PPP Harus melakukan Evaluasi Besar Besaran mengenai eksistensi PPP di Jawa Tengah.
PPP mengalami kekalahan beruntun dari mulai kalah dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Kalah dalam Pilkada Temanggung dan Kalah di Jepara-Basis Terkuat PPP dalam Pilgub Jateng 2008.
Bibit-Rustri Menang Tipis di Kandang PPP
Jepara, CyberNews. Pasangan cagub cawagub yang diusung koalisi PPP dan PAN, Tamzil-Rozaq Rais unggul dalam perolehan suara dalam pilgub dalam penghitungan terakhir, Minggu pukul 23:00, akhirnya disalip calon dari PDIP Bibit-Rustri hingga penghitungan akhir pukul 23:57.
Bibit-Rustri meraih 85.424 suara (25,79 persen), terpaut 0,4 persen (85.032) di atas Tamzil-Rozaq. Ini termasuk lompatan bagi PDIP, melihat Jepara adalah kandang PPP pada pemilu 2004.
Melonjaknya raihan suara Bibit-Rustri dipengaruhi kemenangan mutlaknya di Kecamatan Keling dengan 12.717 suara, sementara Tamzil-Rozak hanya 7.272 suara. Tamzil-Rozak menang di Kecamatan Tahunan, Pecangaan, Mayong, Kedung, Batealit, Nalumsari serta Welahan.
Sementara Bibit-Rustri unggul di Kecamatan Kembang, Jepara Kota, Keling dan Karimunjawa. Urutan ketiga ditempati Bambang Sadono-Adnan 83.684 suara (25,26 persen). Dari 14 kecamatan, Bambang-Adnan hanya menang di Bangsri dan Mlonggo. Dua pasangan terakhir adalah Sukawi-Sudharto 54.778 suara (16,54 persen) dan Agus Soeyitno-Kholiq Arief 22.044 suara (6,66 persen).
Anggota KPU Muslim Aisha mengatakan, partisipasi rata-rata dari masing-masing kecamatan sekitar 40 persen. Partisipasi tertinggi ada di Karimunjawa, yakni 65,6 persen. Di kecamatan kepulauan ini, hak pilih ada 6.078 pemilih, dan yang hadir di TPS 3.988 suara. Di Karimunjawa, Bibit-Rustri menang mutlak dengan 1.616 suara, disusul Sukawi-Sudharto 810 suara, Tamzil-Rozaq (617), Bambang-Adnan (544), dan Agus-Kholiq (185).
Divisi Pemungutan Suara dan Penetapan Hasil Pemilu KPU Jepara Sutarya mencatat partisipasi terendah ada di Kecamatan Nalumsari, yakni 37,71 persen. Sementara partisipasi terendah di tingkat TPS ada di TPS 06 Desa Lebak, Mlonggo, hanya 14,65 persen, dan tertinggi di TPS dukuh Buaran Desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan, 70 persen. ''Saat pencoblosan, calon pemilih di TPS 06 Lebak banyak yang di sawah,'' kata Zaenudin (28), warga Lebak.
PASANGAN HASYIM-BUDI MENANG TIPIS
Pasangan PPP adalah HM Irfan-Setyo Adji
Temanggung, 23/6 (ANTARA) - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Temanggung Hasyim Afandi-Budiarto menang tipis atas dua pasangan calon lainnya pada pilbub Temanggung yang berlangsung 22 Juni 2008.
Berdasarkan data sementara yang dikeluarkan KPUD Temanggung, Senin, pasangan Hasyim-Budi meraih 135.342 suara terpaut tipis dengan pasangan Bambang Sukarno-Fuad Hidayat dengan mendapat 130.780 suara dan pasangan M. Irfan-Setyo Adji mendapat 120.405 suara.
Pasangan Hasyim-Budi menang di tujuh kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Temanggung, yakni di Kecamatan Temanggung, Kranggan, Pringsurat, Parakan, Kedu, Bulu, dan Kecamatan Ngadirejo.
Di Kecamatan Parakan dan Kedu pasangan yang diusung Partai Golkar ini menang mutlak dengan meraih 17.366 suara dan 13.450 suara.
Sementara itu, pasangan Bambang-Fuad yang menempati urutan kedua dalam meraih suara juga unggul di tujuh kecamatan meliputi Tlogomulyo, Tembarak, Bansari, Kledung, Candiroto, Tretep, dan Wonoboyo.
Sedangkan pasangan Irfan-Adji hanya unggul di enam kecamatan, yakni Selopampang, Kaloran, Bejen,Jumo, Gemawang, dan Kandangan.
Selasa, 24 Juni 2008
Sabtu, 21 Juni 2008
PILKADA 2008
Beberapa Pilkada yang di Laksanakan Tahun 2008
Berikut beberapa list Jadwal Pilkada tahun 2008-2009
Tingkat Propinsi
1. PILGUB JABAR
2. PILGUB JATENG
3. PILGUB JATIM
4. PILGUB KALTIM
5. PILGUB SUMUT
6. PILGUB LAMPUNG
7. PILGUB SUMSEL
8. PILGUB RIAU
9. PILGUB MALUKU
10. PILGUB BALI
11. PILGUB NTB
12. PILGUB NTT
13. PILGUB DIY
Tingkat Kabupaten/Kota
Propinsi Sumatera Barat
1. Pilwali Kota Pariaman
2. Pilwali Kota Padang
3. PILWALI Kota Payakumbuh
Propinsi Jambi
1. Pilbub Kab Merangin
2. Pilwali Kota Jambi
3. Pilbub Kab Kerinci
Propinsi Sumatera Selatan
1. Pilbub Muara Enim
2. Pilbub Lahat
3. Pilbub Lubuk Linggau
4. Pilwali Kota Palembang
Propinsi Bangka Belitung
1. Pilbub Kab Bangka
2. Pilwali Kota Pangkal Pinang
Propinsi Jawa Barat
1. Pilbup Kab Subang
2. Pilwali Kota Cirebon
3. Pilwali Kota Bogor
4. Pilbup Kab Bogor
5. Pilbup Kab Majalengka
6. Pilbup Kab Ciamis
7. Pilbup Kab Cirebon
8. Pilbub Kab Garut
9. Pilwali Kota Banjar
10. Pilwali Kota Bandung
11. Pilwali Kota Bekasi
12. Pilbub Kab Purwakarta
Propinsi Banten
1. Pilwali Kota Tangerang
2. Pilbup Kab Tangerang
3. Pilbup Kab Lebak
Propinsi Jawa Tengah
1. Pilbup Kab Magelang
2. Pilbup Kab Karanganyar
3. Pilbup Kab Kudus
4. Pilbup Banyumas
Propinsi Jawa Timur
1. Pilbup Kab Tulungagung,
2. Pilbup Kab Pamekasan,
3. Pilbup Kab Jombang,
4. Pilbup Kab Magetan,
5. Pilbup Kab Probolinggo,
6. Pilwali Kota Mojokerto,
7. Pilbup Kab Bojonegoro
8. Pilbub Kab Pasuruan
9. Pilwali Kota Malang
10. Pilwali Kota Madiun
Hafiz Resmi Memenangi Pilkada Tebing Tinggi
Medan, kompas - Pasangan Abdul Hafiz Hasibuan dan Syahril Hafzein resmi dinyatakan sebagai pemenang pemilihan kepala daerah Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Komisi Pemilihan Umum Daerah Tebing Tinggi akhir pekan lalu mengumumkan hasil rekapitulasi suara dalam pilkada langsung yang diadakan di wilayah itu pada Selasa (26/7).
