Juru kampanye nasional (jurkamnas) PPP Irgan Chariul Mahfiz saat berkampanye di Serang, Banten, kemarin, mengatakan, pihaknya bertekad akan merebut suara pemilih di Provinsi Banten. "Jika target tersebut terealisasi, maka PPP bisa berperan besar dalam pembangunan di daerah ujung barat Pulau Jawa tersebut," katanya.
Dia menyebutkan, potensi pemilih PPP di Banten sangat besar. Bahkan, pihaknya memprediksi Banten akan menjadi basis PPP di masa mendatang. "Ada kemungkinan kiblat PPP pindah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur ke Banten," katanya.
Selain Irgan, kampanye yang dihadiri sekitar 10 ribu kader PPP tersebut mendatangkan ulama terkemuka KH Syukron Makmun, Ustazah Hj Siti Ariffah. Massa PPP dihibur oleh kelompok lawak Srimulat.
Dalam kesempatan itu, Irgan yang juga Sekjen DPP PPP menginstruksikan para kader kembali bangkit membawa aspirasi umat Islam. Sehingga, target 15 persen kursi bisa tercapai.
Kamis, 02 April 2009
Bachtiar Chamsyah Kampanyekan Putranya
Payakumbuh, Padek--Jangan tanggung-tanggung. Itulah ungkapan yang paling tepat dialamatkan kepada caleg DPR RI. Untuk menyukseskan duduk di Senayan, seorang menteri negara setingkat Bachtiar Chamsyah dihadirkan guna meyakinkan pendukungnya. Hal itulah yang dilakukan Muhammad Iqbal, Caleg DPR RI Nomor Urut 2 dari PPP. Iqbal merupakan anak kandung Bachtiar Chamsah. Menteri Sosial itu berupaya meyakinkan 109 orang tim pendukung Iqbal, agar benar-benar komit untuk mememangkan putranya itu.
”Pesan saya, para relawan agar bekerja keras dalam menjadi tim relawan, sebab Rasulullah SAW saja yang sudah mendapat jaminan dari Allah SWT, tetap bekerja keras untuk menang dalam Perang Badar. Karena itu mari wujudkan harapan, memenangkan Muhammad Iqbal,” ajak Bachitiar. Di sisi lain, menyangkut negara, putra Maninjau itu berharap kepada masyarakat harus cerdas memilih wakil.
”Jangan memilih wakil yang membagi-bagikan uang, karena nantinya dia akan melakukan korupsi jika terpilih menjadi anggota dewan. Pemerintahan SBY sangat konsen dalam pemberantasan KKN. Apalagi jika SBY nanti terpilih kembali menjadi presiden, maka pemberantasan KKN akan lebih gencar lagi,” tegasnya. Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain yang hadir dalam pertemuan relawan PPP itu menyatakan, kondisi Payakumbuh saat ini kondusif dan sudah siap menyelenggarakan Pemilu Legislatif 9 April nanti. ”Insya Alah kondisi ini bisa terus. Seiring dengan kesepakatan Pemilu badunsanak, kami mengimbau seluruh pihak untuk saling menghormati dan tidak melakukan kampanye hitam,” ujarnya.
”Pesan saya, para relawan agar bekerja keras dalam menjadi tim relawan, sebab Rasulullah SAW saja yang sudah mendapat jaminan dari Allah SWT, tetap bekerja keras untuk menang dalam Perang Badar. Karena itu mari wujudkan harapan, memenangkan Muhammad Iqbal,” ajak Bachitiar. Di sisi lain, menyangkut negara, putra Maninjau itu berharap kepada masyarakat harus cerdas memilih wakil.
”Jangan memilih wakil yang membagi-bagikan uang, karena nantinya dia akan melakukan korupsi jika terpilih menjadi anggota dewan. Pemerintahan SBY sangat konsen dalam pemberantasan KKN. Apalagi jika SBY nanti terpilih kembali menjadi presiden, maka pemberantasan KKN akan lebih gencar lagi,” tegasnya. Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain yang hadir dalam pertemuan relawan PPP itu menyatakan, kondisi Payakumbuh saat ini kondusif dan sudah siap menyelenggarakan Pemilu Legislatif 9 April nanti. ”Insya Alah kondisi ini bisa terus. Seiring dengan kesepakatan Pemilu badunsanak, kami mengimbau seluruh pihak untuk saling menghormati dan tidak melakukan kampanye hitam,” ujarnya.
Caleg PPP Dukun Bayi Hj Siti Rodliyah : Permintaan Merawat Bayi Meningkat Pesat
Jepara, CyberNews. Memperkenalkan diri kepada publik, dengan memasang baliho, membagikan selebaran, kaos, stiker dan rupa-rupa media lainnya, sudah lumrah dilakukan para calon anggota legislatif. Namun, yang tak kalah penting justru pendekatan personal kepada pemilik hak suara.
Paling tidak, itulah yang dilakukan caleg Partai Persatuan Pembangunan asal Desa Tegalsambi, Tahunan, Hj Siti Rodliyah (38), yang berprofesi sebagai dukun bayi. Istri H Nur Salim --modin Tegalsambi-- sudah 17 tahun menekuni pekerjaan turun-temurun keluarga.
''Sudah dua ribu bayi saya bantu persalinannya. Kami berharap keluarga yang pernah kami bantu masih ingat dan memberikan dukungan,'' ujar Rodliyah, Kamis (2/4).
Dia mewarisi pekerjaan sang nenek Rumilah, pada tahun 1992. Sebelum dilepas mandiri, dia magang selama tiga tahun. Wilayah kerjanya, selain kecamatan Tahunan, Jepara Kota, juga Kedung.
''Ketika anak pertama lahir, saya mulai mengikuti dan belajar ndadahi bayi kepada nenek,'' papar ibu tiga anak yang menikah, saat masih duduk kelas dua madrasah aliyah.
Untuk memberikan contoh pentingnya pendidikan, Rodliyah pun melanjutkan pendidikan, dan lulus kejar Paket C (setara SLTA). ''Saya sebetulnya ingin kuliah, namun anak saya sudah mulai kuliah, ya terpaksa mengalah dululah,'' tuturnya.
Menjadi caleg PPP --partai pemenang Pemilu 2004 Kabupaten Jepara-- menjadikan Rodliyah lebih hati-hati. Sebab, dia juga ikut bertanggung jawab, paling tidak mempertahankan 14 kursi DPRD yang diraih lima tahun lalu.
''Saya tak mau mengumbar janji, takut ditagih. Paling kami menekankan, pentingnya keluarga sakinah, yang akan menghasilkan pimpinan yang amanah,'' tuturnya.
Suami, dan tiga anaknya -- Ahmad Furqon Nur Satria Aji (mahasiswa Unnes), Kurnia Fitri Setia Umi (kelas XI IPA MA Al Maiarif Jepara), dan Nurmala Fadlila Jaya (kelas 8 SMPN 2 Jepara), sangat mendukung pencalonannya.
Jika caleg lain, kebanyakan memasang gambar sendiri dan sesepuh partai, Rodliyah berani memasang baliho keluarga. Jadi, selain ada gambar dirinya, juga suami dan anak-anak.
''Saya justru banyak dinasihati suami dan anak-anak, jika tidak terpilih, tak usah menyesal. Termasuk dana puluhan juta yang sudah dikeluarkan,'' kata Rodliyah.
Walau termasuk caleg bukan dari tokoh penting parpol, Rodliyah yang juga aktif di Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) itu tak memusingkan dana. Sampai pelaksanaan kampanye terbuka, dia sudah memasang 30 baliho besar dan 100 baliho kecil.
Dia bersyukur, karena tidak terbelit utang. ''Suami akan menjual mobil untuk tambahan biaya kampanye saya tolak. Alhamdulillah, saat saya mulai ada niat nyaleg, tawaran ndadahi bayi kok meningkat pesat,'' tuturnya.
Paling tidak, itulah yang dilakukan caleg Partai Persatuan Pembangunan asal Desa Tegalsambi, Tahunan, Hj Siti Rodliyah (38), yang berprofesi sebagai dukun bayi. Istri H Nur Salim --modin Tegalsambi-- sudah 17 tahun menekuni pekerjaan turun-temurun keluarga.
''Sudah dua ribu bayi saya bantu persalinannya. Kami berharap keluarga yang pernah kami bantu masih ingat dan memberikan dukungan,'' ujar Rodliyah, Kamis (2/4).
Dia mewarisi pekerjaan sang nenek Rumilah, pada tahun 1992. Sebelum dilepas mandiri, dia magang selama tiga tahun. Wilayah kerjanya, selain kecamatan Tahunan, Jepara Kota, juga Kedung.
''Ketika anak pertama lahir, saya mulai mengikuti dan belajar ndadahi bayi kepada nenek,'' papar ibu tiga anak yang menikah, saat masih duduk kelas dua madrasah aliyah.
Untuk memberikan contoh pentingnya pendidikan, Rodliyah pun melanjutkan pendidikan, dan lulus kejar Paket C (setara SLTA). ''Saya sebetulnya ingin kuliah, namun anak saya sudah mulai kuliah, ya terpaksa mengalah dululah,'' tuturnya.
Menjadi caleg PPP --partai pemenang Pemilu 2004 Kabupaten Jepara-- menjadikan Rodliyah lebih hati-hati. Sebab, dia juga ikut bertanggung jawab, paling tidak mempertahankan 14 kursi DPRD yang diraih lima tahun lalu.
''Saya tak mau mengumbar janji, takut ditagih. Paling kami menekankan, pentingnya keluarga sakinah, yang akan menghasilkan pimpinan yang amanah,'' tuturnya.
Suami, dan tiga anaknya -- Ahmad Furqon Nur Satria Aji (mahasiswa Unnes), Kurnia Fitri Setia Umi (kelas XI IPA MA Al Maiarif Jepara), dan Nurmala Fadlila Jaya (kelas 8 SMPN 2 Jepara), sangat mendukung pencalonannya.
Jika caleg lain, kebanyakan memasang gambar sendiri dan sesepuh partai, Rodliyah berani memasang baliho keluarga. Jadi, selain ada gambar dirinya, juga suami dan anak-anak.
''Saya justru banyak dinasihati suami dan anak-anak, jika tidak terpilih, tak usah menyesal. Termasuk dana puluhan juta yang sudah dikeluarkan,'' kata Rodliyah.
Walau termasuk caleg bukan dari tokoh penting parpol, Rodliyah yang juga aktif di Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) itu tak memusingkan dana. Sampai pelaksanaan kampanye terbuka, dia sudah memasang 30 baliho besar dan 100 baliho kecil.
Dia bersyukur, karena tidak terbelit utang. ''Suami akan menjual mobil untuk tambahan biaya kampanye saya tolak. Alhamdulillah, saat saya mulai ada niat nyaleg, tawaran ndadahi bayi kok meningkat pesat,'' tuturnya.
Kampanye PPP Manado : Pedagang Es, Bakso Laris Manis
Sejumlah simpatisan membawa miniatur Ka'bah saat kampanye Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) di Manado, Sulut, Selasa, (31/3).PPP menggelar kampanye Akbar yang dihadiri ribuan pendukungnya.
PANAS terik yang menyengat dikulit Senin (31/3) kemarin, tidak mematahkan semangat sejumlah pedagang es mambo, cendol dan bakso. 30 menit sebelum pukul 14.00 Wita saat kampanye di mulai, mereka mengaku sudah berada di lokasi kampanye. Seperti di lapangan kali mas pasar Bersehati dan lapangan Bantik Malalayang. Dengan semangat Jufry (35) pria asal Tuban Jawa Timur pedagang es cendol ini terlihat sibuk melayani peserta kampanye. Diambilnya gelas kemudian dimasukan es batu, santan, gula merah dan kemudian cendol berwarna hijau cerah. Hmmm terlihat sangat lahap para peserta kampanye menghabiskan cendol buatan bujangan hitam manis itu. Maklum, udara yang sangat terik, minuman dingin seperti cendol benar-benar menghilangkan dahaga saat kampanye PPP kemarin. “Lumayan mba saat kampanye. Untuk gelas saya gak bisa hitung berapa banyak. Tapi untuk yang dibungkus plastik selama kampanye ini lebih dari 200 plastik,”terang Jufry yang sehari-harinya berjualan es cendol di pasar Bersehati. “Yang pasti untung hampir setengah dari yang biasa kurang lebih Rp600 ribu,”tandasnya yang mengaku sudah menaikan harga jual es cendol saat kampanye menjadi Rp2000 per gelas dari Rp1500.
Rabu, 01 April 2009
PPP Dharmasraya Targetkan Enam Kursi
Padang, Padek--Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Dharmasraya menargetkan perolehan suara pada Pemilu 2099 sebanyak enam kursi untuk DPRD kabupaten itu. Apalagi, partai ini menampilkan calon legislatif yang cukup familiar di tengah-tengah masyarakat.
“Target kursi di DPRD Kabupaten Dharmasraya ini tidak muluk-muluk. Pasalnya, PPP sebuah partai yang sudah tidak asing lagi di masyarakat dan basisnya jelas. DPC PPP Dharmasraya optimis target ini bisa tercapai,” kata Ketua DPC PPP Kabupaten Dharmasraya H M Yunus, kepada Padang Ekspres, di Padang, kemarin. Untuk mencapai target tersebut perlu bermacam-macam strategi. Dalam hal ini dilakukan oleh fungsionaris PPP secara terus menerus salah satunya melalui sosialisasi. Dalam sosialisasi ini, salah satu upayanya mengadakan acara sosial kemasyarakatan. Tak hanya itu saja, intens melakukan konsolidasi di internal partai.
“Untuk itu kita mengharapkan semua kader PPP mampu bersatu untuk berjuang demi cita-cita dan penuh rasa tangung jawab,” kata M Yunus. Sebagai gambaran, Pemilu 2004 lalu PPP mampu menempatkan dua dari 25 anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya. Di bagian lain, PPP Dharmasraya, Jumat (27/3), mengadakan kampanye terbuka di lapangan Pulau Mainan II Kecamatan Kota Salak. Massa baik kader maupun simpatisan yang datang dengan kendaraan roda dua dan empat memadati lapangan kampanye. Hadir juru kampanye dari pusat Darmansyah, jurkam provinsi Zahar Baheran, dan pengurus PPP Dharmasraya. Massa juga dihibur oleh orgen tunggal Ria Nada.
“Target kursi di DPRD Kabupaten Dharmasraya ini tidak muluk-muluk. Pasalnya, PPP sebuah partai yang sudah tidak asing lagi di masyarakat dan basisnya jelas. DPC PPP Dharmasraya optimis target ini bisa tercapai,” kata Ketua DPC PPP Kabupaten Dharmasraya H M Yunus, kepada Padang Ekspres, di Padang, kemarin. Untuk mencapai target tersebut perlu bermacam-macam strategi. Dalam hal ini dilakukan oleh fungsionaris PPP secara terus menerus salah satunya melalui sosialisasi. Dalam sosialisasi ini, salah satu upayanya mengadakan acara sosial kemasyarakatan. Tak hanya itu saja, intens melakukan konsolidasi di internal partai.
“Untuk itu kita mengharapkan semua kader PPP mampu bersatu untuk berjuang demi cita-cita dan penuh rasa tangung jawab,” kata M Yunus. Sebagai gambaran, Pemilu 2004 lalu PPP mampu menempatkan dua dari 25 anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya. Di bagian lain, PPP Dharmasraya, Jumat (27/3), mengadakan kampanye terbuka di lapangan Pulau Mainan II Kecamatan Kota Salak. Massa baik kader maupun simpatisan yang datang dengan kendaraan roda dua dan empat memadati lapangan kampanye. Hadir juru kampanye dari pusat Darmansyah, jurkam provinsi Zahar Baheran, dan pengurus PPP Dharmasraya. Massa juga dihibur oleh orgen tunggal Ria Nada.
Massa PPP Kampanye di Baubau
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menunjukkan kekuatannya sebagai salah satu Parpol dngan basis massa di Baubau. Massa partai berlambang Kabah itu menghijaukan Lapangan Lembah Hijau, dalam kampanye terbuka kemarin.
Sejak pukul 09.00 Wita, massa memadati pelataran Lembah Hijau. Para simpatisan, pendukung dan kader partai terus berdatangan dari seluruh penjuru Kota Baubau menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat.
Sekitar pukul 10.30 Wita, setelah Ketua DPC PPP Baubau, Amirul Tamim, tiba di panggung, seluruh simpatisan dan pendukung partai bernomor urut 24 itu, bersorak memberi dukungan sepenuhnya pada orang nomor satu di Baubau ini.
Sebelumnya, Amirul berkampanye di Dapil III (Kecamatan Bungi, Lea-Lea dan Sorawolio). Kehadiran Ketua DPC PPP itu, spontan membuat suasana jadi lebih meriah. Apalagi dia bersama isteri Ny Yusni, beberapa Caleg provinsi dan kota Baubau antara lain, Ahsan ST, Dra Wahodu, Yusman Fahim, M Rizal dan artis Ibukota, Ine Chintya.
Sebelum berorasi, dia mengajak seluruh simpatisan, pendukung, kader dan Caleg PPP menundukkan kepala sejenak untuk mengenang salah seorang tokoh PPP yang juga merupakan mantan Gubernur Sultra, La Ode Kaimoeddin, yang meninggal dunia kemarin.
Dalam orasi politiknya, dia mengatakan Kota Baubau telah mengalami perubahan signifikan dibanding sebelumnya. Menurutnya, jika suatu daerah masa lalunya lebih baik dari sekarang, berarti daerah tersebut dan masyarakatnya yang paling merugi.
Pria berkaca mata ini melanjutkan, pemerintahannya dalam kurun waktu enam tahun telah banyak perubahan. Misalnya sektor pertanian, pembangunan infrastuktur, pendidikan dan kesehatan. Itu merupakan peran dan andil PPP dalam membawa Baubau, ke tingkat yang lebih baik.
Pembangunan Kota Baubau, kata dia, belum selesai dan masih terus dibenahi. Untuk itu Amirul mengajak massa pendukung partai berlambang Kakbah, untuk memenangkan Pemilu legislatif. ’’Silakan, semua tergantung saudara-saudara yang memilih Caleg PPP. Karena Caleg terpilih itu yang akan mengawal pembangunan selama lima tahun,’’ imbuhnya.
Sejak pukul 09.00 Wita, massa memadati pelataran Lembah Hijau. Para simpatisan, pendukung dan kader partai terus berdatangan dari seluruh penjuru Kota Baubau menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat.
Sekitar pukul 10.30 Wita, setelah Ketua DPC PPP Baubau, Amirul Tamim, tiba di panggung, seluruh simpatisan dan pendukung partai bernomor urut 24 itu, bersorak memberi dukungan sepenuhnya pada orang nomor satu di Baubau ini.
Sebelumnya, Amirul berkampanye di Dapil III (Kecamatan Bungi, Lea-Lea dan Sorawolio). Kehadiran Ketua DPC PPP itu, spontan membuat suasana jadi lebih meriah. Apalagi dia bersama isteri Ny Yusni, beberapa Caleg provinsi dan kota Baubau antara lain, Ahsan ST, Dra Wahodu, Yusman Fahim, M Rizal dan artis Ibukota, Ine Chintya.
Sebelum berorasi, dia mengajak seluruh simpatisan, pendukung, kader dan Caleg PPP menundukkan kepala sejenak untuk mengenang salah seorang tokoh PPP yang juga merupakan mantan Gubernur Sultra, La Ode Kaimoeddin, yang meninggal dunia kemarin.
Dalam orasi politiknya, dia mengatakan Kota Baubau telah mengalami perubahan signifikan dibanding sebelumnya. Menurutnya, jika suatu daerah masa lalunya lebih baik dari sekarang, berarti daerah tersebut dan masyarakatnya yang paling merugi.
Pria berkaca mata ini melanjutkan, pemerintahannya dalam kurun waktu enam tahun telah banyak perubahan. Misalnya sektor pertanian, pembangunan infrastuktur, pendidikan dan kesehatan. Itu merupakan peran dan andil PPP dalam membawa Baubau, ke tingkat yang lebih baik.
Pembangunan Kota Baubau, kata dia, belum selesai dan masih terus dibenahi. Untuk itu Amirul mengajak massa pendukung partai berlambang Kakbah, untuk memenangkan Pemilu legislatif. ’’Silakan, semua tergantung saudara-saudara yang memilih Caleg PPP. Karena Caleg terpilih itu yang akan mengawal pembangunan selama lima tahun,’’ imbuhnya.
Selasa, 31 Maret 2009
Kampanye PPP Makassar Dihadiri Chozin Chumaidi
Seorang simpatisan berat PPP memamerkan senjata mainan saat berkampanye di Lapangan Bumi Tamalanrea Indah, Makassar, Minggu.MAKASSAR, TRIBUN - Kampanye terbuka PPP Sulsel di putaran kedua ini di Lapangan BTP, Makassar, Minggu (29/3), menghadirkan Wakil Ketua Umum DPP PPP Chozin Chumaidi.
Kampanye berlangsung di tengah terpaan sinar matahari yang terik, tetapi ribuan simpatisan tetap semangat mengikuti jalannya kampanye. Kampanye diawal orasi calon anggota legislatif DPR RI daerah pemilihan Sulsel I Nurhayati Payapo bernomor urut satu dan nomor urut tiga Usman Mahyudin.
Selanjutnya orasi dilakukan Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara. Masing-masing calon anggota legislatif diberikan waktu tiga menit untuk berorasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
