Kamis, 26 Januari 2012

Langkah Cantik PPP Wonogiri Merekrut Caleg Pemilu 2014

PPP Termasuk yang berhasil meraih kursi DPRD dari 0 kursi menjadi 2 kursi dalam pemilu lalu, yang artinya naik 200%.sekaligus berhasil mengusung dan memenangkan pemilihan bupati Danar Rahmanto-Yuli Handoko,padahal Wonogiri dikenal sebagai kandangnya Golkar dan setelah Reformasi adalah basisnya PDIP.

MANTAN GURU,  3 KADES DAN 2 GURU NGAJI DIUSULKAN TAKMIR MASJID MENJADI CALEG
Laporan Anding Sukiman, S.Pd ( Ketua DPC PPP Wonogiri)

     Menyongsong Harli Lahir PPP ke-39 pada tahun 2012 ini , DPC.PPP Kabupaten Wonogiri sesuai komitmen akan mencari kader-kader terbaik umat dari aktivis masjid, bahwa untuk mencapai target yang diinginkan sejak awal januari 2012 sampai laporan ini ditulis sudah digelar pertemuan takmir masjid dan guru ngaji di Kecamatan  Girimarto pada tanggal 8 Januari, Kecamatan Wuryantoro tanggal 21 januari dan Kecamatan Jatiroto pada tanggal 22 januari,banyak harapan yang disampaikan para guru ngaji dan takmir masjid, harapan-harapan itu telah kami tulis pada artikel sebelumnya, dan karena itu tulisan singkat ini akan mengangkat beberapa hasil kesepakatan penting yang diharapkan menjadi panduan  para guru ngaji dan takmir masjid.
     Hasil silaturohmi di kecamatan Girimarto dilaksanakan di Desa Selorejo. Silaturohmi ini sesungguhnya menumpang pada kegiatan rutin para guru ngaji yang tergabung pada kelompok anshor dalam kemasan "batsul masyail" dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban , tampak terjalin ukhuwah antara para guru ngaji dengan DPC.PPP yang terungkap adanya kesamaan pandang dalam upaya membangun bangsa dengan corak yang Islami. Pada akhir pertemuan akhirnya muncul beberapa nama yang diharapkan mampu membawa aspirasi umat Islam kecamatan Girimarto. Setelah berbagai pertimbangan akhirnya nama kader umat yang diharapkan itu mengerucut pada satu nama yaitu bapak H. Agung dari desa Nungkulan yang kebetulan Kepala Desa setempat. Bapak H. Agung ini disamping punya intregritas ke islam yang tidak perlu diragukan, yang bersangkutan punya pengalaman memimpin  Desa dan mampu memajukan pembangunan di berbagai sektor, dia juga dipercayai sebagai Bendahara Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) kecamaatan Girimarto
MANTAN GURU YANG PENGGERAK TPQ MAJU SEBAGAI CALEG
     Kecamatan Wuryantoro yang menggelar silaturohmi Takmir Masjid di rumah kader PPP dusun Losari Desa Pulutan Kulon, meski tidak terlalu banyak yang hadir namun, pertemuan tersebut dipandang cukup represantif, sebagai daerah basis ormas Muhammadiyah, pata tokoh masjid di kecamatan wuryantoro menyepakati Bapak Suwardi sebagai kandidat utama Calon Legeslatif yang akan dimajukan pada Pemilu 2014 nanti. bapak  Suwardi disamping aktif dalam pergerakan Muhammadiyah, beliau juga aktif di Ormas pendidikan (PGRI), sebagai mantan Guru saat ini juga aktif menggerakan Taman pendidikan al-Qur"an di masjid yang dia pimpin dan merintis Taman kanak-kanak untuk mempersiapkan generasi penerus yang berjjiwa Islam. para pengurus takmir dan guru ngaji yang hadir dikesempatan itu menyepakati untuk terus bergerak agar calon yang diusung terpilih dan dilantik menjadi anggota DPRD bersama Caleg dari PPP yang lain
 DUA KADES DAN GURU NGAJI DISEPAKATI MENAJDI CALEG
     Para Takmir Masjid se Kecamatan Jatiroto hari Minggu, 22 Januari 2012 siang yang lalu memenuhi rumah Bapak Joko Kiswanto, S.Ag , tokoh guru ngaji yang sarjana IAIN tersebut sebagai inisiator silaturohmi takmir masjid yang diharapkan oleh DPC.PPP kabupaten Wonogiri. Silaturohmi di dusun Jebukan Desa Pingkuk Kecamatan Girimarto yang berada di bawah tegakan gunung ini, ini terasa istimewa disamping dihadiri pengurus takmir masjid se kecamatan, juga dihadiri beberapa kepala desa. Silaturohmi berlangsung penuh ukhuwah dan berbagai harapan dan rasa sykur disampaikan. 
     " Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk membangun kebersamaan dan melakukan evaluasi pelaksanaan dakwah yang dijalankan, kami berharap pertemuan semacam ini tidak hanya berlangsung pada hari ini tetapi perlu terus dilakukan secara rutin agar, para takmir masjid dan guru ngaji mendapatkan informasi yang bermanfaat bagi kemajuan umat . " Kata Pak Paino Kades Ngelo yang juga melaporkan kegiatan pengajian rutin dan keberadaan TPQ di desanya.
     Usulan Pak Kades yang juga aktifis masjid tersebut mendapat sambutan setuju dari peserta yang hadir, dan selanjutnya disepakati bahwa pertemuan forum takmir masjid se kecamatan jatiroto yang baru kali ini di gelar akan dilanjnutkan secara rutin tiap munggu pahing.  Diharapkan DPC.PPP bisa hadir untuk memberikan informasi baru dalam kegiatan tersebut.
     Menjelang akhir pertemuan,  para takmir menyepakati 4 tokoh umat Islam yang hadir pada kempatan itu untuk menjadi Caleg dan diharapkan 2 di antara caleg tersebut bisa dilantik bersama caleg-caleg PPP yang lain. Ke empat caleg yang disepakati itu  terdiri dari 2 orang Guru ngaji atas nama Bapak Joko Kiswanto, S.Ag, Sdr. Fetty, S,Pdi dan 2 orang kepala Desa yang terdiri dari Bapak  Hartono Kepala desa Mopupuro  dan Bapak Maryoto Kepala Brenggolo, keduanya sudah menjabat 2 pereode sehingga sudah punya akar di masyarakat.
     DPC. PPP Kabupaten Wonogiri akan terus bergerak melakukan silaturohmi takmir masjid di seluruh kabupaten Wonogiri dalam rangka mengantar kader-kader terbaik umat Islam untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Wonogiri pereode 2014-2019 semoga berhasil...

