Sabtu, 22 Maret 2008

Kebersamaan yang Hangat di Majlis Dzikir Diponegoro

Majlis Dzikir PPP ^Bertabur^ Ulama, Habib Dan Pesohor, Artis.

Pristiwa Hijrah menurut KH Zainuddin MZ memiliki beberapa nilai istimewa.Pertama, ini perjalanan mengawal akidah. ‘’Saya pernah merenung, andaikata Nabi Muhammad saw diutus di Cianjur Jawa Barat, lalu dakwahnya sukses, saya nggak kagum. Karena tabiat orang Cianjur, ‘Mangga (silahkan, red)
Rasul. Ayeu nah mah ku maha (sekarang bagaimana) Rasul saja,’’ paparkyai Zainuddin dihadapan
jamaah Majelis Zikir Diponegoro di Jakarta, Jumat (11/1) malam.Tapi Nabi justru diutus di ling-
kungan sosial yang begitu keras, kasar, brutal, primitif, gagap, bajingan dan (maaf) tengik! ‘’Ini terjemahan bebas dari asyaddu kufran wa nifaqan (orang-orang yang sangat kafir dan munafik),’’ ujar Kiai Zainuddin disambut gerr hadirin. ‘’Jadi tidak gampang, tapi ternyata Rasulullah SAW sukses membangun Islam di lingkungan sosial yang amat keras dan kasar
tersebut.’’Hijrah juga, sambung kiai Zainuddin mempererat persaudaraan sesama Islam. ‘’Bagaimana orang-orang Madinah yang disebut kaum Anshar (penolong) dengan suka cita
menerima saudaranya dari Makkah. Bahkan tidak sedikit yang membagi dua harta yang mereka miliki.Jika ada yang memiliki enam ekor unta, tiga diberikan kepada saudaranya yang hijrah.
Mestinya nilai-nilai istimewa dari hijrah ini harus kita amalkan dengan baik pada saat sekarang,’’ ajak Kiai Zainuddin.
Muhasabah Muharram 1429 Hijriyah yang digelar Majelis Zikir Diponegoro di rumah dinas Menkop dan UKM yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali itu dihadiri lebih dari 1.500 jamaah. Mereka datang dari berbagai daerah di Jakarta, Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera Utara. Hadir pula sejumlah ulama, habib dan artis.Dari kalangan ulama, tampak KH Maemun Zubair(Sarang JawaTengah), KH IdrisMarzuki} (LirboyoKediri Jatim), {KHNoer Muhammad Iskandar SQ(Kedoya Jakarta),
KH KH ZaenuddinJazuli} (PlosoKediri Jatim), {KHAli Akbar (Sumut),KH Nurdin Nasution(Sumut).KH Zainuddin MZ dan Prof Dr Jalaluddin Rahmat memberi taushiyah
Hijrah.
Beberapa artis yang datang antara lain, Marissa Haque, Ikang Fauzi, Ongky Alexander dan istrinya Paula, peragawati Okky Asokawati, beberapa personil grup Element, hingga vokalis grup Ungu, Pasha yang mendapat sambutan hangat.

Dari kalangan artis lainnya tampak Cici Faramida, Cici Tegal, Kristina, Memed Mini, Urif Arfan, Abah Us Us, OtongLalo dan Tukul Arwana. Hadir pula Ny Herni Nu’man A Hakim, Ny Chozin Chumaidy, Ny Wily Lukman Hakim Saefuddin, Ny Fira Din Syamsuddin,Ny Iim Irgan, Ny Nur Jazilah Noer
Muhammad, Ny Anne R Wiraatmadja
SH, Ny Jessica, Ny Halimah.

REPUBLIKA


Senin, 17 Maret 2008

PPP Kota Serang Nomer 2, Dapat 6 Kursi DPRD

Sebanyak 40 anggota DPRD Kota Serang diambil sumpahnya hari ini. Mereka dilantik setelah rapat pleno KPUD Kabupaten Serang menetapkan partai-partai yang berhasil mendapatkan kursi berdasarkan hasil Pemilu 2004 lalu.

Ke-40 orang tersebut masing–masing berasal dari Partai Golkar 12 orang, PPP 6 orang, PDIP 5 orang, PKS 3 orang, Partai Demokrat, PBB dan PBR masing-masing 2 orang, sedangkan PSI, PPDK, Partai Patriot, PKB, PPD dan PNIM masing-masing 1 orang.

“Mereka sebagai anggota DPRD Kota Serang untuk yang pertama kali di Kota Serang,” kata Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana, kepada wartawan, Jumat (22/2).

Tampak hadir Penjabat Wali Kota Serang Asmudji H.W. Sementara sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Maenong, SH. Sedangkan pembacaan Surat Keputusan Pelantikan dibacakan Sekretaris DPRD Kota Serang, Maulana.

Kota Serang adalah kota otonom yang menjadi ibukota Provinsi Banten dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kota Serang. Kota Serang terdiri atas Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Curug, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Walantaka.

Kota ini diresmikan pada tanggal 2 November 2007 berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang. Sebelum menjadi kota otonom, Serang adalah bagian dari Kabupaten Serang.

Jumat, 14 Maret 2008

PPP Medan : PPP SIAP MENGABDI UNTUK SEMUA

Medan (lapan Anam)

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Utara berencana akan memperingati Hari Lahir Partai Persatuan Pembangunan 35 Tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang mengambil thema “Mengabdi Untuk Semua”.

Ketua Panitia Harlah PPP Sumut, Ahmad Hosen Hutagalung mengatakan peringatan Harlah PPP tahun ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai salah satu media menyatakan syukur kepada Allah SWT, atas kesempatan yang diberikan kepada PPP dalam memperjuangkan cita-cita di negera Republik Indonesia. Atas kesyukuran tersebut, kata Hosen, pihaknya telah mempersiapkan berbagai kegiatan yang mayoritas untuk kepentingan umat.

Hosen menyebut seluruh kegiatan akan dilaksanakan di bulan Maret, dimulai dengan mengadakan sunatan missal di Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi pada tanggal 7-8 Maret 2008. Selanjutnya, penanaman pohon di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Langkat pada 9-17 Maret 2008, pengobatan gratis dan donor darah di Kabupaten Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun dan Kota Medan pada 14-16 Maret 2008, bantuan pendidikan untuk anak yatim di 10 Kabupaten/Kota 15-20 Maret 2008, penyuluhan narkoba bagi pemuda/i di Asrama Haji Medan 20 Maret 2008.

“Kegiatan bakti social yang kita adakan ini merupakan wujud kepedulian social PPP, terutama bagi anggota masyarakat yang secara ekonomi kurang diuntungkan oleh realitas social. Kemudian, kegiatan itu dimaksudkan sebagai wujud terima kasih PPP kepada individu atau
kelompok masyarakat yang selama ini terus men-darmabakti-kan dirinya untuk kebesaran PPP,” kata Hosen Hutagalung, didampingi Sekretaris Panitia M.Budi Nasution dan Wakil Ketua Apriadi Gunawan, Andi Jaya Matondang di kantor DPW PPP Sumut, Senin (10/2).

Hosen mengatakan selain berbagai kegiatan sosial, panitia juga telah mempersiapkan kegiatan lainnya seperti Halaqoh Alim Ulama se-Sumut 21-22 Maret di Asrama Haji Medan, turnamen bola kaki “PPP Cup” 7-15 Maret di Kota Medan, Tabliqh Akbar di Kota Medan 22 Maret dan Kabupaten Mandailing Natal 29 Maret 2008.

Dijelaskan Hosen, kegiatan Tabliq Akbar yang dilaksanakan di dua tempat tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPP H.Suryadharma Ali dan Dai Kondang Zainuddin MZ. Menurut Hosen, puluhan ribu kader dan simpatisan PPP akan menghadiri Tabligh Akbar
di dua tempat tersebut.

Hosen menuturkan seluruh kegiatan yang dirancang tersebut sebagai media untuk mengevaluasi diri, sekaligus melakukan refleksi atas performance partai dalam rangka mewujudkan cita-cita masyarakat adil makmur yang di-Ridhoi Allah SWT, Baldatun Tayyibatun Wa Rabbul Ghafur dalam wilayah Negara kesatuan RI.

“Dalam usia 35 tahun ini, adalah sangat logis jika segenap elemen partai mensyukuri posisi PPP saat ini. Karena itu, panitia khusus mengisi peringatan Harlah PPP sebagai media untuk mengevaluasi diri sekaligus refleksi atas performance partai,” kata Hosen.(ms)

Diposting oleh Mayjen Simanungkali

Selasa, 11 Maret 2008

Marissa Haque dan Ikang Fawzi Meriahkan Pendaftaran Awang-Farid


Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Awang Faroek Ishak dan Farid Wadjdy, mengembalikan formulir pendaftaran ke Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Selasa (26/2).

Awang yang diiringi partai pendukung dan pengusungnya serta puluhan pendukungnya mengungkapkan siap menang dan siap kalah dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti.

Sejak pukul 09.00, ratusan pendukung Awang-Farid telah berkumpul di GOR Segiri Samarinda. Mereka mengenakan baju bergambar Awang-Farid dengan tulisan dukungan kepada mereka berdua.

Awang-Farid datang sekitar pukul 09.40. Keduanya mengenakan jas hitam. Setelah berbicara sebentar dengan beberapa parpol pendukungnya, mereka pergi sekitar pukul 10.00. Selama perjalanan, seruan mengenai Awang terdengar nyaring dari beberapa sound system yang diangkut menggunakan mobil.

Awang-Farid tiba di KPUD Kaltim sekitar pukul 10.15.Bersama dengan mereka berdua, pasangan selebriti yang juga kader PPP, Marissa Haque-Ikang Fawzi, Ketua Tim Sukses Pemenangan Awang-Farid, Khairul Fuad, Sekretaris DPW PPP Kaltim Rusma Yakub, Plt Ketua DPW PAN Kaltim Ali Taher Parasong, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltim Yahya Anja, pengurus parpol pengusung lainnya. Rombongan Awang-Farid diterima tiga anggota KPU Kaltim, yakni Elvyani NH Gaffar, Muhammad Abduh dan Masykur Melle.

Kehadiran Marisa-Ikang Fawzi menarik perhatian beberapa pendukung Awang-Farid. Saat Awang-Farid dan parpol mengembalikan dan mendatangani berkas, mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto dengan dua orang itu.

Usai menyerahkan formulir dan menandatangani berkas-berkas dukungan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan dari KPU Kaltim, sambutan Ketua Tim Sukses Awang-Farid dan sambutan dari pasangan calon.

Saat menjelaskan mengenai tahapan selanjutnya dan harapannya agar Pilgub dapat berjalan dengan lancar, adil dan bermartabat, Marissa Haque yang menjadi pengurus DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PPP sempat menginterupsi Elvyani. Ia menanyakan mengapa Ketua KPUD Jafar Haruna tak dapat hadir. Ia juga menanyakan apakah bila tak dihadiri Ketua KPUD, proses pendaftaran ini sah.

Saat itu, keadaan sempat tegang. Namun, Elvy menjelaskan, berdasarkan UU N0 22 tahun 2007, kedudukan anggota KPUD adalah sama. Ketua hanya sebagai koordinator. Mendengar itu, Marissa pun tak melanjutkan pertanyaannya. "Ini sah, walaupun tanpa Ketua," kata Elvy yang disambut tepuk tangan pendukung Awang-Farid.

Saat diberikan kesempatan untuk berbicara, kepada pendukungnya, Awang mengingatkan agar dapat menjaga kelancaran jalannya Pilgub . "Jaga persatuan dan kesatuan kita. Karena selama ini kondisi Kaltim sangat kondusif. Jangan hanya gara-gara Pilkada, kita jadi terpecah belah. Karena itu, saya siap menang dan siap kalah. Insya Allah, kita akan menang. Kemenangan saya adalah kemenangan seluruh rakyat Kalimantan Timur, bukan hanya untuk pendukung saya," kata Awang yang disambut riuh pendukungnya.

Awang juga mengatakan agar masyarakat Kaltim memanfaatkan momen Pilgub kali ini. Karena Pilgub ini adalah pertama kalinya masyarakat Kaltim dapat memilih ubernur secara langsung.

Satu Putaran

Bermunculannya para cagub dan cawagub dari partai-partai lainnya, seperti Jusuf SK dari Golkar dan Achmad Amins-Hadi Mulyadi dari Patriot Pancasila, PKB, PKS, PDK, PBR dan Partai Pelopor, tak menyurutkan Awang untuk memenangkan Pilgub. Seperti saat deklarasi Sabtu lalu, Awang tetap yakin menang dengan hanya satu putaran .

"Iya dong, di dalam politik itu kita harus yakin menang, kita harus yakin menang ... Kita harus optimistik untuk menang," kata Awang saat ditemui usai pendaftaran dirinya dan Farid Wadjdy sebagai calon gubernur dan cawagub dari 14 partai politik. Keempatbelas partai itu diantaranya, PPP, PDS, PAN, PBB dan Partai Demokrat.

Awang menyebutkan bahwa ia dapat meraih suara dari berbagai kalangan termasuk dari pemilih pemula, nelayan, petani dan buruh. Sebelumnya, saat deklarasi, Awang juga yakin meraih suara, dari partai-partai besar yang memiliki dan akan mengusung para calon, seperti Partai Golkar, PDI Perjuangan dan PKS.

Namun, Awang enggan menyebutkan strategi kemenangannya. "Ha...ha.. itu rahasia, ngga boleh diungkap," kata Awang, lalu meminta Ketua Tim Suksesnya, Khairul Fuad, untuk menjelaskan. Khairul juga enggan menjelaskan secara rinci apa yang akan mereka lakukan. Tapi ia menyebutkan, bahwa tim sukses ini akan segera dibentuk. "Targetnya sih awal Maret, semua tim sukses dapat terbentuk di semua kabupaten dan kota. Kita akan segera konsolidasi tim suskes dari tingkat atas hingga bawah," kata Khairul.

Namun, Khariul enggan menjawab berapa persen suara yang mereka akan raup dalam pemungutan suara 26 Mei. "Saya ini berpengalaman dalam tim sukses, karena itu saya ditunjuk teman-teman. Saat Suwarna menang, saya menjadi tim suksesnya," ucapnya. Suwarna adalah pemenang Pemilihan Gubernur tahun 2003. Saat itu, Awang kalah dalam pemilihan melalui wakil rakyat itu.

Ditemui terpisah, Sekretaris DPW PPP Kaltim Rusman Yakub dan Plt Ketua DPW PAN Kaltim Ali Taher Parasong mengatakan hal yang sama. Keduanya tetap optimistis meraih kemenangan. Pengurus yang terbentuk hingga 13 kabupaten/kota, dari tingkat kabupaten/kota menjadi alasan utama mereka untuk memenangkan pemilihan secara langsung kepala daerah Kaltim ini. (reo)

Zaini - Nurdin, Kolaborasi Manis PPP-PKB NTB

Zaini - Nurdin Pasangan Gubernur/Wakil Gubernur NTB
Jakarta, Nusatenggaranews.com.- Teka-teki siapa yang akan menjadi pasangan Gubernur/Wakil Gubernur NTB dari Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terjawab sudah.
Dalam SK DPP PKB tentang penetapan calon Gubernur dan Wagub NTB dalam Pilkada 2008 menetapkan Calon Gubernur NTB adalah Dr. H. Zaini Arony MPd yang berpasangan dengan Nurdin Ranggabarani, SH MH
SK Bernomor 2894/DPP-02/IV/A.1/II/2008 tersebut ditetapkan di Jakarta tanggal 16 Pebruari 2008. SK yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Syuro PKB; KH. Abdrurrahman Wahid dan Sekretarisnya H. Muhidin juga memerintahkan kepada DPW PKB NTB untuk mensukseskan dan memenangkan pasangan calon Gub/Wagub dalam Pilkada 2008.
Selain ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro PKB, SK penetapan tersebut juga ditandatangani oleh Ketua Dewan Tahfiz PKB; Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Dewan Tahfiz; Yeni Zannuba Wahid.
Penetapan Gub/Wagub NTB atas pasangan Zaini - Nudin juga diperkuat oleh SK DPP PPP bernomor 0761/IN/DPP/II/2008 tanggal 19 Pebruari 2008. Sk tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PPP Drs. H. Suryadarma Ali, MSi dan Sekjen DPP PPP Drs. H.Irgan Chairul Mahfiz.
Sesaat setelah menerima SK dari DPP PPP, Nurdin Ranggabarani dalam siaran persnya kepada redaksi mengucapkan rasa syukur atas dorongan simpatisan PPP dalam pencalonan dirinya sebagai Wakil Gubernur NTB periode 2008.
"Dalam waktu dekat kami ( zaini - Nurdin , red ) akan mendeklarasikan pencalonan sebagai Gubernur/Wakil Gubernur NTB." tegas Nurdin. (sn01)

Minggu, 09 Maret 2008

Majlis Taklim PPP, Sayap Baru Partai


Minggu, 09 Mar 2008,
PPP Bentuk Majelis Taklim
Jaga Pemilih Perempuan
JAKARTA - Jelang Pemilu 2009, pembentukan organisasi sayap terus menjadi tren partai politik. Tak terkecuali, Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pengujung November 2007, misalnya, partai berlambang Kakbah itu membentuk Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) untuk membidik segmen kampus.

Hanya selang empat bulan, PPP kembali menelurkan sayap baru partai yang fokus menggarap segmen pemilih perempuan. Namanya Majelis Taklim Maratus Sholihah. Hanya, Ketua DPP PPP Bidang Pemberdayaan Perempuan Nurhayati Payapo menyebut bahwa pembentukan Maratus Sholihah bukan semata-mata bermotif politik.

"Kami bukan menafikan kebutuhan 2009. Tapi, majelis taklim ini kebetulan termasuk prioritas program PPP pascamuktamar 2006," katanya di sela-sela deklarasi Maratus Sholihah di Masjid Al-Bina, Senayan, kemarin (8/3). Ratusan ibu-ibu berbusana muslim dominan hijau mengikuti acara yang dimulai sejak pukul 08.00 itu.

Menurut Nurhayati, tujuan utama majelis taklim yang rencananya membangun jaringan hingga level kelurahan itu adalah mewadahi pembinaan akhlak. "Harapan kami, politisi-politisi perempuan PPP bisa tetap berjalan di koridor islami," katanya.

Majelis taklim tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu pintu rekrutmen caleg perempuan. Karena itu, kader-kader PPP yang berminat di bidang politik bisa ikut mengisi daftar caleg untuk memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan. "Yang suka politik akan kami tarik. Kalau tidak, mereka akan kami beri program lain," ujar Nurhayati yang juga ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).

Program yang dimaksud adalah mengembangkan ekonomi umat. Apalagi, WPP sudah memiliki program untuk membentuk koperasi-koperasi di seluruh level majelis taklim bentukan PPP. "Target kami, Juni ini Maratus Sholihah sudah terbentuk sampai level ranting," tegasnya.(pri/oni)

Performance Syamsul Arifin Kian Mengkilap

Siapa Cagubsu Pilihan Masyarakat?
Laporan 25 Koresponden Waspada
PDF Cetak E-mail
Medan, WASPADA Online

Syamsul Arifin, sosok yang digadang gadang PPP mau menjadi jajaran elit di Dewan Penasehat/Majlis Pertimbangan atau Dewan Pakar kian hari kian menunjukkan keunggulannya dalam persaiangan menuju SUMUT 1.

Sebanyak 25 koresponden Waspada di berbagai kota dan kabupaten di Sumatera Utara telah melakukan pengumpulan pendapat masyarakat (polling) tentang siapa pilihan mereka dalam pemilihan gubernur-wakil gubernur Sumatera Utara pada April mendatang.

Selama seminggu sejak pertengahan bulan ini, kesemua koresponden Waspada itu menanyakan para tetangga dan kenalan mereka serta anggota masyarakat lainnya, mulai dari jumlah puluhan sampai ratusan orang.

Para responden adalah mereka yang sudah mempunyai hak pilih, berbagai suku, agama dan golongan. Di kediaman para responden yang didatangi dipastikan tidak ada baliho atau spanduk mendukung calon tertentu dan diketahui bukan pengurus partai.

Tujuan polling dimaksudkan agar para pembaca mengetahui popularitas para calon gubernur dan pasangannya, baik di kota maupun di pelosok desa, khususnya di sekitar kawasan di mana koresponden Waspada bertempat tinggal.

