JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertekad menjadikan Jakarta sebagai basis wilayah pendulang suara pada Pemilu 2009. Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali menargetkan PPP harus mampu meraih 15 kursi di DPRD Jakarta dan 4 kursi di DPR pusat.
"Kami harus bisa mengembalikan kesuksesan perolehan suara partai di Jakarta seperti pemilu-pemilu sebelumnya," kata Suryadharma dalam acara Harlah Ke-1 Ikatan Silaturahmi Istri (Ikastri) PPP di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, kemarin (27/4).
Kegalauan Suryadharma itu bisa dimaklumi. Sebab, selama dua periode terakhir, yaitu Pemilu 1999 dan Pemilu 2004, tren perolehan suara PPP di Jakarta terus menurun. Indikasi konkretnya tampak dari raihan kursi DPRD Jakarta.
Pada Pemilu 1997, partai berlambang Kakbah tersebut sukses merebut 15 kursi dari total 75 kursi DPRD Jakarta. Namun, pada Pemilu 1999, PPP hanya mendapat 13 kursi dan lebih terpuruk lagi pada Pemilu 2004 dengan 7 kursi saja.
"Untuk 2009 nanti, target minimal kami di DPRD Jakarta adalah kembali ke perolehan kursi Pemilu 1997," tegasnya. Sementara untuk kursi DPR pusat, PPP berharap bisa merebut empat kursi. Saat ini, PPP hanya memiliki dua kursi DPR yang diperoleh dari daerah pemilihan (dapil) Jakarta.
Menurut Suryadharma, target Jakarta tersebut akan sejalan dengan target 15 persen perolehan suara PPP secara nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PPP Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, PPP ikut mengapresiasi desakan digesernya jadwal pemilu dari hari Minggu. Meski berbasis Islam, partai berlambang Kakbah itu ingin menjaga ketenangan umat Kristen dan Katolik untuk beribadah pada Minggu.
"Jangan sampai keleluasaan mereka untuk beribadah terganggu," kata Lukman. Menurut dia, partainya akan menerima bila terjadi perubahan jadwal pemungutan suara Pemilu 2009. "Jadi, silakan saja, KPU mencari hari lain yang diliburkan. Tentunya, asal jangan Minggu," tegas Lukman yang juga ketua Fraksi PPP DPR itu.
Peringatan harlah berlangsung meriah. Selain dihadiri sekitar lima ribu simpatisan PPP yang didominasi ibu-ibu berjilbab hijau, sejumlah "artis kader" PPP ikut meramaikan suasana. Di antaranya, "Bang Haji" Rhoma Irama, Akri "Patrio", Evi Tamala, dan Emilia Contesa. Ada juga mantan atlet bulu tangkis Icuk Sugiarto dan putri penyanyi dangdut senior, Fitria "Elvi Sukaesih".Kehadiran mereka menambah deretan artis pesohor yang mulai banyak bersimpati kepada PPP, setelah terakhir artis Dangdut santri asal kota Serang Syaiful Jamil tertarik berjuang bersama PPP.(pri/mk)
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 April 2008
Sabtu, 22 Maret 2008
Kebersamaan yang Hangat di Majlis Dzikir Diponegoro
Majlis Dzikir PPP ^Bertabur^ Ulama, Habib Dan Pesohor, Artis.
Pristiwa Hijrah menurut KH Zainuddin MZ memiliki beberapa nilai istimewa.Pertama, ini perjalanan mengawal akidah. ‘’Saya pernah merenung, andaikata Nabi Muhammad saw diutus di Cianjur Jawa Barat, lalu dakwahnya sukses, saya nggak kagum. Karena tabiat orang Cianjur, ‘Mangga (silahkan, red)
Rasul. Ayeu nah mah ku maha (sekarang bagaimana) Rasul saja,’’ paparkyai Zainuddin dihadapan
jamaah Majelis Zikir Diponegoro di Jakarta, Jumat (11/1) malam.Tapi Nabi justru diutus di ling-
kungan sosial yang begitu keras, kasar, brutal, primitif, gagap, bajingan dan (maaf) tengik! ‘’Ini terjemahan bebas dari asyaddu kufran wa nifaqan (orang-orang yang sangat kafir dan munafik),’’ ujar Kiai Zainuddin disambut gerr hadirin. ‘’Jadi tidak gampang, tapi ternyata Rasulullah SAW sukses membangun Islam di lingkungan sosial yang amat keras dan kasar
tersebut.’’Hijrah juga, sambung kiai Zainuddin mempererat persaudaraan sesama Islam. ‘’Bagaimana orang-orang Madinah yang disebut kaum Anshar (penolong) dengan suka cita
menerima saudaranya dari Makkah. Bahkan tidak sedikit yang membagi dua harta yang mereka miliki.Jika ada yang memiliki enam ekor unta, tiga diberikan kepada saudaranya yang hijrah.
Mestinya nilai-nilai istimewa dari hijrah ini harus kita amalkan dengan baik pada saat sekarang,’’ ajak Kiai Zainuddin.
Muhasabah Muharram 1429 Hijriyah yang digelar Majelis Zikir Diponegoro di rumah dinas Menkop dan UKM yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali itu dihadiri lebih dari 1.500 jamaah. Mereka datang dari berbagai daerah di Jakarta, Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera Utara. Hadir pula sejumlah ulama, habib dan artis.Dari kalangan ulama, tampak KH Maemun Zubair(Sarang JawaTengah), KH IdrisMarzuki} (LirboyoKediri Jatim), {KHNoer Muhammad Iskandar SQ(Kedoya Jakarta),
KH KH ZaenuddinJazuli} (PlosoKediri Jatim), {KHAli Akbar (Sumut),KH Nurdin Nasution(Sumut).KH Zainuddin MZ dan Prof Dr Jalaluddin Rahmat memberi taushiyah
Hijrah.
Beberapa artis yang datang antara lain, Marissa Haque, Ikang Fauzi, Ongky Alexander dan istrinya Paula, peragawati Okky Asokawati, beberapa personil grup Element, hingga vokalis grup Ungu, Pasha yang mendapat sambutan hangat.
Dari kalangan artis lainnya tampak Cici Faramida, Cici Tegal, Kristina, Memed Mini, Urif Arfan, Abah Us Us, OtongLalo dan Tukul Arwana. Hadir pula Ny Herni Nu’man A Hakim, Ny Chozin Chumaidy, Ny Wily Lukman Hakim Saefuddin, Ny Fira Din Syamsuddin,Ny Iim Irgan, Ny Nur Jazilah Noer
Muhammad, Ny Anne R Wiraatmadja
SH, Ny Jessica, Ny Halimah.
REPUBLIKA
Pristiwa Hijrah menurut KH Zainuddin MZ memiliki beberapa nilai istimewa.Pertama, ini perjalanan mengawal akidah. ‘’Saya pernah merenung, andaikata Nabi Muhammad saw diutus di Cianjur Jawa Barat, lalu dakwahnya sukses, saya nggak kagum. Karena tabiat orang Cianjur, ‘Mangga (silahkan, red)
Rasul. Ayeu nah mah ku maha (sekarang bagaimana) Rasul saja,’’ paparkyai Zainuddin dihadapan
jamaah Majelis Zikir Diponegoro di Jakarta, Jumat (11/1) malam.Tapi Nabi justru diutus di ling-
kungan sosial yang begitu keras, kasar, brutal, primitif, gagap, bajingan dan (maaf) tengik! ‘’Ini terjemahan bebas dari asyaddu kufran wa nifaqan (orang-orang yang sangat kafir dan munafik),’’ ujar Kiai Zainuddin disambut gerr hadirin. ‘’Jadi tidak gampang, tapi ternyata Rasulullah SAW sukses membangun Islam di lingkungan sosial yang amat keras dan kasar
tersebut.’’Hijrah juga, sambung kiai Zainuddin mempererat persaudaraan sesama Islam. ‘’Bagaimana orang-orang Madinah yang disebut kaum Anshar (penolong) dengan suka cita
menerima saudaranya dari Makkah. Bahkan tidak sedikit yang membagi dua harta yang mereka miliki.Jika ada yang memiliki enam ekor unta, tiga diberikan kepada saudaranya yang hijrah.
Mestinya nilai-nilai istimewa dari hijrah ini harus kita amalkan dengan baik pada saat sekarang,’’ ajak Kiai Zainuddin.
Muhasabah Muharram 1429 Hijriyah yang digelar Majelis Zikir Diponegoro di rumah dinas Menkop dan UKM yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali itu dihadiri lebih dari 1.500 jamaah. Mereka datang dari berbagai daerah di Jakarta, Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera Utara. Hadir pula sejumlah ulama, habib dan artis.Dari kalangan ulama, tampak KH Maemun Zubair(Sarang JawaTengah), KH IdrisMarzuki} (LirboyoKediri Jatim), {KHNoer Muhammad Iskandar SQ(Kedoya Jakarta),
KH KH ZaenuddinJazuli} (PlosoKediri Jatim), {KHAli Akbar (Sumut),KH Nurdin Nasution(Sumut).KH Zainuddin MZ dan Prof Dr Jalaluddin Rahmat memberi taushiyah
Hijrah.
Beberapa artis yang datang antara lain, Marissa Haque, Ikang Fauzi, Ongky Alexander dan istrinya Paula, peragawati Okky Asokawati, beberapa personil grup Element, hingga vokalis grup Ungu, Pasha yang mendapat sambutan hangat.
Dari kalangan artis lainnya tampak Cici Faramida, Cici Tegal, Kristina, Memed Mini, Urif Arfan, Abah Us Us, OtongLalo dan Tukul Arwana. Hadir pula Ny Herni Nu’man A Hakim, Ny Chozin Chumaidy, Ny Wily Lukman Hakim Saefuddin, Ny Fira Din Syamsuddin,Ny Iim Irgan, Ny Nur Jazilah Noer
Muhammad, Ny Anne R Wiraatmadja
SH, Ny Jessica, Ny Halimah.
REPUBLIKA
Senin, 17 Maret 2008
PPP Kota Serang Nomer 2, Dapat 6 Kursi DPRD
Sebanyak 40 anggota DPRD Kota Serang diambil sumpahnya hari ini. Mereka dilantik setelah rapat pleno KPUD Kabupaten Serang menetapkan partai-partai yang berhasil mendapatkan kursi berdasarkan hasil Pemilu 2004 lalu.
Ke-40 orang tersebut masing–masing berasal dari Partai Golkar 12 orang, PPP 6 orang, PDIP 5 orang, PKS 3 orang, Partai Demokrat, PBB dan PBR masing-masing 2 orang, sedangkan PSI, PPDK, Partai Patriot, PKB, PPD dan PNIM masing-masing 1 orang.
“Mereka sebagai anggota DPRD Kota Serang untuk yang pertama kali di Kota Serang,” kata Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana, kepada wartawan, Jumat (22/2).
Tampak hadir Penjabat Wali Kota Serang Asmudji H.W. Sementara sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Maenong, SH. Sedangkan pembacaan Surat Keputusan Pelantikan dibacakan Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana.
Kota Serang adalah kota otonom yang menjadi ibukota Provinsi Banten dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Serang. Kota Serang terdiri atas Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Curug, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Walantaka.
Kota ini diresmikan pada tanggal 2 November 2007 berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang. Sebelum menjadi kota otonom, Serang adalah bagian dari Kabupaten Serang.
Ke-40 orang tersebut masing–masing berasal dari Partai Golkar 12 orang, PPP 6 orang, PDIP 5 orang, PKS 3 orang, Partai Demokrat, PBB dan PBR masing-masing 2 orang, sedangkan PSI, PPDK, Partai Patriot, PKB, PPD dan PNIM masing-masing 1 orang.
“Mereka sebagai anggota DPRD Kota Serang untuk yang pertama kali di Kota Serang,” kata Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana, kepada wartawan, Jumat (22/2).
Tampak hadir Penjabat Wali Kota Serang Asmudji H.W. Sementara sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Maenong, SH. Sedangkan pembacaan Surat Keputusan Pelantikan dibacakan Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana.
Kota Serang adalah kota otonom yang menjadi ibukota Provinsi Banten dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Serang. Kota Serang terdiri atas Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Curug, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Walantaka.
Kota ini diresmikan pada tanggal 2 November 2007 berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang. Sebelum menjadi kota otonom, Serang adalah bagian dari Kabupaten Serang.
Selasa, 11 Maret 2008
Marissa Haque dan Ikang Fawzi Meriahkan Pendaftaran Awang-Farid

Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Awang Faroek Ishak dan Farid Wadjdy, mengembalikan formulir pendaftaran ke Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Selasa (26/2).
Awang yang diiringi partai pendukung dan pengusungnya serta puluhan pendukungnya mengungkapkan siap menang dan siap kalah dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti.
Sejak pukul 09.00, ratusan pendukung Awang-Farid telah berkumpul di GOR Segiri Samarinda. Mereka mengenakan baju bergambar Awang-Farid dengan tulisan dukungan kepada mereka berdua.
Awang-Farid datang sekitar pukul 09.40. Keduanya mengenakan jas hitam. Setelah berbicara sebentar dengan beberapa parpol pendukungnya, mereka pergi sekitar pukul 10.00. Selama perjalanan, seruan mengenai Awang terdengar nyaring dari beberapa sound system yang diangkut menggunakan mobil.
Awang-Farid tiba di KPUD Kaltim sekitar pukul 10.15.Bersama dengan mereka berdua, pasangan selebriti yang juga kader PPP, Marissa Haque-Ikang Fawzi, Ketua Tim Sukses Pemenangan Awang-Farid, Khairul Fuad, Sekretaris DPW PPP Kaltim Rusma Yakub, Plt Ketua DPW PAN Kaltim Ali Taher Parasong, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltim Yahya Anja, pengurus parpol pengusung lainnya. Rombongan Awang-Farid diterima tiga anggota KPU Kaltim, yakni Elvyani NH Gaffar, Muhammad Abduh dan Masykur Melle.
Kehadiran Marisa-Ikang Fawzi menarik perhatian beberapa pendukung Awang-Farid. Saat Awang-Farid dan parpol mengembalikan dan mendatangani berkas, mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto dengan dua orang itu.
Usai menyerahkan formulir dan menandatangani berkas-berkas dukungan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan dari KPU Kaltim, sambutan Ketua Tim Sukses Awang-Farid dan sambutan dari pasangan calon.
Saat menjelaskan mengenai tahapan selanjutnya dan harapannya agar Pilgub dapat berjalan dengan lancar, adil dan bermartabat, Marissa Haque yang menjadi pengurus DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PPP sempat menginterupsi Elvyani. Ia menanyakan mengapa Ketua KPUD Jafar Haruna tak dapat hadir. Ia juga menanyakan apakah bila tak dihadiri Ketua KPUD, proses pendaftaran ini sah.
Saat itu, keadaan sempat tegang. Namun, Elvy menjelaskan, berdasarkan UU N0 22 tahun 2007, kedudukan anggota KPUD adalah sama. Ketua hanya sebagai koordinator. Mendengar itu, Marissa pun tak melanjutkan pertanyaannya. "Ini sah, walaupun tanpa Ketua," kata Elvy yang disambut tepuk tangan pendukung Awang-Farid.
Saat diberikan kesempatan untuk berbicara, kepada pendukungnya, Awang mengingatkan agar dapat menjaga kelancaran jalannya Pilgub . "Jaga persatuan dan kesatuan kita. Karena selama ini kondisi Kaltim sangat kondusif. Jangan hanya gara-gara Pilkada, kita jadi terpecah belah. Karena itu, saya siap menang dan siap kalah. Insya Allah, kita akan menang. Kemenangan saya adalah kemenangan seluruh rakyat Kalimantan Timur, bukan hanya untuk pendukung saya," kata Awang yang disambut riuh pendukungnya.
Awang juga mengatakan agar masyarakat Kaltim memanfaatkan momen Pilgub kali ini. Karena Pilgub ini adalah pertama kalinya masyarakat Kaltim dapat memilih ubernur secara langsung.
Satu Putaran
Bermunculannya para cagub dan cawagub dari partai-partai lainnya, seperti Jusuf SK dari Golkar dan Achmad Amins-Hadi Mulyadi dari Patriot Pancasila, PKB, PKS, PDK, PBR dan Partai Pelopor, tak menyurutkan Awang untuk memenangkan Pilgub. Seperti saat deklarasi Sabtu lalu, Awang tetap yakin menang dengan hanya satu putaran .
"Iya dong, di dalam politik itu kita harus yakin menang, kita harus yakin menang ... Kita harus optimistik untuk menang," kata Awang saat ditemui usai pendaftaran dirinya dan Farid Wadjdy sebagai calon gubernur dan cawagub dari 14 partai politik. Keempatbelas partai itu diantaranya, PPP, PDS, PAN, PBB dan Partai Demokrat.
Awang menyebutkan bahwa ia dapat meraih suara dari berbagai kalangan termasuk dari pemilih pemula, nelayan, petani dan buruh. Sebelumnya, saat deklarasi, Awang juga yakin meraih suara, dari partai-partai besar yang memiliki dan akan mengusung para calon, seperti Partai Golkar, PDI Perjuangan dan PKS.