SEBANYAK 946 KETUA DAN SEKRETARIS TAKMIR MASJID IKUTI SEMINAR PEMBERDAYAAN TAKMIR MASJID

                Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Milik Pemkab Wonogiri yang terletak di Jalan raya Wonogiri – Ngadirojo Km-3  atau tepatnya di Dusun Bulusari Desa Bulusulur Kecamatan Wonogiri menjadi saksi  bangkitnya kekuatan Islam di kabupaten Wonogiri, sebanyak 946 orang terdiri dari Ketua dan sekteratis 473 takmir masjid, hari Minggu, 27 Nopember 2011 atau bertepatan dengan tanggal 1 Muharom 1433 H memadati gedung SKB berikut halaman dan tempat-tempat teduh disekitar gedung untuk mengikuti seminar pemberdayaan Takmir masjid yang di gelar DPC.PPP Kabupaten Wonogiri. Panitia Seminar yang terdiri dari Pengurus harian DPC PPP bersama Pimpinan cabang wanita Persatuan kab Wonogiri  kaget dan  sibuk luar biasa, mereka tidak menyangka seminar yang semula diprediksi akan diikuti sekitar 200 orang tersebut ternyata dikuti 946 orang atau hampir  menjadi 5 kali lipat. Gedung SKB yang hanya berkapasitas 300 kursi harus dijejali 400 kursi dan penuh sesak, 500 orang lain rela duduk diseputaran gedung menempati kursi yang disewa secara mendadak oleh panitia dan juga menempati ruang-ruang kosong diseputaran gedung dan tempat-tempat teduh yang lain. Tempat duduk yang semula hanya dipersiapkan 350 kursi harus ditambah 200 kursi lagi, itupun belum mampu menampung jumlah peserta, akhrinya panitia menyerah, pesertapun mengalah dan dengan tertip dimanapun yang penting bisa mendengarkan ceramah dari para narasumber. Panitia, khusunya ibu-ibu wanita persatuan tidak saja diributkan untuk mencari pinjaman kursi tetapi juga harus menambah jumlah kusnumsi yang 5 kali lipat, akhirnya apa-saja yang  bisa dibeli maka dibeli untuk menjamu peserta seminar yang berjubel, minuman dalam kemasan berdus-dus diangkut ke arena, bahkan pedagang teh kelilingpun dipanggil untuk ikut menjamu peserta. Pedagang air teh keliling itu mengaku habis 350 gelas untuk menyuguh peserta.  Meski lelah namun para panitia tersebut terlihat puas.
                “saya tidak menyangka sambutan umat islam Wonogiri yang luar biasa, sesaat memasuki wilayah Wonogiri saya di sambut bendera kuning, saya pikir apa benar PPP mengadakan seminar pemberdayaan takmir masjid/ sementara bendera yang terpasang disepanjang jalan milik partai lain? “ kata Wakil Sekjen DPP.PPP, DR. H. Husnan BY Fanani, MA saat bertemu dengan Ketua DPC.PPP di lokasi seminar .” tetapi begitu saya masuk arena ... sungguh ini luar biasa  DPC.PPP Kabupaten Wonogiri mampu menyelenggarakan Seminar Pemberdayaan takmir masjid yang diikuti begitu banyak peserta, ini tidak saja awal kebangkitan tetapi juga mempertegas jati diri PPP sebagai partai islam,” lanjut  wakil Sekjen yang juga staf khusus Menteri Agama ini kepada Anding Sukiman yang juga ketua DPC.PPP Kab. Wonogiri.