Nama-nama koresponden tersebut tidak diungkapkan, demikian juga dengan identitas para responden meskipun sejumlah responden tidak berkeberatan nama mereka dipublikasikan. Berikut ini adalah laporan para koresponden Waspada se-Sumatera Utara, tidak termasuk kotamadya Medan, Tapanuli Selatan dan Madina.

LANGKAT
Di kabupaten Langkat, tidak mengejutkan jika calon gubernur Syamsul Arifin yang juga Bupati Langkat sangat populer di daerahnya. Di ibukota Stabat misalnya, dari 100 responden akan memilih pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujonugroho sebanyak 53 orang. Sedangkan pasangan lainnya, Ali Umri-Maratua Simanjuntak 21, Tri Tamtomo-Benny Pasaribu 15, Wahab Dalimunthe-Raden Syafi’i (Romo) 6 dan RE Siahaan-Suherdi 2. Tiga orang masih pikir-pikir. Berbeda di wilayah Besitang. Dari 22 orang responden, sebagian besar belum punya pilihan, namun sebagian kecil memilih Syamsul dan Umri.

BINJAI
Di kota Binjai, tidak pula mengejutkan jika calon gubernur Ali Umri yang juga Walikota Binjai lebih populer. Dari 100 responden, Ali Umri memperoleh 54, Syamsul 17, Wahab 12, Tri Tamtomo 8 dan RE Siahaan 7. Dari responden yang memilih Umri terdapat juga warga PKS dan PPP, yakni dua partai yang mengusung Syamsul, sedangkan pemilih Syamsul terdapat pula warga Golkar, partai yang mengusung Umri.

DELI SERDANG
Di Kota Lubuk Pakam, 104 responden akan memilih Syamsul 70 dan Umri 30. Sebagian besar responden pemilih Syamsul adalah generasi muda, sementara sebagian responden pemilih Umri adalah kaum ibu yang di antaranya tertarik dengan kegiatan olahraga berhadiah umroh dari Umri. Suara responden lainnya akan memilih Wahab 2, Tri Tamtomo 1 dan belum menyebutkan pilihan satu orang dengan catatan dia akan memilih calon yang satu kaidah.

TEBINGTINGGI
Dari 25 responden, Syamsul 6, Wahab 4, RE Siahaan 3, Tri Tamtomo 2 dan Umri 1. Delapan orang belum menyatakan pilihan dan satu orang Golput, seluruhnya beragama Islam. Seluruh responden pemilih keempat calon muslim beragama Islam sedangkan 3 responden pemilih RE Siahaan beragama Kristen.

SERDANG BEDAGAI
Sebanyak 11 warga Desa Firdaus, Sei Rampah dan Perbaungan menyatakan akan memilih Syamsul, sementara tiga warga Desa Sei Buluh akan memilih Ali Umri. Beberapa warga di Kecamatan Teluk Mengkudu yang ditanya tentang pilihan mereka mengatakan, mereka tidak mau memilih siapapun karena pengalaman tidak ada pemimpin yang peduli dengan rakyat. "Sebelum menjadi calon, tidak satu pun calon-calon itu mau mengenal rakyat, tapi sekarang sudah punya maksud, baru mencari rakyat," ujar seorang warga desa Sei Buluh kesal.

ASAHAN, BATUBARA, TANJUNGBALAI
Di kabupaten Asahan, Batubara dan kota Tanjungbalai, enam koresponden Waspada menanyakan masing-masing 64 responden sehingga total responden mencapai 384 orang. Kota-kota responden meliputi Kisaran (128 responden), Tanjungtiram (64), kota Limapuluh & Indrapura (termasuk desa Sukaraja, kec. Airputih, total 128 responden) dan Tanjungbalai (64 responden). Di Kisaran, Syamsul mendapat suara 56 responden, RE Siahaan 25, Wahab 23, Umri 21 dan Tri Tamtomo 3.

Di Tanjungtiram Syamsul 50, Wahab 12 dan Umri 2 (semua responden di Tg Tiram beragama Islam). Di desa Sukaraja, Syamsul 61, Wahab 2 dan Umri 1 (semua responden termasuk 5 orang beragama Kristen, tapi tidak ada memilih RE Siahaan). Di kota Indrapura dan Limapuluh, Syamsul 40, Umri 12, RE Siahaan 6, Wahab 4 dan Golput 2. Di Tanjungbalai, Syamsul 27, Wahab 14, Umri 14, Tri Tamtomo 5 dan RE Siahaan 4. Dua orang kristiani yang menyatakan diri Golput kelihatannya "merajuk" karena Rudolf Pardede tersisih dalam pencalonan gubernur dari PDIP.

RANTAUPRAPAT
Di ibukota kab. Labuhan Batu asal Wahab Dalimunthe ini, 50 responden yang ditanya, hanya 27 yang sudah menyatakan pilihannya. Ke 27 responden menyatakan memilih Wahab 8, Syamsul 7, Umri 5, RE Siahaan 5 dan Tri Tamtomo 2. Mereka yang belum punya pilihan memberi alasan "belum ada yang mengena di hati."

AEKKANOPAN
Di kota kab. Labuhan Batu ini, responden berjumlah 100 orang terdiri dari 70 pria dan 30 wanita. Mereka akan memilih sbb: Syamsul 50, Umri 20, Wahab 20 dan belum punya pilihan 10.

SERBELAWAN
Di kota kec. Dolok Batunanggar, kab. Simalungun ini, jumlah responden 110 orang dengan pilihan sbb: Syamsul 32, Umri 30, Wahab 29, Tri Tamtomo 11 dan RE Siahaan 8. Jumlah pemilih yang tercatat di kecamatan ini ada 27.786 orang.

TARUTUNG
Di ibukota Tapanuli Utara ini, 100 responden mayoritas kristiani akan memilih Tri Tamtomo 40, RE Siahaan 40, Wahab 15 dan Umri 5. Sedangkan di kota Balige, koresponden Waspada hanya melaporkan, mayoritas akan memilih Tri Tamtomo tanpa menyebutkan jumlah respondennya. Demikian juga dengan laporan dari Nias, kebanyakan pemilih mengarah pada Tri Tamtomo atau RE Siahaan.

TAPANULI TENGAH
Di kabupaten beribukota Sibolga ini ternyata melirik ke arah Wahab yang pernah menjabat Bupati Tapteng. Dari 100 responden, terbagi beberapa kalangan. Kalangan intelektual akan memilih Wahab 60 persen, Syamsul 20% dan tidak memilih 15%. Kalangan petani untuk Wahab 75%, Syamsul 5% dan menyatakan tidak mengenal calon ada 20%. Kalangan PNS untuk Wahab 85%, Tri Tamtomo 10%, Umri 2%, Syamsul 1% dan tidak memilih 2%. Kalangan organisasi untuk Wahab 75%, Tri Tamtomo 10%, RE Siahaan 10%, Syamsul 2%, Umri 1% dan Golput 2%.

SIBOLGA

Di ibukota Tapteng, khusus di kelurahan Sibolga Ilir, Kec. Sibolga Utara, tercatat 100 responden memberi suara untuk RE Siahaan 30, Syamsul 21, Umri 21, Wahab 20, Tri Tamtomo 5 dan belum punya pilihan 3. Pada umumnya, suara PNS terpecah untuk 4 calon Gubsu. Responden yang beragama Kristen akan memilih RE Siahaan ditambah 3 orang pedagang muslim. Sebaliknya, dua warga yang beragama Kristen memilih pasangan muslim-muslim yakni pasangan Wahab-Romo dan Syamsul-Gatot.

Sejumlah responden mengatakan kepada Waspada, mereka dan sejumlah lainnya masih banyak yang belum mengetahui status agama dari para calon Gubsu. Malah ada orang-orang tertentu yang menghembuskan isu untuk meyakinkan muslim yang belum tahu bahwa semua calon beragama Islam. Untuk itu, kata responden melanjutkan, para ustadz perlu mengungkapkan status agama Cagubsu di masjid-masjid dan tempat-tempat pengajian agar menyentakkan muslim yang sudah termakan isu tersebut.

PAKPAK BARAT

Sebanyak 100 responden berimbang akan memilih Ali Umri dan Syamsul. Koresponden Waspada tidak merinci, demikian juga di Kotanopan (kab. Madina) dimana koresponden Waspada menyebutkan mayoritas cinta Syamsul. (Tim)