Rabu, 25 Februari 2009

Muliaty Ajak Kader PPP Rapatkan Barisan

MAKASSAR -- Calon anggota DPRD Sulsel dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muliaty Mastura Yusuf terus memantapkan basis konstituennya di empat kabupaten yang menjadi zona daerah pemilihan III. Ke empat kabupaten itu adalah Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Selayar.Pekan lalu, caleg nomor urut tiga itu melakukan konsolidasi di Kecamatan Bissappu, Uluere, dan Tompobulu, Bantaeng. Dalam pertemuan itu, Muliaty mengajak kader PPP agat tetap merapatkan barisan menjelang pemilu legislatif April mendatang.
"Kader PPP di akar rumput harus tetap merapatkan barisan menjunjung tinggi asas kebersamaan dan saling menghargai dan sipakatau. Kita harus menjaga keutuhan dan jangan mudah tergoyahkan dengan politik uang," kata Muliaty.
Ia mengatakan pemilu kali ini memang lebih kompetitif dibanding pemilu sebelumnya. Selain karena jumlah partai lebih besar, jumlah calon wakil rakyat yang mengincar kursi parlemen juga makin bertambah. Untuk itu, kata dia, dibutuhkan soliditas kader.
"Jangan karena uang pecahan lima puluh ribu membuat kita sengsara dan menyesal selama lima tahun," kata Muliaty lagi.
Selain di Bulukumba, fungsionaris DPW PPP Sulsel itu juga melakukan hal sama di Herlang, Bulukumba. Muliaty kaget dengan adanya selebaran yang beredar di Bulukumba yang berisi imbauan untuk tidak memilih caleg dari PPP.
Tetapi Muliaty tidak terlalu mempersoalkan selebaran itu. Ia bahkan mengajak kader dan caleg PPP di Bulukumba agar tidak mudah terprovokasi. Kader PPP juga diminta senantiasa menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.
"Jika ada orang yang menganiaya dan kita merasa dizalimi, justru masyarakat akan lebih simpati pada kita. Kader PPP harus kuat dan bersatu untuk memperoleh target suara sebanyak-banyaknya," tegasnya. Dalam kunjungannya di Bulukumba, Muliaty ditemani master campaignya, Sunandar dan beberapa timnya.
Kunjungan Muliaty berakhir di Selayar. Di daerah itu, Muliaty menggelar orientasi caleg dan monitoring saksi. Beberapa pengurus DPW PPP Sulsel ikut hadir dalam orientasi itu. Di antaranya Sekretaris DPW Taufiq Zainuddin dan caleg DPRD Sulsel dapil III, Ahmad Salareng.

PPP Sampang Cetak 100 Ribu Contoh SS untuk Sosialisasi

SAMPANG, JATIM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Sampang mencetak contoh surat suara sebanyak seratus ribu lembar. Hal itu dilakukan untuk mempermudah para calon legislatif (Caleg) PPP melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait sistem pencontrengan surat suara pada Pileg mendatang.
Pencetakan contoh surat suara tersebut dilakukan untuk meminimalisir tingkat kesalahan pada pemilih. Pasalnya, masyarakat menganggap dalam menggunakan hak pilih masih menggunakan alat coblos. Padahal, sekarang menggunakan alat tulis dengan cara mencontreng.
Salah satu calon anggota legislatif dapil 2 dari partai itu, Joni Purnomo, saat dihubungi di Kantor sekretariat PPP di Jl Bahagia Sampang, Kamis (26/02) membenarkan adanya pencetakan sejumlah contoh kertas suara itu, dan dia juga menjelaskan, setiap caleg PPP akan dibekali 300 lembar contoh surat suara.
Dengan pembagian masing-masing contoh surat suara, sebanyak 100 lembar untuk DPRD Kabupaten, untuk DPRD Jatim, dan contoh surat suara untuk DPR RI.
Menurut Joni, selain menimalisir tingkat kesalahan pemilih, mencetak contoh surat suara itu dilakukan karena hingga kini KPUD Sampang belum juga melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan pileg.
Ia mengaku, pencetakan contoh surat suara tersebut juga merupakan kritikan terhadap petugas KPUD Sampang atas kinerjanya yang lamban. Sebab, hingga H- 42 pelaksanaan Pileg KPUD belum juga melakukan sosialisasi.
“Bagaimana masyarakat bisa tahu tentang pelaksanaan pileg yang baru, sementara petugas KPUD-nya tidak bergerak dalam melakukan sosialisasi. Jika ini terus terjadi, maka kekhawatiran caleg akan tingginya angka golput bisa terwujud,” katanya.

Selasa, 24 Februari 2009

HM Syukri Fadloli Resmikan Jaringan Lingkar Mentari

23/02/2009 08:43:32 BANTUL (KR) - Lingkar Mentari dan Garda Lintang Songo yang merupakan tim pemenangan pemilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Piyungan, Dlingo, Imogiri dan Pleret) diresmikan Ketua PPP DIY, HM Syukri Fadholi SH, Sabtu (21/2).

Dengan diresmikannya kedua wadah pemuda ini, maka sekarang ini ada 3 wadah, karena sebelumnya telah diresmikan GPK Jubah Jibril, sehingga sekarang ini terbentuk 3 in 1 center untuk pemenangan PPP di Dapil IV. Ke-3-nya merupakan komunitas generasi muda yang bertekad untuk membesarkan PPP. Mereka berkiprah dalam gerakan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam tausyiahnya, Syukri Fadholi, menyambut baik dan berpesan agar kedua komunitas tersebut mengedepankan akhlakul karimah sebagai landasan perjuangannya, serta kehadirannya bisa bermanfaat bagi masyarakat umum.

Susunan Pengurus Lingkar Mentari, Ketua: H Arif Aryono SP, Sekretaris: M Faisal Ma'ruf, Bendahara: Septy Eka Rini dan dilengkapi 5 bidang kerja.

Susunan Pengurus Garda Lintang Songo: Komandan: Muqorrobin, Wakil: Mujahidin, Sekretaris: Anwarudin, Bendahara: Agus Roboth dan dilengkapi 7 bidang kerja.

Kiprah Icuk Sugiarto di Panggung Politik Mimpikan Sportivitas di Senayan

Nama Icuk Sugiarto sekian lama menghilang dari telinga publik Solo, tapi jelang pesta demokrasi 2009. Putra asli Solo ini kembali hadir ditengah masyarakat. Semua itu tak lepas dari posisinya sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusungnya.Menurut Icuk, tak ada kebanggaan yang ia dapat, kecuali ia mampu melenggang ke Gedung DPR di Senayan nanti. Mengapa, karena mantan juara dunia bulutangkis tahun 1983 dan 1986 itu mengusung misi ganda, dimana selain ingin mengubah warna demokrasi yang lebih sportif. Ia juga menginginkan agar olahraga di Indonesia dapat lebih maju dan diperhatikan. Ia sadar, tantangan kedepan cukup berat, apalagi di Dapil V (Solo-Klaten-Sukoharjo-Boyolali) ada nama-nama politikus andal seperti Puan Maharani, Hidayat Nur Wahid maupun Zaenal Ma’arif.”Saya siap bersaing, meski saya awalnya dari atlet,” terang dia.Baginya pengalaman berorganisasi pasca ia pensiun dari atlet seperti KNPI di tahun 1990an terasa membantunya. Selama itu pula, kata Icuk, ia mengenal panggung politik. Ia mengaku, ada satu faktor yang membuat politik dengan olahraga memiliki kesamaan karakter. “Baik olahraga maupun politik memiliki persamaan, di mana keduanya selalu ada yang menang dan yang kalah,” terang Icuk. Hanya, kadangkala ada reaksi berbeda dalam menyikapi sebuah kekalahan. “Seringkali, masih ada yang tidak bisa menerima kekalahan, meski mau tidak mau, ini selalu terjadi dalam persaingan. Akan tetapi, bagi kami, olahragawan, ini sudah biasa, karena dalam sebuah pertandingan, setiap atlet harus berlaku sportif,” tutur mantan atlet PB Taruna dan PB Abadi Solo itu.Karena kondisi itu, Icuk pun memiliki misi untuk menerapkan prinsip sportivitas ini dalam dunia politik.“Makanya selama kampanye, saya lebih suka mengelar turnamen, entah bulutangkis, sepakbola maupun tenis meja. Harapannya banyak bibit daerah yang berprestasi,” tandas dia.Menyinggung terpuruknya prestasi bulutangkis Indonesia, ia menilai hal itu wajar. “Memang sedikit menurun tapi bukan mundur, dan hal itu juga dialami China,” tegas Icuk yang berharap agar pengurus PBSI bisa kembali mengembalikan prestasi Merah Putih di level dunia.


Nama : Icuk Sugiarto
TTL : Solo, 4 Oktober 1962
Istri : Nina Yaroh
Anak : Nattasia Octaviani Sugiarto
Tommy Sugiarto
Jauzza Fadhilla Sugiarto
Prestasi :Emas PON 1981, 1985Emas SEA Games 1985,1987,1989Juara Dunia 1983 dan 1986Tim Thomas 1984,1986,1988 dan 1990Juara sejumlah turnamen IBF seperti China Terbuka, Malaysia Terbuka, Hongkong Terbuka

Enam Tim Tarung di Piala Icuk Sugiarto

SOLO (Joglosemar): Sebanyak enam klub sepakbola se-eks karesidenan Surakarta mulai Minggu (22/2) kemarin bertarung dalam turnamen sepakbola Piala Icuk Sugiarto di Lapangan Sriwaru, Sondakan. “Sengaja kami menggelar ajang ini lebih pada unsur pembinaan terutama pemain dibawah usia 20 tahun,” terang Agus Hardono, Ketua Panpel kepada Joglosemar, disela acara pembukaan. Tercatat enam klub yang ikut yakni LDII, Adidas Solo, Al Wathoni, PSM Masaran, PSL Kalioso dan tuan rumah Person Sondakan. “Lewat kegiatan positif ini, harapannya tentu prestasi, bukan kekerasan atau perkelahian,” tambah, Suharto, Caleg PPP yang menjadi promotor turnamen.

Minggu, 22 Februari 2009

Achmad Suaidy dan SMS Penjaring Aspirasi

Jakarta - Iklan caleg bertebaran di mana-mana. Agar dilirik publik, iklan mesti berbeda.Seperti yang dilakukan oleh Achmad Suaidy, calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini.
Tak hanya memasang foto diri plus nama, di iklannya dia juga memajang nomor pesan singkat penjaring aspirasi.Begitulah yang tampak dalam iklan caleg yang dipasang kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini di media cetak.Iklan itu mencantumkan 'SMS Aspirasi Anda. Aspirasi Anda adalah aspirasi kami, kirim ke : 0812-8024-0003'. Cara mengirim aspirasinya pun laiknya mengirim kuis melalui SMS, 'Aspirasi#Nama#Lokasi#03Suaidy#Aspirasi Anda'.
"Anak saya yang keenam yang punya ide. Anak saya juga masuk tim (tim sukses). Dia itu pengusaha warnet, makanya kreatif," ujar Suaidy pada detikcom, Senin (23/2/2009).Dia juga menyatakan tidak tahu persis berapa SMS aspirasi yang masuk dalam sehari, karena yang mengurus adalah timnya.
Namun, SMS itu cukup efektif menjaring aspirasi."Insya Allah (efektif). Kebanyakan masalah tanah, kaki lima, banjir, kebakaran dan penggusuran," ujar Ketua Komisi A (pemerintahan) DPR Daerah DKI Jakarta ini.Bila terpilih, caleg dari daerah pemilihan (dapil) 3 DKI Jakarta ini akan memperjuangkan masalah klasik yang mendera warga DKI, tanah. "Agar rakyat Jakarta memiliki kepastian hukum tentang tanah. Tanah yang belum bersertifikat harus disertifikatkan. Tanah Pemda sendiri baru 60 persen yang punya sertifikat," ujar Suaidy.Karena banyak yang tidak bersertifikat, maka banyak timbul konflik tanah. Pembangunan di DKI seperti jalan tol dan banjir kanal timur (BKT) pun menjadi terhambat.
Pria kelahiran 7 Agustus 1945 ini juga punya ide untuk memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta. Seperti Washington DC dan New York di Amerika Serikat (AS) dan Kuala Lumpur dan Putra Jaya di Malaysia."Kalau memindahkan pusat perdagangan tidak mungkin. Karena pelabuhannya ada di sini, bandaranya juga ada di sini. Kita tidak bisa menutup orang datang ke Jakarta, dengan 12 juta penduduk, Jakarta semakin sumpek," imbuh bapak dari delapan anak ini.

Rayakan Harlah, PPP Makassar Siapkan 20.000 Saksi Pemilu

Makassar, Tribun - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulsel memberikan target kepada DPC PPP Makassar untuk meraih suara signifikan pada pemilu 9 April mendatang. Bahkan, PPP Makassar ditargetkan sebagai pemenang kedua di Kota Anging Mammiri ini.
Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara menegaskan itu kepada wartawan di tengah peringatan Hari Lahir Ke-36 PPP yang digelar DPC PPP Makassar di Jl Syarief Al Qadri, Minggu (22/2). Internal PPP sudah siap berkompetisi pada pemilu mendatang, semua perangkat, mulai tim relawan, saksi di TPS, dan perangkat lain sudah disiapkan."Kita targetkan PPP Makassar menjadi pemenang kedua di Kota Makassar sehingga ketuanya bisa menduduki kursi Ketua DPRD Makassar," kata Amir sembari menunjuk Ketua DPC PPP Makassar Mardju Chair sebagai figur yang pantas. Bak gayung bersambut, Mardju yang diberi amanah menyatakan kesiapannya memenuhi target tersebut.
Persiapan PPP sebagai partai yang sarat pengalaman sudah matang. Pihaknya optimistis memenangkan pertarungan pada pesta demokrasi tersebut. Satu kiat yang diimplementasikan di lapangan yakni mengajak masyarakat yang memilih partai Islam agar kembali ke Kakbah. "Maksudnya, masyarakat yang telah memilih partai lain di era sistem multi partai diajak kembali bergabung dan memilih PPP yang berlambang Kakbah," kata Mardju. Optimisme calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Panakkukang-Manggala ini dilatari dengan data yang ada.
Sesuai catatan, kader PPP yang telah mengantongi kartu anggota sudah mencapai 150 ribu. "Itu baru kader, belum lagi simpatisan dan pemilih pemula yang baru bergabung. Olehnya, kita optimistis menjadi pemenang kedua," kata anggota Komisi D DPRD Makassar ini. Harlah Ke-36 PPP ini dihelat secara sederhana.
Acara seremonial hanya digelar di bawah naungan tenda terowongan, diselingi hiburan suling bambu dari keluarga Massenrempulu. Hadir sejumlah elite, caleg pusat, provinsi, dan kota. Panitia mengklaim para kader yang hadir berkisar 10 ribu orang.
PPP Siapkan 20 Ribu Saksi
Makassar, Tribun - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar telah menyiapkan sedikitnya 20 ribu saksi untuk mengawasi proses pemungutan suara dan perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS di Kota Makassar sebanyak 2.255.
Itu dikemukakan Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara didampingi Ketua DPC PPP Makassar Mardju Chair kepada wartawan di akhir acara peringatan Hari Lahir Ke-36 PPP di Kantor DPC PPP Makassar Jl Syarief Al Qadri, Minggu (22/2). Saat ini PPP sementara melakukan pelatihan saksi.Menurut Amir, dari jumlah 20 ribu saksi itu, sebanyak 5.000 di antaranya sebagai saksi utama dan sisanya sebatas saksi cadangan dan pemantau. Mereka akan memantau proses perhitungan suara mulai dari TPS hingga ke KPU.