                Namun bagi bagi Siswanto salah seorang peserta seminar mengaku membludagnya peserta seminar takmir Masjid yang diselenggarakan oleh DPC.PPP kab. Wonogiri bukan hal aneh “ Sebenarnya sekarang ini telah terjadi bangkitnya kesadaran umat yang merindukan perubahan nyata dalam tatanan dan peradapan hidup yang lebih bermartabat dan Islami. Gejala bangkitnya kesadaran umat tersebut dicermati dan diaktualisasikan oleh sdr. Anding Sukiman selaku Ketua DPC. PPP . saya salut terhadap mas Anding yang begitu cermat dan mampu mengaktualisasikan keinginan umat Islam Wonogiri.” Kata Siswanto asal Nguntoronadi yang aktvis pendidikan di Wonogiri ini.
Antusiasnya peserta  seminar pemberdayaan takmir Masjid dtenga-tengah udara  Wonogiri yang sangat panas, juga karena dipengaruhi nara sumber yang hebat, kehadiran DR. Husnan BY Fanani, MA yang juga staf khsus Menteri Agama merupakan magnit yang mamu menyihir  peserta seminar yang rela berdesak-desakan bermandi keringat. “ kita umat islam di Indonesia adalah mayoritas bahkan terbesar di dunia, tetapi umat islam belum berdaya karena kekayaan bumi Indonesia banyak dikeruk dan dihambur-hamburkan oleh para penguasa yang dlolim, bahkan bangsa-bangsa lain ikut bermain mengeruk kekayaan bangsa yang mayoritas penduduknya beragama islam ini. Sekarang ini Indonesia yang 90 % dari 200 juta penduduk beragama islam menjadi benteng terakhir  negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama islam. Negara-negara lain yang mayoritas penduduknya beragama islam sudah lebih dulu dihancurkan oleh musuh-musuh islam. Kita melihat, irak, mesir, sudan, libya, pakistan dan negara-negara di kawasan teluk sudah dihancurkan  oleh musuh islam, seandainya negara Arab saudi tidak ada mekah dan Madinah pasti sudah pula dihancurkan, sekarang tinggal Indonesia yang masih utuh, tetapi jika umat islam tidak bersatu membangun  kekuatan untuk menguasai republik ini, maka Indonesia akan hancur’ “ kata DR. Husnan Fanani berapi-api . “ DPP PPP berterima kasih kepada DPC.PPP kabupaten Wonogiri yang mampu menyelenggarakan seminar pemberdayaan takmir Masjid  yang sangat sukses ini, hendaknya momentum seminar yang dilaksanakan tepat tanggal 1 Muharom 1433 H ini menjadi titik tolak untuk kebangkitan umat islam “ kata Doktor lulusan negeri belanda ini
                Pembembiacara lain yang tidak kalah menarik adalah dari kalangan Akademisi yaitu DR. Muinidinillah Basri, MA, ketua Jurusan pasca sarjana pemikiran islam UMS ini menekankan perlunya masjid termanage dengan baik, sehingga menjadi sumber kekuatan islam. Sholat jamaah menjadi kunci  makmurnya masjid, setelah itu diikuti dengan kegiatan-kegiatan lain baik deibidang pendidikan, pelayanan kesehatan, informasi dan lain-lain
Anggaran Rp. 1 mILyart
                Semantara itu nara sumber dari pemerintah kabupaten wonogiri yang sekaligus mewakili Bupati Wonogiri, Drs. Maryanto, MM, menyampaikan rasa`salut dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPC.PPP kabupaten Wonogiri yang telah menyelenggarakan seminar pemberdayaan takmir masjid ini.” Atas desakan dari pak Anding sukiman selaku ketua DPC.PPP kabupaten Wonogiri , akhirnya pemkab Wonogiri percaya bahwa niat PPP sangat baik dan perlu didukung karena itu pada tahun anggaran 2012 mendatang pemkab Wonogiri mengakomodir aspirasi PPP dengan anggaran 1 milyart, kami yakin para takmir masjid sudah dibisiki pak anding agar segera membuat proposal dan karena itu proposal untuk sarana dan prasarana takmir masjid kami tunggu segera mungkin , pada kesempatan ini kami juga mohon maaf aspirasi untuk insentif guru ngaji baru kita anggarkan untuk tahun 2013 “ kata  kabag Kesra yang juga penyanyi musik Islami ini
