Kamis, 07 Agustus 2008

388 Ribu Kader PBR Eksodus ke PPP

388 Ribu Kader PBR Eksodus ke PPP
| Kamis 05/08/2008
13:32:43 |
Bandung – Surabaya Post
Sebanyak 388 ribu kader Partai Bintang Reformasi (PBR) Jawa Barat eksodus ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), setelah unsur pimpinan DPW PBR tidak terakomodasi sebagai caleg di partainya. Eksodus ratusan ribu kader PBR pimpinan dai sejuta umat KH Zainudin MZ itu ditandai dengan deklarasi Barisan Islam Moderat (BIMA) di Hotel Horison di Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Senin (4/8), dipimpin oleh mantan Sekjen DPW PBR Dony Mulyana Kurnia.







Usai deklarasi, massa berjalan kaki menuju kantor DPW PPP Jabar sekitar 100 meter dari hotel tersebut. Sambil berjalan, mereka mencopoti atribut PBR dan membuangnya ke tong sampah di sepanjang jalan yang mereka lalui. Dony Mulyana Kurnia yang mengawali aksi ini.

Dony juga mencopot jas PBR kemudian memakai jasa PPP yang dikenakan pimpinan DPW PPP Jabar Nu'man Abdul Hakim di Sekretariat DPW PPP Jabar yang disaksikan ratusan kadernya. Dony mengatakan, ratusan kader ini hanya perwakilan karena sekitar 388 ribu kader dan simpatisan PBR se-Jawa Barat, termasuk pengurus di kabupaten/kota di Jabar sekarang telah hijrah ke PPP.

Menurut Dony, eksodus ini dilakukan akibat adanya tindakan DPP PBR yang dinilai otoriter terhadap pengurus di daerah terkait penetapan calon anggota legislatif (caleg). Namun Dony tidak menjelaskan secara rinci bentuk tindakan otoriter dimaksud.

“Kami lebih memilih pindah ke PPP, karena sejak dulu telah memiliki kedekatan dengan partai ini sehingga saat bergabung kembali kami tidak merasa canggung untuk langsung berjuang. Apalagi dulunya saya sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PPP Jabar Bidang Informasi,” ujarnya.

Pimpinan DPW PPP Jabar Nu'man Abdul Hakim mengatakan, dengan bergabungnya massa simpatisan dan beberapa unsur pimpinan PBR Jabar ke PPP, diharapkan partai berlambang Ka'bah ini bisa lebih eksis dan meraih kursi sesuai target pada pemilu 2009.(tar)


Massa PBR "pulang kandang", Siap Besarkan PPP
Setelah PPNUI Pimpinan KH Syukron Makmun-PP. Daarul Rahman,Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan DKI (santri 157 putra dan 597 putri)dan kemudian
Keluarga Besar Syarikat Islam-Syarikat Islam tidak ikut serta dalam pemilu 2009 dan siap bergabung dengan PPP.
Kini giliran massa dari Partai Bintang Reformasi (PBR) yang berbondong bondong kembali dan memperkuat barisan PPP.

PBR Jabar Gabung PPP



SEKELIMUS, (GM).-
Massa Partai Bintang Reformasi (PBR) Jabar menyatakan akan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. Deklarasi penggabungan diri akan dinyatakan Senin (4/8) ini di Hotel Horsion Bandung, Jln. Pelajar Pejuang Bandung.

"Akan terjadi eksodus dari PBR ke PPP. Kami akan menyatakan diri bergabung ke PPP dan akan membuat deklarasi Barisan Islam Moderat (BIMA). Setelah itu kami akan menyatakan bergabung dengan PPP dengan mendatangi Kantor DPW PPP Jabar yang tak jauh dari tempat deklarasi," kata mantan Sekretaris DPW PBR Jabar, Donny Mulyana Kurnia kepada "GM", Minggu (3/8).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat Nu'man Abdul Hakim membenarkan akan adanya massa PBR Jawa Barat yang bergabung dengan PPP tersebut. Menurutnya, ia sudah bicara dengan Ketua dan Sekretaris DPW PBR Jawa Barat Iskadir Chotob dan Donny Mulyana Kurnia, yang dipecat oleh pimpinan DPP PBR Jabar Bursyah Zarnubi.

Tidak ada komentar: