Senin, 09 Juni 2008

Calon PPP dan PDIP Ungul di Pilkada Palembang

Rekap PPK, HERO Unggul 51,05%
Selasa, 10 Juni 2008
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Palembang, hingga kemarin (9/6) belum menggelar rapat pleno untuk merekap perolehan suara dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Namun, 16 kecamatan yang ada di kota pempek ini sudah merampungkan perhitungan suara. Bagaimana gambarannya?
Ternyata, perolehan suara empat pasangan calon tidak jauh berbeda dengan hasil perhitungan cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP). Dari laporan 16 PPK yang dihimpun koran ini, pasangan nomor urut 3, Ir H Eddy Santana Putra MT-H Romi Herton (HERO) meraih 51,05% (351.740 suara).
Sedangkan, posisi kedua untuk pasangan nomor urut 2, Ir H Sarimuda MT-H Mohd Iqbal Romzi (MANTAP) mendapatkan 35,60% (245.346 suara). Sedangkan, posisi ketiga diraih pasangan nomor urut 4, Hj Asmawati-Ahmad Rizal (ASRI) dengan 9,62% (66.269 suara). Terakhir, pasangan nomor urut 1, Yansuri-Sunnah NBU (PAS) dengan raihan 3,73% (25.723 suara).
Sekadar diketahui, jumlah mata pilih yang ditetapkan KPUD Kota Palembang sebanyak 1.012.097. Bila dilihat dari suara sah (rekap PPK) empat pasangan yang maju pada Pemilukada Kota, 7 Juni lalu jumlahnya hanya 689.078 (68,08%). Ini berarti angka golput (tidak mencoblos, suara tidak sah) sebanyak 31,92% (323.019 suara).
Nah, bila dibandingkan dengan quick count LSI dan JIP, pasangan HERO yang diusung PDI Perjuangan, PPP, dan partai kecil lainnya, itu meraih 51,58% suara (327.110). Menyusul pasangan MANTAP dari PKS, PBR, Partai Patriot Pancasila, dan PKPI dengan 34,83% atau 220.885 total suara. Posisi ketiga, ASRI dari Partai Demokrat mengumpulkan 9,91% (62.847 suara). Terakhir, pasangan PAS (koalisi Partai Golkar-PAN) mendapatkan 3,67% suara (23.274).
Mencermati rekap suara dari PPK, pasangan HERO unggul di semua kecamatan. Bersaing ketat dengan pasangan MANTAP di Kecamatan Kertapati dan Seberang Ulu (SU) I (lihat grafis). “Hingga sekarang kita belum merekap suara yang masuk dari PPK. Rekapnya menunggu saksi pasangan calon dan dari Panwaslu,” ungkap Ketua KPUD Kota Palembang, Kemas Khoirul Muklis kepada Sumatera Ekspres, kemarin.

KILASAN KAMPANYE HERO

Naff Bius Massa HERO
Rabu, 04 Juni 2008
PALEMBANG - Puluhan ribu orang memadati lapangan parkir Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, sejak pukul 14.00 WIB, kemarin (3/5). Guyuran hujan deras, tak membuat mereka beranjak meninggalkan arena kampanye pasangan ”HERO”, Ir H Eddy Santana Putra MT-Romi Herton.
Apalagi, pasangan nomor urut 3 yang diusung PDI Perjuangan, PPP, dan partai kecil lainnya ini, mendatangkan artis kenamaan Ibu Kota. Sebut saja, band yang kini digandrungi kawula muda, Naff.
Band dengan personel Ady sang vokalis, Dedi (gitar/keyboard), Ade (gitar), Hilal (drumer) dan Odeu (basis) itu, mampu membius penonton melalui lagu-lagu andalannya.
Tembang pembuka berjudul ”Maafkan Aku” mampu membuat penonton hanyut. Menyusul lagu Jangan Letih Mencintaiku, Satu Bintang, Akhirnya Aku Menemukanmu, dan lagu teranyar “Kau Masih Kekasihku”.
"Jauh di lubuk hatiku.…,” penggalan lirik lagu ”Kau Masih Kekasihku” itu mendapat sambutan luar biasa dari peserta kampanye. Mereka nyanyi bersama sembari mengabadikan personel Naff melalui kamera ponselnya.
Kehadiran Naff yang menjadi band pamungkas, benar-benar mampu memukau anak muda metropolis yang hari itu seragam mengenakan kaos putih ada gambar Eddy-Romi dan nomor 3-nya. Di akhir penampilannya band asal Bandung itu membawakan lagu berjudul ”Tanah Airku” Karya Ibu Sud versi Naff yang dinyanyikan secara bersama.

Selasa, 03 Juni 2008

Semangat Tinggi dari PP Syalafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo

http://www.salafiyah.or.id





































Puluhan ribu masyarakat dan santri tumplek blek berkumpul di Pondok Pesantren Syalafiyah-Syafi’iyah Sukerejo Situbondo Jawa Timur dalam rangka Haul Akbar KH As'ad Syamsul Arifin sekaligus Silaturahim Keluarga Besar PPP Situbondo.
Turut hadir dalam acara itu Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, KH Miftahul Ahyar, Bu Nyai Abdullah Schall, Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfidz, dan puluhan kyai dari berbagai daerah di Tapal Kuda, Cagub jatim Hj Khofifah IP-Ketua Umum Muslimat NU Non aktif dan tentunya tuan rumah KH Gus Fawaid As ad Syamsul Arifin.