Thema yang pas
Langkah DPC.PPP kabupaten Wonogiri juga disambut baik oleh DPW.PPP jawa tengah, sekretaris DPW PPP Jawa tengah H. Suryanto yang mewakilinya mengakui bahwa pemilihan thema ini sangat tepat dan mempertegas jatidiri PPP sebagai partai islam, kami salut dan bangga kepada DPC.PPP kabupaten Wonogiri” kata Suryanto SH
Menepis Anggapan politik kotor
                Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua DPC.PPP kabupaten Wonogiri Anding Sukiman, S.Pd mengatakan bahwa Seminar pemberdayaan takmir Masjid yang baru kali pertama di selenggarkan di kabupaten Wonogiri ini dimaksudkan untuk mensinergikan potensi besar takmir Masjid khususnya dan umat islam pada umumnya dengan visi –misi Bupati Wonogiri. Dikatakan, bahwa salah satu point penting visi Bupati adalah ingin mewujudkan masyarakat Wonogiri yang hidup sejahtera dan berakhlaq mulia. Untk mencapai visi tersebut bukan perkara mudah bahkan sulit dicapai jika pemkab tidak menggandeng kekuatan rakyat melalui Takmir Masjid. Jumlah masjid di Kabupaten Wonogiri yang jumlahnya mencapai 3000 unit adalah potensi besar karena di dalamnya ada ratusan ribu bahkan satu juta lebih umat islam. Jika  takmir masjid diberdayakan maka umat islam akan berperan “ Tetapi yang kami sayangkan umat Islam terkadang alergi terhadap politik, mereka menganggap bahwa politik itu kotor dan agama itu suci, maka yang kotor dengan yang suci jangan dicampuradukan, nanti malah menjadi akibat nila setitik rusak susu sebelanga” akibatnya umat islam menyingkir dari dunia politik.  Padahal  disisi lain, di lembaga politik itulah semua hal tentang kehidupan dibahas dan ditetapkan, umat islam yang tidak mau tahu tentang politik harus menerima dan menjalankan keputusan politik yang dibuat oleh para politisi, akibatnya negara ini amburadul karena banyak kebijakan yang mengingkari visi perjuangan para pendiri bangsa.  Sebagai contoh kebijakan politik yang keliru di Wonogiri adalah lahirnya kebijakan politik dari para anggota DPRD Wonogiri yang menghilangkan belanja sektor agama. Kemudian membiarkan para takmir masjid hidup mandiri tanpa kepedulian dari pemerintah. “ Karena itu PPP mengadakan seminar Pemberdayaan takmir Masjid ini untuk memperjuangkan hak-hak politik umat Islam, dan mengajak umat islam untuk tahu dan memahami arti pentingnya perjuangan politik, sehingga kedepan umat islam tidak menjadi korban tetapi menjadi penentu arah pembangunan bangsa. Kotor dan tidaknya politik tergantung pemainnya, kalau yang memegang partai- parati sekuler maka keputusan politik yang dilahirkan adalah kehancuran, tetapi kalau yang memegang kekuasaan politik adalah partai Islam maka semua kebijakan politik di dasarkan atas keridloan Alloh SWT, sumber inspirasi setiap keputusan politik yang dilahirkan selalu mendasskan  Al-Qur’an dan alhadist  “ kata Anding sukiman mengakhiri sambutannya (laila dan ika )
 
Sumber : pppwonogiri.blogspot.com

Tidak ada komentar: