Minggu, 26 Oktober 2008

Nomer 3 di Subang, PPP-PKS Bisa Memberi Perlawanan

PPP dan PKS terbilang bukanlah partai besar di Subang Jabar tetapi dalam pilkda perolehan suara Calon yang diusung PPP-PKS cukup menggembirakan, bisa menembus 150.000 suara.

SUBANG,TRIBUN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Subang dipastikan akan berlangsung dua putaran. Ini karena tidak ada pasangan calon yang bisa meraup suara lebih dari 30 persen. Jika putaran kedua ini digelar, pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Hj Imas Aryumningsih-Primus Yustisio diprediksi dapat memenangkan pilkada.


Pasangan dengan nomor urut 2 ini memperoleh 246.937 suara. Dalam putaran pertama, Imas-Primus dikalahkan oleh pasangan no urut 1, Eep Hidayat-Ojang Suhandi yang memperoleh suara sebanyak 254.657.


Pada rekapitulasi perolehan sementara pemilu bupati dan wakil bupati
Subang 2008 hingga pukul 21.45 semalam, suara terakhir datang adalah dari Kecamatan
Cijambe. Di wilayah ini, perolehan suara pasangan Imas-Primus
memperoleh 5.736 suara. Sedangkan pasangan rival utamanya, no urut 1
pasangan Eep-Ojang memperoleh 8.168 suara. Selanjutnya, secara berurut
no 3 (806), 4 (4.479), 5 (1.264), dan 6 (281).

Total sementara suara yang masuk mencapai 767.036 suara dengan rincian:
1. Eep Hidayat-Ojang Sohandi (PDIP) 262.825 suara (34,17 %)
2. Primus-Imas (koalisi Partai Golkar dan PAN) 252.673 (32.85 %)
3. Kusbini-Eryanto (PKB, PKPB, PBR) 14.550 (1.89 %)
4. Bambang Heryanto-Alma Lucyati (PKS dan PPP) 160.279 (20,84 %)
5. Ahmad Djuanda-Nandang Sudarajat 45.354 (5,90 %)
6. Diding Kurniawan-Hasyim 33.514 (4,36 %). (mac)

Calon PPP Nomer 3 di Kubu Raya Kalbar

Perseorang Kandaskan Calon Golkar
Ir Rudi Bachtiar Msi (Kepala Dinas PU Kalbar) dan Abdullah HS Spd (Pimpinan Ponpes Darul Ulum) adalah Calon PPP.

SUNGAI RAYA--Pasangan Muda Mahendrawan--Andreas Muhrotien unggul dalam perhitungan cepat yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya. Sampai pukul 21.30 WIB, pasangan dari jalur perseorangan ini memperoleh suara sah sementara sebesar 28.800 atau (23.60 %). Perolehan itu didapatkan dari jumlah data yang masuk sebanyak 522 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari jumlah 978 TPS tersebar di KKR.
Keunggulan pasangan yang memperoleh dukungan 49.585 ini berhasil menyalip Sujiwo SE- Raja Sapta Oktohari. Pasangan yang mendapatkan dukungan penuh PDI-P Kubu Raya mendapatkan suara sebesar 24.653 (20,20 %). Sedangkan posisi ketiga ditempati pasangan Ir Rudhy Bachtiar – Abdullah HS dengan suara 21.222 (17.39 %). Posisinya dikuntit pasangan Sy Abdullah Alkadrie-Burhanuddin yang berada di tempat keempat dengan 19.689 (16,13%).
Di posisi kelima, duet Ramli Hasan-Muhammad AW menguntit dengan peroleh suara mencapai 12.461. Pasangan yang juga berasal dari jalur perseorangan dengan jumlah dukungannya sebesar 28.960 memperoleh prosentase sebesar 10.21 %. Pasangan Sabar (Suronto-Fatahillah Abror) hanya mendapatkan suara 7.32 % atau 8.933 suara.
Posisi buncit sementara ditempati pasangan KH Suhri Maksudi- Lendeng Syahrani SH dengan prosentase suara 3.41 %. Duet pasangan yang didukung penuh parpol PKPB dan PAN Kubu Raya bercokol di posisi ketujuh dengan jumlah suara sahnya 4.168. Untuk posisi terakhir, duet mantan Wakil Bupati Pontianak Drs Abang Rahmansyah- dr Nursyam Ibrahim harus kandas. Pasangan yang didukung Partai Golkar ini hanya mendapatkan suara 2.129 atau 1.74 %.

Jago PPP Sanggau Siap Berlaga di Putaran Kedua

Pasangan Drs. H. Setiman H. Sudan dan Paolus Hadi, yang didukung oleh PPP, PKS,PBR, PSI,Pelopor,PBB,PPNUI, dan PNBK kemungkinan besar kana maju ke putaran ke 2 dalam pilkada di Sanggau..
Pilkada Sanggau Kalimantan Barat
Yansen-Abdullah Sementara Unggul

SANGGAU – Perolehan suara sementara enam kandidat peserta Pilkada Sanggau tahun 2008 menjadi hal menarik yang terus dicermati oleh banyak pihak. Hingga Sabtu (25/10) sore, perolehan suara masing-masing kandidat masih fluktuatif seiring dengan hasil perhitungan di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan sumber perolehan suara sementara di Desk Pilkada Pemkab Sanggau yang bermarkas di Kantor Bupati Sanggau menyebutkan, hingga pukul 21.25 WIB,
1.Pasangan Krisantus Kurniawan–Suharto memperoleh 34.832 suara (17,73 %).
2.Pasangan Yansen Akun Effendy–Abdullah memperoleh 56.245 suara (28,63 %).
3.Pasangan Andeng Suseno–Daniel Kwetono Djiono meraup 26.674 suara (13,58 %).
4.Pasangan Arsen Rickson–Abang Syafi’ie memperoleh 10.926 suara (5,56 %).
5.Pasangan independen Thadeus Yus–Petrus David mengumpulkan 30.151 suara(15,359 %) 6.Pasangan Setiman H Sudin–Paolus Hadi memperoleh 37,637 suara (19,26 %).
Jumlah total suara sah yang sudah masuk sebanyak 196.465 dari jumlah pemilih yang sebesar 277.631 orang.
Dengan demikian, pasangan Yansen-Abdullah masih unggul berdasarkan perhitungan terhadap 925 TPS yang masuk dari 1.021 TPS yang ada. Masih ada 96 TPS yang belum mengirim perhitungan suaranya.

Sutarmidji-Paryadi (PPP-PKPI) Pimpin Kota Pontianak

Sutarmidji adalah ketua DPC PPP Kota Pontianak yang merupakan mantan Wakil Walikota Pontianak Kalimantan Barat.

PONTIANAK--Pemilihan Walikota Pontianak sudah digelar Sabtu (25/10). Pasangan Sutarmidji-Paryadi unggul diseluruh kecamatan. Dengan perolehan suara 34 persen, Pilwako Pontianak berlangsung satu putaran.
Hingga pukul 00.30 WIB, lima kecamatan telah merampungkan perhitungan. Kecamatan Pontianak Tenggara, Sutarmidji-Paryadi menang dengan perolehan 4.561 suara (24,96 %) disusul Abduh-Taha sebanyak 3.681 suara (20,14 %). Jumlah suara sah mencapai 18.268 suara.
Sutarmidji-Paryadi juga menang di Kecamatan Pontianak Kota. Pasangan ini meraih dukungan hingga 16.219 suara (32,67 %) dari 49.639 suara sah. Hersan-Setiawan membuntuti di urutan kedua dengan perolehan 9.923 suara (19,99 %) dengan total jumlah suara sah 49.639.
Sedangkan Pontianak Timur, Sutarmidji-Paryadi unggul dengan perolehan suara 15.976 (37,58 %). Posisi kedua diperoleh pasangan Abduh-Thaha dengan suara 6.944 (16,33 %). Begitu juga dengan Pontianak Selatan. Sutarmidji-Paryadi unggul dengan 9.147 (24,21%) dibayangi pasangan Hersan-Setiawan Lim 8.611 (22,79 %).
Untuk Pontianak Utara, perolehan suara cukup ketat. Sutarmidji-Paryadi unggul 30,16 % (15.371 suara), diikuti pasangan Hersan-Setiawan Lim 27,68 % (14.104).
Sementara itu, hingga pukul 01.00 WIB dinihari, penghitungan suara masih berlangsung di PPK Pontianak Barat. Hingga pukul 00.30 WIB, Kelurahan Pal V dan Kelurahan Sungai Beliung telah merampungkan perhitungan. Di dua kelurahan ini, pasangan Sutarmidji-Paryadi unggul dengan perolehan suara 12.854 (52,68 %). Posisi kedua diikuti pasangan Harso-Awaludin dengan suara 3.229 (13,23 %). Hingga berita ini diturunkan, dua kelurahan masih dilakukan penghitungan yakni Kelurahan Sungai Jawi Luar dan Kelurahan Sungai Jawi Dalam.
TPS Calon
Calon Walikota Pontianak, Sutarmidji mencoblos di TPS 5 Gang Natuna, Jalan Tebu, Pontianak Barat. Dengan berjalan kaki, Sutarmidji pergi ke TPS pukul 08.00 WIB bersama istrinya, Lismariani. TPS tersebut terletak tepat di sebelah gang Waris, tempat tinggal Sutarmidji. Mereka mengenakan pakaian putih dan celana panjang hitam.
Setelah memasukkan undangan dan menyerahkan kartu pemilih, Sutarmidji pun menunggu giliran mencoblos. Sutarmidji mendapat giliran ke 79 dan Lismariani mendapat giliran ke 80. Jumlah daftar pemilih tetap di sana sebanyak 520 orang.
Sutarmidji mengaku tenang menghadapi apapun hasil pemilihan Walikota. Jumat (24/10) malam, Sutarmidji sempat menggelar doa bersama masyarakat. ”Saya hanya memfasilitasi saja,” kata Sutarmidji yang mengaku hanya tidur dua jam pada malam sebelum pemungutan suara. Sutarmidji menang di TPS nya sendiri dengan perolehan suara sebanyak 289 suara.

Calon Walikota nomor urut dua, Oscar Primadi memberikan hak politiknya di TPS 008, Jalan Abdurahman Saleh. Oscar tiba di TPS bersama istrinya, Dedet Hidayati Primadi. Sejumlah jurnalis peliput Pilwako Pontianak sudah menunggu calon yang diusung Demokrat dan PKB tersebut.
Hasil perhitungan suara di TPS 008 tidak berpihak kepada Oscar. Ia harus mengakui keunggulan pasangan Sutarmidji-Paryadi dengan perolehan 87 suara, disusul pasangan Oscar-Azas dengan perolehan 65 suara. Dari 455 pemilih, hanya 289 orang yang datang. Sebanyak 287 suara sah, sedangkan dua lainnya tidak sah. Sebanyak 130 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya.

SUTARMIDJI-PARYADI SAPU BERSIH SEMUA KECAMATAN
Walau secara resmi perolehan suara masing-masing kandidat belum ditetapkan KPU, akan tetapi dari hasil perhitungan pada tingkat kecamatan se-Pontianak, pasangan Sutarmidji-Paryadi dipastikan menjadi kepala daerah Kota Khatulistiwa hingga lima tahun ke depan.
Sutarmidji-Paryadi (Siip) unggul dengan perolehan 85.340 suara atau 34,47%. Jauh mengungguli kandidat di bawahnya yakni pasangan Gusti Hersan Aslirosa—Setiawan Lim dengan perolehan 48.684 suara atau 19,66%.
Sementara pasangan Sri Astuti Buchari—Eka Kurniawan menjadi juru kunci perolehan suara dengan hanya mengantongi 12.404 atau 5,01%.
Pasangan Siip menyapu bersih perolehan suara tertinggi di semua kecamatan. Kemenangan telak dari pasangan yang diusung PPP dan PKPI ini berada di wilayah Pontianak Barat dengan perolehan 25.465 suara, Kecamatan Pontianak Kota dengan 16.219 suara, dan Kecamatan Pontianak Timur dengan 15.976 suara.

Majelis Taklim Mulai Kegiatan Rutin

TAMAN - Majelis Taklim Nurul Hikmah memulai kegiatan pengajian rutinya setelah satu bulan lebih sebelumnya menjalani libur karena Ramadan. Minggu(26/10) kemarin pengajian perdana digelar di kediaman Muntoha SH MHum pembina majelis taklim tersebut sekaligus Ketua DPC PPP Pemalang. Kegiatan itu juga sebagai ajang halal -bi halal jemaah pengajian dan jajaran pembina yang tidak lain adalah para PAC PPP Kecamatan Taman. Majleis taklim lainnya dari Wanita Persatuan Pembangunan juga nampak bergabung.

"Kita mengawali kegiatan rutin pengajian yang sebelumnya libur karena jemaahnya ingin khusuk beribadah puasa,"kata pembina majelis taklim Muntoha SH MHum. Sebenarnya kegiatan ini dimotori oleh jemaah Majelis Taklim Nurul Hikmah, namun dalam perkembangannya para pembinaanya yang sekaligus PAC PPP Kecamatan Taman bergabung.Selain itu juga ada Wanita Persatuan Pembangauan (WPP) Kecamatan Taman dan Pemalang akan menyelenggarakan acara serupa dan akhirnya disatukan digelar di rumahnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan pengajian kegiatan itu juga untuk menyampaikan informasi Pemilu 2009. Panitia menghadirkan Caleg DPR RI dapil X dari partai tersebut yakni Drs KH Mashuri Malik. Sedangkan tampil sebagai juru tausiyah Kyai Mansur Mustofa dari Sumurmunding Desa Tegalsari Kecamatan Ampelgading.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini dihadiri ratusan jemaah dari organisasi - organisasi dibawah naungan PPP. Mereka dengan tekun menyimak setiap pidato baik yang disampaikan ketua panitia, pembina, maupun calegnya.Dengan kemasan yang sederhana ini acara berlangsung khusuk dan tertib hingga usai.

"Setelah kegiatan ini maka semua pengajian baik dari Nurul Hikmah maupun WPP akan kembali aktif secara rutin sebagaimana biasanya,"teg

Calon PDIP-PPP-PKS Ikmal-Jadi Pimpin Kota Tegal

TEGAL - Pasangan calon walikota-wakil walikota Tegal nomor urut 5 yang diusung PDI Perjuangan PPP dan PKS H Ikmal Jaya SE AK-H Habib Ali Zaenal Abidin SE (Ikmal-Jadi) dapat dipastikan memimpin Kota Tegal. Pasalnya, dari hasil penghitungan cepat yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, pasangan tersebut berhasil mengantongi 88.662 suara atau 70,99 persen. Kemenangan Ikmal-Jadi hampir terjadi di semua TPS, yang berjumlah 359.

Sesuai penghitungan cepat KPU dari 359 TPS, pasangan calon independen (perseorangan, red) Mukti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE hanya mengantongi 848 suara atau 0,8 persen, pasangan calon yang diusung PKB M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya mengantongi 3.794 suara atau 3,04 persen, pasangan calon dari Partai PIB-PAN Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 3.158 suara atau 2,53 persen, dan pasangan calon yang diusung Partai Golkar H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE berhasil mengantongi 28.434 suara atau 22,77 persen.

Khusus di TPS XX Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat tempat calon Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE AK mencoblos, perolehan suara Ikmal-Jadi mencapai 254 suara atau sekitar 80 persen lebih. Sedangkan suara Muti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE 1 suara, M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya 5 suara, Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 3 suara, H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE 89 suara.

Di TPS III Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur tempat calon Wakil Walikota Tegal H Habib Ali Zaenal Abidin SE mencoblos, pasangan Ikmal-Jadi juga menang dengan memperoleh suara 270 suara, Muti Agung Wibowo ST-Heru Gunawan SE 1 suara, M Basri Budi Utomo-Hj Ayu Soraya 13 suara, Agil Riyanto Darmowiyoto SH-H Harun Abdi Manap SH 5 suara, H Ristanto SSos-Hj Kunharjanti Darmono SE 129 suara.

Penghitungan cepat yang KPU Kota Tegal, yang dimulai sejak pukul 14.30 WIB disaksikan langsung Walikota Tegal Adi Winarso SSos, dan Wakil Walikota Tegal Dr Maufur MPd, Kapolresta Tegal AKBP Drs MM Rachman, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tegal, Dandim Tegal, Ketua DPRD Kota Tegal Drs H Anshori Faqih, sejumlah tamu undangan, serta masyarakat Kota Tegal yang ingin menyaksikan langsung penghitungan langsung yang dilaksanakan KPU Kota Tegal.

Jago PDIP-PPP Agus-Herry Unggul di Kab Tegal

PILKADA KABUPATEN TEGAL JAWA TENGAH, JAGO PDIP-PPP RAUP 40 % LEBIH
SLAWI - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tegal nomor urut 1, H Agus Riyanto -HM Hery Soelistyawan (Arah) unggul dalam perolehan hasil suara sementara Pemilu Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tegal yang digelar, Minggu (26/10). Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara sejumlah lembaga, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal, pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPP serta sejumlah parpol non kursi ini memimpin dengan kisaran 43% suara.

Rekap sementara yang dikumpulkan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pukul 19.00 WIB, Arah berhasil meraih 260.171 suara atau sekitar 42,193%. Peringkat kedua diduduki paslon nomor urut 2, Andhika Regalitas-Abdul Basir (Kaba) dengan perolehan 190.080 suara atau 30,826%. Berikutnya paslon nomor urut 4, Hammam Miftah-Dimyati (Hati) pada posisi ketiga dengan 105.493 suara atau (17,10%). Dan pada posisi terakhir adalah paslon nomor 3, HA Ghautsun-A Fikri Faqih (Jigo-Apik) dengan 60.866 suara (9,87%).

Data ini hampir sama dengan data yang berhasil direkapitulasi Tim Arah dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Tegal, yang juga menempatkan pasangan nomor urut 1 ini pada posisi teratas dengan 260.815 suara atau sekitar 42,44%. Berikutnya adalah Kaba dengan 190.397 sura atau 30,98%. Posisi ketiga juga tetap diduduki Hati dengan 103.200 suara atau 16,79%. Dan pada posisi bawah ditempati Jigo-Apik dengan 60.110 sura atau 9,78%.

Dari data ini pula, Arah tercatat berhasil meraih kemenangan di 13 kecamatan, yakni Suradadi, Dukuh Turi, Slawi, Lebaksiu, Balapulang, Pagerbarang, Margasari, Pangkah, Tarub, Jatinegara, Kedung Banteng, Bojong dan Bumijawa. Sementara Kaba unggul di 3 kecamatan, yakni Warurejo, Kramat dan Dukuhwaru. Sisanya dua kecamatan, yakni Talang dan Adiwerna berhasil dimenangkan Hati.