Aunul Hadi Idham Chalid Pimpin Hulu Sungai Utara

Aunul Hadi Pimpin HSU Kalsel
Selasa, 03-06-2008 | 00:55:05

BANJARMASIN, BPOST - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menetapkan Aunul Hadi,putra KH Idham Chalid sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU). Penetapan ini berlaku sambil menunggu proses keputusan Mendagri selanjutnya.

Ketetapan itu tertuang dalam telex Mendagri Nomor 004/1452/SJ 29 Mei 2008 disampaikan kepada Gubernur Kalsel Rudy Ariffin. Dalam telex tersebut disebutkan Aunul Hadi sebagai Plt Bupati HSU berdasarkan pasal 26 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004.

Di dalam pasal tersebut urai Mendagri, dinyatakan antara lain, wakil kepala daerah menggantikan kepala daerah sampai habis masa jabatan apabila kepala daerah yang bersangkutan meninggal dunia.

"Sambil menunggu proses keputusan mendagri tentang pemberhentian bupati dan pengangkatan wakil bupati sebagai bupati HSU, agar Wabup HSU melaksanakan tugas Bupati HSU," sebut Mendagri dalam telexnya.

Seperti diketahui, Minggu 25 Mei 2008 lalu Fakhrudin wafat akibat sakit. Fakhrudin yang dijagokan Partai Golkar berpasangan dengan jago Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Aunul Hadi sukses memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) HSU.

Menanggapi telex tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalsel, Syaifullah Tamliha mengatakan, ketetapan Mendagri itu untuk kelancaran proses adminitrasi pemerintahan di Kabupaten HSU. Namun, pihaknya juga telah mengambil sikap.

"PPP memiliki etika politik, karena itu sikap kami terkait hal ini, kami tidak akan membahas pergantian bupati maupun wakil bupati HSU. Sebab, saat ini Kabupaten HSU sedang berduka dan kami juga sangat kehilangan atas wafatnya Pak Fakhrudin," ujar Tamliha.

Menurut Tamliha, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada prosedur yang berlaku. Menurut undang-undang, Mendagri akan melantik bupati pengganti jika DPRD setempat telah menetapkan Bupati definitif melalui rapat paripurna. (ais)

Arief Mudatsir Pimpin Ikatan Alumni PMII









http://ikapmii.or.id

Jakarta, (ANTARA News) - Anggota Fraksi PPP DPR Arief MUdatsir Mandan terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKAPMII) periode 2008-2013 dalam Munas ke-4 Alumni PMII di Jakarta pada 22-25 Mei 2008.

Munas juga menetapkan Ketua Fraksi PKB DPR Effendy Choirie sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKAPMII dan Arvin Hakim Thoha sebagai Bendahara Umum. Munas dihadiri pengurus wilayah dan cabang IKAPMI se-Indonesia.

Pembukaan Munas dihadiri sejumlah tokoh, antara lain, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Ahmad Mubaroq, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Slamet Effendy Yusuf.

Kemudian, Sekjen Komisi Yudisial Muzayyin Mahbub serta Ketua Umum DPP PKB versi Muktamar Luar Biasa (MLB) Parung Ali Masykur Musa dan Ketua Umum DPP PKB versi MLB Ancol Muhaimin Iskandar.

Arief Mudatsir terpilih secara aklamasi karena dalam Munas IKAPMII ini, suasana kekeluargaan lebih menonjol ketimbang rivalitas memperebutkan pimpinan organisasi.

Ganti Nama

Pada munas yang berlangsung dua hari sejak Jumat (23/5) tersebut, terjadi beberapa perubahan mendasar. Salah satunya, menyangkut nama organisasi. Sebelum ditetapkan menjadi IKAPMII, organisasi ini bernama FOKSIKA (Forum Komunikasi dan Silaturahmi Keluarga Alumni) PMII.

Menurut AMM, perubahan nama dari FOKSIKA menjadi IKAPMII diharapkan mampu menjadi tali perekat bagi alumni yang saat ini tersebar di beberapa partai politik. Perubahan nama ini juga diharapkan menjadi semangat baru bagi alumni PMII untuk lebih kreatif dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya.

"Meski banyak alumni yang ada di parpol, tidak boleh IKAPMII diseret-seret dalam kepentingan salah satu parpol. Kami tetap berharap semua alumni tetap kritis karena nama baru ini lebih mudah diingat," pungkas mantan calon ketua umum PPP tersebut.

GPK PPP Bantul PPP Lebih Santun

GPK Bantul Membangun Citra

Bantul (KR) - Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten Bantul bertekad membangun citra sebagai organisasi massa yang Islami dan mandiri. GPK akan menghilangkan kesan serem di masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua GPK Bantul Agus Sihnugroho ketika bersama pengurus lain dan beberapa Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) bersilaturahmi ke Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat Rabu (21/5). "Sekarang GPK tanpa embel-embel apapun," kata Agus sambil menambahkan akan mengkoordinir mereka yang menggunakan embel-embel agar bisa seiring sejalan. Dalam menyusun pengurus akan mencari orang yang profesional di bidangnya sehingga bisa memimpin dan mamenej organisasi dan menghilangkan kesan serem. Memang benar di belakang GPK ada PPP, tetapi GPK sendiri milik masyarakat. GPK sendiri sebagai tempat kaderisasi pemimpin partai masa depan. Paling tidak bisa memimpin di semua level partai. Meskipun GPK independen, tetapi secara historis mendukung PPP. Sementara Wakil Ketua MPO Iip Wijayanto menambahkan, mengubah citra GPK sebagai langkah positif. Dia juga berharap sumberdaya GPK dioptimalkan untuk dakwah yang akan memberi kekuatan dahsyat. Hendaknya GPK Bantul bisa menjadi lokomotif amar makruf nahi munkar. Jangan sampai ada stigma ikut terlibat dalam kegiatan munkar. GPK harus bisa menjadi benteng dakwah di kalangan bawah, menjadi benteng para kiai dan ustad. Dakwah akan menjadi luas dan efektif karena kiai dan ustad tidak lagi merasa takut ketika berdakwah. (War)-n

PPP Bantu Masjid Nurur Rohim Lampung Selatan

KALIANDA--Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lampung Selatan Sulaiman Alfakadis menyerahkan dana bantuan pembangunan Masjid Nurur Rohim di Dusun I Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda,
Bantuan senilai Rp5 juta diserahkan langsung kepada Bendahara Pembangunan Masjid Nurur Rohim, Yakub, disaksikan warga setempat.

Pada kesempatan itu, Sulaiman Alfakadis juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Nurur Rohim.

Dalam sambutannya, dia menjelaskan selain sosialisasi partai terhadap pencalonan Alzier Dianis Thabranie dalam pilgub yang diusung Partai Golkar, PKB, dan PPP, bantuan ini merupakan wujud kepedulian DPC PPP Lamsel terhadap masyarakat.

PPP Aceh Besar Bersemangat Jelang 2009

PPP Aceh Besar Gelar Mukercab

ANDA ACEH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Pembangunan Persatuan (PPP) Aceh Besar, Minggu (1/6), menggelar Musyawarah kerja cabang (Mukercab) di Sekretariat DPW PPP Aceh, Lamdingin, Banda Aceh. Kegiatan yang merupakan konsolidasi internal dan eksternal partai tersebut dilakukan untuk memperkuat barisan menghadapi Pemilu 2009.

“Ini bagian dari konsolidasi internal partai dalam melengkapi strktur kepengurusan di tingkat ranting,” kata Ketua DPC PPP Aceh Besar, Musannif disela-sela acara itu. Dijelaskan, peserta acara itu merekomendasikan agar hasil musyawarah tersebut mampu memberi kontribusi dalam mendongkrak ekonomi rakyat di Aceh Besar.

Selain itu, kata Musannif, pertemuan yang berlangsung sehari penuh diikuti seluruh kader dan simpatisan partai dari seluruh kecamatan di Aceh Besar. Selain itu, Mukercab itu juga dihadiri sesepuh PPP yakni, Abuya Jamaluddin Waly dan Abi Thantawi Jauhari, serta seluruh mantan anggota DPRK Aceh Besar periode sebelumnya.(yuh)


Mursalin SHI ISI KURSI PAW PPP DPRK ACEH BESAR

ANTHO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN), menempatkan masing-masing satu kader mereka untuk mengisi kekosongan dua kursi DPRK Aceh Besar periode 2004-2009. Kedua kader partai tersebut dilantik dan diambil sumpah di Gedung DPRK Aceh Besar di Kota Jantho.
Kedua kader partai yang akan dilantik untuk posisi PAW DPRK Aceh Besar masing-masing Irfan Effendi (PAN) menggantikan Saiburrahmani dan Mursalin SHI (PPP) menggantikan Tgk Muhibussabri.

Mursalin SHI, karier politiknya berawal sebagai Pengurus PAC-PPP Indrapuri. Selanjutnya, sejak 16 Juni 2006 dipercayakan sebagai Dewan Pakar DPC-PPP Aceh Besar.

Pada Pemilu 2004, Mursalin menempati nomor urut empat untuk Daerah Pemilihan I, namun karena hanya dua kursi yang diraih PPP dari DP I, maka Mursalin harus bersabar menunggu waktu. Kini, penantian panjang itu berakhir, dan sebuah amanah sudah terpikul di pundak saya. Doakan agar saya mampu melaksanakan amanah itu, ujar Mursalin yang juga salah seorang pelaku industri di Aceh Besar dengan produk Nagaya.


Mursalin, kelahiran Indrapuri 4 Oktober 1975 kini sedang menyelesaikan program S-2 di Unsyiah. Banyak program yang saya rancang dalam periode saya di DPRK Aceh Besar. Salah satunya adalah mendukung program industri kecil berbasis kerakyatan, tandas Mursalin.(nas)