Namun, Awang enggan menyebutkan strategi kemenangannya. "Ha...ha.. itu rahasia, ngga boleh diungkap," kata Awang, lalu meminta Ketua Tim Suksesnya, Khairul Fuad, untuk menjelaskan. Khairul juga enggan menjelaskan secara rinci apa yang akan mereka lakukan. Tapi ia menyebutkan, bahwa tim sukses ini akan segera dibentuk. "Targetnya sih awal Maret, semua tim sukses dapat terbentuk di semua kabupaten dan kota. Kita akan segera konsolidasi tim suskes dari tingkat atas hingga bawah," kata Khairul.
Namun, Khariul enggan menjawab berapa persen suara yang mereka akan raup dalam pemungutan suara 26 Mei. "Saya ini berpengalaman dalam tim sukses, karena itu saya ditunjuk teman-teman. Saat Suwarna menang, saya menjadi tim suksesnya," ucapnya. Suwarna adalah pemenang Pemilihan Gubernur tahun 2003. Saat itu, Awang kalah dalam pemilihan melalui wakil rakyat itu.
Ditemui terpisah, Sekretaris DPW PPP Kaltim Rusman Yakub dan Plt Ketua DPW PAN Kaltim Ali Taher Parasong mengatakan hal yang sama. Keduanya tetap optimistis meraih kemenangan. Pengurus yang terbentuk hingga 13 kabupaten/kota, dari tingkat kabupaten/kota menjadi alasan utama mereka untuk memenangkan pemilihan secara langsung kepala daerah Kaltim ini. (reo)
Sabtu, 08 Maret 2008
Deklarasikan 'Mutiara", Tamzil-Rozaq Mulai Tancap Gas
Tamzil-Rozaq Deklarasikan ’’Mutiara’’SEMARANG- Pasangan calon gubernur/wakil gubernur HM Tamzil-Rozaq Rais menilai, Kabupaten Magelang punya nilai lebih dibanding daerah lainnya. Rencananya pada 24 Maret pasangan tersebut akan melakukan deklarasi di wilayah itu.Demikian hasil rapat tertutup tim gabungan dari DPW PAN, PPP Jateng serta HM Tamzil Center di Hotel Serrata, Jumat (7/3). Selain deklarasi, akan dikenalkan pula slogan ’’Mutiara’’, kepanjangan dari Muhammad Tamzil-Abdul Rozaq Rais. Sebelumnya slogan yang biasa digunakan adalah TaRo (Tamzil-Rozak), yang dalam bahasa Arab berarti penguasa.Wakil Ketua DPW PPP Jateng Istajib yang juga merangkap Ketua HM Tamzil Center mengungkapkan, alasan dipilihnya Kabupaten Magelang, karena perolehan suara PPP dan PAN sama banyaknya. ’’Soal nama Mutiara ada filosofinya. Selain sebagai barang yang berharga, masyarakat juga mudah mengenal,’’ tandasnya.Rapat juga membahas komposisi yang masuk tim gabungan. Dari aspirasi yang masuk, diputuskan jumlah delegasi gabungan dari PAN dan PPP masing-masing sepuluh orang ditambah lima orang dari HM Tamzil Center. Soal siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua tim, Istajib menyatakan belum ada keputusan. Cagub HM Tamzil menyatakan, pihaknya mematok taget perolehan suara sebesar 34,5 %. Target tersebut sangat realistis karena PPP dan PAN dalam Pemilu 2004 lalu masing-masing mendapatkan 10 kursi di DPRD Jateng. Sementara, beberapa tim relawan yang telah dibentuknya diprediksi akan menaikkan perolehan suaranya hingga 14,5 %. Ketua Tim Rozaq Rais, Agna Susila menandaskan, dalam kampanye di basis PPP, PAN akan berkoordinasi dengan cabang setempat. Direktur Pusdeham Muhammad Asfar di Surabaya mengatakan, Ir HM Tamzil MT menempati urutan teratas dalam survei yang dilakukan pihaknya, dengan mendapatkan 18 persen suara. Selanjutnya H Bambang Sadono SH MH (16%), Ali Mufiz (10%), dan Bibit Waluyo (6%). Survei dilakukan akhir Oktober 2007 dan hingga kini belum ada survei lanjutan. Pernyataan Asfar menanggapi adanya pernyataan yang menyebutkan, Bibit Waluyo jauh meninggalkan pasangan lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