”Jika dalam tiga hari terhitung sejak pengumuman ini tidak ada keberatan yang diajukan pasangan calon lain, maka pasangan Abdul Hafiz dan Syahril Hafzein resmi menjadi wali kota dan wakil wali kota, tinggal menunggu pengesahan dari DPRD,” ujar Ketua KPUD Tebing Tinggi Hatta Ridho saat dihubungi dari Medan, Minggu (31/7).
Pasangan Hafiz-Syahril yang didukung PDI-P, PBR, PPP, PBB, dan Partai Demokrat meraih 38.360 (60,21 persen) suara.
Sementara itu, pasangan Amril Harahap dan Nelson Parapat yang didukung Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Damai Sejahtera, Partai Pelopor, dan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan meraih 16.642 (26,12 persen) suara. Pasangan Darwinsyah-Gunadi yang didukung pemenang pemilu legislatif di Tebing Tinggi, Partai Golkar, justru mendapat suara paling sedikit, 8.702 (13,66 persen).
Partisipasi pemilih dalam pilkada di Tebing Tinggi mencapai 68,3 persen.
Ketua Pengawas Pemilu Tebing Tinggi Wal’asri mengatakan sampai tanggal 29 Juli pihaknya menerima laporan dugaan politik uang dari pasangan Hafiz-Syahril. ”Saksinya sudah kami mintai keterangan. Tinggal hari Senin ini memanggil terlapor. Kalau terbukti, kemenangan pasangan Hafiz-Syahril bisa dibatalkan pengadilan negeri,” katanya (bil)
Berikut beberapa list Jadwal Pilkada tahun 2008-2009
Tingkat Propinsi
1. PILGUB JABAR
2. PILGUB JATENG
3. PILGUB JATIM
4. PILGUB KALTIM
5. PILGUB SUMUT
6. PILGUB LAMPUNG
7. PILGUB SUMSEL
8. PILGUB RIAU
9. PILGUB MALUKU
10. PILGUB BALI
11. PILGUB NTB
12. PILGUB NTT
13. PILGUB DIY
Tingkat Kabupaten/Kota
Propinsi Sumatera Barat
1. Pilwali Kota Pariaman
2. Pilwali Kota Padang
3. PILWALI Kota Payakumbuh
Propinsi Jambi
1. Pilbub Kab Merangin
2. Pilwali Kota Jambi
3. Pilbub Kab Kerinci
Propinsi Sumatera Selatan
1. Pilbub Muara Enim
2. Pilbub Lahat
3. Pilbub Lubuk Linggau
4. Pilwali Kota Palembang
Propinsi Bangka Belitung
1. Pilbub Kab Bangka
2. Pilwali Kota Pangkal Pinang
Propinsi Jawa Barat
1. Pilbup Kab Subang
2. Pilwali Kota Cirebon
3. Pilwali Kota Bogor
4. Pilbup Kab Bogor
5. Pilbup Kab Majalengka
6. Pilbup Kab Ciamis
7. Pilbup Kab Cirebon
8. Pilbub Kab Garut
9. Pilwali Kota Banjar
10. Pilwali Kota Bandung
11. Pilwali Kota Bekasi
12. Pilbub Kab Purwakarta
Propinsi Banten
1. Pilwali Kota Tangerang
2. Pilbup Kab Tangerang
3. Pilbup Kab Lebak
Propinsi Jawa Tengah
1. Pilbup Kab Magelang
2. Pilbup Kab Karanganyar
3. Pilbup Kab Kudus
4. Pilbup Banyumas
Propinsi Jawa Timur
1. Pilbup Kab Tulungagung,
2. Pilbup Kab Pamekasan,
3. Pilbup Kab Jombang,
4. Pilbup Kab Magetan,
5. Pilbup Kab Probolinggo,
6. Pilwali Kota Mojokerto,
7. Pilbup Kab Bojonegoro
8. Pilbub Kab Pasuruan
9. Pilwali Kota Malang
10. Pilwali Kota Madiun
Hafiz Resmi Memenangi Pilkada Tebing Tinggi
Medan, kompas - Pasangan Abdul Hafiz Hasibuan dan Syahril Hafzein resmi dinyatakan sebagai pemenang pemilihan kepala daerah Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Komisi Pemilihan Umum Daerah Tebing Tinggi akhir pekan lalu mengumumkan hasil rekapitulasi suara dalam pilkada langsung yang diadakan di wilayah itu pada Selasa (26/7).
”Jika dalam tiga hari terhitung sejak pengumuman ini tidak ada keberatan yang diajukan pasangan calon lain, maka pasangan Abdul Hafiz dan Syahril Hafzein resmi menjadi wali kota dan wakil wali kota, tinggal menunggu pengesahan dari DPRD,” ujar Ketua KPUD Tebing Tinggi Hatta Ridho saat dihubungi dari Medan, Minggu (31/7).
Pasangan Hafiz-Syahril yang didukung PDI-P, PBR, PPP, PBB, dan Partai Demokrat meraih 38.360 (60,21 persen) suara.
Sementara itu, pasangan Amril Harahap dan Nelson Parapat yang didukung Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Damai Sejahtera, Partai Pelopor, dan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan meraih 16.642 (26,12 persen) suara. Pasangan Darwinsyah-Gunadi yang didukung pemenang pemilu legislatif di Tebing Tinggi, Partai Golkar, justru mendapat suara paling sedikit, 8.702 (13,66 persen).
Partisipasi pemilih dalam pilkada di Tebing Tinggi mencapai 68,3 persen.
Ketua Pengawas Pemilu Tebing Tinggi Wal’asri mengatakan sampai tanggal 29 Juli pihaknya menerima laporan dugaan politik uang dari pasangan Hafiz-Syahril. ”Saksinya sudah kami mintai keterangan. Tinggal hari Senin ini memanggil terlapor. Kalau terbukti, kemenangan pasangan Hafiz-Syahril bisa dibatalkan pengadilan negeri,” katanya (bil)
No SARA!!..Just Kidding
BBM NAEK!
Tambah banyak SIHOTANG
Karena PANDAPOTAN terus MANURUNG!
SAGALA Mahal
TAMBUNAN kehidupan berat
SIAMANJORANG miskin dan kaya makin BARASA
Tipis HARAHAP
Rakyat miskin sudah PANGARIBUAN
Anak-anak nangis MARPAUNG-PAUNG
Otak sudah SITOMPUL
Tapi masih diminta sabar SITORUS!
Keadaan makin GINTING
Kepala pusing ber BUTAR-BUTAR
Rambut nyaris POLTAK
Sementara ada orang yang SIBARANI TAMBUNAN Minyak
Apa karena ke SILABAN Pemimpin Kita?
Sehingga berani SIMORANGKIR janjinya?
Tapi jangan SEMBIRING Menuduh?
Mungkin karena kurang HUTAGAOL?
Atau karena tekanan si HUTABARAT?
Oleh karena itu
Kita jangan saling SILALAHI satu satu sama lain
Saling ber NAINGGOLAN sesama anak bangsa
Atau saling ber OLOAN-OLOAN antar Kita!
Atau ber SITANGGANG dengan sesama
Saudara!
Kita harus SIADARI
Bangsa ini ada di pinggir TOBING
POHAN-POHAN banyak ditebangin
Membuat hutan-hutan Kita GIRSANG
BATUBARA Kita diambilin...
PULUNGAN Trilyun ilang dilaut.
Kita butuh pemimpin yang Punya fikiran SIREGAR !
Kita harus PARAPAT Barisan !
Kita harus SIAGIAN!
Karena itu
Kita harus PANJAITAN Doa
Minta PARLINDUNGAN Tuhan
Agar selamat dan hidup ARITONANG
Jangan Kita SIAHAAN-SIAHAAN kesempatan
Kita harus ber SITINJAK dari sekarang!!!
Jangan hiraukan kata-kata SITUMORANG-SITUMORA NG!
Kita harus jadi bangsa yang TOGAR
Kita harus jadi bangsa yang SIBARANI !
SIMANGUNSONG masa depan
KABAN???
BUTEET DAH !!
Jadi KeSITOMPULANnya
HORAS BAH (Tidak Ada BeRAS makan gaBAH!)
SusahBensin Yaa Jalan Kaki ....
Tambah banyak SIHOTANG
Karena PANDAPOTAN terus MANURUNG!
SAGALA Mahal
TAMBUNAN kehidupan berat
SIAMANJORANG miskin dan kaya makin BARASA
Tipis HARAHAP
Rakyat miskin sudah PANGARIBUAN
Anak-anak nangis MARPAUNG-PAUNG
Otak sudah SITOMPUL
Tapi masih diminta sabar SITORUS!
Keadaan makin GINTING
Kepala pusing ber BUTAR-BUTAR
Rambut nyaris POLTAK
Sementara ada orang yang SIBARANI TAMBUNAN Minyak
Apa karena ke SILABAN Pemimpin Kita?
Sehingga berani SIMORANGKIR janjinya?
Tapi jangan SEMBIRING Menuduh?
Mungkin karena kurang HUTAGAOL?
Atau karena tekanan si HUTABARAT?
Oleh karena itu
Kita jangan saling SILALAHI satu satu sama lain
Saling ber NAINGGOLAN sesama anak bangsa
Atau saling ber OLOAN-OLOAN antar Kita!
Atau ber SITANGGANG dengan sesama
Saudara!
Kita harus SIADARI
Bangsa ini ada di pinggir TOBING
POHAN-POHAN banyak ditebangin
Membuat hutan-hutan Kita GIRSANG
BATUBARA Kita diambilin...
PULUNGAN Trilyun ilang dilaut.
Kita butuh pemimpin yang Punya fikiran SIREGAR !
Kita harus PARAPAT Barisan !
Kita harus SIAGIAN!
Karena itu
Kita harus PANJAITAN Doa
Minta PARLINDUNGAN Tuhan
Agar selamat dan hidup ARITONANG
Jangan Kita SIAHAAN-SIAHAAN kesempatan
Kita harus ber SITINJAK dari sekarang!!!
Jangan hiraukan kata-kata SITUMORANG-SITUMORA NG!
Kita harus jadi bangsa yang TOGAR
Kita harus jadi bangsa yang SIBARANI !
SIMANGUNSONG masa depan
KABAN???
BUTEET DAH !!
Jadi KeSITOMPULANnya
HORAS BAH (Tidak Ada BeRAS makan gaBAH!)
SusahBensin Yaa Jalan Kaki ....
Selasa, 10 Juni 2008
PPP Bandung Barat BANGKIT! Turut Menangkan "SAE"
Pasangan "SAE" Ungul Atas Pasangan "Ahlina"
PADALARANG, (GM).-
Perolehan suara pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bandung Barat, H. Abubakar dan H. Ernawan Natasaputra ("SAE") terus menjauhi perolehan suara rivalnya, H. Agus Yasmin dan H. Haris Yuliana ("Ahlina"). Hingga penghitungan Senin (9/6) pukul 14.00 WIB, SAE meraih 345.453 suara (52,41%) dan Ahlina meraih 313.747 suara (47,59%).
Berdasarkan penghitungan sementara KPU Kab. Bandung Sekretariat KPU Kab. Bandung Barat, SAE unggul di 10 kecamatan, yaitu Cipatat, Padalarang, Ngamprah, Lembang, Cipongkor, Sindangkerta, Cihampelas, Cililin, Gununghalu, dan Rongga. Sementara Ahlina unggul di Kec. Cikalongwetan, Cipeundeuy, Parongpong, Batujajar, dan Cisarua.
Hasil penghitungan sementara KPU Kab. Bandung tersebut hampir sama dengan penghitungan Desk Pilkada Pemkab Bandung Barat. Desk pilkada mencatat pasangan SAE meraih 339.766 suara (52,52%), sedangkan Ahlina meraih 307.130 suara (47,48%).
Ahlina diusung oleh Partai Golkar dan PKS, selain itu didukung pula oleh Partai Demokrat. Sedangkan SAE diusung oleh tujuh partai, yaitu PDIP, PPP, PKB, PBB, PBR, PAN, serta PKPB.
PADALARANG, (GM).-
Perolehan suara pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bandung Barat, H. Abubakar dan H. Ernawan Natasaputra ("SAE") terus menjauhi perolehan suara rivalnya, H. Agus Yasmin dan H. Haris Yuliana ("Ahlina"). Hingga penghitungan Senin (9/6) pukul 14.00 WIB, SAE meraih 345.453 suara (52,41%) dan Ahlina meraih 313.747 suara (47,59%).
Berdasarkan penghitungan sementara KPU Kab. Bandung Sekretariat KPU Kab. Bandung Barat, SAE unggul di 10 kecamatan, yaitu Cipatat, Padalarang, Ngamprah, Lembang, Cipongkor, Sindangkerta, Cihampelas, Cililin, Gununghalu, dan Rongga. Sementara Ahlina unggul di Kec. Cikalongwetan, Cipeundeuy, Parongpong, Batujajar, dan Cisarua.
Hasil penghitungan sementara KPU Kab. Bandung tersebut hampir sama dengan penghitungan Desk Pilkada Pemkab Bandung Barat. Desk pilkada mencatat pasangan SAE meraih 339.766 suara (52,52%), sedangkan Ahlina meraih 307.130 suara (47,48%).
Ahlina diusung oleh Partai Golkar dan PKS, selain itu didukung pula oleh Partai Demokrat. Sedangkan SAE diusung oleh tujuh partai, yaitu PDIP, PPP, PKB, PBB, PBR, PAN, serta PKPB.
Senin, 09 Juni 2008
Puluhan Ribu Kader PPP Meriahkan Apel Akbar PPP Sumbar


Padang, Singgalang
Besok pagi, Minggu (8/6) sekitar lima puluh ribu kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar bakal tumpah ruah ke jalan-jalan utama Kota Padang dalam mengikuti jalan santai. Kegiatan ini merupakan bagian dari apel siaga dan tablig akbar yang digelar pada hari yang sama di Lapangan Imam Bonjol Padang dalam rangka menyongsong kemenangan partai ini pada Pemilu 2009 mendatang.Pada hari itu akan dibagi-bagikan pula ribuan hadiah door prize kepada peserta yang beruntung pada akpel akbar di Lapangan Imam Bonjol Padang.
Saat itu akan dihimpun pula tokoh masyarakat dan kepala daerah untuk bergabung dalam partai berlambang ka’bah tersebut.
PPP SELEKSI CALEG TERBAIK
Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali bertegas-tegas tidak akan lagi memberi peluang kepada kadernya yang tidak menunjukkan prestasi dalam menjadi Caleg PPP. “Kita tengah mengevaluasi kiprah yang diperlihatkan Caleg PPP selama ini.
Kita akui banyak di antara mereka yang kurang pro-rakyat dan pro-partai. Bagi mereka ini, sulit bagi kita untuk memberi tempat,” kata Suryadharma di sela-sela jalan santai dan tabligh akbar PPP Sumbar, di Lapangan Imam Bonjol, Padang, kemarin. Di samping bertaburan hadiah, acara yang dipandu MC Sidi Roni Putra itu, dihadiri puluhan ribu kader dan simpatisan PPP ini, juga dimeriahkan lantunan tembang yang dibawakan artis ibukota, seperti Denada, Evi Tamala dan lainnya.
Rachmat Yasin-Karyawan F Catat Sejarah

Calon Bupati/Wakil Bupati yang Pertama Mendaftar
CIBINONG - Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bogor H Rachmat Yasin-H Karyawan Faturachman (Rahman) mencatat sejarah baru. Karena, pasangan yang diusung enam parpol dan 72 elemen organisasi kemasyarakatan se Kabupaten Bogor ini adalah pasangan pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Bogor untuk ikut dalam Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bogor dengan sistem pemilihan langsung Senin (9/6) kemarin.
"Saya merasa tersanjung, karena banyak sekali elemen masyarakat yang ingin terlibat langsung mengantarkan saya untuk mendaftar ke KPU selain pengurus struktural partai dan parpol pendukung. Dan saya mengartikan jika ini merupakan pertanda baik bagi kami, karena hal ini membuktikan jika masyarakat pendukung kami banyak," ujar H Rachmat Yasin sebelum berangkat ke KPUD Kabupaten Bogor, Senin (9/6) kemarin.
Sejak pagi hari, elemen-elemen masyarakat yang mengusung pasangan Rahman sudah memadati halaman DPC PPP Kabupaten Bogor. Halaman yang cukup luas itu menjadi penuh sesak oleh massa pendukungnya. Sekitar pukul 10.00 WIB, ketika kedua pasangan ini sudah lengkap menggunakan pakaian adat sunda, puluhan kyai, baik yang tergabung dalam Persatuan Mubalig Bogor (Pamor) dan lainnya melakukan do'a bersama yang diiringi oleh seluruh massa yang berada di DPC PPP Kabupaten Bogor. "Allah hu Akbar….. Allahu Akbar" dan shalawat terucap dari mulut para pendukung mengiringi pasangan Rahman ini menuju Delman yang akan mengantarkan mereka ke KPUD Kabupaten Bogor.
Kemudian setelah bersiap-siap, diiringi oleh musik gamelan tradisional sunda, iring-iringan delman, motor dan kendaraan roda empat melakukan pawai dari mulai halaman DPC PPP Kabupaten Bogor Jalan Tegar Beriman melalui Jalan Raya Pemda Sukahati menuju Jalan Setu Cikaret. Dan ternyata iring-iringan ini sangat menarik perhatian para pengendara kendaraan yang melintas maupun warga yang langsung berkumpul dipinggir jalan untuk menyaksikan pawai delman maupun mengenal sosol H Rachmat Yasin dan H Karyawan Faturachman. Bahkan di Jalan Raya Pemda, sekitar 50 anak sekolah Dasar (SD) berjejer dipinggir jalan dengan melambaikan bendera yang memuat foto pasangan Rahman. "Pak Rahmat …. Pak Karyawan …. perhatikan pendidikan kami ya pak," ujar salah satu siswi ketika bertatap langsung dengan pasangan Rahman. Sementara H Rachmat Yasin dan H Karyawan Faturachman yang terus melambaikan tangan pada warga dan anak sekolah tersebut terus menebar senyum.
Setibanya di halaman kantor KPU, rombongan Rahman ini langsung disambut oleh upacara adat yang menyuguhkan lengser dan 5 penari yang menyambut pasangan ini menuju kantor KPUD Kabupaten Bogor. Sementara Ketua KPU Kabupaten Bogor, Aan Hanafiah beserta anggota menyaksikan dari kantor KPUD untuk kemudian melakukan penyambutan.
Selesai upacara adat, pasangan ini langsung menuju kantor KPUD Kabupaten Bogor di lantai 2 untuk mengembalikan formulir dan sayarat-syarat sekaligus melakukan pendaftaran.
"Untuk pertama dalam sejarah Kabupaten Bogor akan diselenggarakan pilkada langsung. Kami adalah konstituen yang taat dengan mengikuti segala aturan, dan sekarang kami adalah pasangan pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati ke KPUD dan bersama KPU akan ikut serta mengukir sejarah di Kabupaten Bogor," ujar H Rachmat Yasin dihadapan
Aan Hanafiah, Ketua KPU Kabupaten Bogor.
Generasi Muda PPP Turun, SKB 3 Menteri Langsung Terbit
Langganan:
Postingan (Atom)










