diselingi hiburan suling bambu dari keluarga Massenrempulu. Hadir sejumlah elite, caleg pusat, provinsi, dan kota. Panitia mengklaim para kader yang hadir berkisar 10 ribu orang.
PPP Siapkan 20 Ribu Saksi
Makassar, Tribun - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar telah menyiapkan sedikitnya 20 ribu saksi untuk mengawasi proses pemungutan suara dan perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS di Kota Makassar sebanyak 2.255.
Itu dikemukakan Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara didampingi Ketua DPC PPP Makassar Mardju Chair kepada wartawan di akhir acara peringatan Hari Lahir Ke-36 PPP di Kantor DPC PPP Makassar Jl Syarief Al Qadri, Minggu (22/2). Saat ini PPP sementara melakukan pelatihan saksi.Menurut Amir, dari jumlah 20 ribu saksi itu, sebanyak 5.000 di antaranya sebagai saksi utama dan sisanya sebatas saksi cadangan dan pemantau. Mereka akan memantau proses perhitungan suara mulai dari TPS hingga ke KPU.

Baluki Ahmad Pimpin Kembali Amphuri

KUNINGAN - Mubes Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) di Grage Hotel Spa Sangkanhurip, berlangsung penuh kekeluargaan. Pada mubes perdana itu, Baluki Ahmad kembali dipercaya memimpin lembaga itu untuk periode berikutnya.
Caleg DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 2 terpilih menjadi formatur tunggal Amphuri dengan perolehan suara mencapai 123 suara dari 170 pemilih. Proses mubes diadakan 18-20 Februari 2009 itu berlangsung seru. Hujan interupsi pada setiap pembahasan terus mengalir. Dari soal laporan pertanggungjawaban, evaluasi, hingga usulan program peningkatan pelayanan haji dan umrah.
Saat memasuki tahap pembahasan kriteria kandidat ketua Amphuri, suasana semakin seru. Namun, berkat ketegasan pimpinan sidang, mubes pun berlangsung lancar.
“Saya merasa haru bercampur lain-lain. Terpilihnya saya semakin berat karena amanah yang diberikan tidaklah mudah. Karena itu, bantuan anggota sangat diperlukan agar roda organisasi terus berjalan,” ungkap Baluki di sela sambutannya.
Baluki mengajak seluruh anggotanya agar terus memupuk kebersamaan. Amphuri bukan milik pengurus, tapi semua komponen. Untuk itu, segala masukan atau kritik selalu ditunggunya, baik dari internal maupun eksternal. Kritik sangat diperlukan agar kepengurusan Amphuri yang dipimpinnya tidak tergelincir lebih jauh.
Baluki juga mengajak anggotanya untuk lebih memberikan pengorbanan lebih bagi kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi. “Mari perjuangkan apa yang sudah digariskan dalam Mubes. Terlebih tantangan ke depan lebih besar. Mari berjuang bersama untuk sukses. Tentu sukses bersama dalam penyelenggaraan haji dan umrah,” pungkasnya

Habil Marati: Caleg PPP Harus Berjuang Keras

Ribuan Massa Hadiri HUT PPP ke-36

BAUBAU-Ribuan massa PPP hadiri peringatan hari lahirnya partai berlambang kakba ke-36, Minggu (7/2) di Aula MAN Baubau. Tokoh PPP asal Muna, Habil Marati juga hadir pada acara itu, sekaligus memberikan bantuan uang sebesar Rp 15 juta, kepada pengurus Majelis Taklim se-Kota Baubau. Pengurus DPC, PAC, Ranting, kader dan simpatisan hadir. Dalam orasi politiknya Habil mengatakan, sebagai salah satu partai terbesar PPP terus mengawal pembangunan baik dalam skala nasional maupun daerah, sebagai contoh peran serta PPP di Kota Baubau, telah memberikan sumbangsi yang besar dalam pembangunan.
Ditambahkan, untuk mengawal kelangsungan pembangunan Kota Baubau, tidak lepas dari peran serta lembaga DPRD, karena itu dia berharap kepada para Caleg PPP, tetap berjuang dan menarik sempati masyarakat, agar mempunyai suara mayoritas di dewan, sehingga program pembangunan yang sudah di canangkan Walikota dapat terwujut.
Kata dia, jika Caleg PPP tidak mampuh mendulang suara mayoritas di DPRD, maka program pembangunan yang telah disusun Amirul, bakal terhambat.
Habil menengok sejarah bangsa ini, katanya, dalam kurun waktu 10 tahun setelah Suharto lengser, bangsa Indonesia mempunyai empat orang Presiden yakni, Habibie, Gusdur, Megawati, dan SBY. Ini menunjukan bangsa kita sedang sakit, karena dipengaruhi mental yang haus kekuasaan. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya Porpol yang ada.
Dijelaskan, Pemilu merupakan jembatan emas untuk menujuh kesejahteraan masyarakat, bukan menambah penderitaan rakyat.
Dia berharap kepada para Caleg PPP, jangan bersaing secara internal, tetapi mempunyai tujuan yang tulus yakni mengawal Amirul, dalam membangun Baubau. Dia menilai, keberhasilannya, membangun Baubau merupakan keberhasilan semua kader PPP. Namun demikian, dia sangat menyayangkan karena tidak seorangpun anggota DPRD fraksi PPP yakni, Ali Janna, Ali Imran, dan Zamhuri, menghadiri pelaksanaan temu kader dan simpatisan dalam rangka HUT PPP ke 36 Baubau.
Kata Habil, semua Caleg PPP harus semangat, dan jika terpilih menjadi anggota DPRD pada Pemilu, mempunyai fisi misi yang jelas dalam memperjuangkan nasib rakyat, bukan membodohi rakyat.