Sabtu, 12 Juli 2008

PPP Batam Siap Bersaing Sehat dengan Partai lain

BATAM (BP) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersaing merebut simpati warga Kelurahan Mangsang, Seibeduk. PPP menyerahkan satu unit mobil ambulan, lain halnya dengan PKS yang mengajak warga gotong royong.
PPP menggelar acara zikir akbar, Sabtu (28/6) di Perumahan Puri Agung I. Meneg Koperasi dan UKM yang juga Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali Hadir. Hadir juga Wagub Kepri HM Sani dan Ketua DPW PPP Kepri Ahars Sulaiman. Usai acara zikir, Suryadharma secara simbolis menyerahkan bantuan kepada lima masjid di wilayah Kelurahan Mangsang.
Suryadharma mengatakan, selama di Batam ia sudah lima kali berpidato membacakan kata sambutan. Namun, ia mengaku senang bertemu dengan warga Kelurahan Mangsang yang antusiasnya menyambutnya. “Capek juga saya pidato, sampai bibir saya jadi dower. Tapi saya senang,” ujar Suryadharma.
Selama di Batam, Suryadharma mengikuti sejumlah acara, seperti Musda BPD Hipmi Kepri dan juga festival kompang dan rebana yang digelar DPC PPP Kota Batam bekerja sama dengan Komunitas Seni Rumahitam. Setiap kali pidato, Suryadharma selalu memberikan informasi soal Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Masyarakat bisa meminjam dana di sejumlah bank pemerintah, tanpa agunan. “Tapi pinjamnya jangan banyak-banyak. Cukup Rp10 juta ke bawah. Kalau sulit suruh saja pengurus PPP yang jadi penjamin,” ujarnya.

PPP Sumedang Jabar Targetkan Raih 14 Kursi

SUMEDANG,(PRLM).-Partai Persatuan Pembangunan (P3) Kabupaten Sumedang Jawa Barat mentargetkan meraih 14 kursi di DPRD Kab. Sumedang pada Pemilu 2009. Hal itu dikemukakan Ketua Laznah Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L) DPC P3 Kab. Sumedang, Hendrik Kurniawan, Sabtu (12/7) seusai mengikuti Mukercab PPP Kab. Sumedang menjelang Pemilu 2009.

Menurut Hendrik, untuk mencapai target tersebut, PPP Sumedang telah selesai melakukan penjaringan bakal calon legislatif sebanyak 60 orang dan daftarnya telah diserahklan ke DPW PPP Jawa Barat.

"Sekarang ini tengah digodok tentang langkah kerja dari para bakal calon,"katanya seraya menambahkan untuk penentuan nomor urut akan ditentukan dari hasil nilai kerja bakal calon selama satu bulan. (A-91/A-120)

PENDAFTARAN CALEG PPP SUMEDANG DI SAMBUT ANTUSIAS



Ketua LP2L PPP Hendrik Kurniawan tengah menyerahkan formulir pendaftaran Caleg dan KTA kepada pendaftar pertama Ny Hj Euis Akbar, Rabu (25/6).

SUMEDANG: Mantan fungsionaris DPD Partai Golkar Hj Euis Kasmudi Akbar, SH, MM, sejak Rabu (25/6) pukul 11.30 secara resmi mengambil porfumlir pendaftaran calon legislatif (Caleg) dan kartu tanda anggota (KTA) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten
Sumedang, Jawa Barat.

Dengan demikian, Hj Euis Kasmudi Akbar, menjadi orang pertama di hari pertama, yang melakukan pengambilan formulir pendaftaran bakal Caleg dan KTA, yang dipusatkan di Kantor Sekretariat DPC PPP di Jl Rd Sadikin, Sumedang.

Asep Eli G, AMd, Sekretaris DPC PPP kepada wartawan, menyebutkan untuk pertama kalinya PPP membuka diri pencalonan bagi masyarakat luas untuk menjadi Caleg dari PPP.

PPP Sultra Konsolidasi Kader Jelang PEMILU

Banyaknya partai politik (parpol) baru menjadi peserta 2009, mendapat perhatian tersendiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sultra. Bagi partai berlambang Ka'bah ini, parpol baru tidak bisa dipandang sebelah mata.
Hal itu diungkapkan Ketua DPW PPP Sultra, Yusran Silondae saat menggelar konsolidasi bersama pengurus di 23 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP se Kabupaten Konawe Selatan, kemarin (22/6). Dalam acara itu, juga hadir beberapa pengurus teras DPW PPP Sultra, pengurus Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Sultra serta pengurus DPC PPP Konsel.
Di depan para kadernya, mantan wakil gubernur Sultra ini menyinggung gencarnya pergerakan parpol-parpol baru yang terus bersosialisasi. Infrastruktur partai sampai ke tingkat desa/kelurahan juga terus dibangun parpol-parpol baru utamanya untuk menghadapi proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU.
"Jika tidak disikapi bijak, bukan mustahil parpol-parpol baru akan merebut kantong-kantong suara serta tokoh-tokoh milik partai-partai besar termasuk PPP," ucapnya lalu mengimbau kadernya agar terus memaksimalkan kinerja partai.
Di sisi lain, Yusran kembali menegaskan target PPP Sultra untuk meraih suara minimal 15 persen pada Pemilu 2009 nanti. Target itu bisa dicapai bahkan lebih. Alasannya, kader-kader PPP cukup banyak yang menjadi pimpinan di daerah seperti Buhari Matta (bupati Kolaka), Amirul Tamim (wali kota Baubau) serta Ediarto Rusmin (wakil bupati Wakatobi), termasuk beberapa kader PPP yang menguasai kursi legislatif di daerah.
Ketua DPC PPP Konsel, Ibrahim juga menyebutkan target yang ingin dicapai partainya dalam Pemilu 2009 nanti. Dari empat daerah pemilihan (dapil) di Konsel, pihaknya mematok perolehan delapan kursi atau dua kursi perdapil. Pada Pemilu 2004 lalu, PPP
merebut tiga kursi di DPRD Konsel.

Yang Berjiwa Muda Yang Bangga Ber-PPP : Amirul Tamin

www.amirultamin.info
Amirul Tamin, Walikota Sekaligus Ketua DPC PPP Bau Bau Sultra.
Salah Satu Walikota/Bupati Terbaik di Indonesia.
Kota paling bersinar dan Paling Maju di Wilayah Timur Indonesia di pimpin Kader PPP.
Berbagai Prestasi dan hasil pembangunan telah di torehkan Kota Bau Bau di bawah kepemimpinan Beliau.


















FPAN Akui Kemajuan Pembangunan
(37 x , Komentar)
Tapi Beri Catatan


Baubau Kepres-Semua fraksi yang ada di DPRD Kota Baubau saat
membacakan pemandangan umum fraksi terhadap rancangan dokumen Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bau-Bau Tahun
2008-2013 pada sidang paripurna DPRD Kota Baubau Sabtu (2/8) mengakui
kemajuan pembangunan yang ada di Baubau cukup signifikan termaksud
Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN).
Hanya saja, Sekretaris FPAN Baubau, Adnan Lubis S S yang diberikan
kepercayaan membacakan pemandangan umum tersebut memberikan catatan
yakni masih ada masyarakat Baubau yang hidup di bawah garis kemiskinan
yang membutuhkan program dari Pemkot Baubau yang bersentuhan langsung
dengan hajat hidup mereka.
Menurut Adnan, pembangunan jalan hotmix, pantai kamali, dan yang
lainnya boleh dilakukan oleh Pemkot Baubau akan tetapi janganlah
dilupakan untuk masyarakat Baubau yang masih hidup dibawah garis
kemiskinan dengan program-program pemberdayaan yang diawali dengan
memberikan bekal pelatihan kepada masyarakat. Sebab tanpa dibarengi
dengan pelatihan maka program yang diberikan akan sia-sia juga karena
masyarakat tidak tahu harus bagaimana dengan program itu.
Sementara itu, kepala kantor Infokom Arsip dan Pengolahan Data Kota
Baubau Drs Sadarman M Si mengungkapkan, catatan yang diberikan oleh
FPAN tersebut tentunya akan mendapatkan perhatian dari Pemkot Baubau
dalam tahun anggaran 2008 ini. Apalagi, program pembangunan Pemkot
Baubau tahun 2008 ini akan banyak berhubungan langsung dengan
peningkatan taraf hidup masyarakat. LAY/DUL

Jumat, 11 Juli 2008

Yang Muda Yang Bangga BerPPP : M. Romahurmuziy

Mengenal M. Romahurmuziy : Wasekjen DPP PPP
Dari Anak Band ke Panggung Politik

Dunia politik menjadi keseharian bagi Muchammad Romahurmuziy atau akrab dipanggil Rommy. Bahkan, ia sudah mengenal sejak usia usia 8 tahun. Dia sudah merasakan suasana gegap-gempita kampanye partai politik. Maklum saja, Rommy memang berasal dari keluarga politisi.
Ayahnya (alm) Prof. Dr. KH Moh. Tolchah Mansoer bin KH Mansoer pernah menjadi Rais Syuriah PBNU 1984-1986. Meyakinkan Muktamirin NU untuk menerima Pancasila sebagai asas tunggal pada Muktamar Situbondo 1984. Pendiri dan Ketua Umum pertama PP IPNU. Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Rektor Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang. Rektor Universitas Widya Mataram. Dekan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Saudara kandung KH Usman Mansoer, pendiri dan Rektor Universitas Islam Malang.
Sementara Ibundanya, Dra Hj Umroh Machfudzoh binti KH M Wahib Wahab adalah Putri sulung KH M Wahib Wahab (Menteri Agama ke-7 RI). Pendiri dan Ketua Umum pertama PP IPPNU. Ketua DPW PPP DIY 1985 – 1997. Ketua PW Muslimat NU DIY 1978-1988. Ketua PP Wanita Persatuan Pembangunan 1992-1997. Anggota DPR RI 1987-1997 dan 1999-2004.
”Saya memang lahir dari keluarga politik. Darah politik sudah mengalir sejak dalam kandungan,” ungkapnya.
Meski begitu pada mulanya Rommy tidak tertarik pada politik. Cita-citanya, ingin menjadi menjadi seorang kiai yang memimpin pesantren besar. Buktinya dia pandai qiroah. Beberapa kali juara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat porvinsi Yogyakarta. Tidak hanya itu, Rommy juga seorang santri yang gaul selakyaknya anak muda. Dia bergabung dalam sebuah grup band yang pernah juara tingkat provinsi.
Seiring perkembangan, cita-cita Rommy bergeser. Terutama setelah berporses sosial dan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di kota kembang itu, Rommy jsutru tertarik ilmu ekonomi bidang Ingenering. Mintoring. ”Saya merasa ada satu pencarian yang belum tuntas kalau saya belum bisa merumuskan sebuah konsep peningkatan kesejahteraan ekonomin secara konperhensip terahadap masyarakayat Indonesia. Karena itu saya mengidamkan dapat meraih doktor bidang ekonomi,’ katanya.
Bila berhasil Rommy merasakan menjadi orang Islam yang paripurna. ”Landasan teologsinya sederhana; Nabi Muhammad SAW datang ke Mekah kalau semata-mata membawa ajaran tauhid pasti dakwah-nya tidak laku. Dan masyarakat Quraisy tidak akan menjadi pengikut beliau,” tuturnya.
Sebelum Rasulullah, sudah banyak nabi yang mendakwakan ajaran tauhid. Tapi tidak ada satu pun yang sukses. Karena implementasi dan taktis politik dalam berdakwah tidak dikembangkan seperti Nabi Muhammad. Jadi bisa dipahami bila ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW bukan perintah tentang meng-Esa-kan Allah.
”Logikanya, mestinya yang turun pertama Qulhu Allah hu ahad (Allah itu satu). Dalam bahasa bebasnya,kira-kira ’akui AKU dulu dong sebagai Tuhanmu’. Tetapi Allah tidak melakukannya,” terangnya.
Allah memerintahkan Rasulullah untuk membaca. Banyak tafsir; membaca teks dan membaca keadaan. Allah memerintahkan nabi Muhammad untuk membaca sosial masyarakat sekitar baik tekstual maupun kontekstual. Jelaslah turunnya Islam diperuntukan untuk menyasar perbaikan kesejahteraan ekonomi lemah. ”Kalau kita lihat ayat Makiyah, yang ditemui pada Juz Amma, semuanya berisi kritik sosial terhadap status-quo,” jelas Rommy.
Dari pemahaman itu membangun kesadaran ekonomi Rommy. Dia lalu ingin mendalami ilmu ekonomi. Ini proses pencarian yang terus-menerus dilakukan. Dia sendiri sudah melakukan prektek ekonomi untuk menemukan proses pencariannya itu. Tetapi apa yang dilakukan belum pada titik yang di idealisasikan. ”Saya meyakini perubahan strukural perlu. Sehingga brangkalai perlu melibatkan diri ke dunia politik secara formal,” katanya.

Memilih PPP
Meski pernah tergabung menjadi anggota Garda Bangsa PKB di Bandung, Jawa Barat, tahun 1998, Rommy lebih memilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai tambatan hati berpolitik

Anggota PPP Mussanif Ketua DPRK Aceh Besar

Musannif, Ketua DPRK Aceh Besar
* Gantikan Muhibussabri


JANTHO - Rapat paripurna pemilihan ketua DPRK Aceh Besar yang dipimpin oleh Mawardy Ali, Kamis (10/7) kemarin, memilih Musannif dari Fraksi PPP untuk duduk di kursi Ketua DPRK Aceh Besar yang sempat kosong akibat ditinggalkan Muhibbussabri. Musannif terpilih secara aklamasi setelah calon lainnya yang juga dari Fraksi PPP, H Ridwan Hasyim, mengundurkan diri dari pencalonan.

Fraksi PPP mengajukan nama Musannif dan Ridwan Hasyim kepada tim Pansus Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Ketua DPRK Aceh Besar, untuk duduk sebagai ketua dewan yang baru. Dua nama tersebut diajukan untuk menggantikan Muhibbussabri yang di-recall oleh PPP Aceh Besar beberapa bulan lalu.

Proses pemilihan ketua baru diawali dengan pembentukan tim Pansus yang dipimpin Zulkarnain M Isa, pada 20 Juni lalu. Tim ini kemudian mengajukan draf tata tertib (Tatib) yang diantaranya berisikan, bahwa Fraksi PPP Aceh Besar mengajukan nama Musannif dan Ridwan Hasyim sebagai calon ketua DPRK Aceh besar. “Apabila salah satu calon mengundurkan diri, maka calon yang tinggal langsung ditetapkan secara aklamasi,” demikian bunyi salah satu butir draf Tatib tersebut.

Gufroni Merapat ke PPP kec Sindang Indramayu

Siap Pimpin PPP Sindang
NAMA Gufroni tentu sudah tidak asing lagi bagi warga Indramayu. Karena sosok yang satu ini memang pernah menjabat anggota DPRD periode 1999-2004. Lama tidak muncul di hadapan publik, Gufroni tiba-tiba muncul dan ingin membesarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kecamatan Sindang. Bahkan ia siap untuk memimpin PAC PPP Sindang.
“Saya masuk ke PPP bukan berarti berkhianat. Hal ini semata-mata karena amanat orang tua, yaitu H Oman Abdurahman yang merupakan ulama besar dan tokoh NU. Jadi perlu saya tegaskan bahwa hal ini semata-mata karena amanat,” tandas mantan politisi PDIP ini, Kamis (3/7).
Gufroni juga siap untuk memenangkan Pemilu 2009, jika dirinya memang dipercaya memimpin PAC PPP Sindang. Dikatakannya, PPP merupakan partai yang sudah mengakar dan memiliki basis dukungan massa kuat. (oet)